Anda di halaman 1dari 18

KEMAH BAKTI 2013

Kemah Bakti 2013 Poltekkes Kemenkes Yogyakarta telah dilaksanakan pada Hari Jumat Minggu, tanggal 7 9 Juni 2013 di Camping Ground Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Alhamdulillah, kegiatan perkemahan tahunan Saka Bakti Husada (SBH) Poltekkes Yogyakarta ini telah berlangsung dengan sukses dan lancar. Upacara pembukaan sekaligus pelepasan Kemah Bakti 2013dilaksanakan di halaman Auditorium Baru (Graha Bina Husada) Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Jl. Gadingan, Banyuraden, Gamping Sleman. Sebelum upacara dimulai, para peserta mengisi presensi terlebih dahulu. Kemah Bakti 2013 ini diikuti oleh 448 peserta yg berasal dari 6 jurusan dan mahasiswa tingkat II yang belum lulus Kemah Bakti 2011/2012. Upacara pembukaan kegiatan Kemah Bakti 2013 dimulai pukul 15.00 WIB, dihadiri oleh Ibu Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta beserta jajarannya dan Kakak-kakak pembina dari DKD dan DKC Sleman. Selanjutnya upacara dipimpin oleh Kak Dendy Hadi Saputra dan pembina upacara yaitu Kak Lucky Herawati, Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Upacara berlangsung dengan sangat hikmat. Setelah selesai upacara para peserta bersalaman dengan Ibu Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta beserta jajarannya.

Para peserta mulai berdatangan di Auditorium Baru Poltekkes Kemenkes Yogyakarta untuk mengikuti upacara pembukaan sekaligus pelepasan Kemah Bakti 2013.

Peserta Kemah Bakti 2013 saat mengisi daftar hadir

Ibu Direktur Poltekes Kemenkes Yogyakarta beserta jajarannya dan Kakak-kakak dari DKD dan DKC Sleman.

Kak Dendy Hadi Saputra saat bertugas sebagai pemimpin upacara

Ibu Direktur memberikan penyematan tanda peserta kepada 2 orang perwakilan peserta Kemah Bakti 2013

Para peserta dan panitia Kemah Bakti 2013 bersalaman mohon doa restu- kepada Ibu Direktur dan jajarannya Kemudian para peserta berjalan kaki per kelompoknya menuju Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta di Jl. Tata Bumi No. 3, Banyuraden, Gamping, Sleman. Di halaman depan kampus Terpadu sebanyak 18 truk sudah menunggu. Di setiap truk ada 1 Dewan Racana dan 1 truk diisi oleh 2-3 kelompok yang 1 kelompoknya terdiri dari 10-11 orang. Setelah semua pesertanya naik, truk mulai berjalan satu-persatu dengan dikawal mobil patroli polisi. Perjalanan pun berjalan dengan lancar dengan menempuh waktu -/+ 1 jam. Cuaca saat itu juga mendukung.

Sesampainya di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, matahari sudah terbenam. Jalan masuk desa wisata lumayan gelap walaupun lampu-lampu dari rumah penduduk sudah menyala. Para peserta Kemah Bakti 2013 turun

dari truk sambil mengangkat barang-barang yang dibawa mereka. Semua tenda sudah didirikan oleh pengurus disana. Jadi peserta tidak perlu mendirikan tenda. Malam pertama itu suhu udara di lereng Gunung Merapi itu begitu dingin.

Para peserta mulai meninggalkan Auditorium Baru menuju Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Perjalanan menuju Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tata Bumi No. 3, Banyuraden.

Para peserta satu-persatu menaiki truk yang akan mengantar mereka ke Pentingsari.

Suasana di dalam truk ketika perjalanan yang membuat macet jalanan.

Sesampainya di Desa Wisata para peserta turun dari truknya masing-masing.

Para peserta memasuki tenda yang sudah didirikan Setelah ishoma, wisata kuliner menjadi kegiatan Kemah Bakti 2013 selanjutnya. Para peserta membawa makanan khas dari 5 kabupaten/kota di D.I. Yogyakarta seperti Sleman, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, dan Yogyakarta yang telah ditentukan oleh panitia di masing-masing kelompok dengan cara diundi. Setiap kelompok mulai menyiapkan makanan khas yang dibawa ke meja yang sudah disiapkan oleh panitia. Suasananya sangat meriah, banyak sekali makanan khas yang disajikan oleh peserta seperti geplak, salak, bakpia dan lain-lain.

Meja yang telah disediakan panitia untuk display aneka makanan-minuman yang dibawa peserta untuk kegiatan wisata kuliner.

Suasana ketika wisata kuliner berlangsung, semua peserta Kemah Bakti 2013 dimanjakan dengan aneka rupa makanan khas daerah Yogyakarta.

Bakpia- Salah Satu Makanan Khas Yogyakarta

Geplak- Makanan khas dari Bantul

Makanan Khas dari Kulon Progo

Makanan Khas Gunung Kidul

Makanan Khas dari Sleman Malam semakin larut. Acara selanjutnya adalah Jelajah Desa. Dijelajah desa terdiri dari 1 kelompok dan sebelum memulai perjalanan para peserta menampilkan yel-yel dan berdoa terlebih dahulu di pos pemberangkatan. Kemudian para pesera harus melewati 6 pos yang setiap posnya telah dijaga oleh 2 orang panitia. Di setiap posnya akan diberi soal dan penjelasannya kemudian dinilai oleh panitia yang berjaga. Penjelajahan selesai pada pukul 01.00 WIB pagi dan berjalan lancar.

Pos Pemberangkatan Jelajah Desa.

Peserta Jelajah Desa saat tiba di Pos 1

Pemeriksaan tugas-tugas di Pos 2

Seorang Kakak Panitia tengah menguji salah satu kelompok peserta Jelajah Desa di Pos 3

Pos 4

Sambil lesehan, peserta Jelajah Desa menyelesaikan penugasannya dihadapan Kakak panitia yang menjaga di Pos 5. Pagi harinya (Sabtu, 8 Juni 2013) peserta mengikuti senam pagi dilanjutkan makan pagi. Lalu ada Bakti Masyarakat yaitu Penyuluhan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, Bakti Sosial dan Kerja Bakti di 3 tempat yaitu di Posyandu, Pendopo dan Lansia.

Peserta Kemah Bakti saat mengikuti Senam Pagi

Mahasiswa JKG saat memberikan Pelayanan Kesehatan Gigi pada salah seorang ibu warga masyarakat Pentingsari.

Menjaga Kesehatan di Usia Lansia menjadi salah satu materi penyuluhan yang disampaikan peserta Kemah Bakti kepada warga masyarakat Pentingsari.

Ibu-ibu warga masyarakat Pentingsari tampak serius menyimak Penyuluhan Kesehatan yang disampaikan peserta Kemah Bakti 2013.

Seorang Ibu warga Desa Pentingsari melakukan pemeriksaan kadar lemak dan status gizi menggunakan alat modern milik Jurs. Gizi Poltekkes Yogyakarta Usai Sholat Ashar, Acara selanjutnya adalah Outbound. Berbagai permainan dilakukan walaupun dengan cuaca hujan. Para peserta dengan antusias mengikuti acara tersebut. Malam keduanya diadakan acara Api Unggun dan Pensi (pentas seni). Pada saat

acara api unggun, peserta mengucapkan Dasa Darma Pramuka dan dilanjutkan dengan pensi dari 6 jurusan yang temanya telah ditentukan oleh panitia. Dengan ditemani dinginnya malam dan semangkuk wedang ronde menambah meriahnya acara malam itu. Walaupun sempat hujan gerimis, namun tak menghalangi peserta melanjutkan kegiatan Pensi.

Peserta Kemah Bakti sedang menyimak arahan dari Instruktur Outbond

Outbond tetap berlangsung ditengah suasana hujan dan udara dingin.

Ahad, 9 Juni 2013, sebagai hari terakhir Kemah Bakti 2013 di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta diisi dengan lomba-lomba seperti TTG (Teknologi Tepat Guna), Tarik Tambang dan Joged Asyik, yang nantinya akan dinilai oleh panitia. Kemudian dilanjutkan dengan flash mop bersama-sama. Setelah acara selesai, persiapan pulang dan upacara penutupan serta pembagian hadiah dari lomba-lomba dan pensi. Upacara penutupan Kemah Bakti 2013 dilakukan dengan sederhana karena cuaca yang tidak mendukung. Bertindak selaku pembina upacara adalah Bapak Pudir III (Kak Ir. Roosmarinto, M.Kes). Ketika upacara selesai truk mulai berdatangan dengan mobil patwal polisi. Semua peserta naik truk yang sudah ditentukan panitia. Walaupun hujan deras sekali kami tetap melanjutkan perjalanan pulang ke Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan selamat. Semoga kegiatan Kemah Bakti tahun selanjutnya dapat lebih menarik, seru, dan bermanfaat bagi peserta maupun masyarakat sekitar lokasi kegiatan tsb. Sekian..