Anda di halaman 1dari 2

Beberapa Hal Yang Diajarkan Islam Dalam Proses Melahirkan Anak dan Penanganannya

a. Melakukan pernikahan secara sah/legal, baik menurut hukum Islam maupun undang-undang perkawinan yang sudah diatur pemerintah. b. Melakukan pembenihan dengan terlebih dahulu berdo'a, seperti do'a di atas. c. Memberi makanan/belanja pada istri yang hamil secara ma'ruf/halal, sebagaimana fiman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 233. d. Setelah anak lahir maka dilakukan:

1. Mengazankan ditelinga si bayi Adapun hikmah dibalik ini, Menurut Ibnu Qayyin Al Jauziyah dalam kitabnya Tahfatul Maudud adalah: Menjadi Talqin (pengajaran) pada anak akan adanya Allah dengan segala kebesarannya dan pengucapan syahadat sebagai tanda awal masuk Agama Islam. Dapat menjauhkan anak dari syaitan-syaitan yang selalu menunggu kelahirannya akan gentar begitu tahu si anak telah terlebih dahulu dibentengi dengan adzan dan iqomah, sehingga kekuatannya untuk mempengaruhi anak akan melemah. Jika pertama kali yang didengar si anak adalah adzan dan iqomah maka kalimat-kalimat yang bagus itu akan tertanam pada awal dilubuk hatinya sebelum si anak tahu hal-hal yang lain. Dan ini merupakan awal yang baik bagi anak.

1. Memotong tali ari/placenta (istihdad) 2. Memberi cicipan pada si bayi (tahnik) dengan kurma (atau madu) pada langitlangit si bayi, kemudian berdo'a untuk keberkahannya. Tahnik merupakan salah satu metode vaksinasi yang dilakukan oleh RasulullahShallallahu alaihi wasallam kepada bayi yang baru lahir 3. Menyembelih kambing dan membagi-bagikan dagingnya (aqiqah). 4. Memberi nama yang baik (tasmiyah) dan mencukur rambut
Adapun hikmah dari memotong rambut bayi adalah : Untuk pendekatan diri kepada Allah SWT Tiada lain tujuan dari pelaksanaan Sunnah Nabi SAW adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Segi Higienis Menurut Ibnu Qoyyin dalam kitab Tahfatul Maudud, mencukur rambut anak akan membuka selaput (pori-pori) kepala, mempertajam indera penglihatan, indera penciuman, dan pendengaran. Segi Sosial Dengan bersedekah senilai berat timbangan rambut, berarti kita telah melakukan usaha membantu fakir miskin. Andaikan setiap bayi Muslim yang dilahirkan melaksanakan sunnah ini pasti sudah banyak fakir miskin yang tertolong.

5.

Menyusui si anak sampai ia berumur dua tahun