Anda di halaman 1dari 3

A. ASPEK PASAR Aspek pasar menempati prioritas utama dari studi kelayakan bisnis.

Oleh karena itu didalam aspek pasar dan pemasaran, baik untuk perusahaan yang sudah berjalan maupun perusahaan yng baru akan berdiri perlu dilakukan studi kelayakan bisnis terlebih dahulu. Aspek pasar dan pemasaran adalah untuk mengetahui berapa besar yang akan dimasuki, struktur pasar dan peluang pasar yang ada, prospek pasar dimasa yang akan datang serta bagaimana strategipemasaran yang harus dilakukan. Peluang usaha makanan unik Ayama Monyet. Bisnis kuliner memang sedang tren saat ini dan merupakan bisnis yang cukup menjanjikan. Usaha kuliner yang berbahan baku ayam sudah banyak kita jumpai, hal tersebut dibuktikan dengan makin banyaknya gerai-gerai makanan yang menjajakkan olahan ayam. Salah satu diantaranya adalah Ayam Monyet. Berikut ini adalah beberapa analisis terhadap aspek pasar ini. Analisis SWOT 1. Faktor Kekuatan (Strength) a. Keunikan Nama : Namanya yang unik menjadi nilai plus tersendiri bagi rumah makan ini, ayam monyet. Bagi sebagian orang yang mendengar atau melihat rumah makan ini pasti merasa tertarik untuk mampir dan mencoba ke rumah makan tersebut. b. Kualitas dan harga : Rumah makan ayam monyet menyajikan kualitas ayam penyet dengan sambal unggulannya yang super pedas. Dengan harga yang murah dan terjangkau bagi kalangan mahasiswa membuat ayam monyet banyak diminati. Apalagi di rumah makan ayam monyet tersedia paket murah yang kisaran harganya dari mulai RP. 10.000 sampai dengan RP. 15.000. c. Lowongan pengusaha : Selain menyajikan nama yang unik, keunggulan sambal dan harga yang murah, amon (ayam monyet) juga menyediakan lowongan untuk mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha yaitu dengan menjadi investor, ayam monyet membuka investasi bagi 20 mahasiswa, investasi sebesar RP. 2.500.000 dengan keuntungan bagi hasil dari investasi ini adalah 15% per tahun atau paket makan ayam monyet gratis selama setahun (kuota ditentukan). 2. Faktor Kelemahan (Weakness) Pertama, karena usaha rumah makan ayam monyet ini masih terbilang baru, maka masih ada yang belum mengetahui adanya rumah makan ini, walaupun dengan namanya yang unik tapi ternyata masih ada yang belum tahu arti dari nama itu sendiri. Kedua, persaingan bisnis di bidang kuliner saat ini memang tidak bisa dihindarkan bagi para pengusaha kuliner, hal ini dikarenakan semakin banyak yang membuka usaha dibidang kuliner, kita harus memikirkan bagaimana kelangsungan hidup usaha yang kita jalankan dengan cara selalu berinovasi dalam produk. Kurangnya inovasi

didalam menu rumah makan ayam monyet, karena memang owner dari rumah makan ini masih ingin menonjolkan ayam penyet dan sambalnya yang sangat pedas, tetapi belum ada inovasi baru seperti menambahkan menu makanan lain atau minuman yang baru dan bagaimana berinovasi untuk konsumen yang tidak suka pedas. 3. Faktor Peluang (Opportunity)

4. Faktor Ancaman (Threats) a. Pesaing : Usaha bisnis kuliner dengan bahan olahan ayam sudah banyak, dan sudah berinovasi dengan dijadikan makanan yang berbeda dan unik. b. SDM : SDM yang masih kurang terlatih dan berpengalaman, karena sistem perekrutan karyawannya juga masih kurang tertata dengan baik.

B. ASPEK SEGMENTASI, TARGET, DAN POSISI Segmentasi Sesuai dengan hasil analisis, pasar potensial bisnis ini adalah kalangan mahasiswa. Karena dengan harganya yang murah terjangkau oleh kalangan mahasiswa pada umumnya. Selera mahasiswa yang memang suka mencoba-coba sesuatu yang baru. Sasaran (target) - Membuka peluang usaha bagi mahasiswa, yaitu dengan cara mengivestasikan uangnya ke rumah makan ayam monyet. Mas Agung (owner ayam monyet) ingin mengajak agar mahasiswa mau berwirausaha. - Memberikan kenyamanan ketika sedang makan dengan menyediakan tempat yang nyaman dengan harga yang terjangkau bagi kalangan mahasiswa. Positioning Karena pasar yang ingin dituju oleh bisnis ini adalah kalangan mahasiswa, maka rumah makan ayam monyet sebagai salah satu tempat makan yang memiliki komitmen tinggi dalam memberikan sesuatu yang dapat terjangkau oleh kalangan mahasiswa, dengan menyediakan tempat yang nyaman dan harga yang terjangkau. C. ASPEK PEMASARAN 1. Faktor Harga rumah makan ayam monyet memulai usaha warung makan murah meriah, di tengah maraknya restoran atau kafe yang menyajikan makanan siap saji ala

franchise dengan harga yang cukup mahal. Maka dari itu rumah makan ayam monyet menawarkan warung makan yang enak, enak untuk nongkrong, enak makanannya dan enak harganya, yang mana target dari ayam monyet adalah kalangan mahasiswa. Di dalam website ayam monyet (http://ayammonyet.wordpress.com/) sudah tertera harganya, dengan slogannya
BERANI MERAH (MEwah dan MUrah ), yaitu:

1. Amon + Nasi + Aqua Gelas 2. Amon + Nasi + Es Teh Manis 3. Amon + Nasi + Es Jeruk/Apel 4. Amon + Nasi + Cola/Ice Lemon Tea 5. Amon + Nasi + Es Milo

Rp. 10.000 Rp. 12.000 Rp. 13.000 Rp. 14.000 Rp. 15.000

Tetapi ada sedikit perbedaan harga di cabang baru ayam monyet yang ada di daerah pondok labu, yaitu tepatnya di depan kampus UPN. Harga yang ditawarkan disana sedikit lebih mahal dari cabang yang ada di UIN Jakarta, hal ini dikarenakan tempatnya. Tempat makan ayam monyet yang ada di pondok labu terlihat lebih besar dan juga lebih nyaman, dengan adanya AC, Sofa dan bangku, serta Televisi. Kualitas makanannya masih tetap sama, yang berbeda hanya dari segi kenyamanan tempat saja, tapi hal ini mempengaruhi pada harga yang ditawarkannya. Untuk harga paket amon + nasi + es teh botol yang ada di pondok labu sebesar RP. 15.000. 2. Faktor Tempat Lokasi dari rumah makan ayam monyet sendiri sudah termasuk strategis, yaitu di daerah pesanggrahan UIN jakarta, ciputat, karena lokasi dekat dengan target pasarnya yaitu mahasiswa, dan tempat ini juga selalu ramai. Untuk cabang baru (cabang kedua) ayam monyet juga termasuk strategis, yaitu di daerah pondok labu, di depan UPN, hal ini juga dikarenakan lokasi yang dekat dengan kalangan mahasiswa. Dengan memilih lokasi ini rumah makan ayam monyet berfikir bahwa untuk memudahkan pelanggan datang ke warung makan ayam monyet dan dua tempat tersebut merupakan tempat yang mudah diakses. 3. Faktor Promosi Adapun langkah-langkah promosi yang dilakukan: a. Membuat website (http://ayammonyet.wordpress.com/e/) b. Promosi melalui social media, seperti twitter (@ayammonyet), dan juga facebook
(Ayam Monyet AMON) c. Mengirimkan pesan singkat (SMS), mas agung memberikan pulsa sebesar RP. 10.000 ke teman-temannya dengan syarat mereka harus mengirimkan sms ke 50 nomer yang ada di kontak handphone masing-masing. d. Membagi-bagikan brosur ke jalan