Anda di halaman 1dari 6

1

BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Klasifikasi Mesin Penggiling Tebu
Adapun bagian- bagian pada mesin penggiling tebu adalah :
$pline
$pline adalah gigi luar yang terdapat pada poros dan gigi dalam yang terdapat
pada naI atau lubang spline. $pline berperan dalam meneruskan putaran dan daya
bersamaan dengan roda gigi.

antalan
antalan adalah anggota mesin yang menumpu poros berbeban, sehingga
putaran atau gerakan bolak-baliknya dapat berlangsung secara halus, aman, dan
panjang umur. antalan harus cukup kokoh untuk memungkinkan poros serta
elemen mesin lainnyabekerja dengan baik.

#oda penggilingan

%iang penyangga

#oda gigi
#oda gigi adalah alat transmisi daya dan putaran dari poros penggerak ke
poros yang akan digerakkan. #oda gigi biasanya digunakan untuk
mentransmisikan daya dan putaran dengan tepat.

!oros
!oros adalah suatu penghantar daya atau putaran baik itu kepada roda gigi
maupun kopling.








2





494 mesin penggiling 9ebu



Gbr. P4r4s penggiling 9ampak depan Gbr. R4da gigi 9ampak samping kiri





Gbr. Tampak samping kanan

3

1.1.1 Cara Kerja dan ske9s gambar
!ada poros motor dipasang puli kecil untuk meneruskan daya dan putaran dari
motor torak. !ada puli kecil dipasang sabuk untuk meneruskan daya dan
mereduksikan putaran ke poros dua, diporos dua ini terdapat satu puli besar dan puli
kecil. !ada puli kecil juga dipasang sabuk untuk meneruskan daya dan putaran ke
poros tiga, di poros tiga ini terdapat satu buah puli besar dan sproket kecil. !ada
sproket kecil dipasang rantai untuk meneruskan daya dan putaran keporos empat,
pada poros empat juga terdapat sproket besar yang langsung berhubungan dengan
roda gigi untuk meneruskan daya dan mereduksi putaran ke roda gigi.




1.2 Klasifikasi R4da Gigi
#oda gigi adalah alat transmisi daya dan putaran dari poros penggerak ke
poros yang akan digerakkan. #oda gigi biasanya digunakan untuk mentransmisikan
daya dan putaran dengan tepat. Adapun roda gigi diklasiIikasikan menurut beberapa
hal yaitu:
1. enurut letak poros
2. enurut bentuk alur gigi
3. enurut arah putarannya

1.2.1 Menuru9 Le9ak P4r4s
!embagian roda gigi menurut letak porosnya ada tiga macam yaitu:
a. #oda gigi dengan poros sejajar yaitu roda gigi di mana giginya berjajar pada dua bidang
silinder, kedua bidang silinder tersebut bersinggungan dan yang satu menggelinding pada
yang lain dengan sumbu tetap sejajar. Adapun roda gigi yang termasuk dalam poros
sejajar antara lain adalah :
#oda gigi lurus.
#oda gigi luar.
#oda gigi miring.
#oda gigi dalam dan pinyon.
#oda miring ganda.
atang gigi dan pinyon.

4


b. #oda gigi dengan poros berpotongan yaitu roda gigi di mana giginya berpotongan pada
dua bidang silinder dan kedua bidang tersebut bersinggungan. Adapun roda gigi yang
termasuk dalam poros berpotongan antara lain adalah :
#oda gigi kerucut lurus.
#oda gigi kerucut miring.
#oda gigi kerucut spiral.
#oda gigi kerucut miring ganda.
#oda gigi kerucut ZE#.
#oda gigi permukaan.
c. #oda gigi dengan poros silang yaitu roda gigi yang kedua sumbunya saling bersilangan
namun tidak saling berpotongan dan pemindahan gaya pada permukaan gigi berlangung
secara meluncur dan menggelinding. Adapun roda gigi yang termasuk dalam poros silang
antara lain adalah :
#oda gigi cacing silindris.
#oda gigi hiperboloid.
#oda gigi cacing selubung ganda.
#oda gigi hipoid.
#oda gigi cacing samping.
#oda gigi permukaan silang.

#oda gigi menurut letak poros ini, sudah mencakup semua jenis roda gigi yang
umumnya digunakan dalam transmisi daya dan putaran poros.

1.2.2 Menuru9 Ben9uk Alur Gigi
!embagian roda gigi menurut bentuk alur giginya dibagi menjadi tiga macam yaitu :
a. #oda gigi lurus yaitu roda gigi dengan bentuk alur giginya lurus dan sejajar
dengan poros.
b. #oda gigi miring yaitu roda gigi dengan bentuk alur giginya memiliki
kemiringan tertentu.
c. #oda gigi miring ganda yaitu roda gigi dengan bentuk alur giginya memiliki
dua kemiringan tertentu yang sama besarnya




5

1.2.3 Menuru9 Arah Pu9arannya
!embagian roda gigi menurut arah putarannya dibagi menjadi dua macam yaitu:
a. #oda gigi yang mempunyai arah putaran berlawanan terhadap roda gigi
yang digerakkannya.
b. #oda gigi yang mempunyai arah putaran yang sama dengan roda gigi
yang digerakkannya.

(a) #oda gigi lurus (b) #oda gigi miring (c) #oda gigi miring ganda (d) #oda gigi dalam




(e) !inyon dan batang gigi (I) #oda gigi kerucut lu (g) #oda gigi kerucut spira (h) #oda gigipermukaan





(i) #oda gigi miring silang (j) #oda gigi cacing (k) #oda gigi cacing (l) #oda gigihipoid
silindris globoid

Gambar 1.1. acam-macam roda gigi

1.3 Nama-nama bagian r4da gigi
ama-nama bagian utama roda gigi dapat kita lihat dalam gambar 1.2, adapun
ukurannya di nyatakan dengan diameter lingkaran jarak bagi, yaitu lingkaran khayal yang
mengelinding tanpa slip. Ukuran bagi di nyatakan denga 'jarak bagi lingkar yaitu jarak
sepanjang lingkaran jarak bagi antara proIil dua gigi yang berdekatan.
Untuk menghitung bagian-bagian roda gigi yang ada pada gambar di atas,
khususnya untuk roda gigi lurus standar berkedalaman penuh dapat kita gunakan persamaan
yang ada dibawah ini:


6

ama-nama bagian utama roda gigi dapat kita lihat dalam gambar 1.2, adapun
ukurannya di nyatakan dengan diameter lingkaran jarak bagi, yaitu lingkaran khayal yang
mengelinding tanpa slip. Ukuran bagi di nyatakan denga 'jarak bagi lingkar yaitu jarak
sepanjang lingkaran jarak bagi antara proIil dua gigi yang berdekatan.
Untuk menghitung bagian-bagian roda gigi yang ada pada gambar di atas,
khususnya untuk roda gigi lurus standar berkedalaman penuh dapat kita gunakan persamaan
yang ada dibawah ini:
iameter ukuran bagi m : r d : r d
2 02 02 1 01 01
2 , 2
arak sumbu poros =m : : a 2 /
2 1 0

iameter lingkaran kepala m : r d m : r d
k k k k
2 2 , 2 2
2 2 2 1 1 1

iameter lingkaran kepala
0 2 2 0 1 1
cos , cos - - m : d m : d
g g

iameter lingkaran dasar
0 2 2 0 1 1
cos , cos - - m : d m : d
g g

arak bagi m t 6
0

arak bagi normal
0
cos- 6 m t
e

%inggi gigi
k
c m H 2












Gambar 1.2. ama-nama bagian roda gigi