100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan3 halaman

Praktikum M4

Laporan penjelasan sesi praktikum DFS dan pencarian jarak terdekat menggunakan algoritma DFS. Ringkasan mencakup penjelasan DFS sebagai algoritma pencarian mendalam, kelebihan dan kekurangan, dan contoh penerapan DFS untuk menemukan rute terpendek dari Arad ke Bucharest pada peta Rumania.

Diunggah oleh

Jihan Alya Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan3 halaman

Praktikum M4

Laporan penjelasan sesi praktikum DFS dan pencarian jarak terdekat menggunakan algoritma DFS. Ringkasan mencakup penjelasan DFS sebagai algoritma pencarian mendalam, kelebihan dan kekurangan, dan contoh penerapan DFS untuk menemukan rute terpendek dari Arad ke Bucharest pada peta Rumania.

Diunggah oleh

Jihan Alya Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Jihan Alya Putri

NPM : 10820358
Kelas : 3MA22

Soal Buatlah laporan penjelasan dari sesi praktikum yang Anda telah lakukan.
Jawaban Pengertian

DFS (Depth First Search) Depth First Search adalah algoritma pencarian mendalam
yang dimulai dari node awal dilanjutkan dengan hanya mengunjungi node anak paling kiri pada
tingkat selanjutnya. Cara kerja algoritmaDepth First Search yaitu masukan masukan node akar
kedalam sebuah tumpukan. Kemudian ambil simpul pertama pada level paling atas, jika simpul
merupakan solusi pencarian selesai dan hasil dikembalikan. Jika simpul bukan merupakan
solusi, masukan seluruh simpul yang bertetangga dengan simpul tersebut ke dalam tumpukan.
Apabila semua simpul sudah dicek dan antrean kosong, pencarian selesai dengan
mengembalikan hasil solusi tidak ditemukan.
Pencarian diulang dari simpul awal antrean.

Kelebihan
● Membutuhkan memori yang relatif kecil, karena hanya node-node pada lintasan yang
aktif saja yang disimpan.
● Secara kebetulan, metode DFS akan menemukan solusi tanpa harus menguji lebih
banyak lagi dalam ruang keadaan.
Kekurangan
● Jika pohon yang dibangkitkan mempunyai level dalam (tak terhingga), maka tidak ada
jaminan untuk menemukan solusi (Tidak Complete).
● Jika terdapat lebih dari 1 solusi yang sama tetapi berada pada level yang berbeda, maka
pada DFS tidak ada jaminan untuk menemukan solusi yang paling baik (Tidak
Optimal).
Pencarian jarak terdekat Arad-Bucharest
Dalam menyelesaikan kasus diatas, kita perlu membuat peta Rumania menjadi gambaran graph
yang lebih sederhana. Berikut ini adalah gambaran peta Rumania dalam bentuk graph
sederhana:

Penyelesaian dengan DFS:


Algoritma Depth First Search adalah algoritma pencarian mendalam yang dimulai dari node
awal dilanjutkan dengan hanya mengunjungi node anak paling kiri pada tingkat selanjutnya.
Berikut ini adalah gambar tree untuk DFS yang sedikit berbeda dengan tree yang digunakan
pada BFS.
Pencarian rute dengan DFS, yaitu dengan melakukan pencarian mendalam yang dimulai dari
node awal, dilanjutkan dengan hanya mengunjungi node anak paling kiri pada tingkat
selanjutnya. Pada tree diatas, rupanya target terletak di anak terdalam paling kiri. Sehingga
didapatkan rute berdasarkan algoritma DFS yaitu A Z O S F R.
Dari hasil pencarian diatas, maka ditemukan jarak yang dipilih dari Arad ke Bucharest dengan
menggunakan algoritma DFS adalah sebagai berikut :
Path = A > Z > O > S > F > R Path-cost = 75 + 71 + 151 + 99 + 211 = 607 KM

Kesimpulan:
Pada kasus ini, algoritma BFS dengan path-cost 450 KM rupanya lebih efisien dari DFS yang
memiliki path-cost 607 KM.

Pada Codingan menggunakan bahasa pemograman Payton


Mendefinisikan graf nya menggunakan Payton dictinory tanpa menggunakan impor. Label
khusus membuat graf bisa memakai tipe data divtinory di Payton. Variabel graf didalamnya
ada not A itu punya Z ST, Z memiliki O, O memiliki S1 karena tidak bisa dipayton dengan
variabel yang sama dan seterusnya. Lalu membuat set untuk menyimpan data-data not yang
telah dilewati disebut sebagai visited lalu Run. Visited itu isinya set lalu Run. Lalu membuat
fungsi DFS memiliki parameter visited graf dan not, jika not belum tervisited maka cetak not
nya tambahkan datanya ke visit lalu kita Run. Program ini mensimulasikan bagaimana DFS
itu bekerja

Anda mungkin juga menyukai