SEMINAR EO
( Event Organizer )
Badan Eksekutif Mahasiswa
Universitas Islam Lamongan
2018/2019
“OPTIMALISASI MANAJERIAL EVENT UNTUK MENINGKATKAN
COMMITE & KONSEP CEREMONIAL ”
Aula Lantai 1 Unisla
24 Januari 2018
Latar Belakang
Dunia bisnis, sangatlah luas. Apapun bisa dibisniskan dan dijadikan peluang bisnis.
Sekarang ini lagi trend bisnis pelatihan, seminar dan kelas-kelas bisnis. Sebelumnya, kita
tidak bisa membayangkan seminar yang cuma beberapa jam tapi biayanya bisa puluhan juta
rupiah. Dengan memberi motivasi untuk perubahan yang dahsyat, visioner dan sebagainya
bisnis ini terbukti cerah dan menjanjikan, buktinya pesertanya tetap membludak.
Sepintas apa yang menjadi produk kita adalah berupa motivasi berani mimpi, berani
berubah, berani mencoba adalah hal-hal yang abstrak dan nggak terlihat. Tapi berkat
kepiawaian nara sumber kita memainkan emosi peserta, body languange, pengalaman hidup
dan garansi setelah mengikuti pelatihan membuat daya dobrak bagi diri peserta yang tadinya
tidak mungkin, menjadi mungkin, tidak bisa menjadi bisa, tidak ada menjadi ada, diam
menjadi bergerak. Berani jualan (busines) impian, mimpi akan kehidupan yang lebih baik.
Motivasi yang menginspirasi banyak orang. Dan ilmunya akan selalu dikenang menjadi titik
awal perubahan.
Bisnis pelatihan sifatnya bukan barang dan bukan juga jasa. Karena kalau jasa harus
nampak hasilnya dan jelas pekerjaannya (job desk nya). Jadi inilah bisnis yang bagi sebagian
orang berpandangan keliru, mana ada yang mau daftar, mau ikut kelasnya, apalagi bayar
mahal!
Bidang pendidikan merupakan lahan empuk dan subur untuk dijadikan bisnis. Karena
menurut pakar bisnis, ada 3 bidang bisnis yang tidak akan pernah mati, dalam keadaan perang
sekalipun; yaitu, pendidikan, makanan dan kesehatan. Orang takut bodoh, karena bodoh
berakibat miskin. Begitu juga orang tidak mau sakit, maka apabila sakit maka akan berusaha
sekuat tenaga untuk mengobati penyakitnya demi mendapatkan kesembuhan.
Ada sebutan bagi bisnis pendidikan yaitu Edu Preneurship. Dimana pendidikan menjadi
lahan basah untuk berbisnis. Bisnis di bidang pendidikan bersifat padat modal, mahal dan
jangka panjang. Untuk menilai sukses tidaknya bisnis pendidikan tidak bisa ditentukan oleh
bilangan tahun, karena orang perlu bukti. Bayangkan, untuk bisnis sekolah tingkat SD, paling
tidak indikator berkualitasnya sekolah tersebut, dilihat dari lulusannya. Berati harus nunggu
selama 6 tahun untuk mendapat kepercayaan masyarakat. Tapi bisa juga berkualitas dilihat
dari proses pendidikannya, input yang diberikan kepada siswa, juga hasil berupa kemampuan
kognitif, apektif dan psikomotorik siswa.
Bisnis pendidikan adalah bisnis kepercayaan, maka sekalinya dipercaya image itu akan
melekat pada lembaganya. Tidak perlu mencari siswa, tapi orang tua lah yang berbondong-
bondong mencari lembaga semacam itu. Bisnis Pendidikan, seminar, workshop dan pelatihan
keterampilan adalah salah satu peluang usaha yang nggak ada matinya, mulai dari pendidikan
anak usia dini (PAUD), TK, SD, SMP, SMU, D1-D3, sampai tingkat perguruan tinggi
mempunyai prospek yang selalu cerah.
-Membuat proposal pelatihan sebaik mungkin sehingga mampu menarik target pasar agar
mau mengikuti pelatihan yang ditawarkan. Hal ini terutama untuk konsep pelatihan dengan
segmen pasar corporate dan instansi pemerintah.
-Menyampaikan proposal pelatihan melalui surat. Selain disampaikan secara langsung ke
instansi tertentu, juga bisa dikirim melalui surat. Setelah beberapa hari, kira-kira surat
tersebut sudah sampai di tempat tujuan, kita konfirmasi melalui telepon. Kalau mereka siap,
maka segera membuat janji untuk bertemu, kita harus siap presentasi.
-Membuat website, untuk mengenalkan lembaga pelatihan kepada publik. Keberadaan
website ini sangat penting karena perusahaan-perusahaan middle up yang menjadi target
pasar sekarang banyak yang mencari informasi lembaga pelatihan melalui internet.
-Memberi alternatif tawaran harga yang bervariasi.
-Merekrut instruktur dan karyawan bukan dari orang yang sudah berpengalaman di pelatihan
lain, agar mudah di-setting dan memiliki freshgrade (paradigma baru) sehingga bisa
menemukan tim yang sevisi dan semisi untuk membangun tujuan yang sama.
“OPTIMALISASI MANAJERIAL EVENT UNTUK MENINGKATKAN
COMMITE DAN KONSEP CEREMONIAL ”
TOR ( Term Of Reference)
“Introduction To Event Organizer”
I. Pokok Bahasan
Pentingnya Event Organizer
Pengertian Event Organizer
Pengaruh Event Organizer Dalam Pelaksaana Acara
II. Tujuan Materi
Peserta diharapkan dapat memahami tahapan-tahapan yang harus dilewati dalam
pelaksanaan suatu event.
.
III. Metode
Ceramah
Diskusi/ Tanya jawab
IV. Waktu dan Tempat Kegiatan
Pada hari : Sabtu
Tanggal : 24 November 2018
Pukul : 09.00 WIB – 11.00 WIB
Estimasi : 90 Menit
Tempat : Aula Lantai 1 Gedung Utama
Bersama ini kami lampirkan manual acara..
V. Pemandu
Narasumber: Dani R Raharja.,S.Pd
VI. Proses Kegiatan
Orientasi Narasumber : 5 menit
Presentasi : 60 menit
Diskusi : 45 menit
Penyimpulan oleh moderator : 10 menit
VII. Media
LCD
Laptop
Spidol
Proyektor
VIII. Ringkasan Materi
Kata event berasal dari bahasa Inggris yang diterjemahkan kedalam bahasa
Indonesia mengandung arti peristiwa atau kejadian, sedangkan organizer dalam
bahasa Indonesia adalah organisator. Organisator memiliki peranan dalam
mengatur informasi, kegiatan, proyek, objek konkrit dengan cara yang kohesif dan
efisien. Seorang organisator harus mempunyai kemampuan dalam menyusun
secara sistematis, mengelompokkan, dan mengatur apa yang dihadapannya dengan
cara yang logis dan teratur. Dalam menyiapkan sebuah acara dibutuhkan
serangkaian tahapan mulai dari planning, persiapan, pendanaan, sampai pada
prosedur teknis acara sampai habis.
TOR ( Term Of Reference )
” Understanding To Event Organizer”
I. Pokok Bahasan
Bagaimana style management event organizer
Merancang sebuah event
Tema dan tujuan event, siapa yang terlibat,sumberdaya dan aksesnya, perijinan dan
penyusunan proposal planning
II. Tujuan Materi
Peserta diharapkan dapat memahami karakter-karakter dari personil yang ada di
dalam perusahaan dan dapat memilih personil yang sesuai dengan event yang akan
dilaksanakan.
III. Metode
Ceramah
Diskusi/ Tanya jawab
IV. Waktu dan Tempat Kegiatan
Pada hari : Sabtu
Tanggal : 24 Januari 2018
Pukul : 12.00 WIB – 13.30 WIB
Estimasi : 90 Menit
Tempat : Aula Lantai 1 Gedung Utama
Bersama ini kami lampirkan manual acara.
V. Pemandu
Narasumber: Noer Rafikah Z SE, MM
VI. Proses Kegiatan
Orientasi Narasumber : 5 menit
Presentasi : 60 menit
Diskusi : 45 menit
Penyimpulan oleh moderator : 10 menit
VII. Media
LCD
Laptop
Spidol
Proyektor
VIII. Ringkasan Materi
Personil-personil yang terlibat di dalam Event organizer harus mempersiapkan
secara matang pelaksanaan event sesuai dengan tujuan yang ingin diraih oleh
perusahaan. Proses pra event yaitu pembuatan konsep, pengembangan konsep,
pembuatan bentuk-bentuk kreatif sebagai daya tarik tertentu bagi masyarakat untuk
datang ke event, artis dan kru dalam event selain itu juga promosi dan sosialisasi
event yang maksimal menjadi hal terpenting yang harus dikerjakan oleh event
organizer sehingga event terlaksana dengan maksimal.
TOR ( Term Of Reference)
“ Praktice To Event Organizer”
I. Pokok Bahasan
Teknik Pengelolaan Event
Site surveying
Logistics & budgeting ,
procurement and contract
Cash flow management,
event Scheduling,
Site design
Technical Design
Sound-system and Audio-visual production Lighting
Safety and Security System
Post event and evaluation
Studi kasus dan praktek
II. Tujuan Materi
Peserta diharapkan dapat memahami dan dapat menerapkan praktek manajerial
bagaimana mengelola event yang sukses.
III. Metode
Ceramah
Diskusi/ Tanya jawab
IV. Waktu dan Tempat Kegiatan
Pada hari : Sabtu
Tanggal : 24 Januari 2018
Pukul : 14.00 WIB–15.30 WIB
Estimasi : 90 Menit
Tempat : Aula Lantai 1 Gedung Utama
Bersama ini kami lampirkan manual acara.
V. Pemandu
Narasumber: P. Nunu
VI. Proses Kegiatan
Orientasi Narasumber : 5 menit
Presentasi : 60 menit
Diskusi : 45 menit
Penyimpulan oleh moderator : 10 menit
VII. Media
LCD
Laptop
Spidol
Proyektor
VII. Ringkasan Materi
Sebelum menggelar sebuah acara akan dibentuk suatu tim yang terdiri dari
sekelompok orang yang memiliki tugas masing-masing, sehingga rangkaian acara
tersebut bisa terlaksana dengan sukses dan berkesan. Sukses mengelola sebuah
perhelatan acara (event) diperlukan persiapan yang matang dan manajemen yang
efektif dalam mengatur acara,menggerakkan orang dan sumberdaya, administrasi dan
lain lain.
Di dalam pelatihan ini akan membahas bagaimana cara sukses mengelola
sebuah event dalam perusahaan mulai dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasinya.
Berbagai contoh projek event akan dibahas disertai dengan tips sukses, berbagai
hambatan yang ditemui dan cara mengatasinya.
X. PENUTUP
Demikian TOR Sederhana ini, dimaksudkan guna merangsang diskusi kritis
dan dialog terbuka yang diniatkan bagi langkah-langkah membangun kreativitas,
intellectual dan praktik kehidupan bersama di indonesia masa depan.
PANITIA PELAKSANA SEMINAR EVENT ORGANIZER
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN
2018-2019
Ketua Sekretaris
Ahmad Ainul Wahib Anggreani Ayu Saraswati
NIM. NIM.
Menyetujui,
Ketua BEM U
Muhammad Imron Hamzah
NIM
Mengetahui,
Wakil Rektor III
Ir.Hj Nuril Badriyah, MM
NIDN