Anda di halaman 1dari 16

INTERAKSI ANTAR

MOLEKUL
• Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini, diharapkan peserta
didik dapat menghubungkan interaksi antar
ion, atom dan molekul dengan sifat fisika zat
dan menerapkan prinsip interaksi antar
molekul dalam menjelaskan sifat-sifat fisik zat
di sekitar kita
Peta Konsep
Interaksi Antar
Molekul

Gaya Van der Ikatan


Waals Hidrogen

Gaya Dipol-
Gaya London
Dipol

Sifat Fisik Molekul


Gaya Antar Molekul
• Gaya antar molekul adalah gaya tarik menarik
antar atom suatu molekul dengan atom
molekul tetangganya

Covalent bonds are the


stronges , followed by
ionic and metallic bonds
Gaya London

Gaya London adalah gaya tarik


menarik antara molekul nonpolar
yang berdekatan dan akan saling
menginduksi membentuk dipol
sementara.
Dalam zat non polar, gaya
dispersinya merupakan gaya
antarmolekul satu-satunya contoh
CCl, Br2, dan Cl2
Titik Didih Beberapa Senyawa
Keadaan Nama
Senyawa Nonpolar
Rumus Struktur Titik Didih
(°C)

Massa Neopentana 9,5


Bagaimanakah
molekul
sama, bentuk molekul yang
bentuk memiliki peluang
molekul lebih besar terjadi
Isopentana 28
yang
sperik
gaya London? Untuk
(bulat) menjawab
menurun pertanyaan ini,
n–pentana CH3CH2CH2CH2CH3 36 simak Tabel
disamping yang
Bentuk Metana CH4 –161 menyajikan
molekul –88,6
serupa,
Etana CH3CH3 hubungan bentuk
n–propana CH3CH2CH3 –44,5 molekul dan peluang
massa
molekul n–butana CH3CH2CH2CH3 –0,5 terjadinya gaya
meningkat
London.
Neopentana Normal pentana
t.d= 9,5oC T,d= 36oC
Kesimpulan :-semakin sperik suatu molekul maka bidang
sentuhnya makin kecil sehingga peluang terbentuknya gaya
london relatif kecil, titik didih relatif rendah.
-gaya london meningkat dengan bertambahnya massa molekul
hal ini juga berindikasi dengan naiknya titik didih molekul.
Gaya Dipol Dipol
Gaya dipol-dipol adalah
gaya yang terjadi di antara
molekul-molekul yang
memiliki sebaran muatan
tidak homogen, yakni
molekul-molekul dipol atau
molekul polar. ujung-ujung
parsial positif suatu molekul
mengadakan tarikan
dengan ujung-ujung parsial
negatif dari molekul lain
yang mengakibatkan
orientasi molekul-molekul
sejajar.
1.Molekul non polar mempunyai
sebaran elektron setimbang dan
simetris dalam keadaan normal,
elektron terdistribusi merata dalam
molekul.
2.Pada waktu tertentu (sesaat)
dapat terjadi pengutuban atau
pembentukan dipol yang disebut
dipol sesaat.
3.Sisi bermuatan parsial negatif
dari dipol sesaat akan
mempengaruhi kerapatan elektron
molekul terdekat sehingga
membentuk dipol, hal ini
memungkinkan dua molekul
membentuk ikatan yang disebut
gaya london.
4.Gaya tarik menarik ini hanya
berlangsung sesaat dikarenakan
dipol sesaat dan terimbas muncul
mengikuti fluktuasi elektron.
Tarikan dipol-dipol mempengaruhi sifat-sifat fisik senyawa,
seperti titik leleh, kalor peleburan, titik didih, kalor
penguapan, momen dipol dan sifat fisik lainnya.

Sifat-Sifat Fisika SiH4 PH3 H2S


Kepolaran Nonpolar Polar Polar
Wujud Gas Gas Gas
Massa molekul 32,09 34,0 34,08
Titik leleh (°C) –185 –134 –85,6
Titik didih (°C) –111 –87,8 –60,8
Kalor lebur (kJ mol–1) 0,66 1,13 2,38
Kalor uap (kJ mol–1) 13 14,6 18,7
Momen dipol 0 0,55 1,10
Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis, 1989
Ikatan Hidrogen
Ikatan Hidrogen terbentuk ketika atom H dari
suatu molekul nerinteraksi dengan atom yang
sangat elektrronegatif (N, O, F) dari molekul
lain.
Sifat Fisik Senyawa Hidrida Non logam

Sifat-Sifat NH3 PH3 H2O H2S HF HCl

Kepolaran Polar Polar Polar Polar Polar Polar


Wujud Gas Gas Cair Gas Asap Gas
Massa molekul 17,03 34,0 18,02 34,08 20,01 36,46
Titik leleh°C –78 –134 0,0 –85,6 –83,0 –114
Titik didih°C –33 –87,8 100,0 –60,8 19,5 –84,9
Kalor lebur(kJ mol–1) 5,52 1,13 6,02 2,38 4,56 1,99

Kalor uap(kJ mol–1) 23,3 14,6 40,7 18,7 25,6 16,1


Kurva titik didih senyawa hidrida non logam

Adanya ikatan
hidrogen pada
molekul NH3,
H2O, dan
HF, mengakibat
kan titik didih
senyawa
menjadi tinggi
sedangkan
pada molekul
hidrida di
bawahnya tidak
terjadi ikatan
hidrogen.
Terimakasih