Anda di halaman 1dari 1

CHAPTER 1

INTRODUCTION TO INTERNAL AUDITING



Definisi Audit Internal
Audit internal adalah sebuah aktivitas konsultasi dan keyakinan objektif yang dikelola
secara independen di dalam organisasi dan diarahkan oleh filosofi penambahan nilai untuk
meningkatkan operasional perusahaan. Audit tersebut membantu organisasi dalam mencapai
tujuannya dengan menerapkan pendekatan yang sistematis dan berdisiplin untuk mengevaluasi
dan meningkatkan efektivitas proses pengelolaan risiko, kecukupan kontrol, dan pengelolaan
organisasi. Tujuan organisasi dapat dilihat dari visi dan misi perusahaan. Tujuan yang dapat
dicapai meliputi tujuan strategis, tujuan operasi, tujuan pelaporan, dan tujuan kepatuhan.

Perbedaan Audit Internal dan Audit Eksternal
Audit internal difokuskan pada dukungan manajemen internal dan perbaikan sistem,
prosedur dan proses. Audit eksternal pada umumnya diatur oleh peraturan perundang-undangan,
tidak seperti audit internal. Laporan yang dibuat oleh auditor eksternal ditujukan kepada para
pemangku kepentingan sementara laporan auditor internal ditujukan kepada manajemen.
Laporan auditor eksternal berisi pernyataan pendapat atas laporan keuangan yang disusun oleh
entitas untuk jangka waktu tertentu sedangkan laporan auditor internal mengevaluasi dan
memeriksa kepatuhan terhadap pengendalian internal kunci. Laporan auditor eksternal biasanya
berupa dokumen publik yang tersedia untuk semua pemangku kepentingan. Laporan auditor
internal adalah untuk digunakan hanya oleh manajemen.

Kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang auditor internal
Kualitas individu yang dibutuhkan adalah integritas, semangat, etos kerja, keingintahuan,
kreativitas, berinisiatif, dan fleksibilitas. Ada kerangka kerja kompetensi yang dibutuhkan untuk
menjadi seorang internal auditor yang baik yaitu kemampuan interpersonal (seperti kemampuan
berkomunikasi, manajemen, kepemimpinan); peralatan dan teknik (mis: forecasting, analisis
proses bisnis); standar, teori dan metodologi audit internal (seperti definisi audit internal, kode
etik dan standar internasional); dan yang tidak kalah penting adalah area kemampuan.
Kemampuan yang dibutuhkan misalnya akuntansi keuangan dan pendanaan, akuntansi
manajemen, kualitas, teknologi informasi dan masih banyak lagi.
Sekarang ini banyak perusahaan yang membutuhkan seorang auditor internal yang
berkualitas. Kualitas yang tinggi dari seorang auditor dapat diperoleh dari pendidikan maupun
dari pengalaman menjadi auditor. Sebagian besar auditor internal awalnya bekerja dalam KAP.
Bekerja di KAP menjadi batu loncatan bagi para auditor untuk mencapai posisi yang lebih tinggi.
Tujuan utama menjadi seorang auditor internal dalam organisasi nantinya adalah menjadi
seorang CAE.
ADELIA OKTAVIA
3203011182
Kelas E