Anda di halaman 1dari 19

PENYAKIT RADANG PANGGUL PID

Oleh:

Dr. Ronny A. A. Mewengkang, Sp.OG

BAGIAN / SMF OBSTETRI GINEKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRAT / RSUP MANADO 2010

PENDAHULUAN
Penyakit

Radang Panggul / Pelvic Inflammatory Disease (PID) Infeksi pelvis Akibat infeksi ascending traktus genital

Permasalahan PID :

Kesukaran dalam menegakkan diagnosis sehingga kesulitan dalam terapi

BATASAN
Penyakit

peradangan pelvis (PID, pelvic inflammatory disease) peradangan pada traktus genitalia bagian atas

PID LOKASI
Servicitis
Endometritis Salpingitis Ooforitis Parametritis Pembentukan abses tubo-ovarian

PID PERJALANAN PENYAKIT


PID akut PID kronis

FAKTOR RISIKO

Usia muda Partner seksual >> satu Kurangnya pemakaian kondom Status sosioekonomi rendah Pemasangan / perubahan AKDR Aborsi Pemeriksaan Histerosalfingogram D & C ( Dilatasi dan kuretase )

MIKROBIOLOGI
Infeksi Polimikrobial : ( Paling Sering ) Neisseria Gonore dan Chlamydia Trachomatis
Lainnya :
MYCOPLASMA GENITALIUM
BAKTERI ANAEROB ACTINOMYCES

MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS
VIRUS

DIAGNOSIS
Criteria Infectious Society for Obstetrics & Gynecology (1983) Revisi th 2002

1.Gejala Klinik :
- Nyeri

tekan abdomen

- Nyeri tekan adneksa - Nyeri bila serviks digerakkan

2. Salah satu gejala tambahan berikut ada:

- Suhu oral > 38C - Lekositosis > 12.000/mm3 - LED / C-reaktif protein >> - Keluar sekret vagina ( Leukorea patologik ) - Pus (+) dalam cavum abdomen - Kultur sekret endoserviks N. Gonorrhoea, C.trachomatis

DIAGNOSIS BANDING

Kehamilan ektopik Apendisitis Irritable bowel syndrome Penyakit peradangan usus Infeksi saluran kencing Torsi usus Nyeri psikosomatis

PEMERIKSAAN

Hitung leukosit LED CRP relatif tidak spesifik Tes kehamilan menyingkirkan KET Tes mikrobiologi Pemeriksaan radiologis

REGIMEN CENTERS FOR DISEASE AND PREVENTION


REGIMEN A Ofloxacin 400 mg, oral 2 kali sehari selama 14 hari Levofloxacin 500 mg oral 1 kali sehari selama14 hari

DENGAN ATAU TANPA Metronidazole 500 mg oral 2 kali sehari selama 14 hari

REGIMEN B Ceftriaxone 250 mg I.M dosis tunggal ATAU Cefoxitin 2 g I.M dosis tunggal dan Probenecid, 1 g oral dosis tunggal
DENGAN ATAU TANPA

Metronidazole 500 mg oral 2 kali sehari selama 14 hari

PARENTERAL REGIMEN
PARENTERAL REGIMEN A Cefotetan 2 g IV tiap 12 jam ATAU Cefoxitin 2 g IV tiap 6 jam DAN Doxycycline 100 mg oral ATAU IV tiap 12 jam PARENTERAL REGIMEN B Clindamycin 900 mg IV tiap 8 jam DAN Gentamicin dosis awal IV atau IM (2 mg/kg BB) dilanjutkan dengan dosis rumatan (1.5 mg/kg) tiap 8 jam

PROGNOSIS
Efek samping PID
PID kronik

Infertilitas faktor tuba


Kehamilan ektopik

AKDR meningkatkan risiko terjadinya PID sebelum pemasangan AKDR

Skrining Chlamidya Gonore Vaginosis bakterial

KESIMPULAN
Gejala klinis yang bervariasi dengan

keragaman etiologi dan manifestasi klinis jadi tantangan kita dalam menegakkan diagnosis dan melakukan penangan PID yang rasional, cepat dan tepat

Penanganan PID harus menyeluruh, tidak hanya pengobatan antibiotika saja melainkan juga pengobatan suportif-simtomatik