0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan3 halaman

Pelatihan Konten Audiovisual Desa

Dokumen ini merupakan rencana pelaksanaan pelatihan produksi konten audio-visual berbasis desa untuk melatih warga desa dalam membuat dan mempromosikan produk ekonomi desa secara digital. Pelatihan akan diikuti oleh 30 peserta dari 10 desa selama 5 hari dan akan memberikan pengetahuan tentang produksi video serta cara mempromosikan desa dan produknya secara online.

Diunggah oleh

mega rare 2
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Sumber Daya,
  • Aplikasi Editing,
  • Narasumber,
  • Kegiatan Berbasis Desa,
  • Sosialisasi,
  • Kegiatan Pendidikan,
  • Usaha Kecil,
  • Tempat Pelatihan,
  • Pesan Audiovisual,
  • Teknologi
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan3 halaman

Pelatihan Konten Audiovisual Desa

Dokumen ini merupakan rencana pelaksanaan pelatihan produksi konten audio-visual berbasis desa untuk melatih warga desa dalam membuat dan mempromosikan produk ekonomi desa secara digital. Pelatihan akan diikuti oleh 30 peserta dari 10 desa selama 5 hari dan akan memberikan pengetahuan tentang produksi video serta cara mempromosikan desa dan produknya secara online.

Diunggah oleh

mega rare 2
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Sumber Daya,
  • Aplikasi Editing,
  • Narasumber,
  • Kegiatan Berbasis Desa,
  • Sosialisasi,
  • Kegiatan Pendidikan,
  • Usaha Kecil,
  • Tempat Pelatihan,
  • Pesan Audiovisual,
  • Teknologi

Term of Reference

Pelatihan Produksi Konten Audio-Visual Berbasis Desa

Latar Belakang
Tiga tahun pelaksanaan Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) APP Sinar Mas
sebagai upaya menggerakkan peran desa dan masyarakat dalam pengelolaan hutan
lestari yang diiringi dengan peningkatan ekonomi secara berkelanjutan, perlahan-
lahan kini telah memperlihatkan hasilnya. Kini berbagai usaha ekonomi produktif
berbasis sumberdaya lahan atau Industri Kecil dan Menengah (IKM) berkembang di
desa-desa target DMPA. Berbagai produk pertanian maupun hasil olahannya
diproduksi dan dipasarkan di pasar tradisional di desa maupun kota-kota terdekat.

Digitalisasi mengubah cara orang memproduksi dan mengonsumsi pesan atau


konten media, termasuk untuk promosi desa dan pemasaran produk IKM yang
dihasilkan desa tersebut. Salah satu cirinya adalah desentralisasi produksi pesan
dimana akses pada produksi pesan menjadi lebih mudah, tidak terbatas di kalangan
tertentu misalnya jurnalis. Ditambah teknologi yang makin canggih dan marak, orang
menjadi lebih mudah melakukan kegiatan komunikasi dan pemasaran produk.

Demikian juga dalam hal produksi video. Kemudahan alat perekam dan editing
melalui handphone/smartphone membuat kita mudah dalam membuat video.
Untuk penyebarannya pun tidak rumit karena ada berbagai fasilitas aplikasi online.
Di sisi yang lain, ada kebutuhan untuk semakin memperkenalkan berbagai kegiatan
yang berguna bagi masyarakat melalui platform online.

Kedua hal ini perlu dipertemukan. Konkretnya adalah bagaimana memperkenalkan


berbagai inisiatif positif melalui video dan diunggah melalui platform digital.
Intervensi yang perlu dilakukan adalah melatih warga desa untuk membuat paket-
paket pesan audiovisual. Dalam konteks pengembangan ekonomi IKM, pelaku usaha
kecil bisa dilatih bagaimana mengemas produk ekonomi mereka dalam format
audiovisual yang menarik dan menyebarkannya secara digital.

Diharapkan melalui cara ini akan semakin meningkatkan kemampuan para pelaku
ekonomi IKM di dalam mempromosikan desa dan produk-produk unggulan IKM yang
dihasilkannya.

Tujuan Kegiatan
 Meningkatkan kapasitas peserta dalam produksi konten audiovisual desa,
baik untuk promosi Desa dan produk IKM unggulannya.
 Memperkenalkan produk-produk ekonomi IKM di dunia digital;

Peserta
 Peserta adalah perwakilan pemuda & pemudi dari Desa Program DMPA;
 Peserta memiliki ketertarikan terhadap audiovisual dan memiliki akun media
social (misal Facebook, Instagram, Twitter, Email & WhatsApp);
 Memiliki dan membawa telepon pintar/smartphone yang bisa digunakan
merekam video, dan memiliki kapasitas untuk install aplikasi editing
audiovisual;
 Peserta akan didampingi secara teknis sesudah pelatihan oleh IRTI dan DMPA

Waktu dan Tempat


Waktu Pelatihan : Senin-Jumat, 2-6 September 2019
Tempat : Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BPPM) PT
Wirakarya Sakti, Tanjung Jabung Barat, Jambi

Peserta
Pelatihan akan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari 10 Desa DMPA:
1. Desa DMPA Jambi – 4 desa (12 peserta)
2. Desa DMPA Riau – 3 desa (9 peserta)
3. Desa DMPA Sumsel – 3 desa (9 peserta)
Tentative Agenda
“Pelatihan Produksi Konten Audio-Visual Berbasis Desa”
Waktu Kegiatan Narasumber Keterangan

Ahad, 1 September 2019


08:00 – 17:00  Peserta tiba di Lokasi Pelatihan (BPPM -  Panitia
WIB Sungai Tapa, PT Wirakarya Sakti – Jambi)
 Narasumber tiba di penginapan di Tebing
Tinggi, Tanjung Jabung Barat, Jambi

Senin, 2 September 2019


07:30 – 08:00 Registrasi Peserta Panitia
WIB
08:00 – 08:15 Pembukaan IRTI dan Social &
Security Sinarmas
Forestry
08:15 – 17:00 Sesi Pelatihan Hari Ke-1 Praktisi AudioVisual  Panitia
WIB
Selasa, 3 September 2019
08:00 – 08:15 Pengantar  Panitia
WIB
08:15 – 17:00 Sesi Pelatihan Hari Ke-2 Praktisi AudioVisual  Panitia
WIB
Rabu, 4 September 2019
08:00 – 08:15 Pengantar  Panitia
WIB
08:15 – 17:00 Sesi Pelatihan Hari Ke-3 Praktisi AudioVisual  Panitia
WIB
Kamis, 5 September 2019
08:00 – 08:15 Pengantar  Panitia
WIB
08:15 – 17:00 Sesi Pelatihan Hari Ke-4 Praktisi AudioVisual  Panitia
WIB
Jumat, 6 September 2019
08:00 – 08:15 Pengantar  Panitia
WIB
08:15 – 15:00 Sesi Pelatihan Hari Ke-5 Praktisi AudioVisual  Panitia
WIB
15:00 – 15:15 Penutupan IRTI

15.15  Peserta kembali ke desa masing-masing  Panitia


 Narasumber kembali ke Jambi/Jakarta

Anda mungkin juga menyukai