Anda di halaman 1dari 2

STATUS PASIEN I.

IDENTITAS PASIEN Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Pekerjaan Status Agama Suku/Bangsa Pendidikan Terakhir : Tn. E.S : 27 tahun : Laki-laki : Tulakan, RT 02/04, Bantengan, Sine, Ngawi :: Menikah : Islam : Jawa/Indonesia : SLTA

Tanggal Masuk Rumah Sakit : 5 Juni 2012 Tanggal Pemeriksaan II. RIWAYAT PSIKIATRI Riwayat psikiatri pasien diperoleh secara alloanamnesis, autoanamnesis dan rekam medis pasien. Alloanamnesis dilakukan pada tanggal 5 Juni 2012 dengan Ny.P (Ibu pasien), usia..., pendidikan terakhir...., dan alamat: Tulakan, RT 02/04, Bantengan, Sine, Ngawi. Autoanamnesis dilakukan kepada pasien pada tanggal 5-6 Juni 2012 di bangsal Kresna RSJ Daerah Surakarta. A. Keluhan Utama Pasien bingung, berbicara sendiri, senyum-senyum sendiri, Shalat tidak pada waktunya. B. Riwayat Penyakit Sekarang 1. Autoanamnesis : 5-6 Juni 2012

Pasien merupakan laki-laki 27 tahun, perawatan diri baik, penampilan sesuai usia, datang ke Poliklinik RSJ Daerah Surakarta diantar oleh ibu dan pamannya akan melakukan check up dikarenakan menolak minum obat. Pasien menjawab dengan spontan ketika pemeriksa menanyakan identitas pasien,

2. Alloanamnesis Pasien dibawa ke Poliklinik RSJ Daerah Surakarta oleh ibu kandung pasien (Ny.P) dan pamannya pasien, dengan tujuan akan chek up karena pasien berkali-kali menolak saat disuruh minum obat. Ibu kandung pasien mengaku, 1 minggu yang lalu, pasien mulai berkelakuan aneh, tidak seperti biasanya. Kegiatan pasien sehari-hari dan ibadah dari pasien dirasakan ibu kandung pasien mulai beda. Pasien menjalankan Shalat yang berbeda, belum menunjukkan waktu Shalat Maghrib, pasien sudah menjalankan Shalat dengan hanya dua rakaat saja. Kemudian setelah Shalat Isya pasien beranjak pergi dan pulang ke rumah sekitar jam 2.00 WIB dini hari. Pagi-pagi pasien melakukan olah raga ringan di halaman rumah kemudian mandi, setelah itu sekitar pukul 07.00 WIB pasien pergi jalan-jalan ke sawah dan kembali ke rumah waktu Maghrib. Ibu pasien merasa tidak nyaman dengan kelakuan pasien yang tidak biasa, akhirnya 4 hari yang lalu ibu pasien membawa pasien ke Poliklinik RSJ Daerah Surakarta. Awalnya pasien mau meminum obat sesuai aturan, namun lama-kelamaan pasien mulai menolak untuk minum obat dengan berbagai cara, dan akhirnya ibu pasien membawa pasien kembali ke Poliklinik RSJ Daerah Surakarta. Ibu pasien bercerita bahwa 5 bulan yang lalu pasien mengikuti kajian untuk memahami Al-Quran.