Anda di halaman 1dari 18

KEAMANAN SISTEM

WIRELESS
Dosen pengampu : Bapak EKI SAPUTRA S.KOM., M.KOM


DIANA FITRI (11453201978)
EMI RAHMI (11453205125)
RAHMAT (11353105367)
REGINA KHALIDA (11453205872)
RISAL BUDIMAN (11453104418)
WIRELESS

Teknologi wireless memungkinkan satu atau
lebih peralatan untuk berkomunikasi tanpa
koneksi fisik, yaitu tanpa membutuhkan
peralatan berupa kabel. Teknologi wireless
menggunakan transmisi frekwensi radio sebagai
alat untuk mengirimkan data, sedangkan
teknologi kabel menggunakan kabel.
Pembagian wireless

Berbasis seluler (cellular-based), yaitu solusi yang
menggunakan saluran komunikasi cellular atau pager
yang sudah ada untuk mengirimkan data. Ex: GSM,
CDMA, TDMA, CDPD, GPRS/EDGE, 2G, 2.5G, 3G, UMTS.
Wireless LAN (WLAN): yaitu komunikasi wireless dalam
lingkup area yang terbatas, biasanya antara 10 sampai
dengan 100 meter dari base station ke Access Point
(AP). Keluarga IEEE 802.11 (seperti 802.11b, 802.11a,
802.11g), HomeRF, 802.15 (Personal Area Network)
yang berbasis Bluetooth, 802.16 (Wireless
Metropolitan Area Network).
Fitur Wireless
Security

Menentukan network key di window


Untuk menggantikan network key secara manual dapat dilakukan dengan
mengubah setting default jaringan home. Tahapannya sebagai berikut,
Klik ganda ikon wireless yang ada di notifications area hingga muncul
jendela wireless network connection status.
Klik properties >> wireless network connection properties >> klik
home yang ada di preferred networks >> properties.
Pada jendela home properties, aktifkan opsi data encryption (wep
enabled). Kemudian non-aktifkan opsi the key is provided for me
automatically.
Pada kotak network key : ketikkan key sepanjang 10 krakter. Untuk
latihan, ketikkan AAABBBCCCF. Ketikkan sekali lagi pada kotak confirm
network key: opsi key index (advanced): biarkan saja tidak perlu diubah.
Klik ok >> ok.
Pada saat ok kita klik, maka jaringan akan terputus karena setting default-
nya telah berubah. Kita harus mengulangi koneksi.
Menentukan network key di linux.

Network key di linux dapat diaktifkan sebagai berikut.
Aktifkan wicd, klik cassandra >> internet >> wicd.
Klik home >> advenced setting. Biarkan saja setting
ip/netmask/gateway/DNS. Aktifkan opsi use encryption lalu pilih wep.
Ketikkan network key yang sama dengan di windows, yaitu
AAABBBCCCF. Klik connect untuk melakukan koneksi ulang.
Perhatikan icon di notification area milik windows. Perhatikan juga
jendela wicd manager. Walaupun koneksi telah berhasil dilakukan
dengan network key yang baru saja ditentukan namun ternyata
belum menjamin data dapat mengalir sesuai harapan. Untuk
membuktikannya coba buka terminal di linux atau DOS prompt di
windows. Gunakan perintah ping untuk mengecek aliran data.
Dari komputer ketikkan perintah: Ping 192.168.1.1
Atau dari komputer windows ketikkan: Ping. 192.168.1.2
WEP (Wired Equivalent Privacy)


WEP merupakan sebuah fitur keamanan/security
standar untuk perawatan wireless. Umumnya fitur ini
sudah menjadi satu atau built-in pada setiap peralatan
Wi-Fi. Keamanan data adalah hal yang cukup penting.
Gelombang radio yang dipancarkan sebuah Wi-Fi
adapter dapat diterima oleh semua peralatan Wi-Fi
yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, data yang
dipancarkan oleh Wi-Fi card perlu dienkripsi.
Penggunaap WEP akan meningkatkan keamanan data
yang ditransfer meskipun konsekuensinya adalah
sedikit penurunan throughput data.
WPA (Wi-Fi Protected Access)

WPA menggunakan protokol enskripsi yang lebih
ampuh dibandingkan WEP. Dengan WPA, network
key akan diubah secara otomatis dan kemudian
diotentikasi secara teratur. Perangkat Wi-Fi yang
ada umumnya sudah mendukung WPA.
WPA 2 (Wi-Fi Protected Access 2)


WPA2 dikenal juga sebagai 802.11i. WPA2
menggunakan protokol enkripsi yang lebih
ampuh dibanding WEP maupun WPA. WPA2
menggunakan algoritma enkripsi AES dan
otentikasi 802.1X. sehingga menjalin keamanan
data dan kontrol akses yang lebih baik
dibandingkan WEP dan WPA.
Network Keys

Network keys digunakan untuk proses enkripsi dan
dekripsi data. Khususnya jika perangkat wireless telah
mendukung WEP dan WPA. Sebuah perangkat wireless
dapat dikonfigurasi menggunakan 4 buah network key,
dengan nomor key index 0, 1, 2, dan 3. Manakala
sebuah access point atau perangkat wireless
mengirimkan data yang sudah dienkripsi menggunakan
sebuah key yang disimpan pada key index tertentu
maka access point atau perangkat wireless penerima
akan menggunakan key yang disimpan pada key index
tersebut untuk melakukan proses deskripsi.
EAP (Extensible
Authentication Protocol)

EAP adalah protokol otentikasi yang digunakan
pada jaringan wireless. Setiap pengguna
wireless network harus mengetikkan login dan
password sebelum diizinkan mengakses wireless
network. Beberapa pengembangan protokol
otentikasi yang banyak digunakan di antaranya :
EAP-TLS, Protected EAP (PEAP) dengan EAP-TLS,
dan Microsoft Challenge Handshake
Authentication Protocol version 2 (MS-CHAPV2).
Ad Hoc atau Mode Ad Hoc

Ad Hoc merupakan istilah lama yang digunakan
untuk menunjukkan model network peer-to-peer
atau device. Yaitu jenis WLAN yang tidak
menggunakan router atau access point.
Kelebihan dan Kelemahan
Jaringan Wireless

SSID

Kelebihan SSID - administrator dapat menyembunyikan
Services Set Id (SSID) jaringan wireless mereka dengan
maksud agar hanya yang mengetahui SSID yang dapat
terhubung ke jaringan mereka.
Kelemahan SSID - sebenarnya tidak dapat disembuyikan
secara sempurna. Pada saat saat tertentu atau
khususnya saat client akan terhubung (assosiate) atau
ketika akan memutuskan diri (deauthentication) dari
sebuah jaringan wireless, maka client akan tetap
mengirimkan SSID dalam bentuk plain text (meskipun
menggunakan enkripsi), sehingga jika bermaksud
menyadapnya, dapat dengan mudah menemukan
informasi tersebut.
WEP(Wired Equivalent Privacy)

Kelebihan WEP - Saat user hendak mengkoneksikan
laptopnya, user tidak melakukan perubahan setting
apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama
kali hendak browsing, user akan diminta untuk
memasukkan Username dan password Hampir semua
komponen wireless sudah mendukung protokol ini.
Kelemahan WEP - Masalah kunci yang lemah,
algoritma RC4 yang digunakan dapat
dipecahkan.WEP menggunakan kunci yang bersifat
statis. Masalah initialization vector (IV) WEP Masalah
integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32).
WPA (WI-FI Protected Access)

Kelebihan WPA - Meningkatkan enkripsi data dengan teknik
Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). enkripsi yang digunakan
masih sama dengan WEP yaitu RC4, karena pada dasarnya WPA
ini merupakan perbaikan dari WEP dan bukan suatu level
keamanan yang benar-benar baru, walaupun beberapa device ada
yang sudah mendukung enkripsi AES yaitu enkripsi dengan
keamanan yang paling tinggi.
Kelemahan WPA - Kelemahan WPA sampai saat ini adalah proses
kalkulasi enkripsi/dekripsi yang lebih lama dan data overhead
yang lebih besar. Dengan kata lain, proses transmisi data akan
menjadi lebih lambat dibandingkan bila Anda menggunakan
protokol WEP Belum semua wireless mendukung, biasanya butuh
upgrade firmware, driver atau bahkan menggunakan software
tertentu.
MAC Filtering

Kelebihan MAC - Filter MAC filter fungsinya untuk
menseleksi komputer mana yang boleh masuk
kedalam jaringan berdasarkan MAC Address. MAC
filters ini juga merupakan metode sistem keamanan
yang baik dalam WLAN, karena peka terhadap jenis
gangguan seperti: pencurian pc card dalam MAC filter
dari suatu access point sniffing terhadap WLAN.
Kelemahan MAC - Filter MAC Address bisa di ketahui
dengan software kis MAC. Setelah diketahui MAC
Address bisa ditiru dan tidak konflik walau ada
banyak MAC Address sama terkoneksi dalam satu AP.
KESIMPULAN

Teknologi wireless adalah teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk
aplikasi teknologi informasi yang berbasis jaringan nirkabel. Oleh karena
itu portabilitas dan fleksibilitas adalah kunggulan utama dalam
pemakaian teknologi wireless. Pemakaian jalur komunikasi wireless
menggunakan teknologi frekwensi tinggi dengan spesifikasi frekwensi
tergantung peralatan dan operator yang menyediakannya.
Karena pemakaian frekwensi yang sifatnya lebih terbuka dibanding
dengan menggunakan kabel, maka kerentanan keamanan jalur komunikasi
akan lebih berbahaya dibanding menggunakan kabel. Kerentanan terjadi
hampir pada semua lapis protocol yang dimiliki pada jaringan
komunikasi wireless. Untuk itu perlu dilakukanpenanganan keamanan yang
lebih ekstra pada peralatan komunikasi yang digunakan.
Keamanan jaringan Wireless dapat ditingkatkan dengan cara tidak hanya
menggunakan salah satu cara mensetting yang sudah dibahas diatas, tetapi
dapat menggunakan kombinasi beberapa teknik sehingga keamanan lebih
terjamin.