Anda di halaman 1dari 27

ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

Dita Amanda Deviani, M.KKK

dita2017
Definisi APD
• Alat pelindung diri adalah suatu alat yang dipakai untuk
melindungi diri atau tubuh terhadap bahaya-bahaya kecelakaan
kerja.
• Alat yang dirancang untuk melindungi pekerja dari resiko tempat
kerja berupa kecelakaan atau kerugian lain atau macam-macam
penyakit sebagai hasil kontak antara pekerja dan lingkungan
kerja seperti bahan kimia, radiasi, elektrik, mekanik, fisik dan
lain-lain.
• Alat Pelindung Diri selanjutnya disingkat APD adalah suatu alat
yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang
fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi
bahaya di tempat kerja (Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan
Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010).

dita2017
Tujuan Penggunaan APD

Untuk melindungi tenaga kerja dan juga merupakan


salah satu upaya mencegah terjadinya kecelakaan kerja
dan penyakit akibat kerja oleh bahaya potensial pada
suatu perusahaan yang tidak dapat dihilangkan atau
dikendalikan.

Efek jangka pendek  keselamatan kerja


APD
Efek jangka panjang  kesehatan kerja

dita2017
Manfaat Penggunaan APD
a. Meningkatkan keuntungan karena hasil produksi dapat
terjamin baik jumlah maupun mutunya.
b. Penghematan biaya pengobatan serta pemeliharaan
kesehatan para tenaga kerja.
c. Menghindari terbuangnya jam kerja akibat absenteisme
tenaga kerja sehingga dapat tercapai produktivitas yang
tinggi dengan efisiensi yang optimal.
d. Menghindari diri dari resiko pekerjaan seperti kecelakaan
kerja dan penyakit akibat kerja.
e. Memberikan perbaikan kesejahteraan pada tenaga kerja
sebagai akibat adanya keuntungan perusahaan.

dita2017
Peraturan Perundang-Undangan
1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan
Kerja.
2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik
Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat
Pelindung Diri.
3. Pasal 4 ayat 3 Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi No.1/MEN/1991 tentang Kewajiban
Melaporkan Penyakit Akibat Kerja.

dita2017
Syarat-Syarat APD
1. Harus dapat memberikan perlindungan yang adekuat terhadap bahaya
yang spesifik atau bahaya-bahaya yang dihadapi oleh tenaga kerja.
2. Berat alat hendaknya seringan mungkin dan alat tersebut tidak
menyebabkan rasa ketidaknyamanan yang berlebihan.
3. Harus dapat dipakai secara fleksibel.
4. Bentuknya harus cukup menarik.
5. Tahan untuk pemakaian yang lama.
6. Tidak menimbulkan bahaya-bahaya tambahan bagi pemakainya, yang
dikarenakan bentuk dan bahayanya tidak tepat atau karena salah dalam
penggunaannya.
7. Harus memenuhi standard yang telah ada.
8. Tidak membatasi gerakan dan persepsi sensoris pemakainya.
9. Suku cadangnya harus mudah didapat guna mempermudah
pemeliharaannya.

dita2017
Karakteristik APD

1. Alat Pelindung Diri mempunyai keterbatasan yang


umum yaitu tidak dapat menghilangkan bahaya
pada sumbernya.
2. Apabila alat pelindung diri tidak berfungsi dan
kelemahannya tidak diketahui, maka risiko bahaya
yang timbul dapat menjadi lebih besar.
3. Saat digunakan, alat pelindung diri harus sudah
dipilih dengan tepat dan harus selalu dimonitor.
4. Pekerja yang menggunakannya harus sudah terlatih.

dita2017
Jenis-jenis APD

• Pelindung Kepala
• Pelindung Mata dan
Muka
• Pelindung Telinga
• Pelindung
Pernapasan
• Pelindung Tangan
• Pelindung Kaki

dita2017
PELINDUNG KEPALA

Alat pelindung kepala adalah alat pelindung yang berfungsi


untuk melindungi kepala dari:
 Benturan
 Terantuk
 Kejatuhan atau terpukul benda tajam atau benda keras yg
melayang atau meluncur di udara
Terpapar oleh radiasi panas, api, percikan bahan-bahan kimia,
jasad renik dan suhu yg ekstrim

dita2017
PELINDUNG KEPALA
1. Hard hat kelas A dirancang untuk melindungi kepala dari
benda yang jatuh dan melindungi dari arus listrik sampai
2.200 volt
2. Hard hat kelas B dirancang untuk melindungi kepala dari
benda yang jatuh dan melindungi dari arus listrik sampai
20.000 volt
3. Hard hat kelas C melindungi kepala dari benda yang jatuh,
tetapi tidak melindungi dari kejutan listrik dan tidak
melindungi dari bahan korosif
4. Bump cap untuk melindungi kepala dari tabrakan dengan
benda yang menonjol.

dita2017
Hard Hat Bump Cap

dita2017
PELINDUNG MATA DAN MUKA

Alat pelindung mata dan muka adalah alat pelindung yang


berfungsi untuk melindungi mata dan muka dari:
 Paparan bahan kimia berbahaya
 Paparan partikel-partikel yg melayang di udara
 Percikan benda-benda kecil
 Panas atau uap panas
 Pancaran cahaya
 Benturan atau pukulan benda keras atau benda tajam

dita2017
Safety glasses

Safety goggles

dita2017
Face shield

Welding helmets

dita2017
PELINDUNG TELINGA

Alat pelindung telinga adalah alat pelindung yang


berfungsi untuk melindungi alat pendengaran terhadap
kebisingan atau tekanan (Peraturan Menteri Tenaga
Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor
PER.08/MEN/VII/2010)

dita2017
EAR PLUG :
1. Daya lindung 25-30 dB
2. Terbuat dari bahan karet,
plastik keras dll

EAR MUFF :
1. Daya lindung 25-30 dB dan
35-45 dB
2. Penggunaan bs
dikombinasikan dg ear plug

dita2017
PELINDUNG PERNAFASAN

Alat pelindung pernapasan beserta perlengkapannya


adalah alat pelindung yang berfungsi untuk melindungi
organ pernapasan dengan cara menyalurkan udara
bersih dan sehat dan/atau menyaring cemaran bahan
kimia, mikro-organisme, partikel yang berupa debu,
kabut (aerosol), uap, asap, gas/ fume, dan sebagainya
(Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010)

dita2017
Gas mask
Respirator anti
partikel (debu/serat)

Full facepiece pada


SAR

Respirator dg cartridge kimia

Self Contained Breathing


Apparatus (SCBA)

dita2017
PERLINDUNGAN TANGAN

Pelindung tangan (sarung tangan) adalah alat pelindung


yang berfungsi untuk melindungi tangan dan jari-jari
tangan dari pajanan api, suhu panas, suhu dingin,
radiasi elektromagnetik, radiasi mengion, arus listrik,
bahan kimia, benturan, pukulan dan tergores, terinfeksi
zat patogen (virus, bakteri) dan jasad renik (Peraturan
Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik
Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010)

dita2017
PERLINDUNGAN KAKI

Alat pelindung kaki berfungsi untuk melindungi kaki


dari tertimpa atau berbenturan dengan benda-benda
berat, tertusuk benda tajam, terkena cairan panas atau
dingin, uap panas, terpajan suhu yang ekstrim, terkena
bahan kimia berbahaya dan jasad renik, tergelincir.
(Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010)

dita2017
1. Sepatu lateks/karet tahan bahan kimia dan
memberikan daya tarik ekstra pada permukaan licin
2. Sepatu butyl yang melindungi kaki terhadap keton,
aldehyde, alkohol, asam, garam dan basa
3. Sepatu vinyl tahan terhadap pelarut, asam, basa,
garam, air, pelumas dan darah
4. Sepatu nitrile tahan terhadap lemak hewan, oli dan
bahan kimia

dita2017
Sepatu yang digunakan disesuaikan dengan jenis
risikonya:
1. Pada industri ringan/tempat kerja biasa
2. Sepatu pelindung (safety shoes) atau sepatu boot
3. Untuk mencegah tergelincir, digunakan sol anti slip
luar dari karet alam atau sintetis dengan
permukaannya kasar
4. Untuk mencegah tusukan pada telapak kaki dari
benda-benda runcing, sol dilapisi dengan logam

dita2017
Pekerja harus memperoleh:
1. Informasi tentang bahaya yang dihadapi di area kerjanya
2. Informasi tentang pemilihan dan penggunaan APD yang benar
3. Pelatihan cara menggunakan, memelihara dan menyimpan
APD dg benar
4. Instruksi agar melaporkan setiap kecacatan atau kerusakan
APD

dita2017
Manajemen APD
1. Identifikasi Kebutuhan dan Syarat APD
2. Pemilihan APD Yang Sesuai Dengan Jenis Bahaya dan
Kebutuhan Pekerja.
3. Pelatihan
4. Penggunaan, Perawatan dan Penyimpanan  Gudang APD
5. Penatalaksanaan Pembuangan atau Pemusnahan
6. Pembinaan  SOP
7. Inspeksi
8. Evaluasi dan Pelaporan

dita2017
Setelah APD Dipakai, apakah?

• APD yg dipakai sesuai standar?


• APD memberikan perlindungan?
• APD sesuai dg tugas yg dikerjakan?
• APD nyaman dipakai terus menerus?
dita2017