Anda di halaman 1dari 10

TUGAS KELOMPOK KIMIA ANORGANIK II TENTANG UNSUR GOLONGAN II A

DISUSUN OLEH: BAIQ SINTA DWI PERMATASARI (E1M010002) NURUL AFNY (E1M010003) YANTI FEBRIATI (E1M010014)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MATARAM 2012

UNSUR-UNSUR GOLONGAN II A A. KELIMPAHAN DI ALAM Logam alkali tanah merupakan unsur-unsur yang terletak pada golongan IIA pada sistem periodik yaitu Berilium, Magnesium, Kalsium, Stronsium, Barium, dan Radium. Unsurunsur golongan IIA umumnya mudah ditemukan dalam tanah berupa senyawa tak larut, sehingga dinamakan logam alkali tanah. Logam alkali tanah murni tidak didapatkan di alam dalam keadaan bebas tetapi terkandung sebagai senyawa dalam mineral dan tersebar dikerak bumi pada lapisan lifosfer. 1. Unsur Berilium Unsur ini ditemukan dalam senyawa Silikat Beril 3BeSiO3.Al2( SiO3 ) atau Be3Al2( SiO3)6. Berilium terdapat sekitar 0,0006 % dalam kerak bumi sebagai mineral Silikat dan Beril Be3Al2Si6O18 yang memiliki dua jenis warna yaitu biru hijau muda yakni aquamaryn, hijau tua yakni permata emerald ( adanya samapai 2 % ion Cr (III) dalam struktur kristalnya). 2. Unsur Magnesium Unsur ini ditemukan dalam senyawa magnesit ( MgCO3 ), Dolomit ( CaCO3MgCO3 ), Epsomit ( garam inggris (MgSO4.7H2O)), Hiserit ( MgSO4.3H2O), Kaimit Kelimpahan (KCl.MgSO4.3H2O), Olivin (Mg2SiO4), Asbes (CaMg(SiO3)4).

Magnesium terletak pada urutan kedelapan ( sekitar 2 %) pada kulit bumi. Mineral utama yang mengandung Magnesium adalah Carnelite, Magnesite dan Dolomite. Air laut mengandung 0,13 % Magnesium, dan merupakan sumber Magnesium yang tidak terbatas. 3. Unsur Kalsium Unsur ini ditemukan dalam senyawa Dolomit (CaCO3MgCO3), batu kapur atau marmer ( Kelimpahan kalsium terletak pada urutan kelima ( 8,6 %) pada kulit bumi. Terdapat sebagai mineral Silikat, Karbonat, Sulfat, Fosfat, dan Khlorida. CaCO3 bisa ditemukan dlam berbagai bentuk sebagai limestone ( batu kapur atau gamping), marbel dan kapur atau juga dapat ditemukan dalam kerangka binatang laut. Mineral sulfat diantaranya adalah gypsum CaSO4.2H2O atau juga bantuan fosfat Ca3(PO4)2 yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

4. Unsur Stronsium Unsur ini dapat ditemukan dalam senyawa Selesit ( SrSO4), Stronsianit (SrCO3). Kelimpahan unsur ini sangat jarang sekitar 0,05 % dalam kerak bumi, sebagai mineral stronsianit SrSO4. 5. Unsur Barium Unsur ini dapat ditemukan dalam senyawa Barit ( BaSO4), Witeri (BaCO3). Kelimpahan Barium di alam sangat sedikit dan terdapat sebagai Barit (BaSO4). 6. Unsur Radium Unsur ini dapat ditemukan dalam senyawa Fr(bijih uranium(pitchblende)), zat radio aktif. Kelimpahan radium merupan unsur radio aktif. Radium sangat jarang sekali tetapi keberadaanya dapat dideteksi dengan mudah oleh sinar radio aktif karena intinya membelah dengan spontan, mengemisi partikel sehingga terbentuk Radon,Rn. Sumber Ra adalah bijih uranim(U3O8). Kelimpahan Ra rata-rata dalam kerak bumi kurang dari .

B. SIFAT FISIK DAN SIFAT KIMIA 1. Sifat Fisik Sifat fisik Unsur Be Nomor atom Konfigurasi elektron Titik cair Titik didih, K Rapatan , g/cm3 Energi ionisasi I, kJ/mol Energi ionisasi II,kJ/mol Elektronegativitas Potensial reduksi standar Jari-jari atom Kapasitas panas, J/Gk 4 [He]2s 1560 3243 1,65 400 1757 1,57 -1,70 1,12 1,825
2

Mg 12 [Ne]3s 922 1380 1,74 738 1450 1,31 -2,38 1,60 1,02
2

Ca 20 [Ar]4s 1112 1757 1,55 590 1145 1,00 -2,76 1,97 0,647
2

Sr 38 [Kr]5s 1042 1655 2,54 550 1058 0,95 -2,89 2,15 0,30
2

Ba 56 [Xe]6s 1002 2078 3,59 503 958 0,89 -2,90 2,22 0,204
2

Ra 88 [Rn]7s2 973 1413 5,0 509 975 0,89 -2,92 2,23 0,094

Potensial ionisasi, volt


1

9,322

7,646 22,4106

6,113 31,3106

5,695

5,212

5,279

Konduktivitas listrik, ohm- 25106 dn-1 200

5,0106 2,8106 1,0106

Konduktifitas kalor, W/mK Entalpi kJ/mol Entalpi penguapan ,kJ/mol

156 8,95

200 8,53

35,3 8,2

18,4 8,01

18,6 8,37

pembentukan, 11,71

297

127,6

154,67

136,9

140,2

136,82

2. Sifat Kimia UNSUR R E A K S I D E N G A N Sifat Oksida Amfoter B A S A c. Hidrogen d. Klor e. Asam TIDAK BEREAKSI b. Air Tidak beraksi a. Udara
4Be 12Mg 28Ca 38Sr 56Ba 88Ra

Menghasilkan MO dan M3N2 Dalam bila dipanaskan.

keadaan

dingin dan

dapat M3N2

menghasilkan dipermukaan.

MO

Bereaksi dengan uap Bereaksi membentuk MOH2. keadaan

dengan dingin

air

dalam

membentuk

M(OH)2 dan H2 semakin ke kanan semakin reaktif M+H2----------->MH2 (hidrida)

M + X2 ---------------> dipanaskan MX2 (Garam) M + 2H+---------------------->M2+ + H2(g)

C. PEMBUATAN UNSUR GOLONGAN II A 1. Belium Dibuat dengan memanaskan BeF2 menggunakan Mg pada suhu 300oC.Reaksinya sebagai berikit:

BeF2(g) + Mg(l) --------> Be(g) + MgFe(g) Elektrolisis campuran lelehan BeCl2 dan NaCl Isolasi berkelium dibuat dengan pemanggangan mineral beryl dengan sodiumhexaflourosilicate pada suhu 700oC menghasilkan berkelium florida yang larut dalam air , kemudian diendapkan sebagai hidroksidanya Be(OH)2 dengan pengaturan pH hingga 12. 2. Magnesium Di buat dari MgCl2 Ion yang berasal dari air laut ditambahkan kapur sehingga membentuk Mg2+ + Ca(OH)2 -----------> Mg(OH)2 + Ca2+ Mg(OH)2 dipisahkan dari air dengan disaring lalu ditambah HCl dan kemudian dielektrolosis sehingga diperoleh logam Mg dengan kemurnian 99,9% Mg(OH)2 + 2 HCl ------> MgCl2 + 2H2O MgCl2 ------------> Mg + Cl2 Dibuat dari MgO MgO direduksi pada temperatur tinggi ( 1150 C) menggunakan Ferrosilikon ( alloy dari besi dan silicon). Saat titik didih tercapai maka proses ini

membentuk Mg yang kemudian dikondensasi menjadi larutan dan leburan Mg. 3. Kalsium Kalsium hanya dibuat dalam skala kecil dan diperolah melalui reduksi halidanya dengan logam Na. CaCl2(I) + Na(S) ----------> Ca(l) + NaCl(l) Dalam skala kecil kalsium dapat dibuat melalui reduksi dari CaO dengan Aluminium 3CaO + 2Al ------------> 3Ca + Al2O3

4. Stronsium Stronsium dibuat dengan mereduksi oksidanya 3SrO + 2Al ----------> 3Sr + AlO3

Isolasi secara komersial dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan stronsium klorida,SrCl2.Sr juga dapat diisolasi dari reduksi SrO dengan aluminium.

5. Barium Barium dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan Barium klorida Barilium juga dapat diperoleh dari reduksi BaO dengan Al 6BaO + 2Al -------> 3Ba + Ba3Al2O6 6. Radium Radium dibuat dengan menggunakan limbah plitchblende yang merupakn biji mineral yang dihasilkan oleh uranium. Pembuatan radium ini ditemikan oleh Pierre Currie dan Marie Currie . Unsur uranium diisilasi oleh Currie melalui anamalgamnya.

D. KEGUNAANYA 1. Berilium Campuran logam berilium dengan logam lain digunakan mencegah korosi logam. Logam ini digunakan untuk membuat alloy tembaga dan nikel dengan kekuatan yang tinggi. Digunakan sebagai campuran bahan-bahan dari bagian-bagian pesawat seuepr sonic, hal ini karena berilium mempunyai sifat mengkilat, kuat ,dan stabil. Karena berilium merni mudah menghantarkan sinyal-sinyal elektronik dilalui dilalui sinar X, maka digunakan sebagai jendela pada tabung sinarX. Beriliun dan oksidanya digunakan sebagai moderator pada rector

nuklir,karena berilium mempunyai kecendrungan menangkap neutron. Digunakan oseanografi. dalam pembuatan computer,laser,televise,dan alat-alat

2. Magnesium Magnesium karbonat (MgCl2.6H2O) digunakan sebagai refaktor dan bahan isolasi . Magnesium sitrat digunakan sebagai bahan obat-obatan dan minuman bersoda. Magnesium hidroksida digunakan sebagai obat (laxative), dan digunakan pada proses penyulingan gula. Magnesium sulfat yang dikenal sebagai garam inggris(Epsom salt) dan

magnesium oksida (MgO), digunakan pada pembuatan kosmetik,kertas, dan obat cuci perut. Campuran magnesium ,Aluminium dan baja digunakan pada bahan pembuatan bagian-bagian pesawat, kaki atau tangan buatan,vacuum cleaner,alat-alat optic dan furniture. Digunakan secara luas untuk keonstruksi karena ringan. Digunakan untuk membuat reagen grinard.

3. Kalsium Digunakan sebagai deoxi dizer untuk tembaga , nikel dan stainless steel. Campuran logam kalsium timbal digunakan pada akumulator. Digunakan dalam pembuatan kapur , semen, dan mortal. Digunakan untuk membuat gigi palsu dan tulang atau rangka tiruan. Kalsium hidroksida digunakan untuk uji keasaman gas karbon dioksida.

4. Stronsium Digunakan pada pembuatan kembangan api,petasan,dan lampu jalan kereta api. Stronsium oksida digunakan pada proses pembuatan gula pasir. Isotop stronsium 85 digunakan untuk mendeteksi kanker tulang. Isotop stronsium 90 digunakan sebagai senjata nuklir.

5. Barium Logam barium sebagai pelapis konduktor listrik. Barium sulfat digunakan dalam industry karet, cat, dan linoleum. Barium nitrat digunakan untuk membuat petasan, dan kembaang api. Digunakan untuk pengujian sistem gastronstinal sinarX.

6. Radium Digunakan untuk membuat cat berbahaya yang digunak piringan jam, tombol pintu atau benda-benda lain agar tampak berbahaya (berpijar) dalam kegelapan . Penggunaan isotop radio aktif dalam kedokteran oleh Henri Danlos yang menggunakan radium Tubercolosis pada kulit serta beberapa penyakit kanker.

E. SENYAWA-SENYAWA LOGAM GOLONGAN II A 1. Oksida dan Hidroksida Logam Alkali Tanah Logam alkali tanah bereaksi dengan oksigen maka dari reaksi tersebut dihasilkan senyawa oksida. Selain BeO, Semua oksida logam alkali tanh merupakan oksida basa, yang berarti ketika oksida-oksida tersebut bereaksi secara eksotermal dengan air maka dihasilkan senyawa hidroksida atau basa. Berbeda dengan oksida logam alkali tanah lainnya, BeO merupakan senyawa yang bersifat amfoter sehingga dapat bereaksi secara kimia sebagai senyawa asam atau basa.

BaO(s)+ H2O(l) ----------> Ba (OH)2(aq) CaO(s) + H2O(l) ----------> Ca(OH)2(aq) Senyawa-senyawa hidroksida (basa) mempunyai kelarutan yang berbeda . dari Mg(OH)2 ke Ba(OH)2, kelarutan hidroksida logam alkali tanahnya semakin besar. Mg(OH)2 relatif sukar larut dalam air disbanding dengan Ca(OH)2, Sr(OH)2 dan Ba(OH)2. Akan tetapi Mg(OH)2 dapat terionisasi sempurna didalam air sehingga dapat digolongkan sebagai basa kuat.

2. Halida Logam Alkali Tanah Senyawa-senyawa halide logan alkali tanah dapat dengan mudah larut dalam air dan bersifa hidroskopik. Jadi senyawa-senyawa halide logam alkali tanah ini dapat denga mudah menyarap air. Sebagai contoh, CaCl2 dapat digunakan untuk memurnikan alkohol. Hal ini karena CaCl2 dapat menyerap semua air yang terlarut dalam alkohol. 3. Garam Logam Alkali Tanah Logam alkali tanah dapat membentuk beberapa jenis garam daiantaranya adalah sulfat (ZSO3), kromat (ZCrO4), oksalat (ZC2O4) dan karbonat (ZCO3). Pada dasarnya garam-garam logam alkali tanah sukar larut dalam air. Berikut penjelasan tentang kelarutan garam-garam logam alkali tanah dalam air. Kelarutan garam-garam sulfat dari logam alkali tanh menurun dari BeSO4 ke BaSO4 dimana BeSO4 dan MgSO4 dapat larut dengan mudah, CaSO4 cukup dapat larut sedangkan BaSO4 dan SrSO4 sukar larut. Kelarutan garam-garam kromat dari logam alkali tanah menurun dari BeCrO4 ke BaCrO4, dimana BeCrO4, MgCrO4 dan CaCrO4 dapat larut dengan mudah SrCrO4 cukup dapat larut dan BaCrO4 sukar larut. Semua garam karbonat dari logam alkali tanah sukar larut. Kecuali MgC2O4, semua garam oksalat dari logam alkali tanah sukar larut.

DAFTAR PUSTAKA Cotton dan Wilkinson, 2007. Kimia Aorganik Dasar, Jakarta: Universitas Indonesia Prees. Sunardi, 2006. 116 Unsur Kimia Deskripsi dan Pemanfaatannya. Bandung: Yrama Widya