1.
Terkait dengan Prinsip Pembelajaran Mendalam, prinsip mana yang telah Bapak/Ibu pernah
lakukan? Silakan ceritakan pada aktivitas ini!
Sebagai guru Bahasa Inggris SMP, saya pernah menerapkan prinsip “pembelajaran bermakna dan
kontekstual” dalam kegiatan project-based learning. Saat mengajarkan materi descriptive text, saya
meminta murid membuat video pendek memperkenalkan tempat-tempat menarik di sekitar mereka,
seperti pasar tradisional, taman kota, atau sekolah sendiri. Murid diminta mendeskripsikan tempat
tersebut dalam Bahasa Inggris secara lisan dan tertulis. Aktivitas ini tidak hanya membuat mereka
memahami struktur teks deskriptif, tetapi juga mendorong mereka untuk menghubungkan materi
dengan dunia nyata, meningkatkan kepercayaan diri, dan keterampilan berbicara serta menulis
secara kontekstual.
2. Tantangan/kesulitan apa yang Bapak/Ibu hadapi dalam menjalankan Prinsip dan Pengalaman
Pembelajaran Mendalam? Silakan ceritakan pada aktivitas ini!
Tantangan yang saya hadapi adalah keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan murid dalam
berbahasa Inggris. Dalam kelas, ada murid yang sudah cukup lancar, namun ada juga yang masih
kesulitan memahami instruksi dasar. Saat melakukan proyek, murid dengan kemampuan rendah
cenderung pasif dan kurang percaya diri. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek membutuhkan
perencanaan dan waktu yang lebih panjang dibanding pembelajaran konvensional. Untuk mengatasi
hal ini, saya membagi murid ke dalam kelompok heterogen, memberikan contoh yang jelas, serta
menyediakan panduan sederhana agar semua murid tetap dapat berpartisipasi aktif sesuai
kemampuannya.