Anda di halaman 1dari 51

KONSEP PEMBANGUNAN KESEHATAN

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 1


TUJUAN PEMBANGUNAN KESEHATAN
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran,
kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi
bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan
ekonomis. (Pasal 2 UU 36/2009)

Pasal 46 : Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang Pasal 47 : Upaya kesehatan diselenggarakan dalam bentuk
setinggi-tingginya bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kegiatan dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan
kesehatan yang terpadu dan menyeluruh dalam bentuk rehabilitatif yang dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh,
upaya kesehatan perseorangan dan upaya kesehatan dan berkesinambungan.
masyarakat

SUMBERDAYA KESEHATAN
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 2
VISI DAN MISI PRESIDEN
3 DIMENSI PEMBANGUNAN: PEMBANGUNAN MANUSIA, SEKTOR

TRISAKTI:
Mandiri di bidang ekonomi; Berdaulat di bidang politik; Berkepribadian dlm budaya
UNGGULAN, PEMERATAAN DAN KEWILAYAHAN

NORMA PEMBANGUNAN KABINET KERJA


9 AGENDA PRIORITAS (NAWA CITA)
Agenda ke 5: Meningkatkan kualitas Hidup Manusia Indonesia

PROGRAM INDONESIA KERJA


PROGRAM INDONESIA PINTAR PROGRAM INDONESIA SEHAT PROGRAM INDONESIA SEJAHTERA

RENSTRA
2015-2019
PARADIGMA SEHAT PENGUATAN YANKES JKN

D
T
PENDKATAN KELUARGA
P
SEHAT
K 3
SISTEM KESEHATAN NASIONAL SEBAGAI
LANDASAN PIKIR RPJMN 2015-2019 (Perpres 72/2012 – SKN)

MANAJEMEN KESEHATAN

BAYI -
IBU HAMIL
BALITA
SDM K

FARMASI, ALKES DAN


MAKANAN •DERAJAT KESEHATAN
UPAYA •PERLINDUNGAN
PASANGAN KESEHATAN FINANSIAL
LITBANG ANAK USIA
USIA •YANKES YANG
SEKOLAH
SUBUR RESPONSIVENESS
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
REMAJA

PEMBIAYAAN KESEHATAN
(TERMASUK JKN)

4
PETA STRATEGI KEMENKES 2015 - 2019

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 5


PENDEKATAN
Meningkatkan AKSES PELAYANAN KESEHATAN YANG BERMUTU bagi setiap orang pada
SETIAP TAHAPAN KEHIDUPAN dengan pendekatan SATU KESATUAN PELAYANAN
(continuum of care) melalui intervensi komprehensif (promotif, preventif, kuratif dan
rehabilitatif) secara paripurna

FOKUS FOKUS FOKUS

KELOMPOK SASARAN DAERAH PENDEKATAN


1. IBU HAMIL 1. POPULASI TINGGI 1. PENGINTEGRATIF bentuk
2. BAYI 2. TERPENCIL kegiatan PROMOTIF,
3. BALITA 3. PERBATASAN PREVENTIF, KURATIF &
REHABILITATIF pada
4. ANAK USIA SEKOLAH 4. KEPULAUAN
KELUARGA, KELOMPOK
5. REMAJA PUTRI MASYARAKAT berbasis
6. PEKERJA WANITA wilayah atau komunitas
7. PUS DESA/KELURAHAN 2. KEMITRAAN antar pelaku
8. LANSIA KABUPATEN/KOTA sesuai STRATA KEWENANGAN
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 6
PROVINSI
INTERVENSI KEGIATAN
• Pemantauan Tumbuh
kembang (Posyandu-
•Revitalisasi UKS PAUD terintegrasi)
•Imunisasi Anak Sekolah •PMT Balita
•Buku Rapor Kesehatanku •MP ASI
•School Feeding
•PMT AS
Anak usia sekolah •MTBS
Remaja Balita
•MTBM
PENDEKATAN SIKLUS HIDUP
•PKPR •ASI Eksklusif
•Pendidikan •PMBA
Gizi Seimbang •Imunisasi dasar lengkap
•TTD untuk
Remaja Putri Dewasa muda Bayi (dan ibu
Bersalin dan bayi baru menyusui) •Rumah Tunggu Kelahiran
•Inisiasi Menyusui Dini
lahir
Hamil dan Janin •Pelayanan Nifas
•PMT Bumil KEK •KB Pasca Salin (MKJP),
• TTD untuk catin •TTD Bumil •Audit Maternal Perinatal
•GP2SP (Konseling Gizi dan Pemberian TTD •ANC terpadu •Supervisi Fasilitatif
pada pekerja perempuan) •Buku KIA •Pelayanan Neonatal Esensial
•Kespro catin •P4K 1000 HARI PERTAMA
•Kelas Ibu KEHIDUPAN
•Kemitraan Bidan Dukun

Pemberdayaan Masyarakat Peran NGO, OP, Pendidikan dll


Kebijakan berwawasan kes Peningkatan Pengetahuan  Perilaku sehat
 UKBM “Kemitraan”

STRATEGI PROMOSI
ANUNG KESEHATAN
utk RAKONTEK GIKIA 2015 7
Mengutamakan Promotif - Preventif
MENTERI KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA

GENERASI SEHAT,
PRODUKTIF

SEHAT (70%)

Promosi kesehatan dan


X Mengeluh Sakit (30%)
Selfcare (42%) Yankes (58%)

pemberdayaan masyarakat
Selfcare Sarana
rasional kesehatan

• Perilaku sehat : pola makan, dll  peningkatan kes dan pencegahan penyakit Kualitas
• Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyakat (Posyandu, Kelas ibu, dll) yankes

8
Sumber: Susenas 2010
KEGIATAN UNGGULAN DALAM PENURUNAN
AKI DAN AKB 2015 – 2019
REVITALISASI UKS
Penguatan Kelembagaan TP UKS
Pemberian PMT AS REVITALISASI POS YANDU
Penggunaan Rapor Kesehatan Penguatan Kelembagaan POKJANAL
Penguatan SDM Puskesmas Transformasi Buku KIA – KMS
PENUNDAAN USIA PERKAWINAN PHBS, tatanan sekolah Penguatan Kader Pos Yandu
Penambahan Puskesmas PKPR PMT Balita
Pemberian TTD
Pendidikan Kespro di Sekolah
JAMINAN MUTU KN LENGKAP
KONSELING ASI EKSKLUSIF
PELAYANAN KB PASCA
KONSELING PRA NIKAH PERSALINAN
GP2SP – wanita perkerja Pemberian MP ASI
Pemberian Imunisasi dan TTD
Konseling KB Pra marital STBM, PKAM, YANKESLING
Konseling Gizi Seimbang PUSKESMAS, PENYEHATAN
SENTRA JAJANAN
MAKANAN, PENGELOLAAN
JAMINAN MUTU ANC TERPADU LIMBAH MEDIS FASYANKES,
KAMPANYE/ILM, PHBS DAN RUMAH TUNGGU KELAHIRAN PEMBINAAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERSALINAN DI FASKES KABUPATEN/KOTA SEHAT,
Konseling
ANUNG IMDGIKIA
utk RAKONTEK & KB2015
Pasca Persalinan 9
Penyediaan Buku KIA
KEGIATAN UNGGULAN PROGRAM GIZI 2015 – 2019
PERBAIKAN GIZI PADA 1000 HPK
PEMBERIAN PMT – AS PMT Ibu Hamil KEK
Promosi Gizi Seimbang Pemberian TTD untuk Ibu Hamil
Pendidikan PHBS Promosi dan Konseling IMD
Promosi dan Konseling ASI
Eksklusif
PERBAIKAN GIZI
Pemantauan Pertumbuhan
REMAJA PUTERI
Pemberian Makanan Bayi dan Anak
dan CATIN
Tata Laksana Gizi Buruk
Penundaan Usia
Pemberian Vitamin A
Perkawinan
Pemberian Taburia
Pemberian TTD
Suplementasi
Kampanye Gizi
Seimbang
STBM,PKAM, YANKESLING
PUSKESMAS, PENYEHATAN
SENTRA JAJANAN
MAKANAN, PENGELOLAAN
LIMBAH MEDIS FASYANKES,
KAMPANYE/ILM, PHBS DAN PEMBINAAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KABUPATEN/KOTA SEHAT,
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 10
KEGIATAN DUKUNGAN TEKNIS DAN MANAJEMEN LAINNYA

PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN MANAJEMEN


DINAS KESEHATAN DAN PUSKESMAS
ADVOKASI DAN PENGUATAN MEKANISME PEMBINAAN

PENGUATAN KERJSAMA ORGANISASI PROFESI DAN


WILAYAH SERTA SUPERVISI TERPADU

LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT


PENGUATAN KERJASAMA LEMBAGA PENDIDIKAN NAKES DENGAN KEMKES DAN DINKES

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 11


HEALTH PROMOTION

REGULATORY

TEKNIK – METODE
ORGANI
POLICY
ZATIONAL

HEALTH
EDUCATION

POLITIC
SOCIAL
PENGGUNAAN MEDIA

ECONOMIC

HEALTH PROMOTION
ANUNG-FKM tahun 2015 12
HEALTH PROMOTION

COMMUNITY COMMUNITY
DEVELOPMENT REGULATORY PARTICIPATION
TEKNIK – METODE
FOLLOWER/PASSENGER

FOLLOWER/PASSENGER
ORGANI
POLICY SOCIAL SUPPORT ZATIONAL
LEADER /DRIVER

LEADER /DRIVER
HEALTH
ADVOKASI
EDUCATION

POLITIC EMPOWERMENT
SOCIAL
PENGGUNAAN MEDIA
ORGANIZATIONAL
ORGANIZATIONAL
DEVELOPMENT ECONOMIC
BEHAVIOR

HEALTH PROMOTION
ANUNG-FKM tahun 2015 13
HEALTH PROMOTION
• HEALTH EDUCATION : any combination of learning experiences
designed to facilitate voluntary actions conductive health.
• HEALTH PROMOTION : any combination of health education
and related organizational, political and economic
interventions designed to facilitate behavioral and
environmental adaptation that will improve or protect health

ANUNG-FKM tahun 2015 14


STRUKTUR ORGANISASI

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 15


DASAR PEMIKIRAN STRUKTUR ORGANISASI
KESEHATAN IBU-ANAK-GIZI-KESLING-PROMKES-KESJOR
(UU 36/2009)
Pasal 126 : Upaya kesehatan ibu harus ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga
mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas serta mengurangi angka kematian
ibu.

Pasal 131 : Upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak harus ditujukan untuk
mempersiapkan generasi yang akan datang yang sehat, cerdas, dan berkualitas serta untuk Upaya
menurunkan angka kematian bayi dan anak kesehatan
meliputi upaya
Pasal 141 : Upaya perbaikan gizi masyarakat ditujukan untuk peningkatan mutu gizi promotif,
Perseorangan dan masyarakat. preventif,
Pasal 143 : Pemerintah bertanggung jawab meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kuratif dan
masyarakat akan pentingnya gizi dan pengaruhnya terhadap peningkatan status gizi. rehabilitative
Pasal 162 :Upaya kesehatan lingkungan ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan
yang sehat, baik fisik, kimia, biologi, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang
mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Pasal 164 :Upaya kesehatan kerja ditujukan untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan
terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk
ANUNG utk yang
RAKONTEK GIKIAdiakibatkan
2015 oleh pekerjaan. 16
STRUKTUR ORGANISASI
( Perpres No 35/2015)
• DITJEN BINA GIZI DAN KIA • DITJEN KESEHATAN MASYARAKAT
1. DIREKTORAT KES IBU 1. DIREKTORAT KES KELUARGA
2. DIREKTORAT KES ANAK 2. DIREKTORAT GIZI MASYARAKAT
3. DIREKTORAT GIZI 3. DIREKTORAT KES KERJA DAN OLAHRAGA
4. DIREKTORAT KES KERJA DAN OLAHRAGA 4. DIREKTORAT KES LINGKUNGAN
5. DIREKTORAT KES TRADISIONAL , 5. DIREKTORAT PROMOSI KES DAN
ALTERNATIF DAN KOMPLEMENTER PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
6. SEKRETARIAT DITJEN 6. SEKRETARIAT DITJEN

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 17


INDIKATOR PROGRAM KESEHATAN
MASYARAKAT TAHUN 2015-2019

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 18


KESEHATAN KELUARGA
TARGET
INDIKATOR
2015 2016 2017 2018 2019
1 Persentase kunjungan neonatal pertama (KN1) 75% 78% 81% 85% 90%
2 Persentase Puskesmas yang melaksanakan penjaringan 50% 55% 60% 65% 70%
kesehatan untuk peserta didik kelas I
3 Persentase Puskesmas yang melaksanakan penjaringan 30% 40% 50% 55% 60%
kesehatan untuk peserta didik kelas VII, dan X

4 Persentase Puskesmas yang menyelenggarakan kegiatan 25% 30% 35% 40% 45%
kesehatan remaja
5Persentase Puskesmas yang melaksanakan kelas ibu hamil 78% 81% 84% 87% 90%

6 Persentase Puskesmas yang melakukan orientasi program 77% 83% 88% 95% 100%
perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K)

7 Persentase Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal 72% 74% 76% 78% 80%
minimal 4 kali (K4)
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 19
KESEHATAN LINGKUNGAN
TARGET
INDIKATOR
2015 2016 2017 2018 2019
1 Jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan STBM 25000 30000 35000 40000 45000

2 Persentase sarana air minum yang dilakukan 30% 35% 40% 45% 50%
pengawasan
3 Persentase tempat umum yang memenuhi syarat 50% 52% 54% 56% 58%
kesehatan

4 Persentase RS yang melakukan pengelolaan limbah 10% 15% 21% 28% 36%
medis sesuai standar

5 Persentase tempat pengelolaan makanan (TPM) yang 8% 14% 20% 26% 32%
memenuhi syarat kesehatan
6 Jumlah Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan 346 356 366 376 386
tatanan kawasan sehat
7Persentase Kab/Kota yg memenuhi kualitas kesehatan 20% 25% 30% 35% 40%
lingkungan
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 20
KESEHATAN KERJA DAN OLAH RAGA

TARGET
INDIKATOR
2015 2016 2017 2018 2019
1 Persentase Puskesmas yang menyelenggarakan 40% 50% 60% 70% 80%
kesehatan kerja dasar

2 Jumlah pos UKK yang terbentuk di daerah PPI / TPI 230 355 480 605 730

3 Persentase Fasilitas pemeriksaan kesehatan TKI 100% 100% 100% 100% 100%
yang memenuhi standar
4 Persentase Puskesmas yang melaksanakan kegiatan 20% 30% 40% 50% 60%
kesehatan olahraga pada kelompok masyarakat di
wilayah kerjanya

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 21


GIZI MASYARAKAT
TARGET
INDIKATOR
2015 2016 2017 2018 2019
1 Persentase ibu hamil KEK yang mendapat makanan 13% 50% 65% 80% 95%
tambahan
2 Persentase ibu hamil yang mendapat Tablet 82% 85% 90% 95% 98%
Tambah Darah (TTD)
3 Persentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang 39% 42% 44% 47% 50%
mendapat ASI Eks.
4 Persentase bayi baru lahir mendapat Inisiasi 38% 41% 44% 47% 50%
Menyusui Dini (IMD)
5 Persentase balita kurus yang mendapat makanan 70% 75% 80% 85% 90%
tambahan
6 Persentase remaja putri yang mendapat Tablet 10% 15% 20% 25% 30%
Tambah Darah (TTD)

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 22


PROMKES DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
TARGET
INDIKATOR
2015 2016 2017 2018 2019
1 Jumlah kebijakan publik yang berwawasan kesehatan 3 3 3 3 3

2Persentase Kab/kota yang memiliki kebijakan PHBS 40% 50% 60% 70% 80%

3 % desa yang memanfaatkan dana desa minimal 10 10% 20% 30% 40% 50%
persen untuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya
Masyarakat (UKBM)
4 Jumlah dunia usaha yang memanfaatkan CSR-nya untuk 4 8 12 16 20
program kesehatan
5Jumlah organisasi kemasyarakatan yang memanfaatkan 3 6 9 12 15
sumber dayanya untuk mendukung kesehatan

6 Jumlah Tema pesan dalam komunikasi, informasi dan 10 10 10 10 10


edukasi kepada masyarakat

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 23


DUKUNGAN MANAJEMEN DAN PELAKSANAAN TUGAS
TEKNIS LAINNYA
TARGET
INDIKATOR
2015 2016 2017 2018 2019
1 Persentase Realisasi kegiatan dukungan 90% 91% 92% 93% 94%
manajemen dan pelaksanaan tugas teknis
lainnya Program Kesehatan Masyarakat

2 Jumlah Puskesmas yang mendapatkan BOK 9.719 9.865 10.013 10.163 10.315

3 Jumlah Puskesmas yang mempublikasikan 7.289 7.399 7.510 7.622 7.737


laporan pemanfaatan BOK di papan
pengumuman Puskesmas atau kantor camat

Ket : BOK mulai tahun 2016 diusulkan tidak menjadi indikator


ANUNG utk RAKONTEK GIKIAkarena
2015 dialihkan ke DAK 24
MDGS KE SDGS

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 25


LESSON LEARNT MDGs

PENTINGNYA SDGs:
5P : PEOPLE, PLANET, PEACE, PROSPERITY AND PARTNERSHIP

a. Meningkatnya kesadaran isu kesehatan


global
b. Meningkatnya anggaran kesehatan global
c. Terarahnya pembangunan kesehatan
secara global
d. Muncul instrumen monev dengan tenggat
waktu yang jelas ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 26
RINGKASAN PENCAPAIAN MDGs 2013

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 27


ASPEK FUNDAMENTAL DARI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS

5 Fundamental
17 sasaran SDGs
Dari Sustainable Development

People

Peace Planet

FUNDAMENTALS

Partnership Prosperity

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 28


3 DIMENSI SASARAN GLOBAL
• Terdiri dari 17 Goals terbagi
menjadi 169 Target dan ± 300
indikator (sesuai kebutuhan
LINGKUNGAN
masing-masing negara dan masih
planet dalam proses pembahasan)
EKONOMI
• Indikator akan ditetapkan pada
peace
Maret 2016
SOSIAL prosperity
partnership • Merupakan kelanjutan dari apa
yang sudah dibangun pada
people
MDGs

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 29


17 SASARAN SDGs
AGENDA 2030/ #GlobalGoals

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 30


17 SASARAN SDGs
AGENDA 2030/ #GlobalGoals
Mengakhiri segala bentuk kemiskinan di manapun [7 target]

Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi, serta mendorong
pertanian yang berkelanjutan [8 target]

Menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia
[13 target]

Menjamin pendidikan yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong kesempatan belajar
seumur hidup bagi semua orang [10 target]

Menjamin kesetaraan gender serta memberdayakan seluruh wanita dan perempuan [9 target]

Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang
[8 target]
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 31
17 SASARAN SDGs
AGENDA 2030/ #GlobalGoals
Menjamin akses energi yang terjangkau, terjamin, berkelanjutan dan modern bagi semua orang
[5 target]

Mendorong pertumbuhan ekonomi yang terus-menerus, inklusif, dan berkelanjutan, serta kesempatan kerja penuh
dan produktif dan pekerjaan yang layak bagi semua orang [11 target]

Membangun infrastruktur yang berketahanan, mendorong industrialisasi yang inklusif dan


berkelanjutan serta membina inovasi [8 target]

Mengurangi kesenjangan di dalam dan antar negara [10 target]

Menjadikan kota dan pemukiman manusia inklusif, aman, berketahanan dan berkelanjutan [10
target]

Menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan [11 target]

32
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015
17 SASARAN SDGs
AGENDA 2030/ #GlobalGoals
Mengambil tindakan segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya [5 target]

Melestarikan dan menggunakan samudera, lautan serta sumber daya laut secara berkelanjutan
untuk pembangunan berkelanjutan [10 target]

Melindungi, memperbarui, serta mendorong penggunaan ekosistem daratan yang berkelanjutan, mengelola hutan secara
berkelanjutan, memerangi penggurunan, menghentikan dan memulihkan degradasi tanah, serta menghentikan kerugian
keanekaragaman hayati [12 target]

Mendorong masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses
keadilan bagi semua orang, serta membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di seluruh tingkatan
[12 target]

Memperkuat perangkat-perangkat implementasi (means of implementation) dan merevitalisasi


kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan [19 target]

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 33


MEANS OF IMPLEMENTATION/
PERANGKAT IMPLEMENTASI SDGs
• Merupakan aspek-aspek kunci untuk
keberhasilan implementasi strategi,
program, dan kualitas kinerja operasional
untuk pencapaian target SDGs.
• Mencakup aspek-aspek berikut:
IMPLEMENTASI
– kemitraan,
– pembiayaan,
KESIAPAN – teknologi dan sains,
SUMBER – peningkatan kapasitas nasional (melalui
kerjasama antar negara),
DATA – sistem perdagangan,
STRATEGI KEMITRAAN
– kerangka kebijakan dan kelembagaan,
– ketersediaan, kualitas, dan sistem data dan
informasi,
– akuntabilitas
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 34
PETA SASARAN SDGs

KESEHATAN
SEBAGAI INPUT
SEKALIGUS IMPACT
PEMBANGUNAN
LAINNYA

35
•Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan
gizi, serta mendorong pertanian yang berkelanjutan (8 Target)

•Menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi


semua orang di segala usia (13 Target)

•Menjamin kesetaraan gender serta memberdayakan seluruh wanita


dan perempuan (9 Target)

•Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang


berkelanjutan bagi semua orang (8 Target)

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 36


MENCAPAI TARGET SDGs BIDANG KESEHATAN
GOALS
#2. Mengakhiri kelaparan, mencapai #3. Menjamin kehidupan #5. Mencapai kesetaraan #6. Menjamin ketersediaan dan
keamanan pangan dan peningkatan yang sehat dan baik gender dan memberdayakan pengelolaan air serta sanitasi
gizi serta mendorong pertanian yang untuk semua orang di seluruh wanita dan yang berkelanjutan bagi semua
berkelanjutan segala usia perempuan orang

2.2.
3.1
MENGAKHIRI SEGALA BENTUK MALNUTRISI, MENCAPAI TARGET GIZI INTERNASIONAL PADA TAHUN 2025
MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU MENJADI 70/100.000 KH
TARGET
3.2 MENGAKHIRI KEMATIAN BAYI BARU LAHIR DAN BALITA YANG DAPAT DICEGAH
3.3 MENGAKHIRI AIDS, TB, MALARIA DAN PENYAKIT TROPIS YANG MASIH TERABAIKAN, MEMERANGI HEPATITIS, PENYAKIT BERSUMBER AIR, DAN PENYAKIT MENULAR LAINNYA
3.4 MENGURANGI SEPERTIGA KEMATIAN DINI AKIBAT PENYAKIT TIDAK MENULAR
3.7 MENJAMIN AKSES SEMESTA UNTUK YANKES SEKSUAL DAN REPRODUKSI
3.8 MENJAMIN KESEHATAN RAKYAT SEMESTA (UNIVERSAL HEALTH COVERAGE)
3.9 MENGURANGI ANGKA KEMATIAN DAN KESAKITAN AKIBAT SENYAWA BERBAHAYA DAN KONTAMINASI
3.B MENDUKUNG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN OBAT DAN VAKSIN
3.C MENINGKATKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN DAN PENGEMBANGAN SDM KESEHATAN
3.D MEMPERKUAT KAPASITAS PERINGATAN DINI, PENURUNAN RISIKO, DAN MANAJEMEN RISIKO KESEHATAN NASIONAL DAN GLOBAL
5.3 MENGHILANGKAN SEGALA PRAKTIK BERBAHAYA, SEMISAL SUNAT PEREMPUAN
5.6 MENJAMIN AKSES TERHADAP HAK KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI

INDIKATOR
DI ANTARANYA: (MASIH DALAM PROSES NEGOSIASI,
• INSIDEN DITETAPKAN MARET 2016)
KASUS MALARIA / 1000 ORANG / TAHUN
• % BALITA STUNTING; % BALITA OVERWEIGHT • KEMATIAN AKIBAT MALARIA PER 100.000 POPULASI
• ANGKA KEMATIAN IBU; PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN • % HEPATITIS B SURFACE ANTIGEN PADA BALITA
• ANGKA KEMATIAN BALITA; ANGKA KEMATIAN NEONATAL • PROBABILITAS KEMATIAN AKIBAT PENYAKIT KARDIOVASKULER, KANKER,
• INSIDEN HIV/ 100 ORANG BERISIKO DIABETES, ATAU PENYAKIT PERNAPASAN KRONIS PADA USIA 30-70 TAHUN
• KEMATIAN AKIBAT HIV/AIDS PER 100.000 POPULASI • PENGGUNAAN TEMBAKAU PADA USIA 15 TAHUN KE ATAS 50
• INSIDEN TB / 1000 ORANG/ TAHUN; ANGKA KEMATIAN TB DAN SETERUSNYA…
KEBIJAKAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT
TAHUN 2016

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 51


ARAH KEBIJAKAN
Meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang bermutu bagi setiap orang pada
setiap tahapan kehidupan dengan pendekatan satu kesatuan pelayanan (continuum
of care) :
• melalui intervensi komprehensif (six building block),
• integratif promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif;
• paripurna,
• berjenjang mulai dari masyarakat, fasyankes tingkat pertama dan rujukan
• fokus pada kelompok sasaran sesuai kelompok umur (life cycle), daerah populasi
tinggi, DTPK, jumlah kasus kematian ibu, bayi tertinggi, gizi buruk dan stunting
• kemitraan antar pelaku sesuai strata kewenangan (provinsi, kabupaten/kota,
swasta)

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 52


KEGIATAN UNGGULAN DAN ALOKASI ANGGARAN TAHUN 2016
KESEHATAN LINGKUNGAN
KESEHATAN KELUARGA PROMKES DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Rp. 406,86 M)
(Rp. 674,3 M) (Rp. 336,95 M) 1. Peningkatan kapasitas SDM
1. Peningkatan Kapasitas Teknis 1. Peningkatan kapasitas tenaga promkes di poskesdes, 2. Pembinaan dan kemitraan
dan Manajemen Kesehatan pusk, kab/kota, prov, pusat kesling (TTU, sekolah, pontren,
Keluarga bagi petugas 2. Peningkatan promkes dan pemberdayaan melalui instansi, Kab/kota sehat dsb)
puskesmas (terintegrasi) berbagai media 3. STBM
2. ANC Terpadu 3. Pendampingan peningkatan promkes dan 4. Penyehatan air minum dan
3. Reagen dan sarana deteksi pemberdayaan masyarakat ke prov dan kab/kota sanitasi dasar
risiko bumil 5. Peningkatan Higiene Sanitasi
4. Paket kelas ibu hamiL Pangan
5. Konseling IMD dan KB Pasca 6. Pengamanan Limbah, udara dan
salin radiasi
6. KN Lengkap
7. PKPR GIZI MASYARAKAT (Rp. 1,043 T)
8. Pendidikan Kespro 1. Peningkatan kapasitas petugas
gizi (1000 HPK, anak sekolah,
KESEHATAN KERJA DAN OLAHRAGA Rematri, ASI ekslusif, PMBA,
(Rp. 156,56 M) Tatalaksana gizi buruk)
1. Peningkatan kapasitas teknis dan manaj DUKUNGAN MANAJEMEN (Rp. 249,49 M)
2. PMT Bumil KEK
bagi petugas Kesjaor di Pusk, Kab, Prov 1. Koordinasi Perencanaan dan Anggaran
3. PMT Balita
2. GP2SP 2. Penggerakan program kesmas
4. PMT AS
3. KIT APD nelayan 3. Pelaporan, Monitoring dan Evaluasi Program
5. Antropometri Kit
4. Sistem informasi dan surveilans Kesjaor 4. Pengelolaan Keuangan
6. Food Model
5. Media promosi 5. Hukum danutk
ANUNG Organisasi
RAKONTEK GIKIA 2015
7. Buku/Modul dan Media KIE 53
PENUTUP

ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 54


RANGKUMAN
INDIKATOR RENSTRA
Gizi
Kesehatan Keluarga
Meningkatnya Kesja OR
Kes Masy
Promkes
Kesehatan
Lingkungan

TARGET PROVINSI

TARGET KAB/KOTA

TARGET PUSKESMAS
RUMAH SAKIT

KEGIATAN TAHUN 2016


Daya ungkit tinggi – keg spesifik – lokus
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015 prioritas – efisien – efektif 55
ARAHAN UNTUK TAHUN 2015
• INVENTARISIR TARGET YANG BELUM TERCAPAI
• IDENTIFIKASI PERMASALAHAN KESEHATAN SPESIFIK
• Tentukan KEGIATAN YANG BERDAYA UNGKIT TINGGI, mampu menanggulangi POKOK
PERMASALAHAN, kembangkan KREATIVITAS dan INOVASI dalam rangka percepatan
pencapaian program serta peningkatan penyerapan anggaran; Manfaatkan momen hari
besar nasional seperti Hari Kesehatan Nasional, bulan penimbangan, Pekan Imunisasi
Nasional, dsbnya
• PERCEPATAN PELAKSANAAN KEGIATAN DAN ANGGARAN  SURAT PERNYATAAN
KESANGGUPAN REALISASI
• IDENTIFIKASI PERMASALAHAN TERKAIT MANAJEMEN/ADMINISTRASI

56
ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015
ARAHAN UNTUK TA 2016
• PELAJARI TUSI SESUAI SOTK BARU
• Lakukan SINKRONISASI, INTEGRASI Program dan Kegiatan di lingkup Dinkes Provinsi dan kab/kota
menyesuaikan dengan SOTK baru
• PENYESUAIAN INDIKATOR dan TARGET dengan arah pembangunan jangka menengah (RPJMN dan
Renstra), lengkap dengan definisi operasional, cara pengukuran, waktu pengukuran hingga format
pelaporan
• BREAKDOWN TARGET INDIKATOR secara berjenjang (nasional, provinsi, kabupaten/kota,
Puskesmas)
• SOSIALISASI indikator program kesehatan masyarakat secara berjenjang di internal dan eksternal
lingkup kesehatan untuk mendapatkan komitmen pelaksanan dan tercapainya target indikator.
• TENTUKAN KEGIATAN UNGGULAN berdaya ungkit tinggi, efisien dan efektif
• Lakukan PENGAWALAN/PENDAMPINGAN SECARA INTENSIF secara berjenjang pada daerah yang
menjadi locus minoritas masalah. Manfaatkan para penanggung jawab bina wilayah dalam
melakukan pendampingan/supervisi.
• LAPORKAN hasil kegiatan secara berkala dan TEPAT (tepat waktu, tepat sasaran, tepat sesuai
standar) ANUNG utk RAKONTEK GIKIA 2015
57
TERIMA KASIH
www.gizikia.kemkes.go.id
anung.sugihantono@kemkes.go.id
sugihantonoa@yahoo.com
ANUNG utk PENTALOKA SURABAYA 2015 58
+6281.2293.6774
TANTANGAN DAN HARAPAN
1. PEMAHAMAN dan KOMITMEN yang sama tentang
penyelesaian faktor penyebab tidak langsung dan akar masalah
KEMATIAN IBU, BAYI, GIZI BURUK khususnya di daerah.
2. PENGINTEGRASIAN dan SINKRONISASI kegiatan-kegiatan antar
lembaga dan antar tingkat pemerintahan di lapangan dalam
rangka pelaksanaan RAD Penurunan AKI, AKB, Gernas
Percepatan Perbaikan Gizi.
3. PENDAYAGUNAAN sumberdaya yang ada melalui tatakelola
yang baik dan benar
ANUNG utk PENTALOKA SURABAYA 2015 59
LANGKAH – LANGKAH DI PUSKESMAS
MANAJERIAL PUSKESMAS
Lokakarya Mini – Plan of Action – Jadwal Kegiatan Nakes
PENGGERAKAN PELAKSANAAN

BOK BOK BOK

PEMANTAUAN WILAYAH SURVEILANS GIZI/ PEMANTAUAN STATUS


SETEMPAT KIA EPIDEMIOLOGI GIZI MASYARAKAT

PEMBERDAYAAN KOMUNIKASI INFORMASI


MASYARAKAT EDUKASI

NAKES
HUMANISTIC KNOWLEDGE CLINICAL SKILL COMMUNICATION
JUDGMENT

TENAGA KESEHATAN YANG KOMPETEN DAN MEMILIKI


KEWENANGAN atau TENAGA NONSURABAYA
ANUNG utk PENTALOKA KESEHATAN
2015 YANG TERLATIH 60
LANGKAH – LANGKAH DI SAKIT
MANAJERIAL RUMAH SAKIT
FOKUS PADA IGD – PONEK – ICU

AUDIT KEMATIAN PENGUATAN KOMED RUJUKAN (RUJUK BALIK)

MELENGKAPI SARANA SUPERVISI FASILITATIF KE


PELAYANAN FASKES PRIMER

NAKES
HUMANISTIC KNOWLEDGE CLINICAL SKILL COMMUNICATION
JUDGMENT

TENAGA KESEHATAN YANG KOMPETEN DAN MEMILIKI


KEWENANGAN atau TENAGA NONSURABAYA
ANUNG utk PENTALOKA KESEHATAN
2015 YANG TERLATIH 61
LANGKAH – LANGKAH DI DINAS
KESEHATAN
MANAJERIAL DINAS KESEHATAN
KOORDINASI – SUPERVISI – PEMBINAAN
KUNJUNGAN LAPANGAN KE FKTP dan FKTL

DEKON TP DAK

ANALISA – FEEDBACK ANALISA – FEEDBACK ANALISA - FEEDBACK


PEMANTAUAN WILAYAH SURVEILANS GIZI/ PEMANTAUAN STATUS
SETEMPAT KIA EPIDEMIOLOGI GIZI MASYARAKAT

AMP – KOLABORASI KOORDINASI ORGANISASI


ANTAR PROFESI PROFESI DAN LINTAS SEKTOR

NAKES
HUMANISTIC KNOWLEDGE CLINICAL SKILL COMMUNICATION
JUDGMENT

TENAGA KESEHATAN YANG KOMPETEN DAN MEMILIKI


KEWENANGAN atau TENAGA NONSURABAYA
ANUNG utk PENTALOKA KESEHATAN
2015 YANG TERLATIH 62
SECTORS, PARTNER AND STAKEHOLDER

ANUNG utk PENTALOKA SURABAYA 2015 Sumber


Atas izin : GNR Report
Nina Sarjunani, 204 – L Hadad
2014 63
ANUNG utk PENTALOKA SURABAYA 2015 64