Anda di halaman 1dari 2

BAB 3.

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian


adalah true eksperiment yang menggunakan hewan coba tikus. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian madu dalam mengurangi tingkat keparahan ulkus peptikum pada lambung tikus. Rancang penelitian yang digunakan yaitu teknik pasca tes dengan pemilihan (the post test only control group design). Pada kedua kelompok tidak diawali dengan pra tes. Pengukuran hanya dilakukan setelah pemberian perlakuan.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Waktu pelaksanaannya adalah bulan 2013.

3.3 Populasi, Sampel, Besar Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel Sampel yang digunakan pada penelitian ini diambil dengan teknik random sederhana (simple random sampling) dari populasi tikus jantan dengan berat badan rata-rata 150 200 gram dan berumur ..... sampel terdiri aras 5 kelompok yaitu kelompok perlakuan 1,2,3 serta 2 kelompok kontrol. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus federer, yaitu: (t-1)(n-1) 15 (4-1)(n-1) 15 3n 3 15 3n 18 n6 Pada rumus tersebut, t adalah jumlah perlakuan dan n adalah banyaknya sampel setiap kelompok perlakuan. Dengan rumus ini didapat jumlah sampel untuk masing-masing kelompok adalah minimal 6 (enam) ekor tikus. Total adalah 24 ekor tikus.

3.4 Rancangan Penelitian Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah The Posttest Only Control Group Design (Pratiknya, 2010). Secara skematis rancangan penelitian dapat digambarkan sebagai berikut:

K R

PK

DK

Po

S
P

P1
P2 P3

D P1
D P2 D P3

Keterangan: Po : Populasi tikus R : Random sampling sederhana S : Sampel K : Kelompok kontrol PK : Perlakuan kontrol dengan pemberian aquadest per oral 1 ml/200g berat badan tikus selama 7 hari berturut turut dan pada hari 6 dan 7 diberi methanol P : Kelompok perlakuan P1 : perlakuan 1 yang diberikan madu dengan dosis .. P2 : P3 : DK : DP1-DP3 :