Anda di halaman 1dari 27

AUTOMATION

RAKING SISTEM

RADETE YULIANTO
PENGENALAN MESIN
AUTOMATION RACKING
SISTEM
 1.AUTOMATION RACKING
SISTEM, di gunakan untuk
keperluan penyimpanan
barang yang sudah di kemas,
dan di letakan di rack secara
automatic.
Sistem kerja mesin
AUTOMATION RACKING SISTEM
Sistem kerja mesin AUTOMATION RACKING
SISTEM adalah mengangkat barang yang
sudah di kemas di atas palet dengan
menggunakan mobile trolly sebagai
pengambil palet dan di angkat
menggunakan lifter , lalu di bawa dan di
letak kan ke dalam rack yang sudah di
tentukan
Tujuan mesin AUTOMATION
RACKING SISTEM
1. tujuannya adalah untuk memudahkan
pengerjaan di bidang packaging , dan
memudahkan mendata barang yang
sudah di kemas melalui identitas
masing-masing rack,
2. Mengurangi cost perusahaan dalam
jangka panjang, karna pengerjaan
sudah di lakukan oleh mesin , manusia
hanya memonitoring
3. Mengurangi biaya perawatan forklift
dan biaya operator ,
Keuntungan
1. Dapat mengurangi cost perusahaan dalam
jangka panjang
2. Tidak banyak tergantung dengan tenaga
manusia sebagai operator packaging
3. Proses penyimpanan jauh lebih cepat dan teliti
4. Tidak ada polusi yang di timbulkan oleh mesin
forklift, karena semua menggunakan tenaga
listrik
5. Penyimpanan tersusun rapih dan proses
penyimpanan aman terhadap manusia
6. Perawatan mesin jauh lebih mudah dan murah
Kerugian nya
1. teknologi masih di bilang baru, jadi harus
mempunyai SDM, yang baik untuk
pengoprasiannya.
2. Biaya awal pembuatan memang besar
3. Ababila ada permasalahan di mesin proses
penyimpanan harus berhenti sementara
Pengujian mesin AUTOMATION
RACKING SISTEM , BERUPA
MINIATURE
1. Untuk pengujian mesin dilakukan dengan cara
membuat skala miniature, sebagai testing
input/output dan sistem kerja mekanis mesin
2. Pembuatan program di buat sesuai dengan
input/output, yang dipakai sebagai langkah
pergerakan mekanis di miniature
3. Pembuatan panel control dan mesin dapat di
buat sesuai mesin sesungguhnya
4. Part elekrik yang di pakai sudah standart industri
sedangkan mekanis masih memakai motor dc
sebagai penggerak mekanis
Sistem mekanis yang di pakai
di miniature
# Pergerakan semua mekanis masih
menggunakan motor 5-12vdc.
# langkah kiri dan kanan (M1), langkah atas
bawah (M2), langkah maju mundur (M3),
conveyor inlet (M4), conveyor outlet (M5).
# frame masih menggunakan reel bekas printer
# input yang di pakai menggunakan micro swith
20 pcs, sebagai inputan PLC
# racking dibuat dengan acrilic, terdiri 2 susun ke
atas dan 3 rack ke samping , jumlah 6 rack
Sistem elektrik yang di pakai,
sebagai kontrol
1. Sumber power listrik menggunakan 1 phase
220vac.
2. Menggunakan power supplay 24vdc,untuk
menghidupkan PLC dan HMI
3. Menggunakan PLC CPM2A 40CDR, dan HMI NB
series
4. Menggunakan 10 pcs relay, sebagai kontrol
output
5. Type wiring input menggunakan jenis NPN
6. Kontrol full semua di layar HMI
Sistem pengawatan pada PLC
Pengawatan sistem NPN (negatif positif negatif)
Mengenal
PLC CPM2A 40CDR
input 000-011
100-111
Output 10.00-10.07
11.00-11.07
Power : 24vdc
Output : relay
Pengenalan
HMI NB5Q
Power : 24vdc
Kabel comunikasi
rs232, port 1
Gambar panel listrik untuk
kontrol miniature
Wiring power pada panel
miniature
V- V+

24+ Terminal input


V+
Plc cpm 2a
24- V-
Terminal output
R2

MCB
Power 24+
1
phase suplay V+ HMI
6A N3 24 vdc NB 5Q
L
24-
N V-
R3

V+ V-
R1

24+

24-

24+ V+

TO RELAY 24VDC 5+ 5-
24- V- V+ V-
Terminal 5 vdc
V+ V-

Power
suplay
5 vdc
10 A
L V+ 5+
N V-
5-

N3
R3
24+

24-
N2
R2

N L V+ V-
Terminal 220 vac Terminal 24 vdc
N L V+ V-
N2
R2

24+

24-
R1

N1

N2

R2

L N
AC 220 v
Wiring kontrol input pada
panel miniature
Wiring inputan micro swith di
miniature
Wiring output pada panel
miniature
Flow chart raking sistem
Flow chart loading sistem
Cara memprogram HMI
NB5Q
Cara memprogram HMI
NB5Q
Cara memprogram HMI
NB5Q
 BIT STATE LAMP :
Cara memprogram HMI
NB5Q
 BIT STATE SETTING
Cara memprogram HMI
NB5Q
FUCTION KEY
No Alam Posisi Marker

Parameter
limit at Limit swith kabel
h Input/
outpu
swith Keterangan
t

Ls 1
Ls 2
Ls 3
0.00
0.01
0.02
Reel lifter
Reel lifter
Reel lifter
80
81
82
Stop original racking
Stop rack 1 dan 2
Stop rack 3 dan 4
pada PLC
Ls 4 0.03 Reel lifter 83 Stop rack 5 dan 6
Ls 5 0.04 Reel lifter 84 Stop original loding
Ls 6 0.05 Rack 1 85 Signal racking 1
Ls 7 0.06 Rack 2 86 Signal racking 2 Mot 10. Motor rell 5+1
Ls 8 0.07 Rack 3 87 Signal racking 3 or 00 lifter 5+2
Ls 9 0.08 Rack 4 88 Signal racking 4 M1 kiri/kana Pergeseran lifter
Ls 10 0.09 Rack 5 89 Signal racking 5 n kiri /kanan
Ls 11 0.10 Rack 6 90 Signal racking 6
Mot 10.0 Motor Coklat,
Ls 12 0.11 Lifter bawah Hijau Stopper lifter bawah
Ls 13 1.00 Lifter middle Kuning
or 1 lifter biru
Naik sesaat /carry
1 pallet 1
M2 naik/turu langit Pergerakan lifter
Ls 14 1.01 Lifter middle Orange n naik/ turun
Naik sesaat/ carry palet
2 2 Mot 10.0 Motor Ungu Pergerakan
Ls 15 1.02 Lifter atas Merah Stopper atas lifter
or 2 mobile Biru maju/mundur
Ls 16 1.03 Mobile troly Abu- Stopper mobile troly
Mundur stop abu M3 troly mobile troly
mundur
Ls 17 1.04 Mobile troly Putih Mot 10.0 Motor 5+7
Stopper mobile troly
Maju stop maju
or 3 conv M4 5+8 Stop/start conv M4
Ls 18 1.05 Conv m4 91 M4 inlet
Stop conv m4 to
depan/ stop original step racking Mot 10.0 Motor 5+9
Ls 19 1.06 Conv m4 91 or 4 conv M5 5+10 Start/stop conv M5
belakang/st M5 outlet
Start conv M4 empty
art
pallet inlet
Ls 20 1.07 Conv m5 93 Start conv M5 empty
depan/start palet outlet
Parameter/ alamat Parameter/alamat
HMI Signal from PLC HMI

Signal from PLC


Parameter
pada HMI
A.000 Input status LS 1 A.1.02
Signal rack 1
A.001 Input status LS 2 A.1.03
Signal rack 2
A.002 Input status LS 3 A.1.04
Signal rack 3
A.003 Input status LS 4 A.1.05
Signal rack 4
A.004 Input status LS 5 A.1.06
Signal rack 5
A.005 Input status LS 6 A.1.07
Signal rack 6
A.006 Input status LS 7 A.1.08
Output status M1 kiri
A.007 Input status LS 8 A.1.09
Output status M1 kanan
A.008 Input status LS 9 A.1.10
Output status M2 naik
A.009 Input status LS 10 A.1.11
Output status M2 turun
A.010 Input status LS 11 A.1.12
Output status M3 maju
A.011 Input status LS 12 A.1.13

Output status M3 mundur


A.012 Input status LS 13 A.1.14
Output status M4
A.013 Input status LS 14 A.1.15
Output status M5
A.014 Input status LS 15 A.2.02
Input start
A.015 Input status LS 16 A.2.03
Input manual
A.1.00 Input status LS 17 A.2.04
Input stop
A.1.01 Input status LS 18 A.2.05
Input start raking
A.2.00 Input status LS 19 A.2.06
Input auto loading
A.2.01 Input status LS 20 A.2.07
Input start loading
A.2.08 Input M1 kiri A.2.12
Input M3 maju
A.2.09 Input M1 kanan A.2.13
Input M3 mundur
A.2.10 Input M2 naik A.2.14
Input M4
A.2.11 Input M2 turun A.2.15
Input M5
selesai