Anda di halaman 1dari 7

LAB.

ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN


1. Nama Mahasiswa NIM 2. Tanggal Kunjungan : Sangeetha Puvanandran : 0902005202 : 24 April 2013

3. Nama Responden/KK : I Ketut Sogi Pekerjaan KK 4. Nama Penderita 5. Alamat 6. Diagnosis : Karyawan Swasta : Adi Ardani Ni Made : Jln. Batu Lumbung Gulingan Mengwi,Badung : Vitiligo

7. Jumlah Anggota Keluarga Susunan anggota keluarga-umur-jenis-pendidikan-hubungan a. I Ketut Sogi, 38thn, Laki-laki, Diploma IV/Strata I, Kepala Keluarga (KK) b. Adi Ardani Ni Made, 36thn, Perempuan, Diploma IV/Strata 1, Isteri (KK) c. Gede Bagus Aditya Saputra, 9thn, Laki-laki, Belum tamat SD/Sederajat, Anak (KK) d. Ni Made Dwi Adiesta Maharani, 5thn, Perempuan, Belum Sekolah, Anak (KK) e. Gede Bagus Aditya Nugraha, 3thn, Laki-laki, Belum sekolah, Anak (KK)

8. Apakah ada penyakit yang serupa pada anggota keluarga? 1. Ya 2. Tidak (lanjut ke no 13)

9. Bila ya, bagaimana hubungan dengan penderita? (-)

10. Apakah sudah pernah diobati? 1. Ya 2. Tidak (lanjut ke no.12)

11. Bila ya, ke mana berobat? Praktek dr.Sumedha Pindha, SpKK

12. Bila tidak, apa alasannya? (-)

13. Apakah disekitarnya ada yang menderita penyakit yang serupa? 1. Ya (tetangga/teman akrab) 2. Tidak

14. Apakah ada penyakit kulit yang lain pada anggota keluarga? 1. Ya 2. Tidak

(Tidak ada faktor genetik di keluarganya)


2

15. Dari mana anggota keluarga memperoleh air? Leding/sumur pompa/sumur perigi/mata air/sungai/air hujan Keluarga memperoleh air untuk MCK dan air untuk minum dari air dalam sumur pompa.

16. Berapa kali anggota keluarga mandi? 2 x sehari 1 x sehari 1x seminggu setiap 2 hari lain-lain

(Anggota keluarga lainnya mandi rata-rata 2 kali sehari dan cuci rambut rata-rata 2 kali seminggu)

17. Bila mandi, apakah memakai sabun? 1.Ya 2. Tidak 3. Kadang-kadang

18. Berapa kali anggota keluarga ganti pakaian? 1x sehari 2x seminggu 1x seminggu tidak tentu lain-lain

(Anggota keluarga lainnya mengganti pakaian rata-rata 2 kali sehari setiap kali mandi sama seperti penderita)

19. Apakah pakaian dipakai bersama-sama oleh anggota keluarga? 1. Ya 2. Tidak

20. Kesan keadaan sosial ekonomi keluarga Setelah dilakukan kunjungan didapatkan bahwa ibu Adi Ardani Ni Made adalah seseorang yang memiliki profesi karyawan swasta bersama-sama dengan suaminya, I Ketut Sogi. Ibu Adi Ardani Ni Made mengatakan bahawa dari hasil pekerjaan suaminya dan juga diri sendiri sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. Mereka tinggal dalam satu rumah yang dibagi-bagi menjadi beberapa kamar. Hubungan beliau dengan keluarga baik, begitu juga hubungan sosial beliau dengan masyarakat sangat baik, hal ini dapat diketahui saat kami mengadakan kunjungan dan menanyakan alamat beliau kami diantar oleh beberapa warga dan warga sekitar tampak sangat akrab dengan keluarga bapak I Ketut Sogi dan ibu Adi Ardani Ni Made dan itu tampak dari sapaan-sapaan dan komunikasi kecil yang terjadi antara warga dan KK.

21. Kesan keadaan kesehatan lingkungan Kesehatan lingkungan dan rumah ibu Adi Ardani Ni Made terkesan sangat baik kerana tidak ada sampah yang berserakan dan halaman rumah terlihat bersih. Ibu Adi Ardani Ni Made suka dengan pokok bunga dan berkebun. Bangunan tempat tinggal masih layak untuk ditempati. Rumah beliau beratap genting, memakai lantai polos keramik dengan tembok permanen. Ventilasi dan pencahayaan juga sangat baik kerana mempunyai anak yang masih bersekolah yang perlukan cahaya yang baik untuk belajar. Dari segi rumah dapat dilihat bahwa bangunan rumah terdiri dari dua kamar dan satu kamar kecil dimana satu untuk diri sendiri bersama suaminya dan satu untuk anak-anaknya. Keadaan ruang tamunya tampak lapang dengan satu set kursi dari rotan, lemari, meja tamu dan lukisan bali tiap kamar tampak cerah. Sedangkan untuk keadaan

kamar mandi tampak sangat sederhana dan masih dalam keadaan terbuka serta menjemur pakaian di depan kamar mandi tersebut.

I. DENAH RUMAH

6 3

7 1 4 5

555

Keterangan 1. Kamar Tidur 6. Sumur Gali 2. Kamar Mandi 4. Dapur 5. Ruang tamu 7. Halaman dan Parkir 3. Kamar Tidur 8. Gang dan jalan

22. Resume Kunjungan


5

Kejadian sakit dalam keluarga adalah vitiligo yang diderita oleh ibu Adi Ardani Ni Made. Kunjungan dilakukan pada hari minggu, 24 April 2013, yang bertempat di rumah di Jln. Batu Lumbung Gulingan Mengwi, Badung. Kunjungan diawali dengan memperkenalkan diri terhadap anggota keluarga dan datang dengan tujuan untuk melakukan kunjungan terhadap pasien. Kami disambut dengan ramah dan diberikan snack serta minuman. Dari wawancara didapatkan hasil yaitu ibu Adi Ardani Ni Made memiliki seorang suami yang bernama bapak I Ketut Sogi. Ibu Adi Ardani Ni Made bekerja sebagai karyawan swasta sama seperti suaminya. Ibu Ardani Ni Made mengakui bahwa penghasilan yang didapatkan suaminya dan diri sendiri sangat cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dan beliau mengakui bahwa beliau tekun untuk control penyakitnya dengan mengunjungi RS Indhera 3 kali seminggu untuk mendapatkan rawatan fototerapinya. Keadaan kebersihan rumah dan lingkungan sekitar rumah KK terkesan sangat baik, kerana tidak ada sampah yang berserakan dan halaman rumah terlihat bersih. Selain itu, rumah-rumah tetangga beliau juga terkesan sama seperti rumah beliau Penderita hanya mencuci rambut maksimal dua kali seminggu dan penderita juga mandi dua kali sehari terutamanya jika keluar dari rumah.

23. Advis yang diberikan kepada anggota keluarga Advis yang diberikan : 1. Memberikan pengertian dan pemahaman tentang penyakit yang diderita oleh ibu Adi Ardani Ni Made. 2. Menyarankan untuk taat, tekun dan konsisten untuk kontrol ke poli Kulit & Kelamin RS Indera sesuai dengan waktu yang ditentukan. 3. Memberikan advis agar selalu menjaga higienitas atau kebersihan diri sendiri, anggota keluarga lainnya dan lingkungan, seperti selalu mandi minimal dua kali dan memakai sabun, tidak bertukar handuk. Serta
6

diharapkan kekal seperti dulu dalam membersihkan dan merapikan rumah dan lingkungan. 4. Jika berkeringat, sebaiknya berganti pakaian. Pakaian yang dipakai hendaknya pakaian yang betul-betul telah kering setelah dicuci dan dijemur. 5. Memberitahu bahwa penyakit vitiligonya tidak ada sebarang penyembuhan total kecuali kontrol sahaja.