Anda di halaman 1dari 3

SRIKANDI POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA MENGIKUTI NATIONAL UNIVERSITY DEBATING CHAMPIONSHIP (NUDC) TAHUN 2013

Lomba debat menggunakan bahasa Inggris antar perguruan tinggi sudah menjadi bagian penting dalam persaingan global. Lomba ini terus dikembangkan di beberapa negara, terutama negara-negara berkembang, dalam rangka meningkatkan kualitas daya saing bangsa. Dengan demikian sudah selayaknya Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan kegiatan lomba debat bagi mahasiswa di Indonesia. Di dalam debat, terdapat tuntutan penggunaan kombinasi

kemampuan berbahasa Inggris dan kemampuan berargumen. Judgement yang dihasilkan selalu melalui alasan (reasoning) dan dukungan fakta yang jelas. Debat ini menuntut mahasiswa tidak hanya mengetahui isu-isu global tetapi juga menganalisisnya. Secara langsung, kegiatan debat mampu menginternalisasikan kemampuan berpikir kritis dalam keterampilan berkomunikasi. Menyadari pentingnya lomba debat bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mengembangkan kegiatan ini melalui kegiatan National University Debating Championship (NUDC). Lomba ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa Indonesia di tingkat internasional dan mengembangkan jejaring dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa. Pemenang NUDC tahun 2012 telah diutus sebagai Delegasi Indonesia di tingkat internasional di Berlin, Jerman dan pada tahun 2013 akan dikirim ke Chennai, India. Salah satu penyelenggara seleksi wilayah Kopertis se-Indonesia, untuk perguruan tinggi swasta dan negeri adalah Kopertis wilayah V yaitu

DIY. Perlu diketahui bahwa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta baru pertama kali mengikuti lomba debat ini. Delegasi yang dikirim adalah Nellis Eka Risnita dan Siska Arummona sebagai debater dan Septiasih Windiasari sebagai adjudicator. Berikut hasil pengumuman rangking seleksi tahap 1 s.d.3 National University Debating Championship (NUDC) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kopertis Wilayah V tahun 2013 sebagai berikut: 1. UGM, 2. UAJY, 3. UNY, 4. USD, 5. UII, 6. UMY, 7. UAD, 8. STBA LIA, 9. Stikes Surya Global, 10. ISI, 11. UTY, 12. UPN, 13. Stimik Amikom, 14. Stikes Aisiyah, 15. Akbid Yo, 16. ASM Marsudirini, 17. Putra Jaya, 18. IST Akprind, 19. POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA, 20. Asmi Desanta, 21. UKDW, 22. LPP, 23. STTNas, 24. STTL, 25. APMD, 26. Ukrim, 27. AAK Manggala, 28. AMY, 29. UST, 30. Unriyo, 31. Akindo, 32. Poltekkes BSI, 33. Akper Notokusumo, 34. ABA Sinema, 35. Stikes Alma Ata, 36. APTA, 37. Poltekkes Permata, 38. Stipram, 39. UP 45, 40. STI AAN, 41. Akpar BSI, s.d 44.

Salah seorang peserta lomba debat tampak sedang menyampaikan pandangannya tentang suatu tema yang telah diberikan oleh para juri.

Lomba debat tahun ini diikuti oleh 44 tim yang terdiri dari Universitas ternama di Yogyakarta. Tim yang masuk ke perempat final adalah ranking No. 1 s.d. No. 16. Berhubung para srikandi dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta tsb hanya mendapat rangking ke-19, maka Mohon maaf Poltekkes Kemenkes Yogyakarta belum bisa masuk ke babak perempat final. Namun demikian, ini menjadi sebuah awalan yang baik untuk dapat diperjuangkan/ditingkatkan kembali pada lomba NUDC tahun berikutnya... Hasil final diambil juara 1 s.d 4. Pemenang National University Debating Championship (NUDC) Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan Kopertis Wilayah V tahun 2013 adalah sebagai berikut: Juara 1 diraih oleh tim mahasiswa UGM, Juara 2 diraih oleh tim mahasiswa Universitas Sanata Dharma, Juara 3 diraih oleh tim mahasiswa Universitas Atma Jaya, dan Juara 4 diraih oleh tim mahasiswa UAD. Selamat kepada pada juara dan selamat berjuang untuk mewakili Kopertis Wilayah V untuk bertanding di tingkat nasional.