Anda di halaman 1dari 25

1

Sebutkan tahapan perkembangan embrio Kapan fase perkembangan embrio disebut fase gastrula Bagaimanakah mekanisme terbentuknya 3 lapisan embrional Sebutkan hasil diferensiasi dari ke 3 lapisan tersebut

Proses Morfogenetik disebut juga sebagai Proses Gastrulasi. Selama masa gastrulasi sel-sel melakukan gerakan morfogenetik, sehingga terjadi reorganisasi seluruh embrio atau sebagian daerah kecil di dalam embrio

Gastrulasi: awal perkembangan embrio Mulai dikenal 3 lapisan:


Ektoderm Mesoderm endoderm

Mekanisme molekuler gastrulasi berbeda untuk setiap spesies Gastrulasi diikuti dengan organogenesis, perkembangan organ dari lapisan germinal

Tujuan gastrulasi: membentuk 3 lapisan embrional yaitu ectoderm, mesoderm, and endoderm. Setiap lapisan akan berkembang menjadi jaringan dan organ spesifik Misal: ektoderm berkembang menjadi:

Epidermis (kulit, rambut, dll) Jaringan syaraf

Mesoderm is found between the ectoderm and the endoderm and gives rise to:
Somites (muscle, cartilage and vertebrae) notochord blood and blood vessels bone and connective tissue

Endoderm gives rise to:


Epithelium of the digestive system and respiratory system Organs associated with the digestive system, such as the liver and pancreas

10

Gastrulation occurs after implantation of the embryo, on day 6 of mouse embryogenesis Gastrulation occurs in a series of steps: the embryo becomes asymmetric the primitive streak forms cells from the epiblast at the primitive streak undergo a epithelial to mesenchymal transition and ingress to at the primitive streak to form the germ layers

11

12

13

Hasil pembelahan sel pada burung adalah blastoderm yang terletak sebagai suatu tudung di atas yolk. Bagian tengah dari blastoderm terpisah dari yolk oleh rongga sub germinal, sehingga tampak terang dan disebut area pelusida. Sebaliknya bagian tepi dari area pelusida tampak gelap karena berlekatan dengan yolk, disebut area opaca

14

15

16

Sebagian besar dari sel-sel blastoderm berada pada lapisan permukaan atas, membentuk EPIBLAST, beberapa sel melepaskan diri dari epiblast kedalam rongga subgerminal dan membentuk HIPOBLATS PRIMER. kemudian lapisan sel bermigrasi dari tepi posterior blastoderm dan bergabung dengan hipoblast primer membentuk HIPOBLAST SEKUNDER. Blastoderm sekarang terdiri atas dua lapis (epiblast dan hipoblast) pada bagian tepi bersatu pada area opaka. Celah antara kedua lapis dapat disebut rongga blastula.
17

Ciri utama dari gastrulasi burung, reptilia dan mamalia adalah adanya daerah unsur primitif (primitive streak). Daerah ini mulamula tampak sebagai suatu penebalan pada bagian tengah dari area pelusida bagian posterior. Penebalan ini disebabkan kerena adanya migrasi sel-sel dari daerah posterolateral ke bagian tengah area pelusida

18

Bagian penebalan menyempit, bergerak ke anterior dan mengerut membentuk suatu parit yang disebut daerah unsur primitif (Stria primitiva). Lekukannya disebut lekukan primitif dan berperan sebagai blastoporus, tempat migrasi sel kedalam rongga blastula. Daerah unsur primitif = blastoporus amfibia. Pada ujung anterior terjadi penebalan disebut Nodus Hensen. Bagian tengah nodus Hensen akan dilalui oleh sel-sel yang masuk ke rongga blastula

19

Nodus Hensen setara dgn bibir dorsal blastoporus pd Amphibi Pd Aves gastrulasi dilakukan oleh sel-sel yg bergerak sendiri-sendiri dan terkoordinasi dari luar masuk ke dalam embrio, bukan melalui gerakan bersama dlm suatu lempengan Gastrulasi pd burung tdk mbtk arkenteron sejati. Setelah endoderm dibentuk, yg mjd arkenteron adlh rongga subgerminal (atapnya dibatasi endoderm, dasarnya adalah yolk)

20

Sel-sel pertama yang bermigrasi melalui daerah unsur primitif adalah sel yang akan menjadi endoderm. Sel-sel ini bergerak ke anterior, bergabung dengan hipoblast. Sel berikut yang masuk melalui nodus Hensen juga bergerak ke anterior, tetapi tdk bergerak sejauh bakal endodermtetap berada antara epiblast dan endoderm membentuk mesoderm kepala dan notokord.

21

Sel-sel yang masuk ini bergerak ke anterior, mendorong epiblast bagian tengah keatas sehingga akhirnya terbentuk lipatan kepala. Makin banyak sel-sel bermigrasi masuk melalui daerah unsur primitif yang setelah masuk kedalam rongga blastula mereka memisahkan diri menjadi dua arah. Satu masuk lebih dalam dan bergabung dengan hipoblast serta mendorong hipoblast ke tepi mbtk organ-organ endodermal dan sebagian besar selaput ekstra-embrio

22

Kelompok kedua menyebar membentuk suatu lembaran yang terbentang diantara epiblast dan hipoblast. Lembaran ini yang membentuk bagian mesoderm dari embrio dan selaput ekstra embrio. Saat pembentukan mesoderm berlangsung, daerah unsur primitif mulai memendek sehingga nodus Hensen berpindah letak dari tengah area pelusida menjadi berada di bagian posterior tbtk notokord posterior

23

Akhirnya nodus bergeser mencapai posisinya yang paling posterior dan membentuk daerah anal. Pada tahap ini, epiblast seluruhnya terdiri atas bakal sel-sel ektoderm yang berepiboli hingga mengelilingi yolk. Gastrulasi telah selesai dengan dibentuknya ektoderm digantinya hipoblast dengan endoderm dan terletaknya mesoderm di antara kedua lapisan ini.

24

25