0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan31 halaman

Regresi Non Linear

Dokumen tersebut membahas berbagai metode regresi non-linear untuk memodelkan hubungan antara variabel bebas dan terikat yang tidak linier, termasuk model parabola kuadratik dan kubik, eksponensial, geometrik, logistik, dan hiperbola, beserta contoh penerapannya.

Diunggah oleh

Faiq Muhammad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan31 halaman

Regresi Non Linear

Dokumen tersebut membahas berbagai metode regresi non-linear untuk memodelkan hubungan antara variabel bebas dan terikat yang tidak linier, termasuk model parabola kuadratik dan kubik, eksponensial, geometrik, logistik, dan hiperbola, beserta contoh penerapannya.

Diunggah oleh

Faiq Muhammad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Teknik Geofisika

ANALISIS STATISTIK KEBUMIAN


(2 sks)

Karyanto, M.T
I Gede Boy Darmawan, M. Eng

November 2018
Regresi Non-Linear
(Polynomial)
1. Regresi Non-Linear
2. Model Parabola Kuadratik dan Kubik
3. Model Eksponensial
4. Model Geometrik
5. Model Logistik
6. Model Hiperbola
7. Transformasi untuk Lineariasasi Data
Regresi Non-Linear
• Jika nilai r atau koefisien korelasi tidak
menunjukkan hubungan linier antara variabel X dan
Y maka kemungkinannya yaitu ada hubungan lain

• Dari distribusi titiknya (diagram pencar)


menunjukkan regresi tidak linier atau polinomial.

• Oleh karenanya dilakukan pendekatan model non-


linier.
Regresi Non-Linear
• Persaman umum regresi non linier (misal untuk
derajat tiga) adalah:

• Dan kita harus menentukan nilai koefisien a, b, c,


dan d dengan metoda kuadrat terkecil sehinga nilai
Σ (Y – Ye)2 mempunyai nilai minimum. Maka
persaman normalnya yaitu:
Regresi Non-Linear
• Dari sejumlah persaman regresi non-linier maka
beberapa persaman yang mudah di antaranya:

• Parabola Kuadratik :
• Parabola Kubik :
• Eksponensial :
• Geometrik :
• Logistik :
• Hiperbola :
Model Parabola Kuadratik
• Penaksiran untuk persaman model parabola
kuadratik mempunyai persaman umum:

• Dengan koefisien a, b, dan c harus dicari


berdasarkan data pengamatan yang ada dengan
metoda kuadrat terkecil :
Contoh Soal
• Hitunglah persamaan
regresi dari data
berikut !
Contoh Soal
• Tabel perhitungannya
menjadi sebagai
berikut.

• Sehingga jika
dimasukkan dalam
persamaan menjadi:
Contoh Soal
• Dengan matrik (metode
cramer)

• Diperoleh nilai: a = -1,759; b


= 9,497 dan c = -0,547
sehingga persaman regresi
parabola kuadratik Y
terhadap X mempunyai
persamaan :
Model Parabola Kubik
• Bentuk persamaan umum model ini yaitu:

• Sistem persamaan yang perlu diselesaikan untuk


menentukan a, b, c dan d yaitu:
Model Eksponensial
• Bentuk persaman untuk model eksponensial yaitu:

• Jika dilakukan logaritma maka akan menjadi bentuk


persaman linier yaitu:

• Jika dimisalkan
maka didapat bentuk persamaan linear
Model Eksponensial
• Jika langsung dalam bentuk logaritma maka a dan b
dapat dicari dari rumusan berikut:
Contoh Soal
• Hitunglah persamaan regresi eksponensial dari data
berikut !
Contoh Soal
• Jika dilakukan logaritma terhadap data Y, dan data X
tetap maka:
Contoh Soal
• Dari tabulasi data tersebut diperoleh
Σ Xi = 55; Σ log Yi = 46,5890; Σ Xi2= 385;
Σ XilogYi= 130.3274 ; dan n = 33

Kemudian nilai a dan b diperoleh:

b = 1,5118
Contoh Soal

a = 12,9598

Sehingga model persamaan eksponensialnya:


Model Geometrik
• Model geometri mempunyai persamaan umum:

Ye
• Dan dapat dikembalikan ke bentuk persamaan linier
dengan melakukan logaritma sehingga menjadi:
Model Geometrik
• Koefisien a dan b dapat dihitung dengan persamaan
berikut:
Contoh Soal
• Hitunglah persamaan regresi geometrik dari data
berikut !
Contoh Soal
• Tabel yang harus dibuat adalah:
Contoh Soal
• Maka dapat dihitung:

• persaman garis regresinya yaitu:


Model Logistik
• Bentuk persaman umumnya yang sederhana yaitu:

• Dan untuk Ye tidak sama dengan nol, maka


persamaan tersebut dapat dirubah menjadi

• Jika kita lakukan logaritma maka didapat:


Model Logistik

• Merupakan bentuk persamaan linier dengan


variabel X dan log (1/Ye),

• Nilai a dan b dapat dicari dengan rumus model


eksponensial dengan mengganti log Y dengan log
(1/Ye)
Model Hiperbola
• Persamaan umum sederhana untuk mencari
hiperbola dapat dituliskan:

• atau dapat dituliskan menjadi 1/Ye = a + bX ,


sehingga koefisien a dan b dapat dihitung dengan
menggunakan rumus regresi linier dengan
menganti variabek Ye dengan 1/Ye.
Contoh Soal
• Hitunglah persaman regresi model hiperbola dari
data berikut !
Contoh Soal
• Tabel yang harus dihitung

• diperoleh
Contoh Soal
• Dengan persamaan regresi linear

• Maka:
Contoh Soal
• Sehingga persamaa regresi hiperbolanya menjadi:
Transformasi Untuk
Linearisasi Data
• Para ilmuwan menggunakan teknik linierisasi data
untuk menyelesaikan persamaan non-linier,
dengan merubah variabel dan konstanta
sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk linier.

• Pada tabel berikut disajikan ringkasan berbagai


bentuk transformasi untuk linierisasi data.
Transformasi Untuk
Linearisasi Data
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai