Anda di halaman 1dari 26

Kuliah Pasar Modal & Manajemen Keuangan PPAk Fakultas Ekonomika & Bisnis UGM Yogyakarta Maret 2013

Sejarah
Tahun 1900-an dibuka Tahun 1940-1952 ditutup karena PD 2 Tahun 1958 nasionalisasi seluruh perusahaan Belanda Tahun 1976 pemerintah mendirikan Bapepam dan PT

Dana Reksa 10 Agustus 1977 ditetapkan sebagai tanggal lahirnya Pasar Modal Indonesia 30 Nopember 2007 penggabungan BEJ & BES menjadi BEI 2 Januari 2008 penggunaan logo baru untuk Bursa Efek Indonesia

Sejarah
Tahun Kurs US $ (Rp) 1.125 1.641 1.650 1.729 1.800 1.901 1.994 2.062 2.110 2.200 2.307 2.382 4.650 8.068 7.100 9.003 10.025 8.905 8.477 9.355 9.570 9.433 Trading Value (Miliar Rp) 3 2 5 31 964 7.311 5.778 7.953 19.086 25.483 32.358 75.730 120.385 99.685 147.880 122.775 109.148 120.763 125.438 247.007 164.178 975.135 Daily Value Index 0,01 0,01 0,02 0,12 3,90 30,09 23,58 32,20 77,59 104,01 131,53 304,14 489,37 403,58 598,70 513,70 407,27 492,91 518,34 1.024,93 2.078,20 IHSG Kapitalisasi Pasar (Miliar Rp) 89,33 94,23 100,10 449,24 4.309.44 14.186,63 16.435,89 24.839,45 69.299,60 103.835,24 152.246,46 215.026,10 159.929,86 175.728,98 451.814,92 259.620,96 239.258,73 268.422,78 460.365,96 679.949,07 701.827,22 2.019.375,00 Kapitalisasi Pasar (Juta Dollar) 79 57 61 260 2.394 7.463 8.243 12.046 32.843 47.198 65.993 90.271 34.394 21.781 63.636 28.837 23.886 30.143 54.308 72.683 73.336 Jumlah Perusahaan yg Listing 24 24 24 24 56 123 139 153 172 217 238 253 282 288 277 287 316 331 333 331 330 398 +23 IPO 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2009 2010 66,53 69,69 82,58 305,12 399,69 417,79 247,39 274,34 588,77 469,64 513,85 637,43 401,71 398,04 676,92 416,32 392,04 424,95 691,90 1.000,23 1.029,61 2.534,36 3.703,51

Fakta pasar modal indonesia


Nilai kapitalisasi pasar: Rp 3.537,29 T (2011), Rp 4.092,23 T (2012) Nilai rerata transaksi harian: Rp 4,801 T(2010); Rp 5,3 T(2013 s/d 21 Peb) Jumlah perusahaan yang listing di BEI: 420 (2010); 436 (2011); 460 (2012) Jumlah investor domestik Indonesia: sekitar 460.000 orang ( + 0,2%) Jumlah investor DIY: 4786 (per 31 Desember 2012) Investor asing masih dominan di BEI

Hakikat/Prinsip Dasar Transaksi di Pasar Saham


efek

PENJAMIN EMISI AGEN PENJUAL

efek

EMITEN
dana dana

INVESTOR

Pasar Perdana

dana INVESTOR BELI efek BROKER BELI

dana

dana

dana BROKER JUAL efek INVESTOR JUAL

BURSA EFEK
efek efek

Pasar Sekunder

MEKANISME TRANSAKSI DI PASAR PERDANA TATA CARA PEMESANAN SAHAM PERDANA (IPO)
Formulir + Bukti Setor+ Identitas Copy Formulir

Agen penjual
FPPS + DPPS

KONFIRMASI PENJATAHAN

Rp

Investor
KONFIRMA SI PENJATAHA N

Emiten
FPPS + DPPS

Bank

KONFIRMASI PENJATAHAN

BAE
6

Penjamin Emisi

MEKANISME TRANSAKSI DI PASAR SEKUNDER

PROSES JUAL BELI SAHAM DI BEI


Investor Beli
Bursa Efek Indonesia
Perusahaan Efek (AB)
Pialang Beli

Investor Jual
Proses Matching demand dan supply melalui JATS (Jakarta Automated Trading System)
Pialang Jual

Perusahaan Efek (AB)

Proses Perdagangan
Proses Settlement Rp Perusahaan Efek (AB) Emiten/ BAE Saham KPEI Proses Netting Perusahaan Efek (AB) KSEI Saham

Pemindahbukuan antar rekening efek


Penyelesaian Transaksi Rp

Investor Beli

Investor Jual

T+3
7

Hakikat/Prinsip Dasar Transaksi di Pasar Saham


Pasar terbuka harga saat terjadi transaksi

tergantung mekanisme pasar Supply&demand Kekuatan pasar merupakan penentu paling dominan untuk pergerakan jangka pendek Jangka panjang fundamental

Psikologi Pasar
Secara psikologis pasar menganggap harga suatu

saham murahnaik, & sebaliknya Faktor eksternal Sifatnya temporary Analisis teknikal cerminan psikologi pasar Menganalisis teknikal = memprediksi respon pasar (psikologi pasar)

Fenomena yang ada di pasar saham Indonesia (yang terkait)


Lebih suka teknikal daripada fundamental Buy on rumours Pergerakan secara sektoral Suka ikut-ikutan Pengaruh Bursa Regional dan sebagainya

ANALISIS FUNDAMENTAL
Reliable secara jangka panjang
Sesuai dengan karakteristik investasi di saham Top-down analysis
MAKRO EKONOMI / MARKET SEKTOR INDUSTRI

PERUSAHAAN

ANALISIS FUNDAMENTAL (Makro) EKONOMI


GDP
Siklus Bisnis Suku Bunga

Inflasi
Kurs Release dari Pejabat/Lembaga berwenang

P/E Ratio

ANALISIS FUNDAMENTAL SEKTOR INDUSTRI


Termasuk salah satu penentu sukses

tidaknya investasi Growth tiap sektor industri tidak sama Siklus hidup industri

- Pioneering stage - Expansion stage - Stabilization/maturity stage - Deceleration in growth and/or decline stage

ANALISIS FUNDAMENTAL SEKTOR INDUSTRI


Aspek kualitatif

- Sejarah performa jangka panjang - Kompetisi - Pengaruh Pemerintah - Perubahan struktur yang terjadi pada ekonomi

ANALISIS FUNDAMENTAL PERUSAHAAN


Laporan Keuangan (Neraca, Laporan Rugi-Laba, Laporan Arus Kas)
Variabel keuangan dasar Posisi perusahaan Variabel keuangan Perhitungan Nilai & potensi perusahaan Analisis aksi korporasi perusahaan Valuasi harga saham terhadap nilai perusahan Proyeksi kinerja perusahaan

ANALISIS FUNDAMENTAL PERUSAHAAN

ANALISIS TEKNIKAL
Penggunaan data dari pasar untuk menganalisis

harga saham Meramalkan arah pergerakan harga saham grafik, indikator teknis, dan sebagainya Historis berpola Technical Analysis, Martin J. Pring

The technical approach to investing is essentially a reflection of the idea that prices move in trends which are determined by the changing attitudes of investors toward a variety of economic, monetary, political and psycological forces. The art of technical analysis for it is an art [emphasis added] is to identify trend changes at an early stage and to mantain an investment posture until the weight of evidence indicates that the trend is reversed

DOW THEORY
Market price discount everything
Price move in trends Human nature is constant

Tools dalam Analisis Teknikal


Trend
Support Resistance Indikator teknis

Chart/Grafik pergerakan harga

Trend & Channel

MINOR (SHORT TERM) TREND Kurang dari 1 bulan SECONDARY (MEDIUM TERM) TREND Sekitar 1-3 bulan

Support & Resistance


RESISTANCE SUPPORT RESISTANCE
SUPPORT

RESISTANCE

SUPPORT

Indikator Teknis

Indikator Teknis