PT.
AGRO MANUNGGAL COCOS
Gula Kelapa & Nira Kelapa
1. Potensi terbanyak di Nambaru dan Sumber Sari, Parigi, Parimo
2. Kelapa yang diolah adalah kelapa hibrida (pohon kelapa lebih pendekk dan air nira lebih
banyak)
3. Panen dilakukan setiap pagi hari, 1 pohon menghasilkan rata-rata 4 liter nira (kisaran 3 – 8
ltr)
4. 1 kg gula kelapa dihasilkan dari 4 liter nira. Harga 1 kg gula kelapa RP. 10.000,-
5. Hasil inventarisir lahan nira kelapa di Parigi berkisar 6.000 pohon (+/- 40 ha)
6. Saat ini, dari nira petani lokal menjadikannya gula merah, yang dikirim secara permanen ke
Indofood, Heinz ABC dan Unilever, dan sisanya untuk kebutuhan pasar tradisional
7. Kemampuan kirim petani, menurut informasi 1 kontainer (26 ton) untuk ketiga pabrk
tersebut
8. Untuk dijadikan organik, petani masih harus mengkalkulasi penawaran yang diberikan
AMACOS
9. Pekerja nira terbanyak dari Desa Lambunu, Parigi (ongkos kerja belum diketahui)
10. Desa Bangga, Dolo, produksi nira kelapa hamper tidak ada (informasi sebelumnya
menyebutkan ada di desa ini)
Menurut ICS, cara terbaik untuk mensertifikasi kelapa nira adalah dengan membuka lahan baru.
Berkoordinasi dengan petani kelapa hibrida dan pekerja untuk memulai pembukaan lahan baru
untuk nira. Lahan kelapa hibrida yang cukup banyak ada di Desa Tamarenja, Sindue
Hal lain, yang dapat dilakukan ada;ah memanffaatkan kebun kelapa hibrida petani organik yang
sudah ada untuk mulai mengelolah kelapa hibridanya untuk diambil nira kelapa.
Amacos, memberikan opsi kepada petani untuk mulai mengelolah kelapa hibrida untuk diambil
niranya, mengelolahnya secara organik dan menjualnya ke AMACOS dengan harga bersaing.