Anda di halaman 1dari 1

BITEMARK HISTORY Dalam pertengkaran antara penyerang dan korban, terdapat tendensi untuk menggunakan gigi sebagai senjata.

Terkadang hanya gigi yang digunakan oleh korban untuk cedera atau luka serius pada penyerang. Ini merupakan fakta, bahwa penyerangan sexual termasuk pembunuhan, pemerkosaan, pemanfaatan anak kecil, penyarang lebih sering menggigit para korban. Ini dapat dilihat sebagai ekspresi dominansi kemarahan, dan kelakuan binatang. Tidak banyak orang yang melihat gigi sebagai senjata yang hebat sehingga identifikasi melalui bekas gigitan. Pada awalnya bite mark dilihat dari hukum tua di Ingggris, bahwa untuk pertahanan dapat digunakan lengan, kaki, dan gigi anterior. Kasus bite mark pertama terjadi di Amerika, yang terkenal Salem Witch Trials, di tahun 1692 yang dihukum dan digantung karena menggigit korbannya. Selama proses pencobaan bite mark, orang lain berusaha untuk membandingakan dengan korbannya. Pada saat itu hakim menerima bite mark sebagai bukti. Pada tahun 1870. A.I Robinson diduga sebagai pembunuh simpanannya. Lima bite mark ditemukan pada lengannya. Bukti bite mark tidak dapat menahanya dan akhirnya dia dibebaskan . Meskipun didapati hasil yang negative dari kasus Robinson, pada tahun 1890 bukti bite mark muli disadari dalam lingkungan ilmu. Sebelum tahun 1950, jumlah kasus dimana bite mark digunakan sebagai bukti lebih kecil bila dibandingkan sekarang. Perbandiingan besar dilaporkan di Eropa dan Jepang, namun banyak kasus lahir di Amerika. Pada tahun 2002, lebih dari 400 odontologist dicatat dalam AAFS Perkembangan besar dalam identifikasi bite mark di Amerika dimulai pada tahun 1962 ketika pelatihan odontologi forensic saat AFIP di Washington D. C. perkembangan odontologi forensic lebih jauh lagi pada saat penerbitan buku di tahun 1966 oleh Gustafon, yaitu Forensic Odontology. Buku ini memiliki bagian khusus tentang bite mark. Lalu pada tahun 1970, odontologi forensic menjadi departemen dalam AAFS, dan disadari menjadi spesialisasi dalam ilmu forensic. Pada tahun 1976, American Board of odontologi Forensik (ABFO) dibentuk. Ini merupakan langka maju dalam sector odontologi forensic. ABFO memulai pengembangan program sertifikasi dalam odontologi forensic. Pada perkembangan selanjutnya ilmu odontologi forensic lebih nyata.