Anda di halaman 1dari 19

PRESENTASI PORTOFOLIO

COMBUSTIO GRADE IIA 10%

OLEH:
DR. WILLIAM LIMADHY

RS Bhayangkara Lumajang
DATA ADMINISTRASI PASIEN
• Nama : Tn. u
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Usia : 67 tahun
• Pekerjaan : Wiraswasta
• Agama : Islam
• Status : Menikah
• KRS : 21 maret 2018
DATA KLINIS
• Keluhan Utama : nyeri pada perut akibat terkena air panas sejak 4 hari

• Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien mengeluh nyeri pada perut akibat terkena air mendidih saat mengaduk
air tahu sejak 4 hari SMRS. Sesaat setelah kejadian pasien langsung di antar
oleh keluarga ke Puskesmas terdekat untuk berobat namun setelah di obati,
pasien merasa keluhan tidak membaik. Nyeri (+), bullae (+), escar (+),
kemerahan disekitar luka (+), demam (-), nanah (-), BAB dan BAK dikatakan
normal.
DATA KLINIS
• Riwayat penyakit dahulu
penyakit Jantung (-), Hipertensi (-), DM (-)
• Riwayat Keluarga
Riwayat Hipertensi (-), riwayat DM (-), Jantung (-)
PEMERIKSAAN JASMANI
 Kesadaran : GCS E4 V5 M6
 Kesan Umum : Baik,
 Vital Sign : TD = 130/ 80 mmHg, N= 98x/mnt, RR= 20x/mnt, Temp=36,8º C

Status General :
 Kepala/Leher : A/I/C/D -/-/-/-
 Thoraks : Simetris
p/ vesikuler (+/+), rh (-/-), wh (-/-),
c/ S1 S2 tunggal, regular, murmur(-), gallop (-)
 Abdomen : BU (+), supel, turgor kulit baik, nyeri tekan (-) , hepar/lien tak teraba
 Ekstremitas : edema (-/-), akral hangat, CRT<2 detik,
• Diagnosis : Combustio Grade IIA 10%

Planning
• Tx:
– Salp mebo
– Debridement Luka
DEFENISI LUKA BAKAR
• Luka bakar adalah suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan
yang disebabkan kontak dengan sumber panas seperti api, air panas,
bahan kimia, listrik dan radiasi.
ANATOMI KULIT
1. Lapisan Epidermis : Lapisan Basal (stratum germinativum), lapisan malphigi
(stratum spinosum), lapisan granular (stratum granulosum ), lapisan lusidum,
lapisan tanduk (stratur korneum).
2. Lapisan Dermis
3. Lapisan Subkutis
FISIOLOGI KULIT
• Kulit merupakan organ paling luas permukaannya yang
membungkus seluruh bagian luar tubuh sehingga kulit sebagai
pelindung tubuh terhadap bahaya bahan kimia, cahaya matahari
mengandung sinar ultraviolet dan melindungi terhadap
mikroorganisme serta menjaga keseimbangan tubuh terhadap
lingkungan.
ETIOLOGI

Trauma suhu yang berasal dari sumber


panas yang kering (api, logam panas) atau
lembab (cairan, gas panas)
Listrik
Kimia (biasanya terjadi pada kecelakaan
industri akibat trauma asam atau basa)
Radiasi
PATOFISIOLOGI
Kulit  pajanan suhu tinggi  permaebilitas kapiler meningkat 
kebocoran cairan intrakapiler ke intertisial  edema dan bulla yang
terisi banyak elektrolit

Kerusakan  hilangnya fungsi kulit sebagai barrier dan kehilangan


cairan akibat penguapan yang berlebihan
LUAS LUKA BAKAR
KEDALAMAN LUKA BAKAR
• Luka bakar derajat I: Epidermis
• Luka bakar derajat II :
Derajat IIa (Seperficial)
Derajat IIb (Deep)
Luka bakar derajat III : Sampai otot/ tulang
KRITERIA BERAT RINGANNYA ( AMERICAN BURN ASSOCIATION)
• 1.LUKA BAKAR RINGAN • 3.LUKA BAKAR BERAT
• - LUKA BAKAR DERAJAT II < 15% • - LB. DERAJAT II 25% ATAU LEBIH PADA
• - LUKA BAKAR DERAJAT II < 10% PADA ORANG DEWASA
ANAK-ANAK • - LB. DERAJAT II 20% ATAU LEBIH PADA
• - LUKA BAKAR DERAJAT III < 1% ANAK-ANAK

• 2.LUKA BAKAR SEDANG • - LB. DERAJAT III 10% ATAU LEBIH

• - LUKA BAKAR DERAJAT II 15-25% PADA • - LB. MENGENAI TANGAN, WAJAH, TELINGA,
ORANG DEWASA MATA, KAKI

• - LUKA BAKAR DERAJAT II 10-20% PADA • DAN GENETALIA/PERINEUM.


ANAK-ANAK • - LB. DENGAN CEDERA INHALASI, LISTRIK,
• - LUKA BAKAR DERAJAT III < 10% DISERTAI
• TRAUMA LAIN
PENATALAKSANAAN
Tatalaksana :
Lakukan resusitasi dengan memperhatikan jalan nafas, pernafasan, dan sirkulasi
Memeriksa cedera di seluruh tubuh untuk menentukan adanya cedera inhalasi,
luas, dan derajat luka bakar
Berikan analgetik efektif
Lakukan pencucian luka setelah sirkulasi stabil
Berikan antibiotik topikal pasca pencucian luka
Balut luka dengan kasa gulung kering dan steril
Berikan ATS
RESUSITASI CAIRAN
• Rumus baxter
– %LB x BB x 4ml => 8jam pertama dan 16jam kedua
• Petunjuk perubahan:
– Pemantauan urin output tiap jam
– Tanda-tanda vital,
– tekanan vena sentral
– Kecukupan sirkulasi perifer
– Tidak adanya asidosis laktat, hipotermi
– Hematokrit, kadar elektrolit serum, pH dan kadar glukosa
PERMASALAHAN PASCA LUKA BAKAR
• Infeksi dan sepsis
• Oliguria dan anuria
• Oedem paru
• ARDS (Adult Respiratory Distress Syndrome)
• Anemia
• Kontraktur
• Kematian
KESIMPULAN

• Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan luka bakar derajat II A 10%


• Luka bakar adalah suatu trauma panas yang disebabkan oleh air / uap
panas, arus listrik, bahan kimia, radiasi dan petir yang mengenai kulit,
mukosa dan jaringan yang lebih dalam.
 TERIMA KASIH 