Anda di halaman 1dari 10

Assalamu’alaikum Wr.

Wb
Kelompok VII
 Husnul Khotimah
 Yayan Sopyan
 Triyani
NYERI DAN Manajemen Nyeri

Nyerimerupakanpengalamansensorissubjektifdanemosionalyangtida
kmenyenangkanyangdapatterkaitdengankerusakanyangnyata( IASP )

Secaraumumnyeridapatdidefinisikansuaturasa
yangtidaknyamanringanmaupunberat(Priharjo1993 )
ETIOLOGI NYERI
1. Trauma mekanik
Kerusakan syaraf yang di akibatkan oleh gesekan ataupun luka
2. Trauma Thermal
Nyeri yang terjadi karena ujung saraf reseptor mendapat rangsangan
akibat panas atau dingin
3. Trauma kimiawi
Trauma yang terjadi karena tersentuh zat asam atau basa yang kuat
4. Nyeri yang disebabkan oleh peradangan ujung ujung saraf
5. Nyeri yang di sebabkan oleh factor psikologis
KLASIFIKASI NYERI
a. Berdasarkan tempatnya
1. Pheriperal pain , yaitu nyeri yang terasa pada permukaan
tubuh
2. Deep pain, nyeri yang terasa pada bagian tubuh yang
leibh dalam atau pada organ tubuh visceral
3. Refred pain , nyeri yang di sebabkan karena penyakit
organ tubuh lain
4. Central Pain , nyeri yang terjadi perangsangan pada ssf
b. Nyeri berdasarkan sifatnya
1. Incidental Pain , yaitu nyeri yang hilang timbul
2. Steady Pain , yaitu nyeri yang timbul dan menetap serta
dirasakan dalam waktu yang lama
3. Proximal pain , yaitu nyeri yang dirasakan berintensitas tinggi
dan kuat
c. Nyeri berdasarkan sifatnya
1. Nyeri rendah
2. Nyeri sedang
3. Nyeri badan
MANAJEMEN NYERI
Manajemen nyeri atau pain management adalah suatu bagian dari disiplin
ilmu medis yang berkaitan dengap upaya-upaya menghilagka nyeri atau
relief.
1. Manajemen nyeri farmakologikal
Yaitu terapi farmakologis untuk mengurangi nyeri dengan cara
memblokade transmisi stiulan nyeri
Adapun obat obat yang di gunakan terapi farmakologis adalah :
a. Analgesik narkotik
b. Analgesik local
c. Analgesik yang di kontrol klien
d. Obat-obatan nonsteriod
2. Manajemen nyeri non farmakologikal
Merupakn upaya mengatasi atau menghilangkan nyeri dengan
menggunakan pendekatan nonfarmakologikal , antara lain :
a. Relaksasi
Teknik relaksasi di dasrakan pada keyakinan bahwa tubuh berespon
pada ansietas yang merangsang pikiran karena nyeri atau kondisi
penyakitnya. Teknik ini dapat di lakukan dengan kepala di topang
dalam posisi berbaring atau duduk di kursi.
b. Distraksi
Teknik distraksi adalah teknik yang di lakukan untuk mengalihkan
perhatian klien dari nyeri .
c. Guide imaginary/imajinasi terbimbing
upaya yang di lakukan untuk mengalihkan persepsi rasa nyeri dengan
mendorong klien untuk mengkhayal
d. Hypnosis
Adalah suatu teknik yang menghasilkan suatu keadaan tidak sadar yang
di capai melalui gagasa yang di sampaikan oleh penghipnotis.
Hypnosis efektif dalam meredakan nyeri atau menurunkan jumlah
analgesic yang di butuhkan pada nyeri akut atau kronis.
e. Massage atau pijatan
merupakan manipulasi yang dilakukan pada jaringan lunak yang
bertujuan untuk mengatasi masalah fisik , fungsional maupun psikologi
f. Kompress
Kompres panas dan dingin dapat menjadi strategi pereda nyeri yang
efektif pada beberapa keadaan namun keefektifan dan mekanisme
kerjanya memerluka studi lebih lanjut .
TERIMAKASIH