Anda di halaman 1dari 28

MATA TENANG VISUS TURUN PERLAHAN

KEPANITERAAN KLINIK
DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA
RSUP PERSAHABATAN
2 Januari 2018 – 2 Februari 2018
CASE
Perempuan, 60 thn

KU : Mata kanan tambah kabur sejak 3 bulan SMRS

RPD
RPS
• HT (-)
• Mata kiri tidak melihat sejak 2 th yll
• DM (-)
• Sakit kepala

HIPOTESIS
1. Katarak
2. Glaukoma kronik
3. AMD
Hipotesis Mata Merah

Bola Mata Palpebra

Blefaritis
Dilatasi PD atau Pecah PD
kongesti PD
Perdarahan
subkonjungtiva
Injeksi Konjungtiva Injeksi siliaris, injeksi episklera

Visus normal, (-) fotofobia Visus menurun, (+) fotofobia

Kelainan kornea :
(+) sekret (-) sekret 1. Keratitis
2. Ulkus kornea
Konjuntivitis akut : 1. Pterigium Kelanan uvea
1. Bakteri 2. Pinguekula 1. Uveitis
2. Virus 3. Episkleritis 2. Iritis
3. Jamur - Skleritis Glaukoma
4. Alergi
PEMERIKSAAN FISIK
• Tidak tampak sakit
• Tekanan Darah : 125/70 mmHg
• Nadi : 72 x/menit
• TB : 162 cm
• BB : 50 Kg
Status oftalmologi
Pemeriksaan OD OS
Visus 6/6 6/6
Silia/ Supersilia Madarosis (-), Trikiasis (-) Madarosis (-), Trikiasis (-)
Palpebra Superior Edema (+) Edema (-)
Palpebra Inferior Edema (+) Edema (-)
Margo Palpebra Hordeolum (-), Kalazion (-) Hordeolum (-), Kalazion (-)
Konjungtiva tarsal S/I Papil (+) Papil (-)
Konjungtiva Forniks Khemosis (-) Khemosis (-)
Konjungtiva bulbi Kemerahan difus (+) Hiperemis (-)
Sekret mukopurulen (+) Sekret (-)
Sklera Putih Putih
Kornea Bening Bening

Dari hasil pemeriksaan oftalmologi didapatkan :


• Tidak ada gangguan visus pd pasien
• Tampak tanda tanda gejala klinis konjungtvivitis :
• Terlihat beberapa papil pd konj tarsalis superior
• Eksudat mukopurulen
• Edema palpebra
• Injeksi konjungtiva
Pemeriksaan OD OS

COA Cukup dalam Cukup dalam

Iris Rugae (+), Coklat Rugae, Coklat

Pupil Bulat, diameter 3 mm, Bulat, diameter 3 mm,


Refleks (+) Refleks (+)

Lensa Bening Bening

Korpus Vitreum Bening Bening

Fundus Normal Normal

Tekanan Bulbus oculi Normal Normal

Gerakan Bulbus oculi Bebas ke segala arah Bebas ke segala arah


ONSET : 3 HARI  AKUT ANAMNESIS
(JIKA > 4 MINGGU  KRONIK)

GEJALA KLINIS :
PEMERIKSAAN - Visus normal
- Mata merah FISIK - Konjungtiva tarsal S/I :
- Penglihatan baik - papil (+)  bakteri,
- Mata agak sepet alergi
- sekret berwarna putih STATUS - folikel (-) perlemah
dd konj viral, klamidia,
(bakteri, alergi) OFTALMOLOGI alergi
- Kelopak mata bengkak - Konjungtiva bulbi :
(curiga blefaritis) - injeksi konjungtiva (+),
RENCANA - sekret mukopurulen (+)
 perkuat dd konj
PEMERIKSAAN bakteri
PENUNJANG  memperlemah dd
konj virus dan alergi

Kultur sekret
DIAGNOSIS KERJA
• BLEFARITIS
BAKTERIAL AKUT OD
• KONJUNGTIVITIS

RENCANA TATALAKSANA
R/ Kloramfenikol 0,5% No. I
S 4 dd gtt II
Rencana edukasi
• Kompres mata dengan air hangat
• Cuci bulu mata atau irigasi mata dengan topikal saline
membersihkan sekret mukopurulen/purulen
• Jaga higiene mata
prognosis
Quo ad vitam : bonam
Quo ad functionam : bonam
Quo ad sanationam : bonam
Blefaritis
• Inflamasi kelopak mata di sekitar bulu mata

Blefaritis

Anterior posterior

Infeksi
Blefaritis Tidak berfungsinya
Staphylococcus
seboroik kelenjar Meibom
aureus
Blefaritis anterior
Blefaritis posterior
GEJALA DAN TANDA TATA LAKSANA

• Gatal pada tepi palpebra • Lid hygiene - with 25%


• Rasa terbakar baby shampoo
• Iritasi terutama pagi hari • Tear substitutes - for
hingga mata berair dan associated tear film
lelah instability
• Mata merah • Systemic tetracyclines -
• Pada ujung palpebra atas for severe posterior
atau bawah dekat bulu blepharitis
mata dapat ditemukan • Warm compresses - to
krusta yang melt solidified sebum in
menggantung posterior blepharitis
KONJUNGTIVITIS
• Mata merah
• Sensasi seperti adanya benda asing  edema/papil
• Rasa gatal atau terbakar
• Fotofobia
• Kelopak mata sering menempel pada pagi hari karena peningkatan sekret mata
• Pseudoptosis
KLASIFIKASI KONJUNGTIVITIS
Gejala dan Tanda BAKTERI VIRUS ALERGI CHLAMYDIAL
Mata merah ++ + + +
Kongesti +++ ++ +/++ ++
Kemosis ++ +/- ++ -
Perdarahan +/- +/- +/- -
subkonjungtiva
Sekret P/MP Cair Cair MP
Papil +/- - ++ +/-
Folikel - + + ++
Pseudomembran +/- +/- - -
Pannus - - Kec vernal -
Nodul kel limf + ++ - +/-
preaurikular
Keratitis berulang +/- +/- - +
Demam +/- +/- - -
KONJUNGTIVITIS BAKTERIAL
Signs

Crusted eyelids and conjunctival Subacute onset of mucopurulent


injection discharge

Treatment - broad-spectrum topical antibiotics


KONJUNGTIVITIS VIRAL

Usually bilateral, acute watery Subconjunctival haemorrhages and


discharge and follicles pseudomembranes if severe

Treatment - symptomatic
KONJUNGTIVITIS CHLAMYDIAL
• Infection with Chlamydia trachomatis serotypes D to K
• Concomitant genital infection is common

Subacute, mucopurulent follicular Variable peripheral keratitis


conjunctivitis

Treatment - topical tetracycline and oral tetracycline


or erythromycin
KONJUNGTIVITIS ALERGI
Diffuse papillary hypertrophy, most marked on superior tarsus

Formation of cobblestone papillae Rupture of septae - giant papillae

Treatment • Topical mast cell stabilizers • Topical steroids


PINGUEKULA
• Merah lokal di fisura
palpebra
• Tonjolan kekuningan
• Akibat iritasi (angin,debu,
sinar matahari berlebihan)
• Th/ Antibiotik topikal
• Hindari iritan
PTERYGIUM

• Pertumbuhan fibrovaskular konj


bersifat degeneratif & invasif
• Bentuk segitiga, puncak ke arah
kornea
• Merah lokal pd celah kelopak
nasal/temporal
• Iritasi lama ( angin,debu,sinar
matahari, udara panas)
PTERYGIUM
STADIUM
Kepala jaringan pterigium
(puncak segitiga) terletak di :
1. Limbus
2. Antara limbus & pertengahan
jarak limbus ke tepi pupil
3. Antara pertengahan jarak limbus
ke tepi pupil
4. Telah melewati tepi pupil
PTERYGIUM

• TATA LAKSANA
• Stad 1& 2 usia < 40 konservatif dgn tts
Steroid/NSAID topikal jika meradang
• Stad 3-4 lakukan bedah Pterigoplasty dgn/tanpa
transplantasi
Perbedaan Injeksi Konjungtiva Injeksi Siliar
Asal a. Konjungtiva posterior a. Siliar anterior
Memperdarahi Konjungtiva bulbi Kornea segmen anterior
Warna Merah Ungu
Arah aliran/lebar Ke perifer (limbus) Ke sentral (kornea)
Konjungtiva digerakkan Ikut bergerak Tidak ikut bergerak
Dengan epinefrin 1 : 1000 Menciut Tidak menciut
Fotofobia (+) (-)
Penglihatan normal menurun
Sekret (+) (-)
Refleks pupil Pupil ukuran normal Pupil irregular kecil (iritis)
dengan reaksi normal dan lebar (glaukoma)
Penyakit Konjungtiva Kornea, Iris, Glaukoma
Gambar
Episkleritis

• Inflamasi lapisan
superfisial sklera
• Jarang terjadi
Skleritis

• Berhubungan dengan
penyakit kolagen-vaskular
• Sklera yang terkena
membengkak
• Nyeri mata berat
Perdarahan subkonjungtiva
TERIMA KASIH