Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA

AN. I DENGAN DIABETES


INSIPIDUS
DI RUANG PICU
RSAB HARAPAN KITA

DI SUSUN OLEH :
TITIE HANIFAH
RENY ANI PRADHINI
SINTA FARID
DIABETES INSIPIDUS

• Suatu kelainan dimana • Diabetes insipidus terjadi akibat


terdapat kekurangan hormon penurunan pembentukan hormon
antidiuretik yang antidiuretik (vasopresin), yaitu
menyebabkan rasa haus yang hormon yang secara alami
berlebihan (polidipsi) dan mencegah pembentukan air
kemih yang terlalu banyak.
pengeluaran sejumlah besar
air kemih yang sangat encer
(poliuri). • Diabetes insipidus juga bisa
terjadi jika kadar hormon
antidiuretik normal tetapi ginjal
tidak memberikan respon yang
normal terhadap hormon ini
(keadaan ini disebut diabetes
insipidus nefrogenik). (Brunner
Suddarth, 2007).
ETIOLOGI
Diabetes Insipidus
Central atau
Neurogenik.

Diabetes insipidus
Nephrogenik
MANIFESTASI KLINIS

Poliuria
Polidipsia
Berat jenis urine sangat rendah 1001-1005
Peningkatan osmolaritas serum > 300 m.
Osm/kg
Penurunan osmolaritas urine < 50-200m.
Osm/kg
PATOFISIOLOGI
GAMBARAN KASUS
Identitas Anak Alasan masuk/ keluhan utama
Nama : An. I • Klien masuk ke ruang IGD
Usia : 10 bulan RSAB Harapan Kita pada
Tanggal masuk : 27 tanggal 27/10/2018 pukul
Oktober 2018 pukul 13.15 10.15. Orang tua klien
mengatakan klien tidak
Tanggal pengkajian : sadarkan diri sejak semalam
29 Oktober 2018 pukul (26/10/2018), ada demam
08.00 WIB(hari rawat ke pagi ini, badan terasa
3) dingin, Klien masuk ke
Diagnosa medis : Syok ruang PICU RSAB Harapan
sepsis, ensefalopati sepsis Kita pada tanggal
dd metabolic, diabetes 27/10/2018 pukul 13.15
insipidus,, AKI, GDD dengan pre syok,
penurunan kesadaran,
hidrosefalus, hipernatremia
Riwayat Kesehatan yang Lalu
• Klien memiliki riwayat asfiksia saat baru lahir.
Pada bulan Maret 2018, klien di rawat inap
dengan diagnose medis ISK dan hidrosefalus
non comunicans.
• Terdapat pemeriksaan USG kepala pada 23
Maret 2018, kesan : severe hydrosefalus non
comunicans telah disertai penipisan
serebrum frontoparietal bilateral.
• Riw pengobatan : minirin 1x 0,1 mg selama 7
bulan. Putus obat 3 minggu SMRS
Analisa Diagnosa
Data Keperawatan

Asuhan
Kepera
watan

Intervensi
Evaluasi
Keperawatan