Anda di halaman 1dari 18

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

PERTEMUAN KE-1

Oleh : Hana Fadhilah, S.E., M.Si


KONTAK

: 08211-75666-36

: hana_fadhilah22@yahoo.com
PERATURAN PERKULIAHAN
Syarat kehadiran mahasiswa/i :
-Mahasiswa/i harus download materi kuliah.
-Mahasiswa/i harus download tugas.
-Mahasiswa/i harus mengikuti topik di forum diskusi.

Jumlah tatap muka perkuliahan minimal 12 kali dan


maksimal 14 kali. Tingkat kehadiran minimal 70% tanpa
alasan apapun, termasuk sakit, dispensasi dan izin.
BOBOT PENILAIAN

Kehadiran (10%)

Tugas dan Quiz (20%)

UTS (30%)

UAS (40%)
APA ITU ANALISIS LAPORAN KEUANGAN???
ANALOGI KEGIATAN ANALISIS
Ariel merupakan salah satu mahasiswa STIE Ekuitas. Ariel
memiliki cita-cita untuk memperoleh IPK cumlaude. Pada
semester I, IPK Ariel adalah 3, pada semester II naik menjadi
3,3 dan semester III naik lagi menjadi 3,4. Namun, pada
semester IV, IPK Ariel turun menjadi 3.

Berdasarkan kasus tersebut, apa yang menyebabkan IPK Ariel


menurun?
ANALOGI KEGIATAN ANALISIS
Setelah dilakukan analisis, ternyata penyebab IPK Ariel menurun
adalah :
a. Pada saat masuk semester IV, Ariel mengalami penurunan
motivasi/semangat belajar karena merasa jenuh dengan
rutinitas perkuliahan.
b. Lalu, Ariel mengalihkan kejenuhannya tersebut dengan cara
mengisi waktu bersama teman-temannya sehingga Ariel jarang
mengerjakan tugas dan masuk perkuliahan.
c. Hal ini berdampak pada menurunnya nilai UTS dan UAS, yang
berpengaruh juga terhadap menurunnya nilai IPK.
ANALOGI KEGIATAN ANALISIS
Berdasarkan kasus tersebut, terlihat bahwa kegiatan analisis
merupakan proses pemecahan suatu masalah kompleks menjadi
bagian-bagian kecil sehingga bisa lebih mudah untuk dipahami.
PENGERTIAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Analisis Laporan Keuangan terdiri dari 2 (dua) kata, yaitu :
a. Analisis : Proses pemecahan suatu masalah kompleks menjadi
bagian-bagian kecil sehingga bisa lebih mudah dipahami
(Wikipedia).
b. Laporan Keuangan : Penyajian terstruktur dari posisi keuangan
dan kinerja keuangan suatu entitas (IAI, 2015).

Tujuan Laporan Keuangan :

Memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja


keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar
kalangan pengguna laporan keuangan dalam pembuatan keputusan
ekonomi. Laporan keuangan juga menunjukkan hasil
pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan sumber daya
yang dipercayakan kepada mereka.
Komponen Laporan Keuangan :

a. Laporan Laba Rugi Komprehensif


Laporan laba rugi komprehensif adalah laporan yang menyajikan
seluruh pos penghasilan dan beban yang diakui dalam suatu
periode.
b. Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menunjukkan
perubahan ekuitas entitas yang menggambarkan peningkatan
atau penurunan aset neto atau kekayaan selama periode
pelaporan.
c. Laporan Posisi Keuangan
Laporan posisi keuangan merupakan laporan yang
menggambarkan posisi keuangan, yang menunjukkan aset,
liabilitas dan ekuitas dari suatu entitas pada tanggal tertentu.
d. Laporan Arus Kas
Laporan arus kas adalah laporan yang menunjukkan penerimaan
dan pengeluaran kas dalam aktivitas entitas selama periode
tertentu dan diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan.
e. Catatan Atas Laporan Keuangan
Catatan atas laporan keuangan adalah laporan yang berisi
informasi tambahan atas apa yang disajikan dalam Laporan
Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi Komprehensif, Laporan
Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas. Catatan atas laporan
keuangan memberikan pengungkapan atau rincian dari pos-pos
yang disajikan dalam laporan tersebut dan informasi mengenai
pos-pos yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dalam laporan
keuangan.
ALK : Menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi unit
informasi yang lebih kecil dan melihat hubungannya yang
bersifat signifikan atau yang mempunyai makna antara satu
dengan yang lain, baik antara data kuantitatif maupun data
nonkuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui kondisi
keuangan lebih dalam yang sangat penting dalam proses
menghasilkan keputusan yang tepat (Harahap, 2009).
TUJUAN ALK
1. Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam suatu
periode tertentu, baik aset, kewajiban, modal maupun hasil
usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode.
2. Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang
menjadi kekurangan perusahaan.
3. Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki.
4. Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang
perlu dilakukan kedepan, yang berkaitan dengan posisi
keuangan perusahaan saat ini.
5. Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen kedepan
apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap
berhasil atau gagal.
6. Dapat juga digunakan sebagai pembanding dengan perusahaan
sejenis tentang hasil yang mereka capai.
PROSEDUR ALK
a. Memahami Latar Belakang Data Keuangan Perusahaan
Mencakup pemahaman tentang bidang usaha yang diterjuni oleh perusahaan
dan kebijakan akuntansi yang dianut dan diterapkan oleh perusahaan.
b. Memahami Kondisi-Kondisi yang Berpengaruh pada Perusahaan
Kondisi-kondisi yang perlu dipahami mencakup informasi mengenai trend
(kecenderungan) industri dimana perusahaan beroperasi, perubahan
teknologi, perubahan selera konsumen, perubahan faktor-faktor ekonomi
seperti perubahan pendapatan per kapita, tingkat bunga, inflasi, dan pajak.
c. Mempelajari dan Mereview Laporan Keuangan
Untuk memastikan bahwa laporan keuangan telah cukup jelas
menggambarkan data keuangan yang relevan dan sesuai dengan standar
akuntansi keuangan yang berlaku.
d. Menganalisis Laporan Keuangan
Setelah memahami profil perusahaan dan mereview laporan keuangan, maka
laporan keuangan sudah dapat dianalisis dan hasilnya dapat diintepretasikan.
METODE DAN TEKNIK ALK
METODE
1. Analisis Internal
Analisa yang dilakukan oleh mereka yang bisa mendapatkan informasi yang
lengkap dan terperinci mengenai suatu perusahaan. Analisa ini dilakukan oleh
manajemen dalam mengukur efisiensi usaha dan menjelaskan perubahan yang
terjadi pada kondisi keuangan. Bagi seorang penganalisa intern, selain laporan
keuangan yang diumumkan pada publik, juga tersedia laporan intern yang tidak
diumumkan dan hanya dipakai oleh pihak intern.

2. Analisis Eksternal
Analisa yang dilakukan oleh mereka yang tidak bisa mendapatkan data yang
terperinci mengenai suatu perusahaan. Analisa ini dilakukan oleh bank, kreditur,
calon pemegang saham, dan pihak lainnya dalam mengukur tingkat likuiditas,
profitabilitas dan solvabilitas. Bagi seorang penganalisa ekstern hanya tersedia
laporan keuangan yang diumumkan pada publik, misalnya Laporan Laba Rugi dan
Neraca.
3. Analisis Horizontal
Analisa perkembangan data keuangan dan data operasi
perusahaan dari tahun ke tahun guna mengetahui kekuatan
atau kelemahan keuangan perusahaan yang bersangkutan.

4. Analisis Vertikal
Analisa dilakukan dengan cara menghubungkan pos-pos dari
beberapa laporan keuangan namun hanya pada satu periode
akuntansi saja.
TEKNIK

1. Analisis Perbandingan
Analisa yang dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan
lebih dari satu periode. Dari analisis ini akan diketahui perubahan-
perubahan yang terjadi. Perubahan yang terjadi dapat berupa
kenaikan atau penurunan dari masing-masing komponen analisis.
Hasil analisa ini akan terlihat angka kenaikan atau penurunan dalam
Rupiah.

2. Analisis Trend
Analisa yang biasanya dinyatakan dalam persentase tertentu. Analisa
ini dilakukan dari periode ke periode sehingga akan terlihat apakah
perusahaan mengalami perubahan yang naik, turun atau tetap serta
berapa besar perubahan tersebut yang dihitung dalam persentase.
3. Analisis Rasio
Analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan pos-pos
yang ada dalam laporan keuangan Laba Rugi dan Neraca.