Anda di halaman 1dari 5

Pengertian/Definisi Kalor dan Teori Kalor Umum Dasar - Kuantitas Jumlah Panas - Pendidikan

Ilmu Sains Fisika Via Internet Gratis
Mon, 14/08/2006 - 11:48am — godam64

Kalor adalah suatu bentuk energi yang diterima oleh suatu benda yang menyebabkan benda
tersebut berubah suhu atau wujud bentuknya. Kalor berbeda dengan suhu, karena suhu adalah
ukuran dalam satuan derajat panas. Kalor merupakan suatu kuantitas atau jumlah panas baik
yang diserap maupun dilepaskan oleh suatu benda.

Dari sisi sejarah kalor merupakan asal kata caloric ditemukan oleh ahli kimia perancis yang
bernama Antonnie laurent lavoiser (1743 - 1794). Kalor memiliki satuan Kalori (kal) dan Kilokalori
(Kkal). 1 Kal sama dengan jumlah panas yang dibutuhkan untuk memanaskan 1 gram air naik 1
derajat celcius.

Teori Kalor Dasar :
1. Kalor yang diterima sama dengan (=) kalor yang dilepas : Azas/asas Black
- Penemu adalah Joseph Black (1720 - 1799) dari Inggris.
2. Kalor dapat terjadi akibat adanya suatu gesekan
- Penemunya adalah Benyamin Thompson (1753 - 1814) dari Amerika Serikat
3. Kalor adalah salah satu bentuk energi
- Ditemukan oleh Robert Mayer (1814 - 1878)
4. Kesetaraan antara satuan kalor dan satuan energi disebut kalor mekanik.
- Digagas oleh James Prescott (1818 - 1889)

Dt Q = m .Kalor Kalor adalah bentuk energi yang berpindah dari suhu tinggi ke suhu rendah. Kalor jenis (c) adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan 1 gram atau 1 kg zat sebesar 1ºC (satuan kalori/gram.ºC atau kkal/kg ºC). kalor uap. sampai tercapai kesetimbangan termal. kalor beku.24 kaloriKapasitas kalor (H) adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan oleh zat untuk menaikkan suhunya 1ºC (satuan kalori/ºC).18 joule 1 joule = 0. Menurut asas Black Kalor yang dilepas = kalor yang diterima Catatan: . Kalor yang digunakan untuk menaikkan/menurunkan suhu tanpa mengubah wujud zat: Q = H .L m = massa benda kg L = kalor laten (kalor lebur. kalor lenyap) ® t/kg Jadi kalor yang diserap ( â ) atau yang dilepas ( á ) pada saat terjadi perubahan wujud benda tidak menyebabkan perubahan suhu benda (suhu benda konstan ). c .kalor embun. Diagram Perubahan Wujud Benda karena Pengaruh Kalor Laten Pertukaran kalor Jika dua buah zat atau lebih dicampur menjadi satu maka zat yang suhunya tinggi akan melepaskan kalor sedangkan zat yang suhunya rendah akan menerima kalor.c Q = kalor yang di lepas/diterima H = kapasitas kalor Dt = kenaikan/penurunan suhu m = massa benda c= kalor jenis Kalor yang diserap/dilepaskan (Q) dalam proses perubahan wujud benda: Q=m. BEBERAPA PENGERTIAN KALOR 1 kalori adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1ºC. Dt H=m. Jika suatu benda menerima / melepaskan kalor maka suhu benda itu akan naik/turun atau wujud benda berubah. 1 kalori = 4. kalor sublim.

hitunglah temperatur akhir air ! Jawab: Misalkan temperatur akhir setelah diberi kalor ialah taºC. biasanya terjadi pada benda padat. Contoh diagram alir untuk es bersuhu -tºC yang mencair sampai suhu tºC setelah menyerap kalor adalah sebagai berikut: Contoh: Es (kalor jenis 0. Bila kalor lebur es sama dengan 80 kalori/gram. Jika kalor jenis suatu benda adalah kecil maka kenaikan suhu benda tersebut akan cepat bila dipanaskan. tetapi tergantung pada sifat dan jenis benda tersebut. H = K . 1 (ta. (DT/ L) H = jumlah kalor yang merambat per satuan waktu DT/L = gradien temperatur (ºK/m) K = koefisien konduksi A = luas penampang (m²) L = panjang benda (m) Konveksi Perambatan kalor yang disertai perpindahan bagian-bagian zat. karena perbedaan massa jenis. H = K . A . 80 + 10 . maka berdasarkan asas Black: Q = mL + mcDt 1000 = 10 . Pada setiap penyelesaian persoalan kalor (asas Black) lebih mudah jika dibuat diagram alirnya. DT H = jumlah kalor yang merambat per satuan waktu K = koefisien konveksi DT = kenaikan suhu (ºK) Radiasi .Kalor jenis suatu benda tidak tergantung dari massa benda.0) 1000 = 800 + 10 ta ta = 20 C Perambatan kalor Kalor dapat merambat melalui tiga macam cara yaitu: Konduksi Perambatan kalor tanpa disertai perpindahan bagian-bagian zat perantaranya. A .5 kalori/gramoC) sebanyak 10 gram pada suhu 0ºC diberi kalor sebanyak 1000 kalori.

Jika suhu awal air 20ºC dan seluruh kalor diberikan pada air.672 x 10-8 watt/cm2.10-8 (3504 . T = C C = konstanta Wien = 2. Jika suhu sekelilingnya 77ºC.5 m2 dan suhunya 27ºC. s = 5. Untuk benda ini berlaku hukum PERGESERAN WIEN.9 x 10-3m ºK Kesimpulan: Semua benda (panas/dingin) memancarkan energi radiasi/kalor Semakin tinggi suhu benda. hitunglah: a. s . Koefisien emisivitas benda tergantung pada sifat permukaannya. selain memancarkan radiasi kalor juga memancarkan energi radiasi dalam bentuk gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang 10-6 s/d 10- 5 m.Benda hitam sempurna mempunyai nilai e = 1 merupakan pemancar dan penyerap kalor yang paling baik. 50 = 50 gram t = 1 detik 1 joule = 0. Jawab: Benda hitam: e = 1 . 3500 . kalor yang diserap persatuan waktu persatuan luas b. c.672. 1 = 50. hitunglah suhu air panas! Jawab: misalkan suhu air panas ta Q = 3 liter/menit = 3 dm3/60 detik = 50 cm3/detik berarti V = 50 cm3 ® m = r .T14) ® T1 = 300ºK .ºK4 e = emisivitas (o < e < 1) T = suhu mutlak (ºK) Benda yang dipanaskan sampai pijar. T2 = 350ºK = 1. 5.24 P. yaitu: lmax . Pancaran kalor secara radiasi mengikuti Hukum Stefan Boltzmann: W = e .3004) .24 kal E = Q ® 0. t 0. Contoh: 1. T4 W = intensitas/energi radiasi yang dipancarkan per satuan luas per satuan waktu s = konstanta Boltzman =5.8ºC 2. Air mengalir dengan laju alir 3 liter/menit.20 ) ® ta = 36.24 .10-8 watt/m2K4 a.672.Perambatan kalor dengan pancaran berupa gelombang-gelombang elektromagnetik. energi total yang dipancarkan selama 1 jam. Benda hitam sempurna luas permukaannya 0.V = 1 . W = e s ( T24 . semakin besar radiasinya dan semakin pendek panjang gelombangnya.t = m. 1 ( ta .

A.5.72. maka [K . Bila koefisien konduksi termal kuningan tiga kali koefisien termal besi. (DT/L)] kuningan K . t E = 391. A (500 .T ® E = W.= 391. (DT/L)] besi = [K . 3600 = 705060 Joule 3.350)/l T= 2600/7= 371.4ºC .T)/2 = 3 KA (T .72 watt/m2 b. keduanya mempunyai luas penampang yang sama. A . Besi panjangnya 2 meter disambung dengan kuningan yang panjangnya 1 meter. 0. A . W = E/A.hitunglah suhu pada titik sambungan antara besi dan kuningan! Jawab: Misalkan suhu pada titik sambungan = T. Apabila suhu pada ujung besi adalah 500ºC dan suhu pada ujung kuningan 350ºC.