Anda di halaman 1dari 30

Objek : Uji Keras

Asisten :Fakhrur Rozi

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

BAB I PENDAHULUAN

11

Latar Be!akan" Material merupakan komponen atau unsur yang sangat penting dalam

proses produksi. Dalam perencanaan produksi dibutuhkan pengetahuan tentang kualitas material yang digunakan pada proses produksi. Untuk mengetahui kualitas suatu material, kita dapat menentukan angka kekerasan dari suatu material dan dapat membandingkan beberapa metode pengukuran kekerasan. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman dan kemampuan untuk mempraktekkan prosedur pengujian ini untuk mengetahui kualitas material yang akan digunakan. Pada dasarnya uji keras merupakan salah satu sisi dari pengujian merusak. Pengujian ini digunakan untuk mengetahui kekerasan dari material tersebut dan membutuhkan metode-metode yang berpengaruh terhadap spesimen atau material. 1# $ujuan Adapun tujuan dilaksanakannya praktikum uji keras ini adalah untuk : a b c 1% Membandingkan beberapa metode pengukuran kekerasan, Menentukan angka kekerasan bahan, Menginterprestasikan hasil uji keras.

&an'aat Melalui praktikum uji kekerasan ini, praktikan dapat mengetahui nilai

kekerasan suatu material dan si!at mekanik dari material dengan menggunakan beberapa metode yang ada. "elain itu, praktikan juga dapat menentukan nilai kekerasan dari spesimen uji, serta juga berman!aat untuk menambah pemahaman tentang prosedur pelaksanaan uji keras.

Kelompok 7

52

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

BAB II $IN(AUAN PU)$AKA


#1 De'inisi Kekerasan #ekerasan adalah ketahanan material terhadap de!ormasi plastis lokal akibat penetrasi di permukaan. #ekerasan dapat juga dide!inisikan melalui beberapa pandangan yaitu : $. #etahanan terhadap goresan Merupakan cara lama dalam mengukur kekerasan tahan yaitu dengan dilakukan secara langsung menggoreskan material yang lebih keras dari pada spesimen uji. %. #etahanan terhadap de!ormasi plastis Pengukuran kekerasan suatu bahan dengan pemberian beban lokal melalui sebuah penekanan. &ara yang umum dilakukan adalah Brinell, Meyer, Vickers, Rockwell. '. (esarnya energy yang diserap selama pembebanan dinamik. ## &eto*e Pen"ujian Kekerasan Uji keras adalah pengujian mekanik untuk mengetahui kekerasan suatu bahan. Adapun metode-metode pengujian kekerasan, yaitu : ##1 &eto*e +oresan Pada metode ini kekerasan material dapat diukur dengan menggoreskan bahan lain. (ahan yang tergores lebih dalam berarti bahan tersebut lunak. ### &eto*e Pantu!an Dilakukan dengan cara Scteroscope )metode lantunan bola . Pengujian dilakukan dengan menjatuhkan bola dengan ukuran tertentu dan ketinggian lantunan bola. Material lunak dapat memberikan pantulan terhadap bola baja lebih rendah dibandingkan material keras. *al ini dikarenakan energi yang diserap oleh material yang lebih lunak akan lebih

Kelompok 7

53

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

besar dibandingkan dengan material yang keras. "ehingga pantulannya akan semakin rendah. ##% &eto*e Penekanan +ogam yang diuji ditekan sehingga berbentuk bekas penekanan. Metode ini terbagi menjadi , cara, yaitu : # # % 1 Kekerasan Brinell -aitu berupa pembentukan lekukan pada permukaan dengan menggunakan bola baja sebagai penetrator. (eban diletakkkan selama .aktu beberapa saat, lekukan diameter diukur dengan mikroskop. "etelah beban dihilangkan kemudian dicari rata-rata dari % buah pengukuran diameter pada jejak yang berarah tegak lurus.

+a,bar - # 1 Pengukuran Diameter Pada /ejak -ang (erarah 0egak +urus.

t 1 D2% 3 4
x = )D 2 %
%

)d 2 % )D 2 %

t = D2%

)d 2 %

= $ 2 %) D D % d %

BHN =

D) D 2 % ) D 2 %
P

)d 2 %

D 2 %) D D % d %

Kelompok 7

54

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

BHN =

%P

D) D D % d %

# # % # Kekerasan Meyer Meyer megajukan de!inisi kekerasan yang lebih rasional dari pada Brinell yakni berdasarkan luas proyek jejak bukan luas permukaannya. 0ekanan rata-rata antara penumbuk dan lekukan adalah beban dibagi proyeksi lekukan.
P d

+a,bar - # # Metode kekerasan Meyer

r15d A 1 6 r% 1 6 )5 d 1 6d% 27 MHN 1


P P P = % = % A d 2 7 d
%

# # % % Kekerasan Vickers Uji kekerasan Vickers dilakukan dengan menggunakan penumbuk piramida intan yang dasarnya berbentuk bujur sangkar. (esarnya sudut antara permukaan piramida yang saling berhadapan adalah $'8 o .

+a,bar - # % Penumbuk Piramida 9ntan

Kelompok 7

55

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

+a,bar - # . Penumbuk Piramida 9ntan )0ampak Depan

(erdasarkan gambar di atas, terlihat bah.a Vicker dengan tingkat kekerasan yang tinggi diberi angka $: dan yang paling lunak adalah angka ;. $: 1 tc 1
7 d$ 2 % % = sin 8< : sin 8< : d % 7 sin 8< :

+A 1

$ = 7R o % % 1 )d27 %

$ % d % = <d : : d sin 8< sin 8<

$ % 7$ % < d A LA = = %d : : sin 8< sin 8<


=*> 1 A = $
=

P %d % sin 8< :

% P sin 8< : d%

Kelompok 7

56

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

$,<,7 P d%

Maka : =*> 1

% p sin)$ 2 % % p sin)$ 2 % 1 % L L%

Dimana : P 1 beban yang diterapkan )#g + 1 Panjang diagonal rata-rata )mm

= "udut antara permukaan


# # # . Kekerasan Knoop Disebut juga dengan kelarasan mikro. Pada dasarnya pengujian knoop hampir sama dengan Vickers, tetapi berbeda pada !ungsinya dimana pengujian Knoop dilakukan untuk menguji material yang kecil. (entuk penekanan :

+a,bar - # / (entuk Penekan #ekerasan Knop

+ 1 ;,$ b 1 ;,% *#> 1


P P 1 A $ 2 %L b
$

$7,% P L%

Kelompok 7

57

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

# # % / Kekerasan Rockwell Uji kekerasan yang &epat (ebas dari kesalahan manusia Mampu membedakan kekerasan yang memiliki perbedaan kecil pada baja yang diperkeras, sehingga bagian yang mendapat perlakuan panas dapat diuji kekerasannya. Uji Rockwell menggunakan kerucut intan sebagai penetrasi dan untuk S per!ici"l. Rockwell menggunakan bola baja dengan diameter $2$8, $2<, ?,$2% )inchi . "kala Rockwell : A 1 (eban mayor 8: kg ( 1 (eban mayor $:: kg & 1 (eban mayor $,: kg Penggunaan skala Rockwell untuk logam : #eras 1 "kala Rockwell A +unak 1 "kala Rockwell ( *0 1 "kala Rockwell & S per!ici"l Rockwell $, kg ': kg 7, kg paling banyak dipakai adalah uji Rockwell, hal ini dikarenakan :

Kelompok 7

58

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

+a,bar - # 0 (entuk Penekanan Rockwell )0ampak "amping

+a,bar - # 1 (entuk Penekanan Rockwell )0ampak Depan

#%

Faktor2'aktor 3an" ,e,4en"aruhi Kekerasan

Ada beberapa !aktor yang mempengaruhi kekerasan suatu material: $. 0emperatur "emakin tinggi temperatur suatu suatu spesimen yang akan diuji, maka samikin keras material tersebut. %. (entuk Patahan Apabila patahan material bersi!at getas maka material memiliki kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan material yang patahannya berbentuk ulet. &iri-ciri patah getas adalah permukaan patahan rata dan mengkilap, patahan terjadi pada batas butir, dia.ali dengan de!ormasi plastis, dan harga impak kecil dan energi impaknya kecil. &iri-ciri patah ulet yaitu permukaan patah tidak rata dan berserabut, patahan terjadi di dalam butir, harga impak dan energi impaknya besar. '. #adar karbon "emakin banyak kandungan karbon suatu logam maka semakin tinggi tingkat kekerasan logam tersebut.

Kelompok 7

59

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

BAB III &E$ODOLO+I


%1 Pera!atan *an Bahan Pada percobaan uji keras, digunakan : - (eban - 0uas pengendali 2 "pesimen uji - Penumpuk - "kala %# )ke,a A!at

+a,bar - % 1 Alat Uji #eras Rockwell

%% $.

Prose*ur Per5obaan Permukaan spesimen dibersihkan hingga permukaannya rata dan sejajar terhadap permukaan meja uji. %. Pemilihan metode pengujian kekerasan yang dipakai berdasarkan keperluan. '. Pengukuran kekerasan dilakukan dibeberapa titik pada permukaan benda uji.

Kelompok 7

60

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

BAB I6 DA$A DAN PE&BAHA)AN


.1 Data Hasi! Per5obaan No 1 # A!u,uniu, % . / 1 # Kunin"an % . / 1 # $e,ba"a % . /
$abe! - 1 0abel *asil Percobaan

&ateria!

Beban

I*entor

7arna )ka!a HRA .09/ .19/ Hita, .1 ./9/ .09/ %#9/ %#

08 K"

Diamond Cone

08 k"

Diamond Cone

Hita,

%#9/ %%9# %# #9# #9#

08 K"

Diamond Cone

Hita,

1 / .

.#

Perhitun"an #on@ersi harga kekerasan dari Rockwell ke Brinell $. 9nterpelasi data dan tabel kon@ersi harga kekerasan. A. Alumunium $. *AA 1 78,, %. *AA 1 7;,, 7< 7;,, 7;
7< 7; $7$ $'B = 7< 7;,, $7$ x

(*> 1 $'; (*> 1 4 $7$ 4 $'B $'<,; 3 4 1 $

Kelompok 7

61

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

$ % = :,, $7$ x

4 1 $7$ 3 $ 1 $7:

'. *AA 1 7; 7. *AA 1 7,,, ,. *AA 1 78,, (. #uningan $. *AA 1 '%,, %. *AA 1 '% '. *AA 1 '%,, 7. *AA 1 '',, '',, '',% ''
'',, '',% ;B x = '',, '' ;B ;B :,' ;B x = :,, :

(*> 1 $'B (*> 1 $'% (*> 1 $';

(*> 1 ;< (*> 1 ;; (*> 1 ;< (*> 1 4 ;B 4 ;B

: 1 ;BC:,, 3 4 C :,, 41
;B :,, = ;B :,,

,. *AA 1 '% &. 0embaga $. *AA 1 %,% %. *AA 1 %,% '. *AA 1 $ 7. *AA 1 , ,. *AA 1 7

(*> 1 ;;

(*> 1 D (*> 1 D (*> 1 D (*> 1 D (*> 1 D

$. Alumunium >o. HRA $ 78,,


Kelompok 7
HRA

*AA- HRA -:,$

)*AA- HRA )-:,$ % 1 :,:$

62

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

% ' 7 ,

7;,, 7; 7,,, 78,,

78,8

:,B :,7 -$,$ -:,$


%

):,B % 1 :,<$ ):,7 % 1 :,$8 )-$,$ % 1 $,%$ )-:,$ % 1 :,:$

$abe! - # 0abel *asil Perhitungan Alumunium

"D 1
=

) HRA HRA
n $

%,$< = :,;7 7

#etelitian : A> 1
SD E $::F HRA
:,;7

$. A> 1 78,, E $:: F 1 $,,BF %. A> 1 7;,, E $:: F 1 $,,8F '. A> 1 7.
:,;7 E $:: F 1 $,,<F 7;
:,;7 :,;7 :,;7

A> 1 7,,, E $:: F 1 $,8'F

,. A> 1 78,, E $:: F 1 $,,BF

%. #uningan >o. $ % ' 7 ,

HRA '%,, '% '%,, '',% '%

HRA

'%,77

*AA- HRA :,:8 -:,77 :,:8 :,;8 -:,77

)*AA- HRA :,::'8 :,$B8' :,::'8 :,,;;8 :,$B'8

$abe! - % 0abel *asil Perhitungan #uningan

Kelompok 7

63

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

"D 1
=

) HRA HRA
n $

:,B;% = :,%7' =:,7B 7

$. A> 1 %. '. 7. ,. 8.

SD E $::F HRA
:,7B

A> 1 '%,, E $:: F 1 $,,F A> 1


:,7B E $:: F 1 $,,7F '%
:,7B :,7B

A> 1 '%,, E $:: F 1 $,,F A> 1 '%,, E $:: F 1 $,7<F A> 1


:,7B E $:: F 1 $,,7F '%

'. 0embaga >o. $ % ' 7 ,

HRA %,% %,% $ , 7

HRA

%,<<

*AA- HRA -:,8< -:,8< -$,<< %,$% $,$%


%

)*AA- HRA :,78 :,78 ',,' 7,7B $,%,

$abe! - . 0abel *asil Perhitungan 0embaga

"D 1
=

) HRA HRA
n $

$:,%:< = %,,,% = $,,B8 7

Kelompok 7

64

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

A> 1 $. %. '. 7. ,.

SD E $::F HRA
$,,B8 E $:: F 1 ;%,,,F %,% $,,B8 E $:: F 1 ;%,,,F %,%

A> 1 A> 1 A> 1 A> 1 A> 1

$,,B8 E $:: F 1 $,B,8F $ $,,B8 E $:: F 1 '$,B%F , $,,B8 E $:: F 1 'B,B:F 7

.%

$abe! Perhitun"an (ahan >o $ % ' 7 , $ % ' 7 , $ % ' 7 , *AA 78.,: 7;.,: 7;.:: 7,.,: 78.,: '%.,: '%.:: '%.,: ''.%: '%.:: %,% %,% $ , 7
$abe! - / 0abel #ekerasan *AA dan (*>

Aluminium

#uningan

0embaga

(*> $'; $'B,; $'B $'% $'; ;< ;; ;< ;B,;' ;; G G G G G

Kelompok 7

65

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

..

+ra'ik 1 +ra'ik Uji Keras :HRA;

# %
Kelompok 7 66

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

. / 0 +a,bar - . 1 Hra!ik *AA Uji #eras # +ra'ik Uji Keras :BHN;

+a,bar - . # Hra!ik (*> Uji #eras

Kelompok 7

67

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

. / Ana!isa Pengujian uji keras dilakukan dengan mengukur harga kekerasan dari spesimen Aluminium, tembaga, kuningan. Pada setiap spesimen masing-masing diambil lima titik yang me.akili harga kekerasannya. Pengujian dilakukan dengan menggunakan mesin uji Rockwell H"rdness #ester. "etelah dilakukan pengujian skala yang ditunjukkan Rockwell H"rdness #ester tidak sama untuk ketiga specimen pada masing-masing titik yang telah diuji kekerasannya. *arga kekerasan Rockwell dengan satuan *AA kemudian dikon@ersikan ke nilai kekerasan Brinell dengan satuan (*> dengan menggunakan tabel kon@ersi harga kekerasan. "aat pratikum diletakkan beban konstan untuk setiap pengujian yaitu 8: #g. Dari perhitungan didapatakan : Alumuninium Aata 3rata kekerasan 1 78,8 "tandar de@iasi #uningan Aata-rata kekerasan "tandar de@iasi 0embaga Aata-rata kekerasan "tandar de@iasi 1 %,%< 1$,,B8 1 '%,77 1 :,7B 1 :,;7

Pada perhitungan ketelitian, seharusnya didapatkan hasil yang sama di tiap titik pada spesimen uji. >amun pada pratikum didapatkan angka kekerasan yang beragam. *al ini disebabkan oleh : a. #alibrasi alat yang kurang akurat b. #etelitian yang kurang baik c. "pesimen yang kurang datar dan sejajar dengan benda uji

Kelompok 7

68

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

0erlebih pada kekerasan tembaga yang seharusnya )menurut teori adalah %, namun pada pengujian mencapai angka 7 dan ,.*al ini tidak terlepas dari !aktor!aktor diatas. Dari hasil perhitungan didapatkan ketelitian pada tiap-tiap spesimen uji sebagai berikut : Aluminium #etelitian berkisar pada $,,; F #uningan #etelitian berkisar pada $,, F 0embaga Angka ketelitiannya ber@ariasi. *al ini disebabkan oleh data yang didapat dari data pengujian kekerasan rockwell. #etelitian sangat dipengaruhi oleh angka kekerasan yang didapat dari pratikum, karena angka kekerasan yang ber@ariasi dan melenceng dari angka yang seharusnya menurut teori yaitu %, maka nilai ketelitiannya juga tidak sesuai dengan nilai seharusnya. Uji keras merupakan jenis pengujian yang bersi!at merusak ) Destr cti! test . Pada saat spesimen diuji dengan mesin Rockwell material akan mendapat tekanan atau penetrasi dari identor kerucut intan, sehingga terlihat pada spesimen yang berlubang-lubang pada permukaannya. Pada pengujian ini terdapat beberapa kesalahan yang terjadi bila dibandingkan secara teoristis yaitu : $. >ilai kekerasannya tidak sama disemua titik pada spesimen %. >ilai kekerasan pada kuningan harusnya lebih tinggi bila dibanding nilai kekerasan pada spesimen Aluminium akan tetapi ada satu titik yang berada diba.ah harga kekerasannya Aluminium. *al-hal diatas dapat terjadi, disebabkan oleh : $. %. '. Dislokasi pada daerah tertentu Ukuran butir tidak sama pada material #etidaktelitian praktikan dalam mengkalibrasi Rockwell ke skala nol
Kelompok 7 69

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

7. ,. 8. ;.

Pengambilan titik yang akan diuji terlalu dekat pada titik yang telah diuji sebelumnya #urang teliti dalam membaca skala dan mengkalibrasi alat Meja alat pengujian tidak rata atau goyang sehingga bebannya tidak stabil 0erlalu cepat menarik kembali beban setelah penekanan dilakukan

Kelompok 7

70

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

BAB 6 PENU$UP
/1 Kesi,4u!an $. (aja memiliki angka kekerasan yang lebih besar dibandingkan kuningan dan aluminium. %. #uningan memiliki angka kekerasan yang lebih besar dibanding Aluminium tetapi lebih kecil dibanding baja. '. Metode pengujian dengan Rockwell lebih mudah digunakan dibandingkan pengujian dengan metode lainnya Rockwell dapat langsung dibaca. /# )aran $. 0eliti dalam membaca skala Rockwell agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan angka kekerasan spesimen. %. Perhatikan cara pengamplasan dengan benar agar permukaan rata. '. *indari gerakan yang berlebihan pada saat menggunakan Rockwell H"rdness #ester agar terjadi keseimbangan pada saat penunjukan skala. karena skala pada

Kelompok 7

71

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

$U+A) )EBELU& PRAK$IKU&

$.

#ekerasan suatu bahan menurun jika bahan tersebut dipanaskan karena pada saat terjadinya penyesuaian pada bahan tersebut mempunyai rongga antar komponen atom yang menyusunnya hingga energi ikatnya rendah dan kekerasan menurun.

%.

Metode Pengukuran kekerasan ". Binell Pengukuran kekerasan yang dilakukan dengan memperhatikan cara pembentukan lekukan pada permukaan logam dan diberi gaya '::: kg. untuk logam lunak beban hanya ,:: kg dan untuk logam keras digunakan karbida. b. Rockwell Pengukuran kekerasan dilakukan dengan cara memberikan penekanan berupa piramida intan dengan sudut $,: c. Vickers Pengukuran kekerasan dilakukan dengan menggunakan piramida intan yang dasarnya berbentuk bujur sangkar dengan besar sudut yang dibentuk sekitar $'8 d. Meyer Pengukuran kekerasan yang dilakukan dengan menggunakan patokan pengukuran berupa proyeksi dan jarak penekanan.

'.

#ekerasan suatu beban berbanding lurus dengan kekuatan tariknya karena pada dasarnya kekerasan merupakan ketahanan suatu bahan terhadap de!ormasi plastis lokal akibat penetrasi pada permukaan, sedangkan kekuatan tarik adalah ukuran besar gaya yang diperlukan untuk merusak bahan tersebut. #ekerasan dan kekuatan tarik sebanding dengan semakin kerasnya bahan, maka kekuatan kolerasinya akan semakin tinggi.

Kelompok 7

72

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

7.

Hra!ik perbandingan kekerasan metode (rinell, Aock.ell, =ickers, dan Meyer.

Kelompok 7

73

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

$U+A) )E$ELAH PRAK$IKU&

$.

#ekerasan sebanding dengan kekuatan #ekerasan dan kekuatan bahan terhadap de!ormasi adalah semakin tinggi, semakin luas benda semakin besar kekuatan yang diperlukan untuk mematahkan benda tersebut. *ubungan antara kekerasan dengan kekuatan dapat dilihat dengan menggunakan rumus :
Kek "tan #"rik = Ber"t Beb"n L "s Pen"$p"n%

#ekerasan adalah kemampuan material untuk menahan de!ormasi plastis lokal akibat adanya penetrasi di permukaan, sedangkan kekuatan adalah kemampuan material untuk menahan de!ormasi plastis keseluruhan yang juga dinyatakan dalam P2A. %. a. "unber-sumber kesalahan pada uji keras adalah : #esalahan pada material $. Adanya cacat pada material %. Ukuran spesimen yang terlalu kecil atau terlalu tipis. b. #esalahan pada alat pengujian kekerasan $. 0idak sesuai dengan material yang akan diuji %. Penumbuk dan landasan tidak bersih atau tidak tegak lurus satu sama lain. c. Iaktor manusia $. #esalahan pembacaan skala %. Pemilihan titik yang terlalu dekat '. "umber kesalahan pada pengujian rock.ell yaitu : a. #urang teliti dalam mengkalibrasi alat b. #urang teliti dalam membaca skala
Kelompok 7 74

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

c. 0erlalu cepat menarik beban kembali setelah penekanan d. #urang ratanya permukaan spesimen 7. Menentukan standar de@iasi $. Metode Rockwell a. (aja
*A& %:., %$ %' %: %% *A& rata-rata )*A&-*A& rata-rata -:.% -:.' $.; -$.' :.;
%

%$.'

)*A&-*A& rata-rata J% :.87 :.:B %.<B $.8B :.7B

"D 1 1 b.

) HR& HR&r"t" r"t"


n $
,.< = $,% 7

0embaga
*A& <., ,., 8 % 8., *A& rata-rata )*A&-*A& rata-rata %.< -:.% :.' -'.; :.<
%

,.;

)*A&-*A& rata-rata J% ;.<7 :.:7 :.:B $'.8B :.87

"D 1
=

) HR& HR&r"t" r"t"


n $
%%,' = %,'8 7

c.

Aluminium
*A& %% $< $:., $; $% *A& rata-rata )*A&-*A& rata-rata 8.$ %.$ -,.7 $.$ -'.B )*A&-*A& rata-rata J% ';.%$ 7.7$ %B.$8 $.%$ $,.%$

$,.B

Kelompok 7

75

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

"D 1
=

) HR& HR&r"t" r"t"


n $
<;,% = 7,8; 7

%. Metode Brinell a. (aja


(*> %%;.7 %':.B %7%.77 %%,.:< %'8.<< (*> rata-rata )(*>-(*> rata-rata -,.$7 -$.87 B.B -;.78 7.'7
%

%'%.,7

)(*>-(*> rata-rata J% %8.7% %.8< B<.:$ ,,.8, $<.<'

"D 1
=

) BHN BHNr"t" r"t"


n $
%:$,,B = ;,:B 7

b.

0embaga
(*> $<$ $8B., $;$ $,<.88 $;' (*> rata-rata )(*>-(*> rata-rata $:.'; -$.$' :.'; -$$.B% %.'; )(*>-(*> rata-rata J% $:;.,' $.%; :.$' $7'.%< ,.8$

$;:.8'

"D 1
=

) BHN BHNr"t" r"t"


n $
%,;,<% = <,:B 7

Kelompok 7

76

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

c.

Aluminium
(*> %'8.<' %$B $<<.% %$7.8, $B7.$8 (*> rata-rata )(*>-(*> rata-rata %8.'$ <.7' -%%.'% 7.:< -$8.7$
%

%$:.,;

)(*>-(*> rata-rata J% 8B%.%$ ;$.:8 ,::.7$ $8.87 %8B.%<

"D 1
=

) BHN BHNr"t" r"t"


n $
$,7B,8 =$B,8, 7

,.

*arga kekerasan dengan metode KDistribusi "tudentL dengan tingkat kepercayaan B,F. a. Metode Rockwell Ds 1 $.
SD x#in%k"tkeperc"y""n HR&r"t" r"t"

(aja Ds 1 %$,' xB,F = ,,',F


$,%

%.

0embaga Ds 1 ,,; xB,F = 'B,'F


%,'8

'.

Aluminium Ds 1 $,,B xB,F = %;,BF


7,8;

b. Metode Brinell $.
Kelompok 7

(aja
77

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

Ds 1 %'%,,7 xB,F = %,<BF %. 0embaga Ds 1 $;:,8' xB,F = 7,,:F '. Aluminium Ds 1 %$:,,; xB,F = <,<8F
$B.8, <,:B

;,:B

Kelompok 7

78

Laporan Akhir Praktikum Material Teknik Keras

Uji

DAF$AR PU)$AKA
&allister, M.D. $BB$. KM"teri"l Science ' (n%ineerin% An )ntrod ctionL. /hon Milley N "ons Da@id, *.O, et. Al. K#*e #estin% "nd )nspection o! (n%ineerin% M"teri"lsL. Mc.Hra.-*ill (ook.&o Dieter, H.O. KMec*"nic"l Met"l r%yL. Mc Hra.-*ill (ook.&o

Kelompok 7

79