Anda di halaman 1dari 49

LAPORAN KASUS ASTROCYTOMA

PEMBIMBING :

DISEDIAKAN OLEH : KAVITHA KANDASAMY KUGAN KANDASAMY SYAFEEFAH AMALEEN GEETHAMALAR PONNIAH NOR AMIRA KAMARUZAMAN 070100286 070100281 070100308 070100263 0701002 0

DEPARTEMEN NEUROLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA RSUP HA!I ADAM MALIK MEDAN

2010

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan kurniaNya, penulisan Laporan Kasus : Astrocytoma, dapat diselesaikan Makalah ini diajukan untuk melengkapi tugas pada Kepaniteraan Klinik !enior "epartemen Neurologi, #akultas Kedokteran, $ni%ersitas !umatera $tara Meskipun penulisan makalah ini &anyak mengalami ham&atan, kesulitan dan kendala, namun karena adanya &im&ingan, petunjuk, nasihat dan moti%asi dari &er&agai pihak, penulisan makalah ini dapat diselesaikan "i sini kami mengam&il kesempatan untuk mengucapkan jutaan terima kasih kepada pem&im&ing kami, Akhir kata, meskipun &er&agai usaha telah dilakukan semaksimal mungkin dalam menyelesaikan penulisan laporan kasus ini, namun karena keter&atasan pengalaman, pengetahuan, kepustakaan dan 'aktu, laporan kasus ini masih jauh dari kesempurnaan $ntuk ini, kritik dan saran dari &er&agai pihak sangat diharapkan untuk menyempurnakan makalah ini

M"#$%& F"'()$(* 2011, P"%)+*,

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR BAB 1 : PENDAHULUAN )) )( )/ LATA* +,LAKANT$.$AN MAN#AAT

6 6

BAB 2

LAPORAN KASUS () (( (/ (2 (4 (5 (6 (7 ANAMN,!0! *01AYAT P,*.ALANAN P,NYAK0T P,M,*0K!AAN #0!0K P,M,*0K!AAN N,$*3L3-0! K,!0MP$LAN P,M,*0K!AAN "0A-N3!A P,NATALAK!ANAAN #3LL31 $P 10 18 1 1 20 7 8

BAB 3

TIN!AUAN PUSTAKA /) /( // /2 /4 /5 ",#0N0!0 0N!0",N! ,T03L3-0 PAT3-,N,!, KLA!0#0KA!0 -AM+A*AN 80!T3PAT3L3-0 33 33 33 3. 33-

/6 /7 /9 / ): / ))

MAN0#,!TA!0 KL0N0K P*3!,"$* "0A-N3!T0K "0A-N3!0! "0##,*,N!0AL P,NATALAK!ANAAN P*3-N3!0!

37 37 .0 .0 .2

BAB .

DISKUSI KASUS

..

BAB -

PERMASALAHAN

.6

BAB 6

KESIMPULAN

.7

BAB 7

SARAN

.7

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN

1/1 LATAR BELAKANG

Tumor sistem sara; pusat <!!P= yang primer diklasi;ikasikan dengan asal dari sel yang terli&at 0nsidens dari tumor intrakranial yang primer adalah antara ( hingga )9 per )::,::: orang dan tergantung pada umur Pada de'asa, tumor supratentorial le&ih umum terjadi sedangkan mayoritas dari tumor intrakranial yang primer pada masa anak-anak adalah yang terjadi pada ;ossa posterior Tumor otak primer yang paling umum terjadi adalah yang &erasal dari glial dan ini termasuk astrocytoma, oligodendrogliomas dan ependymomas Tumor glial yang paling umum adalah astrocytoma yang pada pe'arnaan adalah positi; untuk protein glial ;i&rillari asidik dan adalah diklasi;ikasikan atau dilakukan pertahapan <grading= menurut karakteristik histologik yang mencerminkan si;at agresi; dan kelangsungan hidup <sur%i%al= "alam suatu pendekatan untuk memper&aiki korelasi antara prognosis dan >grade? dari tumor, 1orld 8ealth 3rgani@ation <183= pada tahun )99/ mencadangkan satu sistem yang &ertingkat tiga yang termasuk astrocytoma yang &erdi;;erensiasi dengan &aik, astrocytoma anaplastik dan glio&lastoma multi;orme !istem ini le&ih menekankan pleomor;ism seluler dan %askular proli;erasi Astrocytoma pilosistik yang sering terlokasi pada sere&ellum merupakan satu neoplasma tingkat rendah yang sering terjadi pada populasi de'asa muda Mayoritas dari astrocytoma adalah yang tipe ;i&rillari #aktor yang sangat penting dalam menentukan prognosa dari seorang pasien dengan astrocytoma adalah termasuk histologik, umur pasien dan Karno;sky Per;omance !tatus <KP!= pasien terse&ut Pasien dengan astrocytoma anaplastik mempunyai prognosa le&ih &aik yang signi;ikan dari pasien dengan glio&lastoma #aktor resiko untuk &erkem&angnya satu astrocytoma adalah kurang jelas Tumor ini selalunya sering terjadi secara sporadikal Pada masa yang akan datang, marker genetik dapat mem&uka jalan untuk penemuan dimensi &aru dari klasi;ikasi sistem dari tumor otak 4

1/2 TU!UAN

Tujuan dari pem&uatan makalah ini adalah untuk memenuhi persyaratan untuk mengikuti Kepaniteraan Klinik !enior di "epartemen Neurologi, #akultas Kedokteran, $ni%ersitas !umatera $tara

1/3 MANFAAT

Makalah ini adalah &erman;aat untuk para pem&aca khususnya yang terli&at dalam &idang medis dan masyarakat secara umumnya dapat le&ih mengetahui dan memahami le&ih mendalam mengenai Astrocytoma

BAB 2 LAPORAN KASUS

2/1 2/1/1

ANAMNESIS IDENTITAS PRIBADI Nama .enis Kelamin $sia !uku +angsa Agama Alamat : : : : : : !u'ani Perempuan (7 Tahun .a'aA 0ndonesia 0slam .alan +y Pas -g !elamat !irandorung, *antau $tara La&uhan !tatus Pekerjaan Tanggal Masuk Tanggal Keluar : : : : +elum +ernikah )9 :) (:)) :2 :( (:)) <PAP!=

2/1/2

ANAMNESA Keluhan $tama Telaah : : !akit kepala

8al ini dialami oleh os le&ih kurang dua minggu yang lalu !akit kepala dirasakan perlahan-lahan dan gejala semakin mem&erat saat pagi hari 3s juga mengeluh lemah lengan dan tungkai kanan *i'ayat muntah projektil <-= *i'ayat kejang <B= 3s 6

mengalami kejang le&ih dari dua kali sejak sakit ini "emam <-=, +AK normal, +A+ tidak teratur *i'ayat penyakit terdahulu: Kelainan jantung &a'aan <T3#= *i'ayat penggunaan o&at: Tidak jelas

2/1/3

ANAMNESA TRAKTUS Traktus respiratorius Traktus sirkulatorius Traktus digesti%us Traktus urogenitalis Penyakit terdahulu C kecelakaan : : : : : "alam &atas normal Kelainan jantung &a'aan "alam &atas normal "alam &atas normal Ter&entur kepala pada &eca dua &ulan se&elum tim&ul gejala dan sakit kepalanya tim&ul se&ulan selepas &enturan "alam &atas normal

0ntoksikasi C o&at-o&at(an

2/1/.

ANAMNESA KELUARGA #aktor herediter #aktor ;amilier Lain-lain : : : <-= <-= <-=

2/1/-

ANAMNESA SOSIAL Kelahiran C pertum&uhan 0munisasi Pendidikan Pekerjaan Perka'inan C anak : : : : : "alam &atas normal Tidak diimunisasi !MP -

2/2

PEMERIKSAAN !ASMANI 7

2/2/1

PEMERIKSAAN UMUM Tekanan darah Nadi #rekuensi na;as Temperatur Kulit C selaput lender Kelenjar C getah &ening Persendian : : : : : : : "+N "+N "+N

2/3/2

KEPALA 0 LEHER +entuk C posisi Pergerakan Kelainan panca indera *ongga mulut C gigi Kelenjar parotis "esah : : : : : : +ulat C Medial +e&as "alam &atas normal "alam &atas normal -

2/2/3

RONGGA DADA 0 ABDOMEN R1%22$ #$#$ 0nspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : : : : !imetris ;usi;orm !tem #remitus KaDKi !onor Eesikuler R1%22$ $'#13"% !imetris !oepel Tympani Peristaltik <B= Normal

2/2/.

GENITALIA Toucher : Tidak dilakukan pemeriksaan

2/3 2/3/1

PEMERIKSAAN NEUROLOGIS SENSORIUM : Fompos Mentis

2/3/2

KRANIUM +entuk #ontanella Palpasi Perkusi Auskultasi Transluminasi : : : : : : +ulat Tertutup Pulsasi a temporalis, a carotis <B=, normal Fracked Pott !ign <-= "esah <-= Tidak dilakukan pemeriksaan

2/3/3

PERANGSANGAN MENINGEAL Kaku Kuduk Tanda KerniG Tanda LaseGue Tanda +rud@inski 0A00 : : : : -A-

2/3/.

PENINGKATAN TEKANAN INTRAKRANIAL Muntah !akit kepala Kejang : : : B -

):

2/3/-

NERVUS KRANIALIS NERVUS I Normosmia Anosmia Parosmia 8iposmia : : : : M"$4), N$,* D"54($ <B= <-= <-= <-= M"$4), N$,* S*%*,4($ <B= <-= <-= <-=

NERVUS II Eisus Lapangan pandang Normal Menyempit 8emianopsia !cotoma : : : : : :

O6)+* D"54($ 5A5

O6)+* S*%*,4($ 5A5

<B= <-= <-= <-= <B=

<B= <-= <-= <-= <B=

*e;leks ancaman #undus okuli 1arna +atas ,kska%asio Arteri Eena

: : : : :

T"P T"P T"P T"P T"P

T"P T"P T"P T"P T"P

NERVUS III& IV& VI -erakan &ola mata Nistagmus Pupil : :

O7)+* #"54($ <B= <-=

O6)+* ,*%*,4($ <B= <-=

))

Le&ar +entuk *F Langsung *F Tidak langsung *ima palpe&ra "e%iasi konjugasi

: : : : : :

H /mm, 0sokor
+ulat <B= <B= 6mm <-= T"P <-=

H /mm, 0sokor
+ulat <B= <B= 6mm <-= T"P <-=

"oll?s eye phenomena: !tra&ismus :

NERVUS V Motorik Mem&uka C Menutup mulut Palpasi otot masseter C temporalis Kekuatan gigitan : : :

K$%$%

K*(*

B "+N "+N

B "+N "+N

!ensorik Kulit !elaput lendir : : "+N "+N "+N "+N

*e;leks kornea Langsung Tidak langsung : : : : <B= <B= <-= T"P <B= <B= <-= T"P

*e;leks masseter *e;leks &ersin

NERVUS VII Motorik

K$%$%

K*(*

)(

Mimik Kerut kening Menutup mata Meniup sekuatnya Memperlihatkan gigi Terta'a

: : : : : : <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B=

!ensorik Pengecapan (A/ depan lidah Produksi kelenjar Ludah 8iperakusis *e;leks stapedial : : : : <B= <B= <-= <-= <B= <B= <-= <-=

NERVUS VIII Auditorius Pendengaran Test rinne Test 'e&er Test sch'a&ach : : : :

K$%$%

K*(*

<B= <B= tiada lateralisasi normal

<B= <B= tiada lateralisasi normal

Eesti&ularis Nistagmus *eaksi kalori Eertigo Tinnitus : : : : <-= T"P <-= <-= <-= T"P <-= <-=

NERVUS I8&8 Pallatum mole : !imetris )/

$%ula "is;agia "isartria "is;onia *e;lek muntah Pengecapan )A/ &elakang

: : : : : :

Medial <-= <-= <-= <B= <B=

NERVUS 8I Mengangkat &ahu :

K$%$% <B= !imetris <B= !imetris

K*(*

#ungsi otot !ternocleidomastoideus :

NERVUS 8II Lidah Tremor Atropi #asikulasi : : : : : <-= <-= T"P Medial <-=

$jung lidah se'aktu 0stirahat $jung lidah se'aktu "ijulurkan 2/3/6 SISTEM MOTORIK Tropi Tonus otot Kekuatan otot

: : :

,utropi Normotonus ,!" : ///// ///// ,0" : ///// ///// ,!! : 44444 44444 ,0! : 44444 44444

!ikap

"uduk I +er&aring

)2

2/3/7

GERAKAN SPONTAN ABNORMAL Tremor Khorea +allismus Mipklonus Atetosis "istonia !pasme Tic : : : : : : : : <-= <-= <-= <-= <-= <-= <-= <-=

2/3/8

TEST SENSIBILITAS ,ksterosepti; Propiosepti; #ungsi kortikal untuk sensi&ilitas !tereognosis Pengenalan ( titik -ra;estesia : : : "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal : : "alam &atas normal "alam &atas normal

2/3/

REFLEKS

2/3/ /1 REFLEKS FISIOLOGIS K$%$% +iceps Triceps *adioperiost AP* KP* !trumple : : : : : <B= : <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B= <B= )4 K*(* <B= <B=

2/3/ /2 REFLEKS PATOLOGIS +a&insky 3ppenheim Fhaddock -ordon !chae;er 8o;;man-trommer Klonus lutut Klonus kaki : : : : : : : : <-= <-= <-= <-= <-= <B= <-= <-= <-= <-= <-= <-= <-= <B= <-= <-=

2/3/ /3 REFLEKS PRIMITIF

<-=

2/3/10 KOORDINASI Lenggang +icara Menulis Perco&aan apraksia Mimik Tes telunjuk-telunjuk Tes telunjuk-hidung "iadokhokinesia Tes tumit-lutut Tes *om&erg : : : : : : : : : : "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal !ulit dinilai

2/3/11 VEGETATIF )5

Easomotorik !udomotorik Pilo-erektor Miksi "e;ekasi Potens C li&ido

: : : : : :

"alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal "alam &atas normal T"P

2/3/12 VERTEBRA BENTUK Normal !coliosis 8iperlordosis : : : <B= <-= <-=

PERGERAKAN Leher Pinggang : : "alam &atas normal "alam &atas normal

2/3/13 TANDA PERANGSANGAN RADIKULER LaseGue Fross laseGue Test Lhermitte Test Na;;@iger : : : : <-= <-= <-= <-=

2/3/1. GE!ALA9GE!ALA SEREBRAL Ataksia "isartria Tremor : : sulit dinilai <-= : <-= )6

Nistagmus #enomena re&ound Eertigo "an lain-lain

: : : :

<-= <-= <-= <-=

2/3/1- GE!ALA9GE!ALA EKSTRAPIRAMIDAL Tremor *igiditas +radikinesia "an lain-lain : : : : <-= <-= <-= <-=

2/3/16 FUNGSI LUHUR Kesadaran kualitati; 0ngatan &aru 0ngatan lama 3rientasi "iri Tempat 1aktu !ituasi : : : : : : : +aik +aik +aik +aik "alam &atas normal +aik "alam &atas normal : : : Fompos mentis +aik +aik

0ntelegensia "aya pertim&angan *eaksi emosi A;asia ,kspresi;

<-=

)7

*epresi;

: :

<-= <-=

Apraksia Agnosia Agnosia %isual Agnosia jari-jari Akalkulia "isorientasi kanan-kiri

: : : :

<-= <-= <-= <-=

2/.

KESIMPULAN PEMERIKSAAN !eorang perempuan &erusia (7 tahun datang ke *!$P 8AM dengan keluhan sakit kepala 8al ini dialami oleh os le&ih kurang dua minggu yang lalu !akit kepala dirasakan perlahan-lahan dan gejala semakin mem&erat saat pagi hari 3s juga mengeluh lemah lengan dan tungkai kanan *i'ayat muntah projektil <-= *i'ayat kejang <B= 3s mengalami kejang le&ih dari dua kali sejak sakit ini "emam <-=, +AK normal, +A+ tidak teratur 3s mempunyai kelainan jantung &a'aan <T3#= se&agai ri'ayat penyakit terdahulu *i'ayat penggunaan o&at tidak jelas

!ensorium Tekanan "arah 8eart *ate *espiratory *ate Temperatur !ensorium Peningkatan T0K

STATUS PRESENS Fompos Mentis

STATUS NEUROLOGIS Fompos mentis Muntah <-= Kejang <-= !akit kepala <B= Kaku kuduk <-=

Perangsangan meningeal

Kernig sign

<-=

N0

+rud@inski iAii <-A-= NERVUS KRANIALIS Normosmia )9

N 00, 000 N 000, 0E, E0 NE N E00 N E000 N 0J, J N J0 N J00 +iceps A Triceps KP* A AP* +a&insky 8o;;man A Tromner ,!" : ///// ///// ,0" : ///// /////

*F BAB, pupil isokor H /mm -erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke kiri Pendengaran <B= $%ula medial Angkat &ahu <B= Lidah dijulurkan ke medial REFLEKS FISIOLOGIS Kanan :;: Kanan :;: REFLEKS PATOLOGIS Kanan 9 Kanan 9;9 KEKUATAN MOTORIK ,!! : 44444 44444 ,0! : 44444 44444

Kiri :;: Kiri :;: Kiri 9 Kiri 9;9

2/-

DIAGNOSA "iagnosa #ungsional : !econdary 8eadache ec !3L intracranial dd Astrocytoma "iagnosa ,tiologik : !pace 3ccupying Lesion <!3L= 0ntracranial !econdary 8eadache ec !3L 0ntracranial

"iagnosa Anatomik : "iagnosa Kerja :

2/6

PENATALAKSANAAN 0E#" *!ol (:gttAi 0nj deKamethasone )ampA5jam 0nj *anitidin )ampA)(jam (:

+ Fomp /K) 2/7 FOLLO< UP STATUS PRESENS 2090192011 2190192011 Fompos mentis Fompos mentis )::A5: mmhg )(:A7: mmhg 42 KAi 5: KAi (2 KAi (/ KAi : /6 ) c /5 /:c STATUS NEUROLOGIS Fompos mentis Fompos mentis Muntah <-= Muntah <-= Kejang <B= Kejang <-= !akit kepala <B= !akit kepala <B= Kaku kuduk <-= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= +rud@inski iAii <-A-= NERVUS KRANIALIS Normosmia Normosmia *c BAB *c BAB Pupil isokor Pupil isokor

TANGGAL S"%,1(*)3 T"6/ D$($= H"$(4 ($4" R",/ R$4" T"3>"($4)( S"%,1(*)3 P"%*%26$4$% TIK
P"($%2,$%2$% 3"%*%2"$+

2290192011 Fompos mentis )(:A7: mmhg 45 KAi (: KAi /4,):c Fompos mentis Muntah <-= Kejang <-= !akit kepala <B= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= Normosmia *c BAB Pupil isokor

NI N II& III N III& IV& VI NV N VII N VIII N I8& 8 N 8I N 8II B*7">, ; T(*7">, KPR ; APR B$'*%,6* H1??3$% ; T(133"(

L /mm
-erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B=

L /mm

L /mm
-erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke kiri Pendengaran <B= $%ula medial Angkat &ahu <B= Lidah dijulurkan medial KIRI :;: KIRI :;: KIRI 9 KIRI 9;9 :;: :;: 9 9;9

-erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke !udut mulut simetris kiri Pendengaran <B= Pendengaran <B= $%ula medial $%ula medial Angkat &ahu <B= Angkat &ahu <B= Lidah dijulurkan medial Lidah dijulurkan medial REFLEKS FISIOLOGIS KANAN :;: :;: :;: :;: KANAN :;: :;: :;: :;: REFLEKS PATOLOGIS KANAN 9 9 9 9 KANAN 9;9 9;9 9;9 9;9

TANGGAL K"6)$4$% 3141(*6

2090192011 ESD : ESS :

2190192011 ESD : ESS :

2290192011 ESD : ESS : ()

D*$2%1,*, 6"(@$

///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444 !econdary 8eadache ec "" : !ol 0ntracranial

T"($>*

- 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA5jam - 0nj *anitidin )ampA)(jam - + Fomp /K)

///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444 8emiparese "eKtra B Parese N Ell "eKtra $MNB !econdary 8eadache ec "" !ol 0ntracranial <Asterocytoma= M A&ses cere&ri - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA5jam - 0nj *anitidin )ampA)(jam - + Fomp /K)

///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444 !econdary 8eadache ec "" : !ol 0ntracranial<Asterocyto ma= M A&ses Fere&ri

- 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason (amp 0EA5jam - 0nj *anitidin )ampA)(jam - 0nj ce;triaKon (grA)(jam- skin test - "ulcolac supp )K) <kAp= - + Fomp /K)

TANGGAL S"%,1(*)3

STATUS PRESENS 2390192011 2.90192011 Fompos mentis Fompos mentis

2-90192011 Fompos mentis ((

T"6/ D$($= H"$(4 ($4" R",>/ R$4" T"3>"($4)( S"%,1(*)3 P"%*%26$4$% TIK
P"($%2,$%2$% 3"%*%2"$+

NI N II& III N III& IV& VI NV N VII N VIII N I8& 8 N 8I N 8II

)):A6: mmhg )):A6: mmhg 47 KAi 52 KAi (7 KAi (( KAi /5 ::c /5 4:c STATUS NEUROLOGIS Fompos mentis Fompos mentis Muntah <-= Muntah <-= Kejang <-= Kejang <-= !akit kepala <B= !akit kepala <B= Kaku kuduk <-= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= +rud@inski iAii <-A-= NERVUS KRANIALIS Normosmia Normosmia *c BAB *c BAB Pupil isokor Pupil isokor

)(:A9: mmhg 27 KAi (2 KAi /4 7:c Fompos mentis Muntah <-= Kejang <-= !akit kepala <-= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= Normosmia *c BAB Pupil isokor

L /mm

L /mm

L /mm
-erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke kiri Pendengaran <B= $%ula medial Angkat &ahu <B= Lidah istirahat ke medial K*(* :;: K*(* :;: K*(* 9 K*(* 9;9

B*7">, ; T(*7">, KPR ; APR B$'*%,6A H1??3$% ; T(13%"(

-erakan &ola mata <B= -erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke !udut mulut tertarik ke kiri kiri Pendengaran <B= Pendengaran <B= $%ula medial $%ula medial Angkat &ahu <B= Angkat &ahu <B= Lidah istirahat ke Lidah istirahat ke medial medial REFLEKS FISIOLOGIS K$%$% :;: :;: :;: :;: K$%$% :;: :;: :;: :;: REFLEKS PATOLOGIS K$%$% 9 9 9 9 K$%$% 9;9 9;9 9;9 9;9

:;: :;: 9 9;9

TANGGAL

K"6)$4$% 3141(*6

2390192011 ESD : ESS : ///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444

2.90192011 ESD : ESS : ///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444

2-90192011 ESD : ESS : ///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444 (/

D*$2%1,$ 6"(@$

!econdary 8eadache ec "" !ol 0ntracranial <Asterocytoma= M a&ses Fere&ri

!econdary 8eadache ec "" !ol 0ntracranial <Asterocytoma=M a&ses Fere&ri - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam - 0nj *anitidin )ampA)(jam - 0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E

T"($>*

- 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam - 0nj ce;triaKon (grA)(jam- skin test -"ulcolac supp )K) <kAp= - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E-skin test

8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MN B !econdary 8eadache B ec "" !ol 0ntracranial<Asterocytom a= M A&ses cere&ri - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg -0nj "ia@epam )ampA0E <kAp=

TANGGAL S"%,1(*)3 T"6/ D$($= H"$(4 ($4" R",>/ R$4" T"3>"($4)( S"%,1(*)3

STATUS PRESENS 2690192011 2790192010 Fompos mentis Fompos mentis )(:A7: mmhg )(:A69 mmhg 5: KAi 57 KAi (2 KAi (4 KAi : /5 ( c /5 4:c STATUS NEUROLOGIS Fompos mentis Fompos mentis

2890192010 Fompos mentis )/:A7: mmhg 57 KAi /( KAi /5 ):c Fompos mentis (2

P"%*%26$4$% 4*6
P"($%2,$%2$% 3"%*%2"$+

NI N II& III

Muntah <-= Muntah <-= Kejang <-= Kejang <-= !akit kepala <-= !akit kepala <-= Kaku kuduk <-= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= +rud@inski iAii <-A-= NERVUS KRANIALIS Normosmia Normosmia *F BAB *F BAB Pupil isokor Pupil isokor

Muntah <-= Kejang <-= !akit kepala <-= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= Normosmia *F BAB Pupil isokor

H /mm
N III& IV& VI NV N VII N VIII N I8& 8 N 8I N 8II -erakan &ola mata <B=

H /mm
-erakan &ola mata <B=

H /mm
-erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke kiri Pendengaran <B= $%ula medial Angkat &ahu <B= Lidah istirahat ke medial K*(* :;: K*(* :;: K*(* 9 K*(* 9;9 :;: :;: 9 9;9

B*7">, ; T(*7">, KPR ; APR B$'*%,6A H1??3$% ; T(133"(

+uka tutup mulut <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke !udut mulut tertarik ke kiri kiri Pendengaran <B= Pendengaran <B= $%ula medial $%ula medial Angkat &ahu <B= Angkat &ahu <B= Lidah istirahat ke Lidah istirahat ke medial medial REFLEKS FISIOLOGIS K$%$% :;: :;: :;: :;: K$%$% :;: :;: :;: :;: REFLEKS PATOLOGIS K$%$% 9 9 9 9 K$%$% 9;9 9;9 9;9 9;9

TANGGAL

K"6)$4$% M141(*6

D*$2%1,*, K"(@$

2690192011 ESD : ESD : ///// ///// ///// ///// EID : EID : ///// ///// ///// ///// 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec "" a&ses

2790192010 ESD : ESS : ///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec ""

2890192010 ESS : ESS : 44444 44444 44444 44444 EIS : EIS : 44444 44444 44444 44444 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec "" a&ses (4

otak Astrocytoma T"($>* - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg -0nj "ia@epam )ampA0E <kAp= KAT dulcolaK !upp )K) <malam=

a&ses otak Astrocytoma B T3# - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg -0nj "ia@epam )ampA0E

otak Astrocytoma B T3# - 3( (lA,menit <nasal kanul= - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg -0nj "ia@epam )ampA0E

TANGGAL S"%,1(*)3 T"6/ D$($= H"$(4 ($4" R",>/ R$4" T"3>"($4)( S"%,1(*)3 P"%*%26$4$% 4*6

STATUS PRESENS 2 =*%22$ 0190192011 02&0390292011 Fompos mentis Fompos mentis )/:A9: mmhg )(2A72 mmhg 5) KAi 54KAi (6 KAi (7 KAi /5 /:c /5 ::c STATUS NEUROLOGIS Fompos mentis Fompos mentis Muntah <-= Muntah <-= Kejang <-= Kejang <-= !akit kepala <B= !akit kepala <B=

0.90292011 Fompos mentis )/:A7: mmhg 54 KAi (5 KAi /5 2:c Fompos mentis Muntah <-= Kejang <-= !akit kepala <B= (5

P"($%2,$%2$% 3"%*%2"$+

NI N II& III N III& IV& VI NV N VII N VIII N I8& 8 N 8I N 8II

Kaku kuduk <-= Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= +rud@inski iAii <-A-= NERVUS KRANIALIS Normosmia Normosmia *F BAB, P$P0L *F BAB, P$P0L 0!3K3* H /mm -erakan &ola mata <B= 0!3K3* H /mm -erakan &ola mata <B=

Kaku kuduk <-= Kernig sign <-= +rud@inski iAii <-A-= Normosmia *F BAB, P$P0L 0!3K3* H /mm -erakan &ola mata <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut jatuh ke kiri Pendengaran <B= $%ula medial Angkat &ahu <B= Lidah istirahat ke medial K*(* :;: K*(* :;: K*(* 9 K*(* 9;9 :;: :;: 9 9;9

B*7">, ; T(*7">, KPR ; APR B$'*%,6A H1??3$% ; T(133"(

+uka tutup mulut <B= +uka tutup mulut <B= !udut mulut tertarik ke !udut mulut tertarik ke kiri kiri Pendengaran <B= Pendengaran <B= $%ula medial $%ula medial Angkat &ahu <B= Angkat &ahu <B= Lidah istirahat ke Lidah istirahat ke medial medial REFLEKS FISIOLOGIS K$%$% :;: :;: :;: :;: K$%$% :;: :;: :;: :;: REFLEKS PATOLOGIS K$%$% 9 9 9 9 K$%$% :;9 :;9 :;9 9;9

TANGGAL

K"6)$4$% 3141(*6

D*$2%1,*, 6"(@$

T"($>*

2 =*%22$ 0190192011 ESD : ESD : ///// ///// ///// ///// EID : EID : ///// ///// ///// ///// 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec "" a&ses otak Astrocytoma B T3# - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason

02&0390292011 ESD : ESS : ///// 44444 ///// 44444 EID : EIS : ///// 44444 ///// 44444 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec "" a&ses otak Astrocytoma B T3# - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason

0.90292011 ESS : ESS : 44444 44444 44444 44444 EIS : EIS : 44444 44444 44444 44444 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec "" a&ses otak Astrocytoma B T3# - 0E#" *!ol (:gttAi - 0nj "eKamethason (6

)amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg -0nj "ia@epam )ampA0E

)amp 0EA7jam -0nj *anitidin )ampA)(jam -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg NTanggal :/ di&erikan *anitidin (K) ta&

)amp 0EA7jam -*anitidin (K) ta& -0nj ce;triaKon (grA)(jam - + Fomp /K) -0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E -Asam Me;enamat /K4::mg

2/8

PEMERIKSAAN PENUN!ANG HASIL LAB 8,MAT3L3-0 "arah lengkap <F+F= 8emoglo&in <8-+= )7 (gO <)) 6-)4 4= ,ritrosit <*+F= 5 75K ):5Amm/ <2 (-2 76= Leukosit <1+F= (: (:K):/Amm/ <2 4-))= 8ematokrit 47 ):O </7-22= Trom&osit <PLT= (56K):/Amm/ <)4:-24:= MFE 72 7;L <74-94= MF8 (5 4pg <(7-/(= MF8F /) (gO <//-/4= *"1 )4 7O <)) 5-)2 7= (7

PEMERIKSAAN LAB 8asil la& patologi klinik <*!$P8AM= )9 .an (:))

FT scan kepala <*!$ *antau Prapat= )5 .an (:))

8asil la&oratorium patologi klinik <*!$P8AM= )9 .an (:))

,K<*!$P8AM= )9 .an (:))

MPE 9 57 #l <6-): (= PFT : (49O P"1 :)7 9 ;L 8itung jenis : Netro;il 65 9O </6-7:= Lim;osit )4 5O <(:-2:= Monosit 5 4(O <(-7= ,osino;il : :)O <)-5= +aso;il : 952O <:-)= Netro;il A&solut :)4 4K):/AuL <( 6-5 4= Lim;osit A&solut :/ )4 K):/AuL <) 4-/ 6= Monosit A&solut :) /) K):/AuL <: (-: 2= ,osino;il A&solut : ::/ K):/AuL <:-: ):= +aso;il A&solut : )92K):/AuL <:-: )= "ilakukan FT scan kepala tanpa dengan kontras 0E, potongan aksial, te&al irisan 4 dan ):mm dengan hasil: !3L < Astrositoma kistik= dengan ukuran BA- 4 J 4 J 5 4cm pada lo&us ;rontoperiatal kiri denagn edema luas disekitarnya yang menekan &asal ganglia, thalamus dan mesense;alon dan mendorong midline anterior ke kanan serta menyempitkan %entrikel lateral kiri dan 000B+rain s'elling di;;use terutama sisi kiri 3s kla%aria dan &asis kranii intak K0M0A KL0N0K 8AT0 A!TA!-3T (6$AL <P/(= ALTA!-PT /9$AL <P/)= M,TA+3L0!M, KA*+380"*AT -lukosa !e'aktu --lukosa "arah 77 ::mdAdL <P(::= -0N.AL $reum /7mgAdl <P4:= Kreatinin : 7:mgAdl <: 4-: 9= ,L,KT*3L0T ,L,KT*3L0T !,*$M Natrium<Na= )/4m,GAL <)/4-)44= Kalium <K= / 5m,GAL </ 5-4 4= Klorida <Fl= ):4m,GAL <95-):5= 0nterpretation : Marked sinus &radycardia 'ith sinus arrhythmia *ight'ard ais !TCMarked T 'a%e a&normality, consider anterolateral ischemia A&normal ,F(9

Laporan ekokardiogra;i <*!$P8AM= () .an (:))

8asil la&oratorium patologi klinik <*!$P8AM= (6 .an (:))

Measurement *esults : Q*! : 7(ms QTAQTF : 4(7A2(4 ms P* : )/: ms P : 6: ms **APP : )2(2A)4/4 ms PAQ*!AT : (2 A 97A )26 "egrees Aorta -root diameter /: 6mm <(:-/6= Atrium Kiri -dimension (: :mm <)4-2:= -LAAEAo rasio : 54mm <P) /= Eentrikel Kiri -,"" /: 7mm </4-4(= -,!" ((mm <(5-/5= -0E! "iastole )) 4mm <6-))= -0E! !ystole 9 4mm <6-))= -,# 45 7O <4/-66= -P1 "iastole 9 4mm <6-))= -P1 !ystole 9 (mm <6-))= -#! (7 6O Atrial situs solitus AE-EA corcandance 0A! intact Terlihat 0E! ada de;ek dengan (4 (mm Muara-muara %ena pada tempatnya Katup mitral : &aik Katup aorta : o%erriding aorta Katup tricuspid : T* mild Katup pulmonal : P! in;undi&ular se%ere <%el:/ 97mAs , P- : /( /(mnt= "0mensi ruang-ruang jantung -*A-*E dilatasi -Tek *E R Tek LE !,F <-=, throm&us <-=, e;usi pericard <-= 1all motion : glo&al normokinetik #ungsi sistolik LE &aik, LE,# : 45 7O Kesan : *A-*E dilatasi B E!" B P! se%ere B o%erriding aorta D T3# 8,MAT3L3-0 "arah lengkap <F+F= 8emoglo&in <8-+= )7 7gO <)) 6-)4 4= ,ritrosit <*+F= 5 6K ):5Amm/ <2 (-2 76= Leukosit <1+F= (: 4:K):/Amm/ <2 4-))= 8ematokrit 45 4O </7-22= Trom&osit <PLT= ((5K):/Amm/ <)4:-24:= /:

8asil la& patologi klinik <*!$P8AM= (6 .an (:))

MFE 72 2;L <74-94= MF8 (7pg <(7-/(= MF8F // (gO <//-/4= *"1 )6 5O <)) 5-)2 7= L," (mmAjam <P(:= 8itung jenis : Netro;il 74O </6-7:= Lim;osit 5 7/O <(:-2:= Monosit 6 7O <(-7= ,osino;il : :4O <)-5= +aso;il : //(O <:-)= Netro;il A&solut :)6 2K):/AuL <( 6-5 4= Lim;osit A&solut :) 2: K):/AuL <) 4-/ 6= Monosit A&solut :) 5: K):/AuL <: (-: 2= ,osino;il A&solut : :): K):/AuL <:-: ):= +aso;il A&solut : :57 K):/AuL <:-: )= Mor;ologi eritro;il, leukosit, trom&osit dalam &atas normal Kesan : lim;ositopenia B leukositosis #AAL 8,M3!TA!0! PTB0N* 1AKT$ P*3T*3M+0N -kontrol : )/ dtk -pasien : (: 5: dtk 0N* APTT -kontrol : (9 7 dtk -pasien: 2( 6 dtk 1AKT$ T*3M+0N -kontrol:)( 4 dtk -pasien: )4 / dtk K0M0A KL0N0K 8AT0 +iliru&in total : 4)mgAdl <P)= +iliru&in direk : )4mgAdl <:-: (= #os;astase alkali <ALP= 29$AL </4-):2= A!TA!-3T //$AL <P/(= ALTA!-PT 26$AL <P/)= -0N.AL $reum (/ ):mgAdl <P4:= Kreatinin : 4)mgAdl <: 4-: 9= Asam urat 2 (mgAdl <P4 6= ,L,KT*3L0T ,L,KT*3L0T !,*$M Natrium<Na= )/5m,GAL <)/4-)44= /)

#oto toraks PA <*!$P8AM= /) .an (:))

FT scan report <*!$P8AM= :) #e& (:))

Kalium <K= / 7m,GAL </ 5-4 4= Klorida <Fl= ):7m,GAL <95-):5= Kedua sinus costophrenikus lancip, kedua dia;ragma licin Tidak tampak in;iltrate pada kedua lapangan paru .antung ukuran normal FT* P4:O Trakea di tengah Tulangtulang dan so;t tissue &aik Kesimpulan : tidak tampak kelainan pada cord an pulmo "ilakukan FT !can kepala dengan kontras 0E F,FT : in;ratentorial cere&ellum dan %entricle 0E tampak normal !upratentorial tampak lesi hypodens di daerah lo&us ;rontal-temporalis kiri Lesi tampak mendesak %entrikel lateral kiri ke arah kanan Pada pemeriksaan @at contrast, tampak ring enhance pada lesi terse&ut Kesan : A&cess otak <cere&ral a&cess=

2/

!A<APAN KONSUL

)= "epartemen Kardiologi tanggal )9 .anuari (:)) "iagnosis : "ari hasil pem&acaan ,K!+, Q*! rate, /: KAi, Q*! aKis *A", P 'a%e <B= N, P* int :,)5S, Q*! dur :,:7S, nonspeci;ic T in% E)-E5, LE8 <-=, E,! <-= Kesan : !inus +radycardi B *A" 1"A : Fyanotic F8" ec T3# ,chocardiography

Anjuran

(= "epartemen -igi "an Mulut tanggal (6 .anuari (:)) "iagnosis Anjuran : : -angren Pulpa 3&ser%asi dan o&at

/= Konsul "epartemen Kardiologi tanggal (6 .anuari (:)) /(

"iagnosis

+radikardi B P 'a%e <-= LE8 <-=

2= Konsul "epartemen Kardiologi tanggal (6 .anuari (:)) "iagnosis :

4= Konsul "epartemen +edah !ara; tanggal 2 #e&ruari (:)) Penemuan "iagnosis Anjuran : : : "ari hasil FT, dijumpai massa hipodens di daerah ;ronto-parietal kiri !ere&ri a&scess Pasien diam&il alih ra'at di "epartemen +edah !ara; untuk pemeriksaan selanjutnya dan rencana operasi

BAB 3 TIN!AUAN PUSTAKA

3/1

DEFINISI Astrocytoma merupakan satu tumor yang &era'al dari dalam otak atau &atang otak dari proli;erasi sel-sel kecil yang &er&entuk seperti &intang yang dikenali se&agai astrosit dimana astrosit merupakan satu tipe sel glial atau sel pendukung Lokasi dari tumor ini tergantung pada usia pasien Astrocytoma sering terjadi pada sere&rum pada de'asa sedangkan pada anak-anak tumor ini &era'al dari &atang otak, sere&rum dan sere&ellum

//

3/2

INSIDENS Astrocytoma merupakan tumor yang paling &anyak terjadi pada anak-anak !ekitar 6:: anak-anak didiagnosa dengan astrocytoma tingkat rendah setiap tahun Pada anak-anak sekitar le&ih dari 7: O dari astrocytoma yang terjadi adalah &ertingkat rendah dan hampir (: O adalah yang &ertingkat tinggi Pada anak-anak, astrocytoma adalah kedua hanya pada leukemia dalam pre%alensi kanker Astrocytoma merupakan tumor supratentorial intra aKial yang paling sering terjadi pada kesemua kelompok umur 0nsidens dari astrocytoma adalah ) (( kasus per )::,::: orang yang &erumur dari :-)9 tahun dan ) (9 kasus per )::,::: pada orang yang &erumur dari :-)2 tahun

3/3

ETIOLOGI a= ,tiologi dari astrocytoma yang di;us telah menjadi &ahan untuk penelitian epidemiologic yang analitik dan yang dimana menunjukkan adanya hu&ungan terjadi astrocytoma dengan &e&erapa gangguan dan pemaparan Tanpa meli&atkan irradiasi terapeutik dan mungkin &ahan-&ahan nitroso contohnya nitrosurea, identi;ikasi dari pemaparan lingkungan yang kausal secara spesi;ik atau agen-agen tidak &erhasil 1alaupun ada &e&erapa penelitian yang mencadangkan &ah'a penggunaan telepon selular se&agai ;aktor resiko untuk perkem&angan dari glioma namun penelitian yang &esar tidak mendukung hal ini &= Anak-anak yang menerima irradiasi pro;ilaksis untuk leukemia lim;atik yang akut se&agai contoh memiliki (( kali lipat peningkatan resiko untuk mendapat neoplasma sistem sara; pusat<!!P= seperti astrocytoma tingkat 00,000 dan 0E menurut 183 dengan satu inter%al untuk onset dari 4 hingga ): tahun !erta irradiasi dari adenoma pituitari telah mendemonstrasikan &ah'a terjadi peningkatan resiko se&anyak )5 kali lipat untuk pem&entukan glioma c= Ter&ukti &ah'a adanya suscepti&ilitas genetik untuk perkem&angan glioma !e&agai contoh klustering ;amilial dari astrocytoma sangat jelas dideskripsikan dalam sindroma neoplastik yang diturunkan seperti sindroma Turcot, sindroma neuro;i&romatosis tipe )<N#)= dan mutasi > p4/ germ line? contohnya seperti sindroma Li-#raumeni /2

d= Penelitian &iologik telah mengimplikasikan &ah'a mutasi dalam path'ay molekular yang spesi;ik seperti path'ay p4/-M"M(-p() dan p)5-p)4-F"K5-*+ &erkaitan dengan perkem&angan dari astrocytoma

3/.

PATOGENESA Astrocytoma &aik dari tipenya maupun dari kelompok umur yang terjadi merupakan tumor in;iltrati; yang &ertindak se&agai satu massa yang menye&a&kan terjadinya lesi dimana-mana tempat yang dijumpai tumor ini dan menye&a&kan gejala yang &erkaitan dengan daerah yang diin;iltrat .ika tidak dio&ati dan 'alaupun dio&ati < kecuali pada astrocytoma pilositik =, astrocytoma merupakan penye&a& dari kematian yang sangat penting Kematian adalah karena herniasi transtentorial dari lesi massa yang &erkem&ang luas

3/-

KLASIFIKASI Klasi;ikasi 183 dari tumor astrositik adalah : a= 183 astrocytoma tingkat 00 I Astroscytoma di;;us i= ii= iii= Astrocytoma ;i&rillari Astrocytoma protoplasmik Astrocytoma gemistositik

&= 183 astrocytoma tingkat 000 I Astroscytoma anaplastik c= 183 astrocytoma tingkat 0E I -lio&lastoma i= -lio&lastoma giant cell

/4

ii=

-liosarkoma

d= 183 astrocytoma tingkat 00 I Janthoastrocytoma pleomor;ik e= 183 astrocytoma tingkat 00 I -lioma koroid ;= Astrocytoma pilositik g= Astrocytoma giant cell su&ependymal

3/6

GAMBARAN HISTOPATOLOGIS Terdapat empat %arian histologik dari astrocytoma tingkat rendah yang dikenali yaitu protoplasmik, gemistositik, ;i&rillari dan kom&inasi a= Astrocytoma protoplasmik I &erdasarkan pada kortikal dengan sel yang mengandungi sitoplasma yang &anyak Astrocytoma protoplasmik terdiri dari hampir (7 O dari astrocytoma yang in;iltrati;

Gemistocytic astrocytoma tumor cells have eosinophilic cytoplasm with nuclei displaced to the periphery.

&= Astrocytoma gemistositik yang secara umum dijumpai pada hemis;er sere&ral pada de'asa dan terdiri dari sel-sel &ulat yang &esar dengan sitoplasma eosino;ilik dan sitoplasma esentrik Astrocytoma gemitosistik tergolong 4-):O dari glioma hemis;erik

/5

Low-grade fibrillary astrocytoma and low cellularity with minimal nuclear atypia.

c= Astrocytoma ;i&rillari yaitu %arian histologik yang paling sering tampak seperti sel-sel dari su&stansia al&a sere&ral dan terdiri dari sel-sel yang kecil dan &er&entuk &ulat serta sel-sel yang &erdi;erensiasi dengan &aik Tumor-tumor diidenti;ikasi oleh satu peningkatan yang ringan dalam selularitas dan ;i&rillari Marker untuk protein ;i&rillari glial asidik <-#AP= digunakan untuk mengidenti;ikasi astrocytoma ;i&rillari

Anaplastic astrocytoma with high cellularity with marked nuclear atypia.

/6

d= +er&anding lesi yang &ertingkat rendah, astrocytoma anaplastik menunjukkan hiperselularitas !elain itu, astrocytoma anaplastik menunjukkan anaplasia yang meningkat yang didemonstrasi melalui kompleK dari nuklear yang meningkat, adanya mitosis, %aria&ilitas sitoplasmik yang meningkat dan juga meningkatnya proli;erasi sel endothelial

3/7

MANIFESTASI KLINIK Mani;estasi klinik dari astrocytoma ditentukanoleh lokasi tumor, patologi dan umur dari pasien terse&ut Mayoritas dari astrocytoma pada de'asa terjadi dalam kompartemen supratentorial Peningkatan tekanan intrakranial yang dio&ser%asi dalam sekitar 4:-64O dari pasien menye&a&kan mani;estasi a'al yang paling umum pada pasien-pasien dengan tumor otak -ejala yang tampak termasuk nyeri kepala, kejang, de;icit neurologi yang ;okal dan peru&ahan perilaku Peru&ahan yang sama dapat merupakan hasil dari in%asi tumoral yang secara langsung A%aili&ilitas yang meningkat dari penelitian >neuroimaging? dengan resolusi yang dipertingkatkan telah menghasilkan dalam penemuan a'al dari tumor otak 3leh karena tumor terlokasi dalam suatu ruang yang tertutup dan dengan parenkim yang lunak, otak terutamanya sangat terpapar terhadap e;ek massa dan edema dari satu proses neoplastik Peningkatan tekanan intrakranial yang &erhu&ungan dengan satu masa intrakranial adalah satu penye&a& penting dari herniasi otak dan &erkaitan dengan mor&iditas dan mortalitas

3/8

PROSEDUR DIAGNOSTIK "iagnosa dari astrocytoma memerlukan sampel dari jaringan 8ingga

sekarang, M*0 yang &erkontras &aik dan FT-!can merupakan pilihan utama dari modalitas >imaging? Teknik-teknik tam&ahan lain yang termasuk spektroskopi M* <M*!= yang mem&enarkan para ahli untuk mengkarakteristik komposisi kimia'a dari massa terse&ut dengan menentukan ada atau tidak danAatau peru&ahan dari komponen komponen seperti laktat, N-asetilaspartat <NAA=, kolin<Fho= dan mio-inositol <0ns=

/7

3leh karena akti%itas kejang sering &erhu&ungan dengan astrocytoma, ,,dapat digunakan untuk e%aluasi dan penga'asan dari akti%itas epilepti;orm !can radionuklide sepert position emission tomography <P,T=, single photon emission tomography <!P,FT= dan technetium-&ased imaging dapat mem&antu dalam penelitian mengenai meta&olisme tumor dan ;ungsi otak P,T dan !P,FT mungkin dapat digunakan untuk mem&edakan satu tumor yang padat dari edema, untuk mem&edakan rekuren tumor dari nekrosis radiasi dan untuk lokalisasi struktur !atu prosedur lum&al pungsi pada pasien dengan astrocytoma sere&ellar harus dilakukan dengan sangat &erhati-hati karena resiko dari herniasi sekunder sere&ral yang >do'n'ard? &er&anding ele%asi tekanan intrakranial 1alaupun penelitian cairan sere&rospinal tidak digunakan untuk diagnosa astrocytoma namun prosedur ini dapat digunakan untuk mengeliminasi diagnosa lain seperti metastasis, lim;oma atau medula&lastoma

Axial CT scan precontrast and postcontrast menun!ukkan satu astrocytoma tingkat rendah pada lobus frontal bagian kiri dan tumor ini adalah "non-enhancing#.

/9

Coronal postcontrast T$-weighted %&' menun!ukkan satu astrocytoma tingkat rendah pada lobus frontal inferior kanan di atas fissura sylvian. Tidak ada "enhancement# yang tampak pada administrasi post gadolinium.

Axial T(-weighted %&' menun!ukkan satu astrocytoma tingkat rendah pada lobus frontal inferior dengan efek massa yang ringan dan tidak di!umpai adanya edema di lingkungan.

2:

3/

DIAGNOSA DIFERENSIAL +erikut adalah diagnosa &anding astrositoma:


Arterio%enous mal;ormation +rainstem gliomas Fa%ernous angioma Fa%ernous mal;ormation Fere&ral a&scess FN! lymphoma ,ncephalitis ,pendymoma ,pidural a&scess -lio&lastoma multi;orme 8amartoma 0ntracranial hemorrhage Meningioma Metastasis Multiple sclerosis 3ligodendroglioma *adiation necrosis !u&dural empyema !troke or in;arct ToKoplasmosis

2)

3/10

PENATALAKSANAAN Pera'atan untuk astrositoma tergantung pada &e&erapa hal, termasuk kesehatan umum, ukuran dan posisi dari tumor, dan apakah telah menye&ar ke sekitarnya Pera'atan &iasanya akan direncanakan oleh tim ahli yang dikenal se&agai tim multidisiplin <M"T= Tim akan &iasanya termasuk dokter yang &eroperasi di otak <neurosurgeon=, dokter yang mengkhususkan diri dalam mera'at penyakit dari otak <ahli sara;=, dokter yang mengkhususkan diri dalam mera'at kanker <a n oncologist), spesialis dan pera'at pro;esional kesehatan lainnya mungkin , seperti ahli pengo&atan &adan atau diet .ika tekanan intrakranial meningkat, penting untuk mengurangi itu se&elum pera'atan di&erikan untuk tumor otak Terapi standar pada glioma malignan < 183 derajat 000 dan 0E= adalah reseksi tumor, radioterapi dan kemoterapi, tetapi terutama e;ekti; pada pasien usia muda dan dengan skor performace/karnofsky &aik, tetapi pada pasien diatas usia R 54 tahun dan pasien dengan skor karno;sky &uruk, terapi tidak dapat ditoleransi dengan &aik

$BP"3'"#$=$% +ila memungkinkan, pem&edahan merupakan penatalaksanaan yang utama untuk pera'atan astrositoma,terutamanya astrositoma anaplastik Tujuan dari operasi ini adalah untuk mengurangkan massa tumor, dengan itu mengurangkan tekanan intracranial, mengam&il sampel tisu untuk pemeriksaan histological dan memperpanjangkan kadar sur%i%al Pem&edahan tergantung pada ukuran dan posisi dari tumor, mungkinAtidak mungkin untuk menghapusnya lengkap dan pera'atan le&ih lanjut dapat di&erikan setelah operasi +e&erapa tumor tidak dapat dijangkau oleh pasien, atau resiko kerusakan pada &agian otak mungkin terlalu tinggi

'BR$#*14"($>* *adioterapi adalah penggunaan energi tinggi sinar untuk menghancurkan sel kanker dan sering digunakan setelah operasi Tujuan radioterapi adalah untuk memusnahkan semua sisa sel ganas 8al itu dapat digunakan sendiri untuk mera'at astrositoma jika 2(

operasi tidak mungkin *adioterapi &iasanya di&erikan se&agai pengo&atan eksternal, tetapi kadang-kadang dapat di&erikan dalam &entuk implant radioakti;

7BK"314"($>* Kemoterapi adalah penggunaan anti kanker <sitotoksik= narko&a menghancurkan sel kanker 8al itu dapat di&erikan sendiri atau &ersama-sama dengan operasi dan A atau radioterapi untuk mera'at astrositoma

Kemoterapi yang &erkem&ang diteliti adalah Temo@olomide alkylating agent yang menginhi&isi pertum&uhan sel dan proli;erasi, ter&ukti e;ekti; pada massa astrositoma Temo@olomide le&ih &aik di&andingkan Nitrosurea Temo@olomide juga telah diteliti se&agai terapi lini pertama &erdasarkan penelitian ,3*TF (597) NF0F F,/ dalam kom&inasi dengan radioterapi dan ter&ukti e;ekti; di&andingkan radioterapi tunggal Temo@olomide

#B C1(4*71,4"(1*# Penggunaan kortikosteroid, seperti deksametason, menghasilkan per&aikan cepat pada ke&anyakan pasien dengan mengurangkan ukuran massa tumor dan pem&engkakan sekitar massa Penggunaan corticosteroid didapati mengurangkan simptom peningkatan tekanan intracranial dan memper&aiki kondisi pasien

"B E54"(%$+ V"%4(*7)+$( D($*% C EVDB #$% V"%4(*7)+1>"(*41%"$+ S=)%4 CVPSB Prosedur non-operati; yaitu ,Kternal Eentricular "rain < ,E"= dan

Eentriculoperitoneal !hunt <EP!= dapat dilakukan untuk mengurangkan cairan sere&rospinal "engan ini, tekanan intracranial dapat direndahkan

?B A%4*71%D)+,$%4

2/

3leh karena pasien astrositoma didapati mengalami kejang epileptic, anticon%ulsant di&erikan se&agai terapi suporti; 3/11 PROGNOSIS Prognosis untuk sur%i%al setelah operasi inter%ensi dan terapi radiasi &aik &agi astrositoma kelas rendah +agi pasien yang menjalani &edah reseksi, prognosis tergantung pada si;at neoplasma samada &erkem&ang menjadi lesi kelas yang le&ih tinggi $ntuk lesi tingkat rendah, sur%i%al setelah menjalani &edah adalah sekitar 5-7 tahun +agi kasus astrositoma anaplastik, per&aikan simptom atau sta&ilisasi merupakan kemestian setelah &edah reseksi dan iradiasi "idapati kadar sur%i%al adalah amat &aik , sekitar 5:-7:O #aktor-;aktor seperti usia muda, status ;ungsional, luas reseksi, dan iradiasi yang adekuat mempengaruhi sur%i%al pasca &edah Laporan ter&aru menunjukkan &ah'a iradiasi pada tumor reseksi yang tidak sempurna meningkatkan kadar sur%i%al pasca operasi se&anyak 4 tahun, sekitar :(4O untuk tingkat rendah astrositoma dan (-)5O untuk astrositoma anaplastik !elain itu, pada pasien astrositoma anaplastik yang di&edah serta menjalani irradiasi didapati kadar sur%i%alnya dua kali le&ih &aik daripada pasien yang hanya di&edah

22

BAB . DISKUSI KASUS

Pada kasus ini seorang perempuan &erumur (7 tahun didiagnosa Astrocytoma &erdasarkan anamnesa, pemeriksaan ;isik, pemeriksaan neurologis dan pemeriksaan penunjang "i mana dari anamnesa didapati &ah'a 3! mengalami sakit kepala le&ih kurang (minggu ini !akit kepala dirasakan perlahan-lahan dan gejala semakin mem&erat saat pagi hari 3s mengalami sakit kepala le&ih dari dua kali *i'ayat muntah projektil <-= *i'ayat kejang <B=T lamanya le&ih kurang ): menit, terjadi pada ( minggu dan / hari yang lalu 3s juga mengeluh lemah lengan dan tungkai kanan *i'ayat demam <-=, +AK normal, +A+ tidak teratur Pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada 3! adalah 8ead FT !can dan ekokardiogra;i 8asil FT scan didapati !3L < Astrositoma kistik= dengan ukuran BA4K4K5 4cm pada lo&us ;rontoperiatal kiri denagn edema luas disekitarnya yang menekan &asal ganglia, thalamus dan mesense;alon dan mendorong midline anterior ke kanan serta menyempitkan %entrikel lateral kiri dan 000B+rain s'elling di;;use terutama sisi kiri 3s kla%aria dan &asis kranii intak "ari laporan ekokardiogra;i didapati *A-*E dilatasi B E!" B P! se%ere B o%erriding aorta D T3# 24

3s telah menerima pengo&atan diet makanan &iasa, 0E#" *!ol (:gttAi, 0nj "eKamethason )amp 0EA7jam, 0nj *anitidin )ampA)(jam, 0nj ce;triaKon (grA)(jam, + Fomp /K), 0nj Metronida@ole 4::mgA7jam 0E, dan Asam Me;enamat /K4::mg

T"1(*

K$,),

Astrocytoma sering terjadi pada sere&rum Pada kasus ini !3L < Astrositoma kistik= pada de'asa dengan ukuran BA- 4K4K5 4cm pada lo&us ;rontoperiatal kiri -ejala yang tampak termasuk nyeri kepala, 3s mengalami sakit kepala le&ih kurang ( kejang, de;icit neurologi yang ;okal dan minggu yang lalu !akit kepala dirasakan peru&ahan perilaku perlahan-lahan dan semakin mem&erat saat pagi hari *i'ayat kejang <B=T lamanya le&ih kurang ): menit, terjadi pada ( minggu dan / hari yang lalu 3s juga mengeluh lemah lengan dan tungkai kanan 3s juga mengalami kelumpuhan N Ell deKtra 8ead FT-!can merupakan Gold Standard Pada os sudah dilakukan pemeriksaan 8ead 25

dalam

menegakkan

diagnosa

!3L FT-!can

dan

hasilnya

didapati

!3L

0ntracranial

< Astrositoma kistik= dengan ukuran BA4K4K5 4cm pada lo&us ;rontoperiatal kiri dengan menekan anterior edema &asal ke luas dan kanan disekitarnya thalamus mendorong serta yang dan midline ganglia,

mesense;alon

menyempitkan

%entrikel lateral kiri dan 000B+rain s'elling di;;use terutama sisi kiri 3s kla%aria dan &asis kranii intak Penggunaan pada kortikosteroid, pasien seperti "alam dengan kasus ini os di&erikan 0nj

deksametason, menghasilkan per&aikan cepat "eKamethason )amp 0EA7jam, ke&anyakan mengurangkan ukuran massa tumor dan pem&engkakan sekitar massa Penggunaan corticosteroid didapati mengurangkan simptom peningkatan tekanan intracranial dan memper&aiki kondisi pasien

BAB PERMASALAHAN

1/

A>$6$= #*$2%1," >$#$ 6$,), *%* ,)#$= 4">$4E Menurut penulis diagnosa pada kasus ini sudah &enar +erdasarkan anamnesis dan pemeriksaan neurologist didapati pasien dating dengan kelemahan lengan dan tungkai se&elah kanan dan kelemahan pada N Ell kanan 8ead FT !can merupakan salah satu >Gold Standard? untuk mendiagnosa tumor otak +erdasarkan hasil dari 8ead FT !can didapati !3L < Astrositoma kistik= dengan ukuran BA- 4K4K5 4cm pada lo&us ;rontoperiatal kiri denagn edema luas disekitarnya yang menekan &asal ganglia, thalamus dan mesense;alon dan mendorong midline anterior ke kanan serta menyempitkan %entrikel lateral kiri dan 000B+rain s'elling di;;use terutama sisi kiri

26

3s kla%aria dan &asis kranii intak Tam&ahan pula pada laporan ekokardiogra;i didapati *A-*E dilatasi B E!" B P! se%ere B o%erriding aorta D T3#

2/

A>$6$= >"%$4$+$6,$%$$% >$#$ 6$,), *%* ,)#$= '"%$(E "ari gejala klinis dan pemeriksaan penunjang, diagnosis pasien ini mengarah ke 8emiparese "eKtraB Parese N Ell "eKtra $MNB!econdary 8eadacheBec "" a&ses otak Astrocytoma B T3# Penatalaksanaan a'al &agi pasien ini sudah tepat Penatalaksanaan ini &ertujuan menjaga ;ungsi %ital otak dan sara; T dan mengurangkan tekanan intrakranial

3/

B$2$*3$%$ >(12%1,*, >$#$ 6$,), *%*E Prognosis pada kasus ini: Ad %itam Ad ;unctionam Ad sanationam : du&ia ad &onam : du&ia ad &onam : du&ia ad &onam

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

6/1

KESIMPULAN

27

Astrocytoma merupakan salah satu jenis tumor otak yang pertum&uhannya cepat dan dia'ali dalam sel dise&ut astrosit, astrosit melakukan &er&agai ;ungsi,termasuk dukungan &iokimia sel endotel yang mem&entuk &lood &rain &arrier,pem&erian nutrisi ke jarigan sara;,pem&erian keseim&angan ion ekstraseluler,dan peran utama dalam proses per&aikan jarigan parut pada otak dan sumsum tulang aki&at kecelakaan ,tiologi penyakit ini masih &elum dikenal pasti "iagnosa astrositoma ini ditegakkan &erdasarkan anamnesa, gejala klinis, pemeriksaan umum, pemeriksaan neurologis, dan pemeriksaan penunjang -ejala klinis yang sering ditemukan pada astrositoma adalah sakit kepala serta kejang apa&ila tekanan intrakranial menigkat Pemeriksaan penunjang yang dapat menegakkan diagnosa adalah FT !can dan M*0 Pera'atan untuk astrositoma tergantung pada &e&erapa hal, termasuk kesehatan umum, ukuran dan posisi dari tumor, dan apakah telah menye&ar ke sekitarnya Penatalaksanaan &erupa pem&edahan, kemoterapi dan radioterapi dilakukan dalam penanganan astrositoma

6/2

SARAN Nasehat yang perlu di&erikan pada pasien ini adalah: Praktisi kesehatan menjelaskan mengenai gejala-gejala, pilihan

pengo&atannya, lamanya masa pengo&atannya dan e;ek samping yang mungkin tim&ul dari pilihan pengo&atannya serta keadaan ;isik yang mungkin terjadi setelah pasien sem&uh <sequele effect= Keluarga pasien diterangkan kemungkinan kam&uh dari penyakitnya

'alaupun pengo&atan &erhasil &uat masa sekarang

29