Anda di halaman 1dari 7

People Who Inject Drugs in Prison : HIV Prevalence, Pransmission and Prevention

Nublah Nur Amalina S.

JOURNAL READING Nur Fatia Rahmawati


Rahayu Mustafa

ILMU KESEHATAN JIWA PEMBIMBING:


dr. Adhi, Sp.KJ
PENDAHULUAN

Prevalensi HIV meningkat di penjara => PWID di penjara


Pada tahun 2011 > 10 juta orang di dunia ditahan di penjara
Narapidana perempuan biasanya minoritas (5-10%)
Prevalensi penggunaan narkoba pada narapidana perempuan jauh
lebih tinggi daripada laki-laki
Jenis narkoba yang digunakan lebih terbatas jumlahnya pada
narapidana perempuan
PENDAHULUAN

Dari tahun 1996 sampai 2006, populasi AS meningkat sebesar 13% dan
populasi yang dipenjara meningkat sebesar 33% namun proporsi
tahanan dengan masalah narkoba meningkat sebesar 43%
Selama 15 tahun terakhir tingkat pemenjaraan dunia telah meningkat
dari 136 per 100.000 menjadi 146 per 100.000 (Walmsley, 2014)
Penahanan pengguna narkoba yang sering dan berulang merupakan
alasan utama pertumbuhan prevalensi pengguna narkoba di penjara
PWID

10-48% narapidana laki-laki dan 30-60% narapidana perempuan telah menggunakan


obat-obatan terlarang sebelum memasuki penjara
Lebih dari 60% PWID memiliki riwayat pemenjaraan, dan dalam satu penelitian di
Australia, tiap PWID melaporkan rata-rata lima pemenjaraan
Di AS, lebih dari 50% narapidana yang kertergantungan obat memiliki riwayat penahanan
sebelumnya dibandingkan dengan 31% narapidana lainnya
Di Australia, 84% narapidana yang ketergantungan pada heroin dipenjara kembali dalam
waktu dua tahun setelah dibebaskan dibandingkan dengan 44% dari seluruh narapidana
Perilaku Berisiko di Penjara

Menurut penelitian di 15 negara Eropa, antara 2 dan 56% narapidana dilaporkan


menggunakan narkoba saat dipenjara
Sejarah penggunaan narkoba suntikan jauh lebih tinggi di antara narapidana
dibandingkan populasi umum
Penelitian dari Eropa menunjukkan bahwa 2-38% tahanan telah menggunakan narkoba
suntik (populasi umum hanya 0,3%)
Studi di Yunani menemukan bahwa 20-24% tahanan menggunakan narkoba suntik
dimana 83-92% alatnya dipakai bergantian (sharing alat)
Perilaku Berisiko di Penjara

Menurut penelitian di Rusia, 10% dari 1000 tahanan yang menggunakan narkoba suntik,
66% alatnya dipakai bersama
Penelitian di Thailand menunjukan bahwa 25% dari 689 narapidana menggunakan
narkoba suntik dan 78% memakai alat suntik bersama
Di Pakistan, 80% dari PWID telah dipenjara dimana 22-70% menggunakan narkoba suntik
di penjara dan 56% nya menggunakan alat suntik bersama
Nepal telah melaporkan bahwa 19% narapidana di lima penjara memiliki riwayat
penggunaan narkoba suntikan
Perilaku Berisiko di Penjara

Penelitian dari Inggris menyatakan bahwa tahanan yang + HIV jauh lebih mungkin sudah
terjerat narkoba suntik dibanding tahanan yah HIV -
Dengan sedikitnya jarum dan alat suntik yang beredar di penjara, sharing alat tidak bisa
dihindari
Sebuah penelitian terhadap 69 jarum suntik yang disita dari penjara, mengungkapkan
bahwa sebagian besar alat hanya dipotong beberapa sentimeter, bahkan beberapa
mengandung bercak darah yang terlihat dan terdeteksi virus hepatitis C