Anda di halaman 1dari 38

UJI ADMINISTRASI, TAHAP PROYEK

DAN KUALITAS DOKUMEN AMDAL


EXERCISE
Proses exercise:
Sebelum mulai bermain melihat perbedaan gambar...

1. Setiap kelompok peserta akan diberikan 1 studi kasus Pembangunan


PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap).
2. Identifikasikan dampak penting hipotetik di KA dan Andalnya. Tulis di
kartu metaplan. Lihat apakah ada perbedaan di kedua-nya.
3. Setelah selesai 2-3 kelompok (tidak semua) akan diberikan waktu untuk
mempresentasikan jawaban mereka selama 5 menit.
Exercise
Identifikasikan Dampak Penting yang ada di
Studi Kasus ..
Tulis Dampak Penting di kartu Meta Plan ...
Bandingkan Dampak Penting di KA dan
Andal..
Susun pada papan..

Kerja dalam kelompok: 25 menit


Presentasi 2 kelompok @ 5 menit
Exercise
KA ANDAL

1. ............... 1. ...............

2. ............... 2. ...............
3. ............... 3. ...............

4. ............... 4. ...............

5. ............... 5. ...............
6. ............... 6. ...............
7. ............... 7. ...............
PAPARAN MATERI
Tahapan Penilaian Dokumen AMDAL
Peraturan MENLH No. 8 Tahun 2013

DITOLAK DITOLAK
Pemrakarsa
Tidak Tidak Ya

Usaha/Keg.
sedang /telah
Ya Ya dilakukan
konstruksi/
Dokumen KA- atau operasi/ pasca
Sesuai operasi
ANDAL & RKL-RPL Sesuai dengan RTRW
Persyaratan
Nasional, Provinsi &
Administrasi
Kab/Kota

UJI ADMINSITRASI UJI TAHAP PROYEK


(gunakan panduan 01 atau 02 Lamp VI) (Panduan 03 Lamp VI) Tidak

1. Lakukan Uji konsistensi


Ya 2. Lakukan uji keharusan
Ya
Rencana usaha 3. Lakukan uji kedalaman
dan/atau Kegiatan 4. Lakukan uji relevansi
Dokumen sesuai
disepakati atau layak dengan persyaratan
Dokumen dijadikan lingkungan hidup mutu dokumen
lamp. SK Persetujuan
KA atau SK Kelayakan Tidak Tidak
Lingkungan & Izin Masukan untuk UJI KUALITAS
DITOLAK (gunakan panduan 04
Lingkungan Perbaikan Dokumen Lampuran VI)
Aspek Penilaian Dokumen Amdal
No Aspek Penilaian Dokumen AMDAL
KA ANDAL RKL-RPL
1. Uji Admnistrasi Pemenuhan persyaratan administrasi

2. Uji Tahap Rencana usaha dan atau kegiatan pada tahap
perencanaan (studi kelayakan atau DED) dan

Proyek kesesuaian dengan tata ruang dan

3. Uji Kualitas Dokumen


a. Uji Konsistensi Penilaian konsistensi penyusunan dokumen Amdal
dan pelaksanaan kajian Amdal

b. Uji Keharusan Penilian terhadap aspek-aspek yang harus ada dalam
suatu dokumenAmdal: Ptroses pelingkupan, dampak

penting, prakiraan besaran dampak dan sifat penting
dampak, evaluasi holistik dan penentuan kelayakan
lingkungan dan dampak yang dikelola da dipantau
termasuk RKL-RPL

c. Uji Kedalaman Penyusuan dokumen Amdal dilakukan dengan


menggunakan data dan metodologi yang sahih serta

sesuai dengan kaidah ilmiah

d. Uji Relevansi Kesesuaian antara dampak yang timbul, arahan dan


pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup

4. Kelayakan LH Penilaian terhadap kelayakan atau ketidaklayakan


lingkungan hidup suatu rencana usaha dan/atau

kegiatan
Sumber: Lampiran VI Peraturan MENLH No. 08 Tahun 2013
Substansi Penilaian AMDAL

UJI ADMINISTRATIF
UJI TAHAP PROYEK
UJI MUTU DOKUMEN

KONSISTENSI

KEHARUSAN

RELEVANSI

KEDALAMAN

Sumber : Adiwibowo, 2002


Uji Administrasi KA (Panduan 01)
1. bukti formal kesesuaian dengan rencana tata ruang;
2. bukti formal yang menyatakan bahwa jenis rencana usaha dan/atau kegiatan secara prinsip
dapat dilakukan.
3. tanda bukti registrasi kompetensi
4. tanda bukti sertifikasi kompetensi penyusun Amdal.
5. kesesuaian peta-peta yang disampaikan dengan kaidah kartografi (antara lain legenda, arah,
skala, koordinat, sumber, notasi dan/atau warna) dan informatif.
6. bukti dokumentasi pengumuman dan rangkuman hasil saran, pendapat dan tanggapan
masyarakat (SPT) yang menjadi kewajiban pemrakarsa sesuai dengan peraturan yang
mengatur tentang keterlibatan masyarakat dalam proses Amdal dan Izin Lingkungan.
7. bukti telah dilakukannya konsultasi dan/atau diskusi dengan masyarakat dan rangkuman hasil
saran, pendapat dan tanggapan masyarakat (SPT) yang menjadi kewajiban pemrakarsa sesuai
dengan peraturan yang mengatur tentang keterlibatan masyarakat dalam proses Amdal dan
Izin Lingkungan;
8. dilampirkan: daftar riwayat hidup (ijazah terakhir dan riwayat pekerjaan yang terkait dengan
Amdal); dan surat pernyataan yang menyatakan bahwa ketua dan masing-masing anggota
tim benar-benar menyusun dokumen Amdal dimaksud yang ditandatangani di atas kertas
bermaterai;
9. KA telah disusun sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pedoman penyusunan
dokumen Amdal
10. KA juga dilampirkan foto-foto rona lingkungan hidup yang dapat menggambarkan tapak
proyek.
Uji Administrasi Permohonan Izin Lingkungan,
Andal dan RKL-RPL (Panduan 02)
1. Permohonan
1. Data dan informasi rinci
mengenai rona lingkungan Izin 1. Dokumen Pendirian
Usaha atau
hidup Lingkungan; Kegiatan;
2. Ringkasan dasar-dasar
2. Dokumen
2. Profil Usaha atau
teori, asumsi-asumsi yang Kegiatan
digunakan, tata cara, Andal 3. Dokumen Amdal
rincian proses, dan hasil
perhitungan yang 3. RKL-RPL
digunakan dalam
prakiraan dampak &
evaluasi holistik;
1. Muatan RKL-RPL sudah sesuai pedoman penyusunan;
3. Data dan informasi lain
2. Matriks atau Tabel Rencana Pengelolaan Lingkungan
yang dianggap perlu dan
Hidup memuat elemen-elemen-sesuai pedoman;
relevan ;
3. Peta pengelolaan lingkungan hidup;
4. Muatan Andal sudah
4. Matriks atau Tabel Rencana Pemantauan Lingkungan
sesuai dengan pedoman
Hidup memuat elemen-elemen sesuai pedoman;
penyusunan
5. Peta pemantauan lingkungan hidup
Uji Tahap Proyek (Panduan 03)
1 Kesesuaian dengan Tata Ruang
Apakah lokasi rencana
usaha dan/atau
kegiatan sudah sesuai
dengan rencana tata
ruang + PIPIB?
Rencana Tata Ruang
Wilayah (RTRW)

2 Rencana Usaha dan/atau kegiatan Masih dalam tahap perencanaan

Tahap Perencanaan
1 2 3 4 5
Rencana Studi Disain Pra Kontruksi Operasi
Umum Kelayakan Rinci (DED) dan Konstruksi

Apabila usaha dan/atau kegiatan yang diajukan untuk dinilai dokumen Amdalnya telah dilakukan pra-konstruksi,
konstruksi dan/atau operasi dan/atau paska operasi, maka usaha dan/atau kegiatan tersebut wajib ditolak dokumen
Amdalnya serta tidak dapat dilakukan penilaian oleh KPA
Uji Kualitas Dokumen (Panduan 04)
1. Uji Konsistensi;
2. Uji Keharusan;
3. Uji Kedalaman; dan
4. Uji Relevansi
KA ANDAL
Pelingkupan
Identifikasi Dampak Potensial

menduga semua dampak yang berpotensi terjadi jika


rencana kegiatan dilakukan daftar dampak potensial
hanya inventarisasi dampak potensial tanpa
memperhatikan besar/kecilnya dampak, atau penting
tidaknya dampak belum ada upaya untuk menilai
dampak penting atau tidak.
Pelingkupan
Evaluasi Dampak Potensial.
Evaluasi memisahkan dampak yang perlu kajian mendalam untuk
membuktikan dugaan (hipotesa) dampak (dari dampak yang tidak lagi perlu
dikaji).

Cek dasar penentuan suatu dampak potensial dapat disimpulkan menjadi


dampak penting hipotetik (DPH) atau tidak.

Cek apakah menghasilkan daftar kesimpulan dampak penting


hipotetik (DPH) akibat rencana usaha dan/atau kegiatan yang
akan dikaji dalam ANDAL
Dampak-dampak potensial yang tidak dikaji lebih lanjut, juga harus dijelaskan
alasan-alasannya kenapa dampak potensial tersebut tidak dikaji lebih lanjut
Kajian DPH menjadi acuan dalam pengambilan keputusan
Metode Pengumpulan dan Analisis Data

Metode pengumpulan data


data primer dan sekunder yang sahih
Cek metode yang digunakan dalam proses pengumpulan data
berikut dengan jenis peralatan (SNI, sesuai peraturan PUU,
metode ilmiah)

Metode analisa data


Cek jenis peralatan, instrumen, dan rumus yang digunakan
dalam proses analisis data.

digunakan dalam penyusunan rona lingkungan hidup


awal yang rinci dan sebagai masukan dalam melakukan
prakiraan besaran dan sifat penting dampak
Metode Prakiraan Dampak
Penting
Cek prakiraan besaran dampak dan sifat penting dampak
untuk masing-masing dampak penting hipotetik, termasuk
rumus-rumus dan asumsi prakiraan dampaknya disertai
argumentasi/alasan pemilihan metode tersebut

cek apakah menggunakan metode ilmiah yang berlaku


Metode Evaluasi (holistik)
Metode untuk menentukan kelayakan atau
ketidaklayakan lingkungan hidup
Cek apakah diuraikan metode-metode yang lazim
digunakan dalam studi Andal untuk mengevaluasi
keterkaitan dan interaksi dampak lingkungan yang
diprakirakan timbul (seluruh DPH) dalam rangka
penentuan karakteristik dampak kegiatan secara total
terhadap lingkungan hidup. (Matrik/diagram alir)
Evaluasi dampak dilakukan dengan menganalisa dan
menjelaskan secara komprehensif dan holistik dampak
penting terhadap lingkungan baik positif maupun negatif
akibat dari kegiatan proyek yang direncanakan
ANDAL RKL RPL
Prakiraan Dampak Penting
Informasi mengenai besaran dan sifat penting dampak untuk setiap DPH yang dikaji

Cek Perhitungan dan analisis prakiraan DPH menggunakan metode prakiraan dampak
yang tercantum dalam KA .

Cek apakah telah dilakukan analisis perbedaan antara kondisi kualitas lingkungan
hidup yang diprakirakan dengan adanya kegiatan, dan tanpa ada kegiatan dengan
menggunakan metode prakiraan dampak

Dalam hal rencana usaha dan/atau kegiatan masih berada pada tahap pemilihan
alternatif kegiatan (lokasi, penggunaan alat-alat produksi, kapasitas, spesifikasi teknik,
sarana usaha dan/atau kegiatan, tata letak bangunan, waktu dan durasi operasi,), maka
telaahan sebagaimana tersebut dilakukan untuk masing-masing alternatif.

Cek apakah dalam melakukan analisis prakiraan besaran dampak penting digunakan
metode-metode formal secara matematis, terutama untuk dampak-dampak penting
hipotetik yang dapat dikuantifikasikan. Penggunaan metode non formal hanya
dilakukan bilamana dalam melakukan analisis tidak tersedia formula matematis atau
hanya dapat didekati dengan metode non formal

Hasil dari besaran menjadi acuan dalam penetuan sifat penting dampak yang
didasarkan Kriteria Dampak Penting Penting/Tidak Penting
Evaluasi Dampak Penting
Cek apakah telah diuraikan hasil evaluasi atau telaahan keterkaitan dan interaksi
seluruh dampak penting hipotetik (DPH)

Cek apakah metode evaluasi dampak yang tercantum dalam KA dipergunakan

Cek apakah telah ada perumusan arahan pengelolaan dan pemantauan lingkungan
hidup yang menjadi dasar bagi penyusunan RKL-RPL

Cek apakah ada arahan pengelolaan yang dilakukan terhadap seluruh komponen
kegiatan yang menimbulkan dampak, baik komponen kegiatan yang paling banyak
memberikan dampak turunan (dampak yang bersifat strategis) maupun komponen
kegiatan yang tidak banyak memberikan dampak turunan

Cek apakah ada arahan pemantauan dilakukan terhadap komponen lingkungan yang
relevan untuk digunakan sebagai indikator untuk mengevaluasi penaatan (compliance),
kecenderungan (trendline) dan tingkat kritis (critical level) dari suatu pengelolaan
lingkungan hidup

Cek apakah ada kesimpulan yang memberikan pernyataan kelayakan lingkungan hidup
atas rencana usaha dan/atau kegiatan yang dikaji
RKL RPL
Cek apakah telah memuat upaya untuk menangani dampak dan memantau
komponen lingkungan hidup yang terkena dampak terhadap keseluruhan dampak,
bukan hanya dampak yang disimpulkan sebagai dampak penting dari hasil evaluasi
dampak.
Untuk dampak yang disimpulkan sebagai bukan dampak penting, namun tetap
memerlukan dan direncanakan untuk dikelola dan dipantau (dampak lingkungan
hidup lainnya), maka tetap perlu disertakan rencana pengelolaan dan
pemantauannya dalam RKL-RPL.

Cek apakag RKL telah menguraikan bentuk-bentuk pengelolaan lingkungan hidup


yang dilakukan untuk menghindari, mencegah, meminimisasi dan/atau
mengendalikan dampak negatif dan meningkatkan dampak positif.

Cek RPL apakah telah diuraikan rencana pemantauan dalam bentuk matrik atau
tabel untuk dampak yang ditimbulkan
UJI MUTU
Uji Kriteria

Konsisten penentuan dampak penting hipotetik harus


didasarkan proses pelingkupan yang benar.
dampak penting yang telah disepakati di KA
harus menjadi acuan kajian dalam ANDAL
dan bila berubah harus didasarkan alasan
yang tepat

konsistensi dampak penting pada KA hingga


ANDAL, RKL RPL harus sesuai dengan
dampak yang dikaji
Uji Kriteria
Mutu Dalam penilaian,
(kedalaman) Metode pengumpulan dan analisa data dengan dampak
penting hipotetik harus ada/konsisten
Metode prakiraan dampak (besaran dan sifat penting)
dengan dampak penting hipotetik harus ada/konsisten
Prakiraan dampak harus diukur/diperhitungkan
berdasarkan data dan metode yang diacu. Hasil
perhitungan kuantitatif/kualitatif menjadi acuan dalam
penentuan sifat penting yang didasarkan 7 kriteria
dampak penting.
Dampak yang dianggap penting dari hasil prakiraan
dampak harus dievaluasi keterkaitan antar dampak
(holistik) dengan metode evaluasi yang diacu. Hasil
evaluasi menjadi acuan arahan rKL RPL
Uji Kriteria

Mutu Dalam penilaian


(Relevansi) Hasil evaluasi yang telah dilakukan secara holistik dari
keterkaitan dampak penting hasil prakiraan dampak
menjadi acuan pengelolaan dan pemantauan dampak

arahan upaya pengelolaan dan metode pemantauan yang


ada harus sesuai dengan dampak penting yang didapat
dari hasil evaluasi dampak
RKL dan RPL harus menunjukan pengelolaan dan
pemantauan dampak untuk meminimalkan dampak yang
dikatagorikan penting dengan upaya yang operasional
sehingga mudah diikuti oleh pemrakarsa
LANGKAH-
LANGKAH
PENILAIAN
DOKUMEN AMDAL

29
Judul Kegiaatan:

KA ANDAL ANDAL, RKL RPL


No Dampak Metode Metode Metode Metode Metode Rona Bab Prakiraan Dampak Bab Evaluasi RKL RPL
Penting Pengumpulan Analisa Data Prakiraan Prakiraan Sifat Evaluasi Lingkungan Dampak
hipotetik Data Dampak penting Dampak
(DPH) (MAD) penting dampak (RL)
(MTD) (MED)
(MPDP) (MPSP)
Primer/ Standar Lab/ Perhitungan/ PP 27-> 7 Informasi Besaran Sifat Penting
Sekunder Kualitatif/ Matematis/ kriteria rona dari (B) (SP)
Kuantitatif modeling/ dampak dampak
Penilaian penting
Ahli/ literatur hipotetik
[Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik [Dapat [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik [Dipetik
Bab Ruang Bab Metode Bab Metode Bab Metode Bab Metode dari Bab dipetik dari Bab Prakiraan Bab Prakiraan Bab Prakiraan dari Bab dari Bab
Lingkup Studi Studi Dokumen Studi Studi Studi Metode Bab Rona Dampak Dampak Dampak Rencana Rencana
Dokumen KA KA sub bab 3.1. Dokumen KA Dokumen KA Dokumen KA Studi Lingkungan Dokumen Dokumen Dokumen Pengelolaa Pemantaua
sub bab 2.3. Metode sub bab 3.1. sub bab 3.2. sub bab 3.2. Dokumen Hidup ANDAL] ANDAL] ANDAL] n n
Pelingkupan] Pengumpulan Metode Metode Metode KA sub bab Dokumen Lingkungan Lingkungan
dan Analisis Pengumpula Prakiraan Prakiraan 3.3. ANDAL, jika Hidup Hidup
Data] n dan Dampak] Dampak] Metode ada] Dokumen Dokumen
Analisis Evaluasi RKL] RKL]
Data] Dampak]
MTD MAD MPSP MED
MAD MPDP MPDP SP
RL B

1 (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ...
(DPH)

Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note:
KA ANDAL ANDAL, RKL RPL

Dampak Metode Metode Metode Metode Metode Rona Bab Prakiraan Dampak Bab Evaluasi RKL
No RPL

penting Pengumpulan Analisa Data Prakiraan Prakiraan Evaluasi Lingkungan Dampak


hipotetik Data Dampak Sifat Dampak
penting penting
dampak
Primer/Sekun Standar Lab/ Perhitung Kepdal Informasi Besaran Sifat Penting
der Kualitatif/ an/ 056-> 7 rona dari
Kuantitatif Matematis kriteria dampak
/ dampak penting
modeling/ hipotetik
Penilaian
Ahli/
literatur
[Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik [Dipetik [Dipetik [Dapat [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik dari [Dipetik
[Dipetik dari Bab Rencana
Pemantauan Lingkungan
Hidup Dokumen RKL]

Bab Ruang Bab Metode Bab Metode dari Bab dari Bab dari Bab dipetik dari Bab Prakiraan Bab Prakiraan Bab Prakiraan dari Bab
Lingkup Studi Studi Metode Metode Metode Bab Rona Dampak Dampak Dampak Rencana
Studi Dokumen KA Dokumen KA Studi Studi Studi Lingkungan Dokumen Dokumen Dokumen Pengelola
Dokumen sub bab 3.1. sub bab 3.1. Dokumen Dokumen Dokumen Hidup ANDAL] ANDAL] ANDAL] an
KA sub bab Metode Metode KA sub KA sub KA sub Dokumen Lingkunga
2.3. Pengumpulan Pengumpulan bab 3.2. bab 3.2. bab 3.3. ANDAL, jika n Hidup
Pelingkupan dan Analisis dan Analisis Metode Metode Metode ada] Dokumen
] Data] Data] Prakiraan Prakiraan Evaluasi RKL]
Dampak] Dampak] Dampak]
1 (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ... (v) Hal ...

Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note: Note:
Uji Mutu Permasalahan
Kedalaman - Metode pengumpulan dan analisa data yang
digunakan untuk rona lingkungan sering tidak
sahih (tidak mengukur apa yang seharusnya
diukur)
- Metode prakiraan dampak kurang
mengambarkan fenomena yang akan terjadi
karena mengunakan asumsi-asumsi yang
tidak sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar
proyek yang dikaji
- Metode evaluasi dampak yang digunakan
tidak sahih karena mengunakan cara yang
salah (melebur nilai/satuan dari berbagai
komponen lingkungan yang berbeda ke dalam
satu nilai/unit satuan tertentu) contoh
ppm,ton/ha, Rp/bulan menjadi satuan dampak
yang sama (skor dampak 1,2,3)
Uji Permasalahan
Relevansi - Dampak penting yang dikelola (RKL) dan
yang dipantau (RPL) tidak relevan dengan
yang ditellaah dalam dokumen Andal

- Semua dampak penting dalam dokumen


Andal dikelola dan rumusan
pengelolaanya dimuat dalam dokumen
RKL

- Semua dampak penting dalam dokumen


Andal dipantau dan rumusan
pemantauannya dimuat dalam dokumen
RPL
10 Kriteria Kelayakan Lingkungan (1)
1. Rencana tata ruang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
2. Kebijakan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta
sumber daya alam (PPLH & PSDA) yang diatur dalam peraturan
perundang-undangan;
3. Kepentingan pertahanan keamanan;
4. Prakiraan secara cermat mengenai besaran dan sifat penting dampak
dari aspek biogeofisik kimia, sosial, ekonomi, budaya, tata ruang, dan
kesehatan masyarakat pada tahap prakonstruksi, konstruksi, operasi, dan
pasca operasi Usaha dan/atau Kegiatan;
5. Hasil evaluasi secara holistik terhadap seluruh dampak penting sebagai
sebuah kesatuan yang saling terkait dan saling mempengaruhi sehingga
diketahui perimbangan dampak penting yang bersifat positif dengan yang
bersifat negatif;
6. Kemampuan pemrakarsa dan/atau pihak terkait yang bertanggung
jawab dalam menanggulanggi dampak penting negatif yang akan
ditimbulkan dari Usaha dan/atau Kegiatan yang direncanakan dengan
pendekatan teknologi, sosial, dan kelembagaan;
10 Kriteria Kelayakan Lingkungan (2)
7. Rencana usaha dan/atau kegiatan tidak menganggu nilai-nilai
sosial atau pandangan masyarakat (emic view);
8. Rencana usaha dan/atau kegiatan tidak akan mempengaruhi
dan/atau mengganggu entitas ekologis yang merupakan:
entitas dan/atau spesies kunci (key species);
memiliki nilai penting secara ekologis (ecological importance);
memiliki nilai penting secara ekonomi (economic importance);
dan/atau
memiliki nilai penting secara ilmiah (scientific importance).
9. Rencana usaha dan/atau kegiatan tidak menimbulkan gangguan
terhadap usaha dan/atau kegiatan yang telah ada di sekitar
rencana lokasi usaha dan/atau kegiatan;
10. Tidak dilampauinya daya dukung dan daya tampung lingkungan
hidup dari lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan, dalam hal
terdapat perhitungan daya dukung dan daya tampung lingkungan
dimaksud; dan
Kriteria Kualitas Dokumen
Uji Apabila Dampak Penting di KA Andal dan Andal
Konsistensi RKL RPL tidak sama (tidak konsisten) maka
dokumen Amdal dinyatakan Tidak Baik

Uji Apabila Prakiraan Dampak tidak menghitung


Kedalaman besaran dampak berdasarkan metode pada KA
Andal dan hasil besaran dampak tersebut tidak
diacu untuk penentuan sifat penting maka dokumen
Amdal dinyatakan Tidak Baik

Uji Relevansi Apabila Evaluasi dampak tidak dilakukan secara


holistik dan RKL RPL tidak dilakukan untuk
meminimalkan dampak, maka dokumen Amdal
dinyatakan Tidak Baik

Apabila satu uji dinyatakan Tidak Baik maka dokumen Amdal tersebut
dinyatakan berkualitas Buruk, dan apabila lebih dari satu uji dinyatakan Tidak
Baik maka dokumen Amdal tersebut dinyatakan berkualitas Sangat Buruk
Panduan Penilaian Amdal Rinci (Panduan 05)

Dokumen AMDAL

Muatan rinci sesuai dengan Peraturan


KA MENLH No. 16 Tahun 2012

Muatan rinci sesuai dengan Peraturan


Andal MENLH No. 16 Tahun 2012

RKL-RPL Muatan rinci sesuai dengan Peraturan


MENLH No. 16 Tahun 2012