Anda di halaman 1dari 13

1.

RIZKA SAFITRI 18631712


2. HESTY TRIANA 18631654
3. DELA TRIKA 18631652
4. LAILY AYU N 18631649
DNA merupakan suatu asam nukleat yang menyusun gen
didalam inti sel. Didalamnya tersimpan segala
informasi biologis dari setiap makhluk hidup dan
beberapa virus.

STRUKTUR DNA
DNA adalah suat molekul besar kompleks yang terdiri
dari dua pita yang panjang yang saling berpilin
membentuk heliks ganda, dengan setiap pitanya
merupakan uatu polimer dari ratusan hingga ribuan
nukleotida.
 1. REPLIKASI DNA

Replikasi dna atau proses menduplikasikan diri


ini terjadi saat interfasi sebelum sel membelah
dengan tujuan agar sel anakan hasil
pembelahan mengandung DNA yang identik
dengan DNA sel induk. Jika terdapat kesalahan
pada proses ini, sifat pada sel-sel anakan akan
mengalami perubahan
 2. TRANSKRIPSI DNA
Transkripsi adalah proses menyalin data yang terdapat pada rantai
sense (3′–>5″) DNA. Proses ini terjadi di dalam inti sel dimulai
dengan pembukaan rantai DNA oleh enzim helikase. Setelah itu
penempelan enzim polimerase pada daerah promotor sekuen gen
dan barulah enzim polimerase mulai aktif menyalin kode genetik
pada rantai sense DNA hingga bagian triplet basa nitrogen yang
mengandung informasi untuk mengehentikan proses menyalin.
 3. TRANSLASI DNA

Translasi adalah proses proses penerjemahan kodon menjadi asam


amino dan menyambungkan setiap asam amino yang sesuai
kodon dengan ikatan peptida menjadi protein. Organel yang aktif
melakukan proses penerjemahan kodon adalah ribosom. Setelah
ribosom melekat pada triplet kodon maka t-RNA yang berada di
sitoplasma akan membawakan asam amino yang sesuai pada
kodon.
o RNA adalah makromulekul berup rantai tunggal atau
ganda yang tidak berpilin seperti halnya DNA. RNA
banyak terdapat pada ribosom atau sitoplasma dan
keberadaanya tidak tetap karena mudah terurai dan
harus di bentuk kembali.

o STRUKTUR RNA suatu polinukleotida yang tersusun


daribanyak ribonukleotida , tiap ribonukleotida
tersusun dari

1. Gula Pentosa Ribosa


2. Gugus Fosfat, yang membentuk tulang
punggung RNA bersama ribosa.
FUNGSI RNA

• RNA berperan dalam proses sintesis protein di


dalam sel.

 RNA berperan seperti DNA untuk membawa


informasi genetik
Gen adalah bagian dari kromosom atau salah
satu kesatuan kimia (DNA) dalam kromosom
yaitu dalam lokus yang mengendalikan ciri-ciri
genetis dari suatu makhluk hidup. Gen
diturunkan oleh satu individu kepada
keturunannya yaitu melalui suatu proses
reproduksi. Oleh karena itu, informasi yng
menjaga keutuhan bentuk serta fungsi
kehidupan suatu organisme dapat terjaga.
 Menyampaikan informasi mengenai genetika dari
generasi ke generasi.
 Mengontrol, mengatur metabolisme dan perkembangan
tubuh.
 Menentukan sift-sifat pada keturunannya.
 Proses reaksi kimia didalam tubuh dapat terjadi secara
berurutan.
 Pengkode
Ialah ekson dan intron yang menentukan RNA maupun protein.
 Promotor
Rangkaian DNA tertentu yang berfungsi dalam menjalankan
salinan Gen struktural dan terletak dikawasan upstream dari
bentuk struktural gen.
 Operator
Rangkaian nukleotida yang terletak di sekitar promotor dan
bagian struktural dan lokasi perapatan protein represor.
 Terminator
Dibuktikan dengan dengan struktur yang kaya akan susunan
GC yang terwujud pada molekul RNA dari perolehan
salinan
Kromosom adalah benda-benda halus seperti
kumpulan benang dengan fungsi sebagai
pembawa dan penyimpan informasi genetik
makhluk hidup yang terdiri atas zat-zat yang
mudah menyerap pada inti sel.
Kromosom tersusun atas DNA dan protein yang terikat.
Protein tersebut dapat berupa protein yang bersifat
basa( protein histon), serta protein yang bersifat asam
(protein nonhiston).
Dalam inti sel, seperti inilah bagian-bagian dari
kromosom.
Hukum mendel adalah, hukum mengenai pewarisan sifat
pada organisme yang di jabarkan oleh Gregor Johan
Mendel.
Hukum ini terdiri dari dua bagian :
1. Hukum pemisahan (segregation) dari medel, juga
dikenal sebagai hukum pertama mendel
2. Hukum berpasangan secara bebas ( independen
assortment) dari mendel, juga di kenal sebagai
hukum kedua mendel.