Anda di halaman 1dari 2

Laporan Kerja Praktek PT.

PERTAMINA RU II Dumai, RIAU

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Korosi merupakan salah satu masalah utama dalam industry perminyakan terutama di PT Pertamina RU II Dumai ini. Korosi terjadi karena interaksi logam dengan lingkungannya yang dapat mengakibatkan logam menipis, berlubang, perubahan sifat mekanik dan sifat fisik dan sebagainya. Korosi ini tidak diinginkan karena mengakibatkan kerugian diantaranya biaya untuk mengganti/memperbaiki material yang rusak. Selain itu, bila korosi yang terjadi cukup parah dan mengakibatkan kegagalan material maka bisa menyebabkan penghentian operasi pabrik, penurunan efisiensi, kehilangan produk berharga, menurunkan keselamatan kerja, pencemaran lingkungan dan sebagainya. Karena korosi menyebabkan kerugian yang besar, maka penting bagi para engineer untuk mengatasi permasalahan ini dengan mengendalikan proses terjadinya korosi tersebut. Terdapat beberapa metode untuk mengendalikan korosi seperti menggunakan coating, inhibitor, modifikasi lingkungan, proteksi anodik dan proteksi katodik. Di PT Pertamina RU II Dumai sendiri menggunakan beberapa metode ini. Dalam PT Pertamina RU II Dumai penggunaan proteksi katodik dengan anoda korban umumnya dipakai pada heat exchanger, pipelines, tank, tiang pancang (piles) yang terdapat di dermaga (jetty) dan tube yang terdapat pada Box Cooler. Fungsi Box cooler adalah mendinginkan residu. Tube di dinginkan dengan menggunakan media air laut. Dalam desain tersebut pencegah korosi menggunakan impressed current. Pada saat ini Impressed current tersebut tidak berfungsi dengan yang diharapkan sehingga menimbulkan korosi pada equipment tersebut. Karena impressed current tidak efektif dilakukan penggantian dengan menggunakan anoda korban untuk pencegah korosi pada equipment tersebut. 1.2 Rumusan Masalah Batasan masalah dari laporan kerja praktek ini adalah tentang evaluasi system proteksi katodik dengan anoda korban aluminium pada Tube di Box Cooler.

Laporan Kerja Praktek PT. PERTAMINA RU II Dumai, RIAU

1.3 Tujuan Tujuan tugas khusus ini secara umum adalah untuk memahami tentang proteksi katodik dengan menggunakan anoda korban dan secara khusus adalah untuk mengevaluasi sistem proteksi katodik dengan anoda korban aluminum pada Tube di Box Cooler Pertamina RU II Dumai. Evaluasi dilakukan untuk melihat apakah sistem proteksi yang digunakan bekerja sesuai desain awal. Selain itu juga dilakukan desain ulang berdasarkan desain yang diinginkan. 1.4 Ruang Lingkup Permasalahan Ruang lingkup tugas khusus ini adalah evaluasi sistem proteksi katodik dengan anoda korban aluminum pada Tube di Box Cooler PT Pertamina RU II Dumai. Metode yang dilakukan antara lain menentukan umur anoda korban aluminium yang telah dipasang pada Tube yang terdapat Box Cooler PT Pertamina RU II Dumai, penentuan desain yang dibutuhkan untuk desain yang diinginkan dan menganalisis sistem proteksi katodik anoda korban tersebut dengan meninjau layout Tube di Box Cooler dan gambar desain anoda korban. Langkah-langkah yang dilakukan adalah pengambilan berbagai data yang diperlukan untuk mengevaluasi sistem proteksi katodik anoda korban aluminium ini. 1.5 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan laporan kerja praktek ini adalah sebagai berikut : Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Pendahuluan Tinjauan Pustaka Metoda Pelaksanaan Tugas khusus Pembahasan Kesimpulan