Anda di halaman 1dari 1

MENENTUKAN KECEPATAN ANGIN PANTAI BARU DENGAN MENGGUNAKAN DAYA LISTRIK PADA ANEMOMETER

Robiansyah (10007062) Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan V (Volt Kampus 3: Jl. Prof. Dr. Soepomo, Janturan 55164 Yogyakarta Telp. (0274) 381523, 379418 http://www.pf.uad.ac.id ) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta I. Pendahuluan Oleh karena itu, ekspresi daya dapat diturunkan IV. sebagai berikut : Eksperimen No. I (Amp ere)

2. Data hasil eksperimen dengan menggunakan persamaan (5), maka dapat ditentukan kecepatan angin, yaitu seperti dalam tabel berikut : Tabel 2. Data analisis eksperimen eksperimen( m/s) langs ung (m/s)

Angin adalah udara yang bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah atau dari suhu udara yang rendah ke suhu udara yang lebih tinggi. Angin merupakan sumber daya alam yang mempunyai banyak manfaat, contohnya untuk menghasilkan energi, untuk memompa air, serta keperluan navigasi pesawat pada saat lepas landas dan mendarat. Untuk memanfaatkan angin perlu diketahui kecepatannya melalui suatu pengukuran. Mengukur kecepatan angin dapat dilakukan dengan instrumen yaitu anemometer. Kemampuan pemantauan dan pengukuran ini dapat ; dilakukan dengan memanfaatkan motor listrik DC sebagai sensor kecepatan angin yang mampu memberikan hasil pendeteksian. II. Alat dan Bahan Prinsip kerja anemometer sama dengan prinsip kerja turbin angin yaitu mengubah energi kinetik angin menjadi energi mekanis pada 1. Anemometer kincir, sehingga dapat menggerakkan poros yang memutar motor eksperimen Anemometer Motor Listrik listrik 2. DC Alat yang akan menghasilkan energi listrik. Oleh karena itu dirancanglah sebuah alat untuk melakukan pengukuran kecepatan 2 Buah Multimeter konsep motor listrik tersebut, agar angin 3. dengan menggunakan didapatkan hasil pengukuran atau data pengukuran dengan ketelitian yang diharapkan III. Teori (3) Gambar 1.Anemometer Gambar 2.Alat eksperimen motor listrik Anemometer adalah sebuah alat yang digunakan untuk Keterangan: mengukur kecepatan angin, anemometer merupakan salah satu alat yang sering digunakan oleh balai cuaca seperti Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Besarnya energi : luas penampang baling-baling, yang tergandung pada angin bergantung pada besarnya kecepatan angin dan massa jenis angin. Jika diformulasikan, besar : Daya, watt penggaris energi Gambar kinetik 3.Multimeter yang terkandung padaGambar angin 4. atau udara yang bergerak yang bermassa m dan berkecepatan v adalah : : kecepatan angin, m/s = .. (1) Keterangan: : massa udara, kg : kecepatan angin, m/s Keterangan : = 3,14 Jari-jari baling-baling,m Dengan luas penampang baling-baling :

Dalam menentukan kecepatan angin Pantai Baru digunakan seperangkat alat eksperimen berupa Anemometer Motor Listrik yang menghasilkan data tegangan (V) dan kuat arus (I). Prinsip kerja dari anemometer motor listrik adalah sebagai berikut: 1. Angin mengadakan tekanan yang kuat pada baling-baling 2. Bagian yang cekung akan berputar ke satu arah. 3. Poros yang berputar dihubungkan dengan motor listrik kecil. 4. Bila baling-baling berputar maka akan terjadi arus listrik yang besarnya sebanding dengan kecepatan putaran. 5. Besarnya arus listrik dihubungkan dengan 2 multimeter yang mengukur tegangan dan kuat arus. Untuk mengukur kecepatan udara ( )

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

0,04 0,04 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,05 0,48

19,8 17,4 21,9 20,4 22,1 20,3 21,0 22,6 23,1 25,9 214,5 eksperimen

3,9 3,8 4,4 4,3 4,4 4,2 4,3 4,4 4,5 4,6 42,8 =

3,9 3,9 4,2 4,5 4,3 4,3 4,4 4,5 4,4 4,7 43,1

0,1444 0,2304 0,0144 0,0004 0,0144 0,0064 0,0004 0,0144 0,0484 0,1024 0,576

(m/s)

= 4,28 m/s

maka dicari dulu luas penampang balingbaling (A) dengan menggunakan persamaan (4). Kemudian data tegangan (V) dan kuat arus (I) diambil beberapa kali sehingga diperoleh data terbaik yang digunakan untuk menghitung kecepatan angin pantai Baru. Untuk memperoleh hasil yang lebih Gamb a r 5 . meyakinkan, P e n g u k u r a n maka pengukuran kecepatan dilakukan a n e m o m e t e r m o t o r angin listrik dengan dengan cara membandingkan hasil anemometer sesusngguhnya pengukuran alat anemometer motor s edengan cara bersama an listrik, V. Hasilanemometer dan sesungguhnya secara bersamaan setelah Pembahasan (4) itu ditentukan kecepatan angin rata-rata beserta Seperti pada gambar 5. 1. ralatnya. Pengukuran luas baling-baling Untuk mengukur luas balingbaling, diukur diamater dari balingbaling sehingga diketahui jari-jari baling-baling dengan menggunakan penggaris seperti pada gambar dilakukan 6. Setelah pengukuran,

langsung

= 4,31 m/s

= 0,268328157 m/s

Massa udara didefinisikan sebagai perkalian antara Volume dengan kepadatan: =Q. (2) Keterangan: Q = Volume /debit ( ) )= 1,2 Kg/

Dari persamaan (3) diatas dapat ditentukan kecepatan angin suatu anemometer dengan daya listrik yang dihasilkan dengan rumus :

didapat diameter sebesar 16,5 cm, sehingga jari-jari baling-baling sebesar Gambar6. 8,25 cm atau 0,0825 m. Selanjutnya VI. Pengukuran menghitung Luas baling-baling :

= 0,69 % Kesimpulan

= Kepadatan/ kerapatan udara (Kg/

Untuk mengukur kecepatan angin suatu tempat, dapat dilakukan dengan alat eksperimen anemometer motor listrik. Metode ini merupakan cara yang relatif mudah karena hanya memfaatkan daya listrik yang dihasilkan oleh gaya gerak baling-baling yang menggerakan motor listrik. Dengan alat eksperimen ini didapatkan hasil kecepatan angin pantai baru :

eksperimen = 4,28 m/s