0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
209 tayangan2 halaman

Diskusi 8

TOGAF mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam pengembangan arsitektur, termasuk tujuan strategis yang memberikan arah jangka panjang, tujuan operasi yang spesifik dan terukur, serta pendorong yang menciptakan urgensi untuk perubahan. Selain itu, kebutuhan menetapkan spesifikasi yang harus dipenuhi untuk mencapai tujuan, sedangkan batasan memastikan solusi yang dirancang tetap realistis dan sesuai dengan kerangka kerja yang ada. Semua elemen ini berkontribusi pada kesesuaian dan efektivitas arsitektur yang dihasilkan.

Diunggah oleh

lupanama0908
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
209 tayangan2 halaman

Diskusi 8

TOGAF mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam pengembangan arsitektur, termasuk tujuan strategis yang memberikan arah jangka panjang, tujuan operasi yang spesifik dan terukur, serta pendorong yang menciptakan urgensi untuk perubahan. Selain itu, kebutuhan menetapkan spesifikasi yang harus dipenuhi untuk mencapai tujuan, sedangkan batasan memastikan solusi yang dirancang tetap realistis dan sesuai dengan kerangka kerja yang ada. Semua elemen ini berkontribusi pada kesesuaian dan efektivitas arsitektur yang dihasilkan.

Diunggah oleh

lupanama0908
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Silahkan Anda berdiskusi mengenai elemen elemen yang dibedakan oleh TOGAF secara

terstruktur!

Selamat Siang

Dalam TOGAF, elemen-elemen yang Anda sebutkan adalah bagian dari proses pengembangan
arsitektur dan termasuk dalam kerangka kerja yang mendukung pengambilan keputusan
strategis serta penyelarasan arsitektur dengan tujuan organisasi. Berikut penjelasan mengenai
elemen-elemen tersebut secara terstruktur:

1. Tujuan strategis atau goal


Dalam konteks TOGAF, tujuan strategis atau goal mendeskripsikan orientasi umum organisasi
yang mencerminkan visi dan misi serta memberikan arah jangka panjang. Tujuan strategis
menjadi landasan untuk menyelaraskan semua domain arsitektur di TOGAF agar organisasi
bergerak ke arah yang konsisten dengan visi jangka panjangnya.

2. Tujuan operasi atau objective


Tujuan operasi (Objective) adalah sasaran yang lebih spesifik, terukur, dan terarah
dibandingkan dengan tujuan strategis. Tujuan ini dirancang untuk mendukung pencapaian
tujuan strategis dengan fokus pada hasil operasional yang dapat dicapai dalam jangka pendek
hingga menengah. Dengan mendefinisikan tujuan operasi yang jelas, TOGAF memastikan
bahwa pengembangan arsitektur tidak hanya strategis, tetapi juga dapat diterapkan secara
praktis untuk meningkatkan kinerja organisasi.

3. Pendorong atau driver


Pendorong (Driver) adalah faktor internal atau eksternal yang mendorong kebutuhan perubahan
dalam organisasi. Pendorong menciptakan urgensi bagi organisasi untuk bertindak dengan
merancang atau memperbarui arsitektur agar tetap relevan dan kompetitif. Pendorong adalah
titik awal yang kritis dalam pengembangan arsitektur perusahaan. Dengan memahami
pendorong secara mendalam, organisasi dapat memastikan bahwa arsitektur yang dihasilkan
relevan, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan strategis maupun operasional.

4. Kebutuhan atau requirement


Kebutuhan (Requirement) adalah spesifikasi atau kondisi yang harus dipenuhi oleh solusi,
sistem, layanan, atau proses untuk mencapai tujuan strategis, memenuhi tujuan operasional,
dan mengatasi pendorong. Kebutuhan ini menjadi dasar pengembangan arsitektur yang sesuai
dengan konteks organisasi. Kebutuhan merupakan elemen kritis dalam kerangka TOGAF yang
menghubungkan visi strategis dengan solusi operasional. Dengan mendefinisikan kebutuhan
secara jelas dan sistematis, organisasi dapat memastikan bahwa solusi arsitektur yang
dihasilkan memenuhi ekspektasi dan memberikan nilai maksimal.

5. batasan atau constraint


Batasan (Constraint) adalah kondisi, pembatas, atau restriksi yang memengaruhi
pengembangan, desain, implementasi, atau pengoperasian arsitektur dalam suatu organisasi.
Batasan ini memastikan bahwa solusi tetap realistis dan mematuhi kerangka kerja yang ada,
seperti regulasi, anggaran, atau kemampuan teknologi.
Semua elemen ini berperan penting dalam memastikan bahwa arsitektur yang dirancang oleh
TOGAF benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan dapat diimplementasikan secara
efektif.

Terimakasih

Sumber Refrensi
BMP Arsitektur dan Perancangan Sistem Enterprise Modul 2 dan 9 , Zaenal Arifin

Anda mungkin juga menyukai