Anda di halaman 1dari 21

Penggunaan anti mikroba

rasional
PPI RS ARSY
Agenda
1. Prinsip penggunaan antibiotika
• Indikasi
• Target
• Jenis obat
• Inisiasi durasi dan durasi
• Resiko
2. Tujuan penggunaan antibiotika: indikasi dan
pencegahan infeksi
Dampak penggunaan AB
1. Eradikasi patogen
secepat mungkin
aman untuk 3 P: pasien, pundi-pundi, planet

2. cegah timbulnya resistensi


Rasional
• Konsistensi dengan atau didasarkan pada atau
menggunakan alasan kuat
• Dikaitkan dengan atau membutuhkan
penggunaan nalar
• Bersumber pada atau dipandu oleh intelektual
(dibedahkan dari sekedar pengalaman emosi)
Penggunaan rasional antibiotik
• Indikasi
• Target
• Obat
• Inisiasi dan durasi
• Rute dan cara pemberian
• Resiko dan manfaat
• Biaya (dan beban)
Indikasi rasional

• Infeksi?
• Bakterial?
• Bisa sembuh sendiri/butuh AB?
• Pengobatan dan pencegahan?
• Empiris atau definitif?
Pemberian AB harus dilakukan hanya
atas indikasi yang tepat
• Keputusan pengobatan yang paling tepat
diambil berdasarkan keadaan klinis
Keadaan klinis:
1. Keadaan GENTING pada pasien sakit berat (mis. Syok
septik, endokarditis, meningitis, selulitis nekrotikan,
osteomielitis) perlu pengobatan segera.
2. Pasien sakit sedang dengan infeksi setempat (mis.
Pneumonia, ISK, infeksi saluran empedu) dimana
pengobatan harus diberikan dalam 2 jam.
3. Infeksi bakterial minor, yang tidak dapat sembuh
sendiri tetapi dengan pengobatan dapat menunggu
konfirmasi dengan lab.
4. Profilaksis pada indikasi medis atau bedah tertentu.
Target rasional
• Bakterial?
• Gram negatif atau positif?
• Spesifik atau non spesifik?
• Aerob atau anaerob?
• Infeksi tunggal atau campuran?
• Ada konfirmasi mikrobiologi tertentu?
Obat rasional
• Bakterio-statik atau bakterisidial?
• Spektrum sempit atau lebar?
• Tunggal atau kombinasi?
• Dosis tinggi?
Inisiasi dan durasi
• Kapan dimulai?
• Kapan diganti?
• Kapan dihentikan?
Rute dan cara pemberian rasional
• Oral atau IV?
• Bolus tunggal?
• Dosis ganda/terbagi?
• Drip/titrasi?
• Kombinasi dengan obat/cairan lain?
Resiko dan manfaat

• Menyematkan nyawa?
• Faktor resiko nyawa?
• Efek samping potensial?
• Toksisitas?
• Potensi terdirinya resistensi?
Biaya/beban rasional
• Hasil sebaik mungkin dengan biaya terendah
mungkin
• Anti biotik bukan satu2nya komponan
pengobatan infeksi
• Pengobatan termahal adalah yang tidak
memberikan perbaikan klinis
Cara pembatasan antibiotik
• Pembatasan formularium
• Pertimbangan farmasi
• Kebijakan penghentian otomatis
• Keharusan konsultasi atau persetujuan oleh
spesialis penyakit infeksi
• Laporan selektif uji kepekaan
• Pembatasan interaksi dengan “med-rep”
Tindakan pengendalian KLB AB
resisten
• Tunda pasien baru
• Ingatkan kembali pentingnya cuci tangan
• Pisahkan pasien infeksi/terkolonisasi dari yang
lain
• Kenakan gaun, sarung tangan, dan masker
• Batasi penggunaan AB terhadap mana klon
tersebut resisten
Faktor resiko dikaitkan dengan
pengobatan tidak tepat
• Ditemukan mikroba lebih dari satu jenis pada
biakan
• Infeksi nosokomial
• Adanya mikroba resiko tinggi dan multi
resisten
• Adanya infeksi enterokokus
• Adanya infeksi jamur
Rekomendasi penggunaan AB yang
tepat bagi para pemberi yankes
• Hanya berikan pengobatan AB bila memang
akan menguntungkan pasien
• Gunakan obat yang ditujukan kepada patogen
“tersangka utama”
• Gunakan AB dengan dosis dan durasi yang
tepat
Panduan untuk pengambilan
keputusan pengobatan
• Apakah obat ini tepat untuk kondisi pasien?
• Apakah keseimbangan manfaat vs. Bahaya
sudah tepat untuk pasien ini?
• Apakah cocok dengan kondisi pasien? (biaya
dan kondisi ekonomi)
• Apakah ada AB lain yang setara (baik klinis
maupun ekonomis) yang lebih sedikit
menyebabkan resistensi?
Pengkajian manfaat dan resiko
• Penyembuhan/perbaikan pasien dibanding
kegagalan/kematian
• Terjadinya resistensi pada patogen yang
meninfeksi pasien
• Resiko penyebaran resistensi (ke pasien lain,
keluarga, masyarakat, ICU, dll)
• Supresi flora normal
• Terjadinya resistensi pada flora normal
• Resiko “super-infection”
Faktor lain untuk meningkatkan
manfaat
• Drainase abses
• Penggantian kateter
• Imunostimulasi atau pengurangan supresi
imun
• Vaksinasi
• Kurangi durasi alat bantu nafas
• Kurangi penggunaan CVP
• Isolasi pasien