Anda di halaman 1dari 6

On The Job Training PT PLN (Persero)

SISTEM TENAGA LISTRIK PT PLN (PERSERO) WILAYAH KALIMANTAN SELATAN & KALIMANTAN TENGAH
Oleh: Muhammad Zakiy Ramadhan TL-00557

PT. PLN (PERSERO) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Sektor Asam Asam 2009

PENDAHULUAN

Dengan semakin maraknya kemajuan teknologi yang menggunakan fasilitas energi listrik, maka kebutuhan akan energi listrik pun akan semakin meningkat pula. Dengan adanya operasi sistem tenaga listrik ini diharapkan keandalan sistem dapat terpenuhi sebagaimana mestinya. Konon, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa energi listrik tidak dapat disimpan di dalam gudang sebagai stock seperti BBM. Oleh karena itu, diharapkan bagi para pengguna listrik agar lebih peduli lagi akan keterbatasan energi kita saat ini, dengan menghemat kebutuhan listrik yang digunakan. Selain itu, kosumen selalu menggunakan listrik sesuai dengan kebutuhan yang mana setiap saatnya terjadi perubahan tak menentu. Namun, pemakaian konsumen pada periode tertentu mempunyai pola yang sama, yaitu : Pemakaian listrik pada hari kerja Pemakaian listrik pada hari minggu/libur Pemakaian listrik pada hari libur besar seperti idul fitri, idul adha, dan natal. Setiap saat dan setiap waktu, tuntutan konsumen ke PLN semakin meningkat pula untuk menyediakan listrik sesuai dengan kebutuhan/permintaan konsumen dengan mutu, kualitas serta andalan. Untuk itu, agar lebih mengenal lagi tentang PLN mari kita mengenal secara umum sistem tenaga listrik yang di pergunakan.

PEMBAHASAN SISTEM TENAGA LISTRIK

Sistem tenaga listrik ialah suatu jaringan listrik yang terdiri dari pembangkitan, penyaluran dan distribusi. Tujuan Operasi Sistem Ekonomis Optimasi biaya pengoperasian tenaga listrik tanpa melanggar batasan keamanan dan mutu. Keandalan Kemampuan Mutu Kemampuamn sistem untuk menjaga agar semua batasan operasi terpenuhi. Di dalam sistem tenaga listrik yang sudah cukup besar dan kompleks, tentu banyak dioperasikan berbagai jenis unit pembangkit dan banyak dioperasikan gardu induk dengan jaringan transmisi yang panjang untuk mendistribusikan tenaga listrik kepada konsumen. Setelah mengetahui tentang sistem tenaga listrik tentu kemudian perlu mengetahui tentang bagaimana caranya mengoperasikan sistem tenaga listrik. Seperti yang kita ketahui, bahwa listrik tidak dapat disimpan di gudang sebagai stock, maka perusahaan listrik sebagai perusahaan yang memproduksi listrik setiap waktu dan setiap saat sesuai dangan kebutuhan atau ketidak butuhan konsumen pengguna listrik. Secara umum, sistem tenaga listrik dapat dikelola secara organisasi dengan beberapa unsur yaitu : unsur pembangkitan, unsur penyaluran, dan unsur distribusi. sistem untuk menghadapi suatu kejadian yang tidak

diinginkan/gangguan tanpa mengakibatkan pemadaman.

1.

Untuk pembangkit yang beroperasi pada kelistrikan Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantam Tengah terdiri dari beberapa pembangkit, yaitu : PLTU Asam-asam PLTA Ir. PM. Noor PLTD Trisakti PLTG Trisakti PLTD Banua Lima PLTD Kotabaru PLTD Pagatan PLTD Sampit PLTD Kahayan Baru PLTD Pangkalan Bun

2.

Penyaluran dapat diartikan sebagai saluran transmisi dan gardu induk. Di dalam sistem tenaga listrik di bidang transmisi ini AP2B yang bertanggung jawab atas pengaturan beban (load dispatching). Gardu induk adalah suatu instalasi tenaga listrik yang berfungsi untuk : a. Transformasi tenaga listrik tegangan tinggi yang satu ketegangan tinggi lainnya atau ke tegangan menengah b. Pengukuran, pengawasan operasi serta pengaturan pengaman dari sistem tenaga listrik c. Pengaturan daya ke gardu induk lain melalui tegangan tinggi dan gardugardu distribusi melalui feeder tegangan menengah. Dengan demkian, gardu induk berperan penting dalam sistem tenaga listrik sebagai transformasi tegangan, pengaman dan pengendali operasi peralatan serta pengaturan daya ke gardu induk lainnya. Ada beberapa gardu induk yang tersebar di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah yaitu : Gardu Induk Asam Asam Gardu Induk Cempaka

Gardu Induk Trisakti Gardu Induk Sebar Gardu Induk Pelaihari Gardu Induk Mantuil Gardu Induk Ulin Gardu Induk Selat Gardu Induk Pulang Pisau Gardu Induk Barikin Gardu Induk Palangkaraya 3. Distribusi di Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memiliki 5 unit pelayanan pelanggan, yakni : Cabang Banjarmasin Cabang Palangkaraya Cabang Barabai Cabang Kuala Kapuas Cabang Kotabaru Yang mana di setiap cabang memiliki beberapa rayon/ranting. Selain itu distribusi kaitannya juga dengan penyambungan listrik ke beberapa golongan keperluan dan besarnya pemakaian, sebagai beikut : a. Badan social b. Rumah tangga c. Usaha/home industry d. Perhotelan e. Industri f. Kantor pemerintahan g. Penerangan jalan umum Salah satunya distribusi berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik ke konsumen tegangan rendah dengan tegangan 220 volt. Sedangkan sistem yang digunakan untuk JTR (Jaringan Tegangan Rendah) adalah sistem radial.

KESIMPULAN

1.

Sistem tenaga listrik ialah suatu jaringan listrik yang terdiri dari pembangkitan, penyaluran dan distribusi.

2.

Kosumen selalu menggunakan listrik sesuai dengan kebutuhan yang mana setiap saatnya terjadi perubahan tak menentu. Namun, pemakaian konsumen pada periode tertentu mempunyai pola yang sama

3.

Tujuan dari operasi sistem ini yaitu melakukan optimasi operasi sistem, agar ekonomis (biaya murah) namun tetap memperhatikan mutu serta keandalan dapat terpenuhi.

4.

Antara pembangkit, penyaluran (transmisi), dan distribusi mempunyai peranan penting dalam pengadaan listrik hingga dapat di pergunakan oleh para konsumen.

TERIMA KASIH