Anda di halaman 1dari 11

MUMPS

Syifa Aulia Luthfiyani

131.0211.016
DEFINISI
Inveksi Virus akut yang disebabkan oleh
paramyxovirus
ETIOLOGI

Paramyxovirus. Virus RNA, Inaktiv oleh panas dan sinar


UV.

Transmisi
Virus dapat di temukan di saliva, LCS, Urine, darah, ASI
dan jaringan terinfeksi pasien pd mumps
Menyebar melalui droplet atau kontak langsung dgn cairan
tubuh diatas
Masa inkubasi
12-23 Hari
MANIFESTASI KLINIS
1) Prodromal symptoms
Setelah masa inkubasi selesai, muncul prodromal sign spt
Myalgia, Anoreksia, Malaise, Sakit kepala, Demam
subfebris.

2) Peradangan organ
Setelah prodromal, muncul gejala sesuai organ yg terkena.
O 30-40% parotitis

O 20 % Asimptomatik

O Jarang orchitis, pancreatitis, Oophoritis & meningitis


Parotitis
- Bengkak pd sudut mandibula

- Keras dan nyeri ketika di palpasi

- Dapat unilateral atau bilateral

Orchitis
- Bengkak - Merah
- Nyeri - Demam
- Unilateral jarang infertil (bilateral cukup tinggi)
Pankreatitis & Oophoritis
- Nyeri abdomen

- Demam

- Mual & muntah


PATOGENESIS & PATOFISIOLOGI
TERAPI
1 Simptomatik

Analgetik : Asamefenamat 3x500 mg

Antipiretik : paracetamol

2. Non-farmakologi

Kompres hangat / dingin utk membantu redakan


nyeri
PROGNOSIS
Biasanya baik

Komplikasi

1. SSP : Meningitis, encepalitis


2. Orchitis & Oophoritis
3. Pankreatitis 4. Kebutaan
Preventif

Mumps vaksin yg dibagi menjadi 2x yaitu : 1x pd 12-15 bln


dan 1x pd 4-6 thn
DIAGNOSIS BANDING
O Purulent parotitis

- Biasanya di sedbabkan oleh staphylococcus aureus

- Biasanya unilateral,

- Keras pd palpasi

- Terdapat pus

- Terjadi peningkatan leukosit