Anda di halaman 1dari 54

PERTUMBUHAN FETUS Umur kehamilan : Menurut haid > tua dari umur sesungguhnya.

a. Menurut konsepsi Menurut ovulasi Bulan dlm obstetri, bulan luner, dihitung 4 mgg / 28 hr

Kehamilan cukup bulan Hukum Naegele. Hr 1 menstruasi terakhir ditambah dng 7 Bulan dikurangi dengan 3, dan Tahun ditambah 1 Syarat : menstruasi teratur dgn siklus 28 hr.

Umur kehamilan dan persalinan 22 27 mgg partus immaturus, BB 500 999 g. 28 36 mggpartus prematurus, BB 1000 2499 g. 37 42 mggpartus maturus, BB 2500 g.

Partus post term persalinan > 42 mgg Kehamilan pretermsebelum 37 mgg Kehamilan aterm37 42 mgg Kehamilan post term > 42 mgg BBLR BB < 2500 g

Keadaan embrio fetus


Ovum Hsl konsepsi 2 mgg. Embrio / mudigah 3 8 mgg. Akhir mgg ke 4 terbentuk saluran jantung. Akhir mgg ke 6 kepala relatif besar skl dibanding dgn badan;jari dan tonjolan telinga sdh ada. Fetus / janin > 8 mgg.

Identifikasi Fetus
Umur 3 bulan Pusat penulangan Jari mengalami differensiasi + berkuku Rambut rambut kecil Laki laki / perempuan

Umur 4 bulan Organ genitalia sdh jelas Umur 5 bulan FUT setinggi pusat Gerakan janin + DJJ fetoskop, kulit kurang transparan, lanugo +, rambut pd kepala. Umur 6 bulan Kulit berkeriput, lemak +, kepala relatif besar, bulu mata, alis.Jk lhr dpt bernapas.

Umur 8 bulan Kulit merah dan berkeriput Umur 9 bulan BB 2500 gr Lemak +, muka tdk berkeriput lg. Umur 10 bulan Kulit halus, lanugo -, verniks kaseosa +, rambut +, kuku lbh pnjg dr jari, testis dlm skrotum / labio mayora menutupi minora.

Panjang neonatus umur kehamilan. Menurut Haase : 1. Pd kehamilan 5 bln pertama panjang neonatus dlm cm adlh kwadrat umur kehamilan dlm bln luner. 2. Stlh kehamilan bln ke 5 panjang neo dlm cm adlh umur kehamilan dlm bln luner dikalikan 5. Kepala fetus : 1. Bag. Muka 2. Bag. Tengkorakpenting dlm persalinan.

Bagian tengkorak :
1. 2. 3. 4. 5. 6. Os frontale (tlng dahi) : 2 bh Os parietale (tlng ubun-ubun) : 2 bh Os temporale (tlng pelipis) : 2 bh Os oksipitale (tlng kpl blkng) : 1 bh Os sfenoidale (tlng baji) : 2 bh Os etmoidale (tlng tapisan) : 2 bh

Moulage : pergeseran tlng yg 1 dibwh tlng lainnyaukrn < kcl.

Sutura yang sangat penting ialah : 1.Sutura sagitalis 2.Sutura koronaria 3.Sutura lambdoidea 4.Sutura frontalis
Ubun ubun besar (fontikulus mayor) dan ubun ubun kecil (fontikulus minor) menentukan presentasi dan posisi janin.

Pada embrio fetus terdapat 5 macam Hb, yaitu : Gower 1 dan Gower 2 Hbf, suatu bentuk Hb fetus Hba, Hb orang dewasa pd fetus 11 mgg HbA2.

Sistema urinarius
Fetus menghasilkan urine 10 ml/jam pd kehamilan 30 mgg, bertambah sampai 27 ml/jam atau 650 ml perhari pd kehamilan aterm.

Sistem respiratorius
Pd usg, gerakan dada terlihat pd kehamilan 9 mgg Mulai kehamilan 4 bln, gerakan gerakan pernapasan sudah cukup intensif dgn frekwensi 30 70/mnt.

Sistema digestivus
Kehamilan 11 mgg peristaltik usus halus. Fetus maturus mengisap air ketuban 450 ml/24 jam.

Hepar
Mengandung < sdkt enzim dr org dws. Makin muda fetus makin krg kemampuan mengikat bilirubinnya. Pankreas Kehamilan 9 mgg, insulin sdh ditemukan. Kehamilan 12 mgg, terdapat dlm plasma. Ibu DM, insulin > pd bayi. Kehamilan 8 mgg, terdpt glukagon.

Glandula pituitaria
Kehamilan 10 mgg didlm hipofise somammotro pin, ACTH, proklatin, LH, dan FSH. Kehamilan 12 mgg ACTH kadarnya , kemudian kadarnya lagi. Kehamilan 35 40 mgg, proklatin 6X dibanding kehamilan 16 19 mgg. Glandula thiroidea Akhir trimester I sistem hipofise-thiroid sdh berfungsi. Sampai kehamilan 20 mgg, sekresi hormon thiroid an TSH msh rendah. Kadar thiroksin maksimun pd 24-36 jam stlh lhr.

Glandula adrenalis (suprarenalis)


Menghasilkan bbrp mcm zat : 1.Kortisol 2.Dehidrolsoandrosteron dan senyawa sulfatnya 3.Aldosteron 4.Katekholamin.

Testis
Kehamilan 10 mgg sdh dpt membuat testosteron dari progesteron dan prognenolon

Ovarium
Steroidogenesis terbatas sblm perkembangan follikel primordial dan follikel de Graaf pd kehamilan stlh 20 mgg.

Sistem Nervosa
Kehamilan trimester III integrasi fungsi syaraf dan fungsi otot berkembang cepat.

Faktor yang memperlambat pertumbuhan fetus:


1.Kadar makanan didlm plasma arterial ibu yang tidak mencukupi 2.Aliran darah uterus dan perfusi plasenta yg kurang 3.Pemukaan villi khorialis yang kurang fungsinya 4.Gangguan didlm mekanisme transport makanan melewati plasenta 5.Vaskularisasi villi khorialis yang tidak mencukupi 6.Aliran darah didlm umbilikus untuk mengangkut makanan dari plasenta kefetus yang tidak mencukupi.

Imunologi
1.Immunitas selluler 2.Immunitas humoral

Jenis kelamin fetus


Karena spermatozoa mengandung khromosoma X dan Y sama banyak, maka secara teoritis ratio kelamin lelaki dan wanita pd waktu fertilisasi, yg disebut ratio seks sekunder, adalah 1:1, tetapi ternyata bahwa ratio seks lelaki dan wanita yg dpt hidup, yg disebut ratio seks sekunder, adalah 106:100. Atas dasar biokhemik, differensiasi jenis kelamin : 1.Jenis kelamin genetik (XX atau XY) 2.Jenis kelamin gonade 3.Jenis kelamin fenotipe

FISIOLOGI KEHAMILAN Perubahan Uterus


Uterus ber + berat 70 gr dgn kavum uteri 10 ml atau kurang menjadi 1100 gr dgn kavum uteri 5-10 ml atau lbh pd kehamilan aterm. Pertumbuhan uterus terjadi dlm 2 tingkat : 1.Pertumbuhan uterus secara aktif 2.Pertumbuhan uterus secara pasif

Tanda Piskacek pertumbuhan uterus lebih nyata pd daerah fundus uteri dan lebih cepat didaerah implantasi plasenta sehingga uterus menjadi tidak rata. Braxton Hickskontraksi yg tdk teratur n tnp rs nyeri.

Vagina
Tanda Chadwick selaput lendir vagina berwarna violet akibat vagina vaskularisasi dan hiperemia. Sekresi serviks dan vagina bertambah dan berwarna putih agak kental serta bereaksi asam (ph=3,5-6,0).

Ovarium
Ovulasi tidak akan terjadi lg. Reaksi luteinisasi yang berlebihan pd kehamilan normal menyebabkan terbentuknya luteoma gravidarum. Dibawah dan pd permukaan ovarium terdapat reaksi desidua. Selama kehamilan korpus luteum menghasilkan relaksin, yg peranannya pd kehamilan tidak diketahui.

Dinding perut dan kulit


Kdg2 pd buah dada dan paha sering timbul garis2 yang disebut stria gravidarum. Pd primi striae lividae Pd multi striae lividae dan striae albikans (parut bekas striae lividae) Pd areola mammae, paillae mammae, linea alba dan muka terdapat hiperpigmentasi. Linea nigra linea alba tampak hitam. Sekitar mata terdapat gambaran topeng topeng kehamilan (khloasma gravidarum) yg akan hilang / berkurang setelah persalinan.pd kontrasepsi oral jg bs terdapat khloasma ini.

Kdg2 terdapat suatu angioma, yg disebut spider nevi terutama pd muka, leher, dada atas dan lengan serta erithema pd telapak tangan.

Mammae
Terjadi perubahan2 : 1.Awal kehmlan sedikit sakit dan tegang 2.Stlh 2 bln mammae membesar dan berbenjol benjol. 3.Gambaran vena dibawah kulit. 4.Papilla mammae membesar. 5.Stlh bbrp bln sering mengeluarkan kolostrum. 6.Areola melebar dan berwarna lebih tua, terdapat tonjolan2 kcl kel. Montgomery. 7.Timbul striae

Perubahan metabolisme Tambahan berat badan


Kehamilan trimester I rata2 1 kg, pd ke II dan III 5 kg. Penyebanya adalah : 1. Hasil konsepsi 2. Hipertrofi uterus 3. Perubahan metabolisme 4. Tambahan berat organ2 lain 5. Tambahan berat yg tidak dapat diterangkan

Metabolisme air
Jk retensi air berlebihan udem preeklamsia-eklamsia. Pd kehamilan aterm yg normal terdapat air ekstra 6,5 ltr. Pd primi normal BB 2 kg dlm 10 hr stlh persalinan.

Metabolisme mineral
Karena estrogen kadar tembaga dan seruloplasmin dlm serum . Kadar kalsium dan magnesium sangat sedikit berkurang, tetapi in kalsium bebas bertambah sedikit pd akhir kehamilan. Kadar fosforus serum pd kehamilan kira2 sama dengan pd waktu tidak hamil.

Metabolisme lemak
Kehamilan setelah 20 mgg, lipid plasma , mencakup lipid total, kholesterol ester dan kholesterol no ester, fosfolipid, lemak netral dan asam lemak bebas. Setelah melahirkan, kadar kholesterol, trigliserida dan lipoprotein di dlm plasma pada ibu yang menyusui bayinya. Pd ibu yang menderita kelaparan ketonemia dan ketonuria yang lbh berat pd waktu ibu tidak hamil.

Timbunan lemak terjadi pd TM II, pd TM III timbunan lemak berkurang.

Metabolisme protein
Hasil konsepsi, uterus maupun darah ibu relatif banyak mengandung protein dibanding dgn lemak / karbohidrat. Kadar protein < sdkt dibanding seluruh jmlh potein dlm darah ibu. Pd kehamilan aterm fetus dan plasenta dgn berat 4 kg mengandung protein 500 gr dan tambahan di dlm uterus, mammae dan darah ibu (Hb dan plasma) sebanyak 500 gr. Albumin <, fibrinogen >, serta IgG, IgA dan IgM sdkt >.

Metabolisme Karbohidrat
Kehamilan menunjukkan potensi diabetogen, karena : 1.Kehamilan memblokade insulin, meskipun selama kehamilan sirkulasi insulin bertambah. 2.Estrogen, progesteron dan kortisol mungkin menimbulkan predisposisi diabetogen. 3.Plasenta menunjukkan aktifitas insulinase. Adanya glukosuria pd kehamilan disebabkan oleh filtrasi glomerulus yang bertambah, sedang reabsorbsi tubulus kontortus kurang efektif dibanding dgn pd waktu tidak hamil

Keseimbangan Asam Basa


Terdapat hiperventilasi alkalosis respiratoir dgn rendahnya PCO2 darah. Berkurangnya bikarbonat plasma dari kira2 26 mmmol menjadi kira2 22 mmmol / l mengimbangi alkalosis respiratoir ph darah hanya sedikit bertambah. Beberapa elektrolit dan jumlah protein sdkt <. Osmolalitas serum dan kadar potassium dan kadar sodium < 3%. Kalsium dan magnesium sdkt <.

PERUBAHAN HEMATOLOGIK Volume Darah


45% pd kehamilan hampir aterm / aterm karena plasma dan eritrosit .Hipervolemia ini berguna untuk : 1. Mencukupi keperluan uterus yang membesar dgn sistem vaskuler yg hipertrofi. 2. Melindungi ibu dan fetus terhadap pengaruh yang kurang baik karena gangguan venous return pd letak terlentang dan berdiri. 3. Melindungi ibu terhadap pengaruh yang kurang baik karena kehilangan darah pd waktu persalinan.

Volume darah mulai bertambah sejak kehamilan TM I, bertambah sangat banyak pd TM II, bertambah sdkt pd TM III. Karena tambahan volume plasma > dibanding tambahan eritrosit maka kadar Hb, eritrosit dan hematokrit relatif . Volume eritrosit 33% (= 450 ml, 500 gr besi) erithropoietin yang merangsang erithropoiesis.

Pd kehamilan normal kadar 2,3-difosfogliserat didlm erithroposit bertambah dan menyebabkan afinitas eritrosit terhadap oksigen transport O2 dari ibu ke fetus dan transport CO2 dari fetus ke ibu melalui plasenta jd mudah.

Keperluan besi 1000 mg, dipakai fetus dan plasenta 300 mg, pembentukan Hb ibu 200 mg keperluan besi pd kehamilan > 20 mgg 6 7 mg / hari.

Leukosit
Jumlah normal 5000 12000 / cc, pd persalinan dan permulaan nifas 25000 / cc atau lebih. Selama kehamilan terdapat neutrofilla bentuk2 matang. Dari usapan darah tepi mielosit.

Faktor Koagulasi
1.Kadar faktor koagulasi . faktor VII, faktor VIII, faktor IX dan faktor X. 2. Kadar faktor koagulasi . faktor XI dan faktor XIII.

Sistema Kardiovakularis
Vol jantung 75 ml / sdkt lebih 10 % antara permulaan dan akhir kehamilan. Letak jantung berubah karena diafragma naik keatas selama kahamilan sehingga apeks kordis sedikit kelateral dari letaknya. Perubahan letak jantung kekiri atas juga dipengaruhi besar dan letak uterus, kekuatan otot2 perut, bentuk perut dan bentuk dada.

Sering terdapat bising sistolik menurunnya viskositas darah dan terpuntirnya pembuluh pembuluh darah besar karena perubahan letak jantung dan sedikit rotasi pd sumbunya.
Curah Jantung Dapat menurunkan atau menambah curah jantung. Letak penderita mempengaruhi, yaitu : 1. Pada waktu istirahat curah jantung, yang diukur pada letak tiduran miring, akan bertambah selama kehamilan TM I dan tetap meningkat selama kehamilan TM II & III.

2. Pada akhir kehamilan, curah jantung pd letak tiduran miring dibanding dengan pada letak tiduran terlentang karena uterus yg membesar seringkali akan mengganggu venous return ke jantung. 3. Curah jantung jika ibu yang hamil berubah letaknya dari tiduran terlentang menjadi tiduran miring.
Selama kala I sedikit dan pada kala II lebih banyak. Tekanan Darah Dipengaruhi letak ibu. Pada waktu duduk TD tertinggi, tidur an miring TD terendah.

Biasanya TD pd kehamilan TM II / permulaan TM III. tek sistolik 30 mmhg / diastolik 15 mmhg keadaan patologik.

Pd kehamilan lanjut dengan tiduran terlentang stagnasi darah pd ekstremitas inferior, dapat terjadi : 1.Udem, varises pada kaki dan vulva serta hemoroid. 2.Darah ke jantung yang dan curah jantung yang sin drom hipotensi aliran darah ke ibu & fetus

Traktus Respiratorius
Pada kehamilan respirasi bertambah dan seringkali menyebabkan sesak napas : 1.Diafragma yang meninggi 2.Pengaruh sebagian besar oleh progesteron dan sebagian kecil oleh estrogen.