Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Latar Belakang : Rokok mengandung nikotin. Nikotin dalam rokok akan terkondensasi melekat pada taste buds ketika rokok dihisap. Rasa umami merupakan rasa yang baru ditemukan. Keterkaitan antara rokok dan rasa umami belum ada penjelasan. Tujuan : Tujuan dari penelitian adalah melihat sensitivitas indera pengecap rasa (umami) pada non perokok dan perokok (perokok sedang filter perokok berat filter perokok sedang kretek dan perokok berat kretek). Metode : !enelitian dilakukan dengan diberikan perlakuan yang sama pada lima kelompok" non perokok (K) perokok sedang filter (!#) perokok berat filter (!$) perokok sedang kretek (!%) perokok berat kretek (!&). 'ebanyak (( sampel diberikan larutan konsentrasi umami ($)mmol*+ ), mmol*+ -) mmol*+ #,, mmol*+ dan $,, mmol*+) pada bagian anterior lidah. !encatatan dimulai dari larutan konsentrasi umami yang terendah ($) mmol*+) hingga yang tertinggi ($,, mmol*+) sampai subjek dapat merasakan rasa (umami). Kemudian dianalisa menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney dengan kemaknaan (p., ,)). Hasil : /asil uji Kruskal Wallis (p., ,,,) yang menandakan adanya perbedaan sensitivitas rasa umami yang signifikan antara non perokok dan perokok (perokok sedang filter perokok berat filter perokok sedang kretek dan perokok berat kretek). Kesimpulan : Non perokok lebih sensitif terhadap indera pengecap rasa (umami) dibandingkan dengan perokok (perokok sedang filter perokok berat filter perokok sedang kretek dan perokok berat kretek). Kata Kunci : 'ensitivitas rasa umami non perokok perokok filter dan perokok kretek.

i0

ABSTRACT

Background: Cigarettes contain nicotine. Nicotine in cigarettes will be attached to the condensed taste buds when cigarettes smoked. Umami taste is a new sense. The relation between smoking and umami has been no explanation. Purpose: The aim o this study want to look at the sensiti!ity o taste buds "umami# in non$ smokers and smokers "moderate ilter smokers% hea!y ilter smokers% moderate clo!e smokers% and hea!y clo!e smokers#. Methods: The experimental begins with the same treatment gi!en to i!e groups: non$smokers "K#% moderate smokers ilter "& '#% hea!y smokers ilter "&(#% moderate smokers cigarettes "&)#% hea!y smokers cigarettes "&*#. Total o ++ samples are gi!en a solution o concentrated umami "(,mmol - .% ,/ mmol - .% 0, mmol - .% '// mmol - .% and (// mmol - .# in the anterior part o the tongue. 1coring begins umami solution o the lowest concentration "(, mmol - .# to the highest "(// mmol - .# until the sub2ect can eel the taste "umami#. Then analy3ed using the Kruskal Wallis and Mann Whitney with signi icance "p 4 /./,#. Results: Kruskal Wallis test results "p 4 /.///#. There was indicates di erences in umami sensiti!ity signi icantly between non$smokers and smokers "moderate ilter smokers% hea!y ilter smokers% moderate clo!e smokers% and hea!y clo!e smokers#. Conclusion: Non$smokers were more sensiti!e to the taste buds taste "umami# compared to smokers "moderate ilter smokers% hea!y ilter smokers% moderate clo!e smokers% and hea!y clo!e smokers#. Keywords: 1ensiti!ity o taste% umami% non smokers% ilter smokers% and clo!e smokers.

viii