Anda di halaman 1dari 41

PENGELOLAAN SARANA JARINGAN KOMPUTER (TI)

PENGELOLAAN SARANA JARINGAN KOMPUTER (TI) PUSAT DOKUMENTASI DAN INFORMASI ILMIAH LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

PUSAT DOKUMENTASI DAN INFORMASI ILMIAH LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA Jakarta 2010

Pengantar

Jaringan komputer adalah merupakan sarana kerja yang sangat dibutuhkan untuk mengolah data personalia, administrasi keuangan, invetarisasi barang dan layanan data literatur ilmiah serta forum komunikasi antar sivitas untuk mendukung sistem informasi manajemen PDII-LIPI secara digital. Untuk itu perlu dukungan system jaringan yang handal, aman yang menghubungkan unit-unit kerja di dalam organisasi maupun mitra kerja di luar organisasi.

Untuk meningkatkan kualitas pengolahan dan transmisi data baik yang berupa teks, gambar dan suara, kegiatan pengembangan jaringan yang di sub bidang komputer, saat ini difokuskan pada peningkatan jalur utama (LAYER CORE) dengan menggunakan jenis kabel berkecapatan tinggi (Fibre Optic) yang ditunjang dengan system jaringan tanpa kabel untuk memenuhi kebutuhan jaringan yang bersifat mobilitas dengan dinding-dinding antar ruangan yang sangat sulit ditembus dengan pemasangan kabel, sehingga perlu mengembangkan jaringan nirkabel (wireless) pada layer akses.

Selain melakukan pengembangan sarana jaringan, perlu juga terus di dukung upaya perawatan dan perbaikan komponen-komponen pendukungnya yang mencakup peralatan hardware dan software, serta peningkatan kualitas SDM kususnya di bidang TI untuk mendukung operasional sarana jaringan tersebut.

Jakarta, September 2010 Sub bidang Komputer, Wasi Tri Prasetya

A. SISTEM JARINGAN

Sesuai dengan standar ISO untuk manajeman jaringan, terdapat lima fungsi utama pada sistem manajemen jaringan:

a. Performa jaringan

b. Konfigurasi sistem

c. Manajemen terhadap gangguan

d. Keamanan jaringan logik

e. Keamanan infrastruktur jaringan fisik

Selain itu, dalam melaksanakan kegiatan teknis operasional Sistem Informasi Manajemen, diperlukan beberapa sarana dan prasarana pendukung yang meliputi:

Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras yang dimaksud ialah perangkat komputer yang memerlukan studi kelayakan yang cermat dan teliti. Beberapa hal yang harus diperhatikan:

Konfigurasi komputer disesuaikan dengan kebutuhan;

Pengembangan hardware menggunakan metode sistem tumbuh;

Menganut prinsip OSI (Open System Interconected), untuk memudahkan sistem komunitas antar komputer.

Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak yang dimaksud ialah sarana bantu bagi perangkat hardware, agar komputer mampu berfungsi secara maksimal dan dapat menghasilkan informasi sesuai dengan apa yang diharapkan.

Perangkat Benak (Brainware)

Perangkat benak adalah personil-personil yang secara langsung terlibat dan bertanggungjawab terhadap berfungsinya peralatan komputer yang digunakan.

Data

Data dan informasi merupakan tujuan awal dan akhir dari seluruh mekanisme sistem. Keberadaan data dengan segenap aspeknya merupakan suatu hal yang mutlak dalam kegiatan komputerisasi. Tinjauan data harus dilihat dari berbagai segi, baik dari volume, jenis, bentuk/ formatnya.

Sistem Komunikasi

Sistem komunikasi yang dimaksud adalah transformasi data dari satu tempat ke tempat lainnya melalui media transmisi.

Prosedur

Yang dimaksud dengan prosedur adalah mekanisme operasional yang aspeknya meliputi :

Pengumpulan data

Klasifikasi data menurut kepentingannya

Penyusunan data

Validasi data untuk mengecek kebenaran

Penyimpanan data berupa arsip

Perekaman data melalui proses data entry

Pengolahan data berdasarkan jenis aplikasinya

1.

Perawatan hardware

Saat ini, beberapa peralatan yang menjadi tanggung jawab sub bidang komputer adalah, sbb.:

9 unit server untuk fasilitas publik, yaitu Web 2.0. (www.pdii.lipi.go.id), Jurnal on-line (isjd.pdii.lipi.go.id), E-mail (mail.pdii.lipi.go.id), Proxy (proxy.pdii.lipi.go.id), DHCP server dan server database winisis, opac (katalog.pdii.lipi.go.id), serta server thin client (Local server), dan portal perpustakaan digital (elib.pdii.lipi.go.id), server cisco (cna.pdii.lipi.go.id) untuk keperluan akses modul ccna.

197 unit workstation untuk sarana kerja entri, penelusuran, akses internet dan sarana pelatihan.

20 unit printer laserjet dan deksjet, serta beberapa dot matrix yang tersebar disemua unit kerja.

1 unit router modem untuk gateway akses internet melalui fasilitas koneksi broadband SOHO 512 kbps ke Indosat

10 unit managable switch 10/100/1000 mbps linksys dan cisco catalyst 2950 dan switch linksys serta beberapa aktif hub.

6 unit router cisco 2850 dan 3 swtich cisco catalyst 2950 untuk laboratorium program CNAP- PDII.

1 paket kabel jaringan UTP cat-5 dari lantai 1 s/d 6.

3 paket jaringan fibre optic yang terkoneksi ke LIPI corporate, Kantor Ristek, dan koneksi lokal (LAN).

Perawatan 8 unit akses point

Perawatan peralatan Bantu jaringan (tool kit)

Pengelolaan Server

Server e-mail (mail.pdii.lipi.go.id) Spesifikasi :

Fungsi :

Hardware :

a. Processor : Intel Pentium III 1.6 Ghz

b. Memory RAM 512GB

c. Haddisk IDE 200GB

d. Merk : Lokal

Software :

a. Operating System : Redhat Linux 9.0 Enterprise

b.

c. MTA (Mail Transfer Agent) : Sendmail

d. Webmail : Squirrelmail

Web Server

: Apache 2.0

Server berjalan di atas system Red Hat linux release 9, yang didukung dengan penyediaan program “squire mail” untuk menyediakan fasilitas login bagi user untuk kebutuhan surat menyurat secara elektronik (e-mail).

untuk kebutuhan surat menyurat secara elektronik (e-mail). Agar user dapat melakukan login, server email ini harus

Agar user dapat melakukan login, server email ini harus dalam kondisi aktif (ON). Untuk mengaktifkan server ini, administrator cukup menghidupkan tanpa harus melalukan login terlebih dahulu, kecuali untuk keperluan perawatan sistem.

User dapat melakukan login dengan mengiisikan nama dan password yang telah didaftarkan ke admin. Dengan mengakses server secara remote ke alamat mail.pdii.lipi.go.id menggunakan program internet browser dari luar jaringan LIPI ataupun PDII.

User Account Untuk membuat account email harus login sebagai root. Lalu ketik :

[root@localhost] # useradd nama_user [root@localhost]# passwd password_user Dengan perintah di atas maka user akan langsung dapat mengakses email-nya melalui http://mail.pdii.lipi.go.id

mengakses email-nya melalui http://mail.pdii.lipi.go.id Monitoring email user : Untuk mengetahui login dan keluar
mengakses email-nya melalui http://mail.pdii.lipi.go.id Monitoring email user : Untuk mengetahui login dan keluar

Monitoring email user :

Untuk mengetahui login dan keluar masuknya email harus login sebagai root dan ketik :

[root@localhost]# tail –f /var/log/maillog

Jan 9 11:51:18 pdii imapd[10472]: Login user=emulusr host=pdii.lipi.go.id

[192.168.10.5]

Jan 9 11:51:18 pdii imapd[10472]: Logout user=emulusr host=pdii.lipi.go.id

[192.168.10.5]

Jan 9 11:51:19 pdii imapd[10473]: imap service init from 192.168.10.5

Jan 9 11:51:19 pdii imapd[10473]: Login user=emulusr host=pdii.lipi.go.id

[192.168.10.5]

Jan 9 11:51:20 pdii imapd[10474]: imap service init from 192.168.10.5 Jan 9 11:51:20 pdii imapd[10474]: Login user=emulusr host=pdii.lipi.go.id

[192.168.10.5]

Jan 9 11:51:20 pdii imapd[10473]: Logout user=emulusr host=pdii.lipi.go.id

[192.168.10.5]

Jan 9 11:51:20 pdii imapd[10474]: Logout user=emulusr host=pdii.lipi.go.id

[192.168.10.5]

Jan 9 11:52:54 pdii sendmail[10475]: m094qsqp010475:

from=<birdflu9451@yahoo.com>, size=318472, class=0, nrcpts=1, msgid=<450943.84727.qm@web45707.mail.sp1.yahoo.com>, proto=ESMTP, daemon=Daemon0, relay=[192.168.0.7] Jan 9 11:52:55 pdii sendmail[10476]: m094qsqp010475:

to=<jusni@pdii.lipi.go.id>, delay=00:00:01, xdelay=00:00:01, mailer=local, pri=348641, dsn=2.0.0, stat=Sent

SERVER WEB (www.pdii.lipi.go.id) Spesifikasi

Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon® Processor 2 GHz, RAM 2 GB, Harddisk 2 x 73 GB 15k, DVD-RW, Hardware RAID 0,1,5, Hotstandy Powersupply, Remote Supervisor Adapter, Dual 100 MB Ethernet

Powersupply, Remote Supervisor Adapter, Dual 100 MB Ethernet Server web dijalankan di atas sistem linux dengan

Server web dijalankan di atas sistem linux dengan aplikasi databasenya menggunakan Joomla, Mysql, dan PHP, yang terakses secara remote.

Server ini berfungsi untuk menyediakan akses database web bagi user dengan domain www.pdii.lipi.go.id. Untuk

mengaktifkan server ini, administrator cukup melakukan login dengan account administrator dan program Microsoft SQL server 7.0 secara otomatis akan aktif.

Untuk menjaga keamanan server ini, administrator dan operator wajib melakukan update antivirus secara rutin dan melakukan backup serta menghapus file-file sampah (garbage) yang sudah tidak diperlukan lagi.

Server Proxy dan Server DHCP

Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon® Processor 2 GHz, RAM 2 GB, Harddisk 2 x 73 GB 15k, DVD-RW, Hardware RAID 0,1,5, Hotstandy Powersupply, Remote Supervisor Adapter, Dual 100 MB Ethernet. Server proxy dijalankan di atas sistem linux dengan aplikasi proxy server

Server ini berfungsi sebagai pintu utama yang terkoneksi ke2 koneksi: Indosat dan LIPI corporate. Dan untuk menyediakan nomor IP kepada user untuk dapat mengakses jaringan.

Untuk menjaga keamanan server ini, administrator dan operator wajib melakukan update antivirus secara rutin dan melakukan backup serta menghapus file-file sampah (garbage) yang sudah tidak diperlukan lagi.

SERVER OPAC (katalog.pdii.lipi.go.id, Lokasi Sub bid. PDL)

SERVER OPAC (katalog.pdii.lipi.go.id, Lokasi Sub bid. PDL) Spesifikasi : Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon®

Spesifikasi :

Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon® Processor 2 GHz, RAM 2 GB, Harddisk 2 x 73 GB 15k, DVD-RW, Hardware RAID 0,1,5, Hotstandy Powersupply, Remote Supervisor Adapter, Dual 100 MB Ethernet

Server ini berjalan dengan menggunakan system operasi Linux, yang berfungsi untuk menyediakan akses database OPAC bagi user perpustakaan maupun user lain yang mengakses via web.

Server ini ditempatkan di lantai 5, di sub bidang pangkalan data literature (PDL), dan pengelolaannya dilakukan oleh sub bidang PDL. Untuk mengaktifkan server ini, operator cukup menghidupkan dengan tanpa melalukan login, kecuali untuk keperluan perawatan system.

SERVER WINISIS (Database PDII-LIPI, Lokasi: Sub bidang PDL)

Server ini berjalan di atas windows 2000 server dan berfungsi menyediakan fasilitas database yang dapat diakses secara remote melalui jaringan lokal PDII.

Server ini ditempatkan di lantai 5, di sub bidang pangkalan data literature (PDL), dan pengelolaannya dilakukan oleh sub bidang PDL. Untuk mengaktifkan server ini, operator cukup menghidupkan dengan tanpa melalukan login, kecuali untuk keperluan perawatan system.

SERVER ISJD (isjd.pdii.lipi.go.id., Lokasi di Sub bid. PDL)

Spesifikasi :

Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon® Processor 2 GHz, RAM 2 GB, Harddisk 2 x 73 GB 15k, DVD-RW, Hardware RAID 0,1,5, Hotstandy Powersupply, Remote Supervisor Adapter, Dual 100 MB Ethernet

Server ini menggunakan system operasi Linux, yang berfungsi untuk menyediakan akses jurnal ilmiah bagi user

Server ini

menggunakan system operasi Linux, yang berfungsi untuk menyediakan akses jurnal ilmiah bagi user perpustakaan maupun user lain yang

mengakses via web.

berjalan dengan

Server ini ditempatkan di lantai 5, di sub bidang pangkalan data literature (PDL), dan pengelolaannya dilakukan oleh sub bidang PDL.

SERVER ELIB (elib.pdii.lipi.go.id, Lokasi Sub bid. PDL)

Spesifikasi :

(elib.pdii.lipi.go.id, Lokasi Sub bid. PDL) Spesifikasi : Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon® Processor 2 GHz,

Aplikasi Server Dual Core Intel® Xeon® Processor 2 GHz, RAM 2 GB, Harddisk 2 x 73 GB 15k, DVD-RW, Hardware RAID 0,1,5, Hotstandy Powersupply, Remote Supervisor Adapter, Dual 100 MB Ethernet

Server ini berjalan dengan menggunakan system operasi Linux, yang berfungsi untuk menyediakan akses elektronik library bagi user perpustakaan maupun user lain yang mengakses via web.

Server ini ditempatkan di lantai 5, di sub bidang pangkalan data literature (PDL), dan pengelolaannya dilakukan oleh sub bidang PDL.

Switch/Hub

No.

Host Name

Lokasi

Account

01.

Switch pdii – 6 Enable port 1-12 for access, g1- g4 for trunk

Ruang Server lt 6

01. Switch pdii – 6 Enable port 1-12 for access, g1- g4 for trunk Ruang Server

02.

Switch pdii – 4 Enable port g1 and g3 for trunk

Lantai 4 Gd. Baru

02. Switch pdii – 4 Enable port g1 and g3 for trunk Lantai 4 Gd. Baru

03.

Switch pdii – 5 Enable port: 3, 7 for access G1 trunk

Lantai 4 Gd. Lama

03. Switch pdii – 5 Enable port: 3, 7 for access G1 trunk Lantai 4 Gd.

04.

Switch pdii - 2 Enable port: 7, 11, 23 for access G1-g4 trunk

Lantai 2 Gd. Baru

04. Switch pdii - 2 Enable port: 7, 11, 23 for access G1-g4 trunk Lantai 2

Penempatan Akses point

01. Pdii-lipi lt 6

R Server lt 6

02. Pdii-lipi lt 6-1

Lantai 6 – R. Kabid Pengembangan

03. Pdii-lipi lt 5

Lantai 5 – R. Sub PengadaanT (GL)

04. Pdii_2-3

Lantai 2 - R. Sekretaris Kapus

05. Pdii-lipi lt 3

Lantai 3 – R. Kol. Perpustakaan

06. Pdii-lipi lt 4 (gl)

Lantai 4 – R. Samping Kabid. Informasi (GL)

07. Pdii-lipi lt 2

Lantai 2 – R. Kepala TU

08. Pdii-lipi lt 2

Lantai 2 - R. Sekr. Kepala sartek

Data alat kerja komputer

a. Peralatan komputer untuk kerja

 

Unit kerja PDII

 

OS/APLIKASI

   

Juml.

     

No.

Bidang/

Sub Bid/Bagian

PC

XP/VST

vOFFIC

2000/9X

/Office

Open

Bagian

E 2003

dll

Source

   

Kepala bidang

 

1

1

0

0

Jasa Penelusuran

 

12

3

3

0

01.

Informasi

Jasa Kemasan

 

6

4

9

0

Jasa Perpustakaan

 

22

22

10

0

 

42

unit

     
   

Kepala bidang

 

2

1

1

0

Pangkalan Data L.

 

13

8

5

0

02.

Dokumentasi

Pengadaan

 

8

2

6

0

Pengolahan

 

24

14

10

0

 

48

unit

     
   

Kepala bidang

 

1

1

0

0

03.

Pengembang

Staf

 

3

0

3

0

an

 

4

unit

     
   

Kepala Pusat

 

1

1

0

0

Kepala Bagian

 

1

1

0

0

Keuangan

 

3

3

1

0

Kepegawaian

 

3

2

1

0

04.

Tata Usaha

Umum dan Sekr.

 

6

5

1

0

Laptop

 

5

4

1

0

 

20

unit

     
   

Kepala Bidang

 

1

1

0

0

Reprografi

 

8

5

3

0

05.

Sarana

Kerjasama

 

3

2

1

0

Teknis

Komputer

 

14

6

2

6

 

26

unit

     
   

B. Sudarsono

 

2

2

0

0

Fungsional/N

Mulni Adelina B

 

1

1

0

0

06.

on Struktural

Jati Wahjuni

 

1

1

0

0

lainnya

Jusni Djatin

 

1

0

1

0

 

5

unit

     
 

JUMLAH SELURUHNYA

145 UNIT

 

b. Peralatan lab dan pelatihan

 

Ketarangan

   

OS

Lisensi

 
   

Jumlah

     

No.

Tahun

Kegiatan

PC

Open

yang

Keterangan

pengadaan

pelatihan

(Unit)

XP

2000/9X

Source

diperlukan

(Unit)

   

Pelatihan

           

Bantuan

aplikasi /

15

0

15

0

0

dari PT.

01.

2004

database

cds-isis

Fajar Abadi

 

15

unit

     

0

   

Pelatihan

           

02.

2005

Microsoft

20

20

0

0

20

   

Pelatihan

         

Dana

Microsoft

10

10

0

0

10

Iptekda

03.

2006

Pelatihan

         

Cisco

 

7

7

0

0

7

JUMLAH

37

unit

     

37

        Cisco   7 7 0 0 7 JUMLAH 37 unit    

Layer inti

Layer inti 15

Layer Distribusi

Layer Distribusi 16

Layer Akses

Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client
Layer Akses Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client

Segmen client yang akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server)

akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet
akses Dbase (sebanyak 20 unit/user, termasuk 2 unit server) Segmen client yang akses Intra dan Internet

Segmen client yang akses Intra dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server)

dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,
dan Internet (Sebanyak 60 unit/user, termasuk 6 unit server) Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user,

Segmen untuk fasilitas Pelatihan (Sebanyak 38 unit/user, termasuk 1 unit server)

Segmentasi jaringan

 Segmentasi jaringan Konfigurasi Switch Linksys SRW224G4, 24 Port 10/100, 4 port Gigabits Akses ke switch

Konfigurasi

Switch Linksys SRW224G4, 24 Port 10/100, 4 port Gigabits Akses ke switch (Login)

 Segmentasi jaringan Konfigurasi Switch Linksys SRW224G4, 24 Port 10/100, 4 port Gigabits Akses ke switch

Konfigurasi switch lantai 6 (106)

Konfigurasi switch lantai 6 (106)  Lokasi di lantai 6 gedung baru – ruang server 

Lokasi di lantai 6 gedung baru – ruang server

Konfigurasi VLAN:

VLAN-1: Port 24 (Management port)

: Port 24 (Management port)

AKSES DBASE: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

AKSES INTERNET: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

AKSES PELATIHAN: Port 21 – 23

: Port 21 – 23

TRUNK: Port G1 – G4

: Port G1 – G4

Model Name

SRW224G4 , 24-port 10/100 + 4-Port Gigabit Switch with WebView

System Name

Switch lantai 6

 

System Location

Ruang server Sub bidang komputer

Contact

Wasi TP.

System Object ID

1.3.6.1.4.1.3955.6.5024

System Up Time

2 days , 0 hours , 21 minutes , 52 seconds

DHCP

Disable

IP Address

 

Subnet Mask

255.255.255.0

Default Gateway

 

Base MAC Address

00:14:bf:5a:51:0e

Hardware Version

00.03.01

Software Version 1.0.0.61
Software Version
1.0.0.61

Konfigurasi switch lantai 4 (104)

Version 1.0.0.61  Konfigurasi switch lantai 4 (104)  Lokasi di gedung baru lantai 4 

Lokasi di gedung baru lantai 4

Konfigurasi VLAN:

VLAN-1: Port 24 (Management port)

: Port 24 (Management port)

AKSES DBASE: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

AKSES INTERNET: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

AKSES PELATIHAN: Port 21 – 23

: Port 21 – 23

TRUNK: Port G1 – G4

: Port G1 – G4

Model Name

SRW224G4 , 24-port 10/100 + 4-Port Gigabit Switch with WebView

System Name

Switch pdii-4

 

System Location

Lantai 4 Gedung Baru

Contact

Wasi TP.

System Object ID

1.3.6.1.4.1.3955.6.5024

System Up Time

19 days , 0 hours , 7 minutes , 46 seconds

DHCP

Disable

IP Address

 

Subnet Mask

255.255.255.0

Default Gateway

 

Base MAC Address

00:14:bf:5a:50:ec

Hardware Version

00.03.01

Software Version 1.0.0.61
Software Version
1.0.0.61

Konfigurasi switch lantai 4 gedung lama (105)

1.0.0.61  Konfigurasi switch lantai 4 gedung lama (105)  Lokasi lantai 4 gedung lama 

Lokasi lantai 4 gedung lama

Konfigurasi VLAN:

VLAN-1: Port 24 (Management port)

: Port 24 (Management port)

AKSES DBASE: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

AKSES INTERNET: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

AKSES PELATIHAN: Port 21 – 23

: Port 21 – 23

TRUNK: Port G1 – G4

: Port G1 – G4

Model Name

SRW224G4 , 24-port 10/100 + 4-Port Gigabit Switch with WebView

System Name

Switch pdii-5

 

System Location

Lantai 4 Gedung Lama

Contact

Wasi TP.

System Object ID

1.3.6.1.4.1.3955.6.5024

System Up Time

0 days , 4 hours , 15 minutes , 12 seconds

DHCP

Disable

IP Address

 

Subnet Mask

255.255.255.0

Default Gateway

 

Base MAC Address

00:14:bf:5a:50:b1

Hardware Version

00.03.01

Software Version

1.0.0.61

Konfigurasi switch lantai 2 (102)

Version 1.0.0.61  Konfigurasi switch lantai 2 (102)  Lokasi di Lantai 2 Gedung Baru 

Lokasi di Lantai 2 Gedung Baru

Konfigurasi VLAN:

VLAN-1: Port 24 (Management port)

: Port 24 (Management port)

AKSES DBASE: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

: Port 1 – 4 dan port 13 – 16

AKSES INTERNET: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

: Port 5 – 12 dan port 17 – 20

AKSES PELATIHAN: Port 21 – 23

: Port 21 – 23

TRUNK: Port G1 – G4

: Port G1 – G4

Model Name

SRW224G4 , 24-port 10/100 + 4-Port Gigabit Switch with WebView

System Name

Switch pdii-2

 

System Location

Lantai 2 Gedung Baru

Contact

Wasi TP.

System Object ID

1.3.6.1.4.1.3955.6.5024

System Up Time

0 days , 20 hours , 27 minutes , 58 seconds

DHCP

Disable

IP Address

 

Subnet Mask

255.255.255.0

Default Gateway

 

Base MAC Address

00:14:bf:5a:50:b2

Hardware Version

00.03.01

Software Version

1.0.0.61

Konfigurasi Akses point Linksys WAP54G Login ke Akses Point:

Konfigurasi Akses point Linksys WAP54G Login ke Akses Point: o Akses point : 201, lokasi di

o Akses point : 201, lokasi di Ruang Kabag. TU, Lantai 2, Gedung baru

24
24

o Akses point (202), Lokasi : Ruang Ka Sartek, lantai 2Gedung baru

o Akses point (202), Lokasi : Ruang Ka Sartek, lantai 2Gedung baru 25
o Akses point (202), Lokasi : Ruang Ka Sartek, lantai 2Gedung baru 25

o Akses point (203), Lokasi : Ruang Perpustakaan, lantai 3 Gedung baru

o Akses point (203), Lokasi : Ruang Perpustakaan, lantai 3 Gedung baru 26

o Akses point (204), Lokasi : Ruang Kabid Informasi, lantai 4 Gedung lama

o Akses point (204), Lokasi : Ruang Kabid Informasi, lantai 4 Gedung lama 27

o Akses point (205), Lokasi : Ruang Sub Bid. Pengolahan, lantai 5 Gedung lama.

Lokasi : Ruang Sub Bid. Pengolahan, lantai 5 Gedung lama. Komponen Fibre Optic dan Cat-5 
Lokasi : Ruang Sub Bid. Pengolahan, lantai 5 Gedung lama. Komponen Fibre Optic dan Cat-5 

Komponen Fibre Optic dan Cat-5

Terpasang FO Patchord SCPC/SCPC Duplex MM 87 Meter dari lantai 6 gedung baru ke lantai 4 gedung baru sebanyak 2 Pcs.

FO Patchord SCPC/SCPC Duplex MM 40 Meter dari Lantai 4 gedung baru ke lantai 2 gedung baru sebanyak 2 pcs.

FO Patchord SCPC/SCPC Duplex MM 65 meter dari lantai 4 gedung baru ke lantai 4 gedung lama sebanyak 2 pcs.

Terpasang media converter HAKKO OPTO MM (SC) – Gigabyt Ethernet sebanyak 6 set, di lantai 2 (1 set), lantai 4 (3 set), lantai 4 gedung lama (1 set), dan lantai 6 (1 set)

Terpasang UTP cat 6 patchord XCER 12 pcs, untuk koneksi dari switch ke converter.

Terpasang material pendukung yang diperlukan untuk terminasi, power dan perapihan.

1 paket kabel UTP Cat-5 terpasang dari lantai 1 s/d 6 dan didistribusikan ke seluruh ruangan.

power dan perapihan.  1 paket kabel UTP Cat-5 terpasang dari lantai 1 s/d 6 dan
Perawatan software (Sistem operasi, aplikasi dan utility)  Perawatan sistem operasi windows dan linux untuk
Perawatan software (Sistem operasi, aplikasi dan utility)  Perawatan sistem operasi windows dan linux untuk
Perawatan software (Sistem operasi, aplikasi dan utility)  Perawatan sistem operasi windows dan linux untuk
Perawatan software (Sistem operasi, aplikasi dan utility)  Perawatan sistem operasi windows dan linux untuk

Perawatan software (Sistem operasi, aplikasi dan utility)

Perawatan sistem operasi windows dan linux untuk server.

Perawatan program aplikasi Winisis, MySql, PHP, HTML, Office, dan program desain grafis, serta program unitlity dan antivirus norman (dis-continued) dan kapersky 100 license.

Perawatan sistem backup sistem operasi, aplikasi dan data.

Penambahan, perbaikan dan penghapusan data web, email, dan database, situs cisco networking academy.

Perawatan file konfigurasi Switch linksys dan akses point

Membantu pengelolaan database literature di sub bidang PDL.

Daftar Software

No.

Perolehan

Sistem operasi

Aplikasi office

Jumlah lisensi

01.

Bantuan Microsoft tahun

Windows XP

Office Standard

29

unit

2002

Standard

 

02.

Pengadaan tahun 2005

Windows Home

 

10

unit

Edition

 

03

Pengadaan tahun 2006

Windows Home Edition SP 2

Small business

10

unit

edition 2003

 

03.

Pengadaan tahun 2007 -

Windows XP home

Small Business

10 unit

2010

edition

Edition 2007

 

Windows 2003

-

2 unit

server

Windows vista

Office 2007 (1 license)

20 unit

premium

Norman Antivirus

50 Lisence

1 paket

(discontinued)

Kapersky

100 Lisence

1 paket

Program V-Space untuk thin Client

8 lisence

1 paket

Acuan Kerja

Administrator/Operator Jaringan

Mengecek kondisi suhu ruangan server (usahakan tidak lebih dari 16 derajat celcius), bila ada masalah hubungi ke bagian Umum dengan telepon nomor pesawat 203 atau membuat laporan tertulis.

Melakukan START-UP dan SHUTDOWN server-server secara benar (bila diperlukan)

Melaporkan ke bagian UMUM bila daya dan kestabilan listrik terganggu (Psw. 203) atau secara tertulis melalui Sub bidang komputer.

Pengecekan aktivitas server (Jaga selalu dalam keadaan ON)

Menjaga keamanan system dengan memasang, mengupdate, dan melakukan scan secara rutin.

Melakukan backup system, aplikasi dan data dalam server secara rutin. Setiap jumat, pukul 13.00 s/d selesai.

Menghapus file-file “garbage” (Yang sudah tidak digunakan)

Menjaga kebersihan ruangan server

Pengguna Jaringan

Melakukan START-UP dan SHUTDOWN workstation secara benar

Melaporkan ke bagian UMUM bila daya dan kestabilan listrik terganggu (Psw. 203).

Menjaga keamanan system workstation dengan memasang, mengupdate, dan melakukan scan secara rutin.

Melakukan backup data secara rutin ke media eksternal.

Menghapus file-file “garbage” (Yang sudah tidak digunakan)

Menghubungi ke administrator (psw 601) bila ada permasalahan komputer dan jaringan.

Penanganan Virus

Hal yang paling sering membuat resah bagi kalangan “neter” dan para pengguna yang bekerja dengan menggunakan sumber aplikasi dan data yang sama (resources sharing) adalah hadirnya serangkaian virus dan hecker di dalam jaringan.

VIRUS KOMPUTER adalah serangkaian program komputer yang memiliki kemampuan untuk menulari, manipulasi, mengubah bahkan merusak program di komputer yang telah “terinfeksi”. Akibatnya, virus yang telah dimodifikasi sedemikian rupa ini dapat berpotensi menimbulkan banyak gangguan, mulai dari merusak atau menghapus file sistem sampai mengganggu sistem operasi komputer, hingga tidak mampu bekerja secara normal.

Ada banyak langkah pencegahan, agar virus tidak terus merajalela.

Pertama, Gunakan anti virus terbaru, seperti AVG, Norton atau Mac Affee. Namun, perlu diperhatikan, apapun produknya, usahakan agar senantiasa ter-update dengan varian terbaru.

Kedua, Lakukan scanning media external yang digunakan seperti disket dan Hard Disk external. Kita juga harus senantiasa waspada terhadap kiriman e-

mail maupun file yang mempunyai extention executable seperti bat dan exe, dengan nama pengirim yang biasanya tidak dikenal. Biasanya, file yang mempunyai extention ganda juga patut dicurigai. Terdapat beberapa antivirus yang bisa diperoleh dari internet (freeware). Jika Anda memilih menggunakan software ini, sedapat mungkin diambil dari situs resmi.

Sebaiknya, hindari penggunaan program Anti Virus bajakan karena seringkali program ini tidak diperbarui dengan antivirus terbaru. Jika menggunakan sistem operasi Microsoft Windows, rajin-rajinlah mengunjungi situs Microsoft untuk memperbarui patch terbaru. Microsoft dikenal memiliki beberapa patch di sistemnya yang dapat ditembus. Selain itu, jika memungkinkan gunakan pula personal firewall untuk mencegah masuknya virus.

Aplikasi yang digunakan seperti seagate personal firewall dan zone alarm. Namun, sekali lagi, disarankan menggunakan versi yang bukan freeware.

Langkah-langkah jika PC telah terinfeksi Virus :

1. Deteksi dan tentukan darimana asal dan lokasi virus tersebut. Misalnya disket, e-mail dan sebagainya. Jika virus datang dari disket (external device), sebaiknya disket yang terinfeksi tidak lagi digunakan. Jika berasal dari e-mail cobalah untuk membuat rule dengan memblok mail yang memiliki subject atau berasal dari pengirim yang sama.

2. Jika komputer kita terhubung ke internet, baik melalui jaringan (LAN) maupun akses dial up, sedapat mungkin putuskan hubungan tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar virus tidak menginfeksi PC lain melalui jaringan.

3. Identifikasi pesan error (kesalahan) yang timbul misalnya file corrupt atau terhapus. Hasil identifikasi ini bisa digunakan sebagai acuan jika kita akan mencari ke situs tertentu untuk mendapatkan antivirusnya.

4. Scan dengan antivirus yang telah terpasang. Jika komputer telah terinfeksi cobalah update antivirus, jika virus ternyata memblok akses untuk update, gunakanlah komputer lain dan segera scan harddisk kita di komputer tersebut.

5. Langkah

terakhir,

jika

tetap

tidak

bisa

dibersihkan,

usahakan

selamatkan file yang belum terinfeksi dan segera format ulang.

Personel Sarana Komputer

Untuk melaksanakan tugas-tugas pengelolaan jaringan PDII, berikut uraian tugas dan tanggung jawab dari staf sub bidang komputer, sbb.:

No.

Nama petugas

Uraian tugas dan tanggung jawab

1

2

3

01.

Wasi Tri Prasetya

- Mengkoordinasi pelaksanaan tugas-tugas pengelolaan jaringan.

- Membuat rencana kerja pengembangan jaringan komputer

- Membuat uraian tugas dan tanggung jawab pengelolaan jaringan.

- Bertanggung jawab terhadap fungsi layanan jaringan LAN.

- Melakukan bimbingan kepada user dalam rangka penggunaan jaringan.

- Membantu kegiatan tidak tetap sebagai Curriculum lead - CNAP, instruktur dan assisten instruktur di bidang TI

- Membuat laporan ke kepala bidang Sartek

02.

Endang Mulus Rahayu

- Menjaga kestabilan kerja server proxy dan server e-mail, serta koneksi jaringan.

- Melakukan backup dan menjaga keamanan system dari virus, hecker serta user yang tidak bertanggung jawab terhadap jaringan.

 

- Melakukan perbaikan komputer termasuk instalasi hardware dan software

- Membimbing user dalam penggunaan jaringan

- Membantu kegiatan tidak tetap sebagai instruktur dan assisten instruktur di bidang TI

- Membuat laporan hasil kerja ke kepala sub bidang komputer.

03. Her Alibasyah

- Mengelola Cisco Networking Academy Program (CNAP) dan fasilitas Laboratorium CNAP.

- Membantu penyelenggaraan training, seminar dan kerjasama pelatihan PDII.

- Membantu kegiatan tidak tetap sebagai instruktur dan assisten instruktur di bidang TI

- Membuat laporan hasil kerja ke kepala sub bidang komputer

- Membuat laporan kegiatan CNAP kepada Kepala Bidang Sartek dan Kepala PDII.

04. Alhafiz Siagian

- Memperbaiki kerusakan peralatan jaringan

- Melakukan start-up dan shutdown server

- Menjaga kestabilan kerja peralatan jaringan yang meliputi workstation, koneksi kabel, fungsi hub/switch, kestabilan tegangan listrik.

- Melakukan administrasi dan koordinasi dengan sub bidang umum dan pihak luar dalam hal penanganan kerusakan jaringan

- Membimbing user dalam penggunaan

   

jaringan

- Menjaga kestabilan suhu ruangan server.

- Membantu kegiatan tidak tetap sebagai instruktur dan assisten instruktur di bidang TI

- Membantu mempersiapkan peralatan untuk keperluan pelatihan.

- Membuat laporan hasil kerja ke sub bidang komputer.

05.

Maman Hendarman

- Memperbaiki kerusakan peralatan jaringan

- Melakukan start-up dan shutdown server

- Menjaga kestabilan kerja peralatan jaringan yang meliputi workstation, koneksi kabel, fungsi hub/switch, kestabilan tegangan listrik.

- Melakukan administrasi dan koordinasi dengan sub bidang umum dan pihak luar dalam hal penanganan kerusakan jaringan

- Membimbing user dalam penggunaan jaringan

- Menjaga kestabilan suhu ruangan server.

- Membantu kegiatan tidak tetap sebagai instruktur dan assisten instruktur di bidang TI

- Membantu mempersiapkan peralatan untuk keperluan pelatihan.

- Membuat laporan hasil kerja ke sub bidang komputer.

06.

Diana Permatasari

- Menjaga kestabilan kerja server web dengan Mengontrol keabsahan (validasi) informasi di dalam server web dengan melalukan update secara rutin

- Membantu pengelolaan server winisis dan

docushare (OPAC) di sub bidang PDL.

- Membantu melakukan backup database winisis

- Membantu perencanaan dan pengembangan system hardware/software dan aplikasi.

- Melakukan Update dan memasang program antivirus pada jaringan

- Membantu mengembangkan portal PDII dan Jasil

- Membimbing user dalam penggunaan jaringan

- Membantu kegiatan tidak tetap sebagai instruktur dan assisten instruktur dan asisten instruktur di bidang TI

- Membuat laporan hasil kerja ke sub bidang komputer

FORMULIR CATATAN KEGIATAN HARIAN

Hari/Tanggal/Bulan/Tahun :

//

No

Nama

Start

Shut

Backup

Informasi

Petugas

Paraf

peralatan

up

down

sistem

kegiatan lain

1

2

3

4

5

6

7

8

 

01. Server Web

           
 

02. Server

           

proxy

 

03. Server

           

email

 

04. Server Intra

           
 

05. Router

           

modem

 

06. File server

           
 

07. Workstation

           
 

08. Switch/hub

           
 

09. Kabel

           
 

10. UPS/Power

           

Supply

 

11. Lain-lain

           

KENDALA

Dukungan dana perawatan yang masih kurang

Tim pengadaan barang yang tidak/kurang mengindahkan spesifikasi kebutuhan alat jaringan yang diperlukan

Tidak ada koordinasi dalam hal pengadaan dan uji coba peralatan komputer antara sub bidang pengadaan (umum) dengan sub bidang komputer.

Dukungan bandwidth tidak sebanding dengan pengguna jaringan

Pembangunan jaringan yang bersifat tambal sulam (partial), sangat sulit untuk menciptakan sistem yang handal.

Perlu apresiasi / insentif tambahan untuk kompetensi TI yang memerlukan keahlian tertentu.

KEBUTUHAN SDM

Untuk dapat memberikan layanan yang prima terhadap penyediaan sarana jaringan guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas PDII, sangat diperlukan beberapa tenaga di bidangnya sbb.:

Koordinator ( Ahli Jaringan Komputer), 1 (satu) orang

Ahli Sistem Informatika, 1 (satu) orang

Ahli Manajemen Informatika, 1 (satu) orang

Ahli Teknik Informatika Jaringan, 1 (satu) orang

Ahli Teknik Komputer, 1 (satu) orang

Ahli Teknik Elektronika, 1 (satu) orang

Operator Komputer, 1 (satu) orang

Tugas Tim Pelaksana

Tugas dari tim pelaksana secara rinci sebagai berikut :

a) Koordinator, (ahli jaringan komputer) bertugas dan bertanggung jawab

untuk memimpin, mengkoordinasi, mengawasi, dan memberikan

keputusan yang dibutuhkan dalam kaitan kegiatan pelaksanaan seluruh

pekerjaan. Posisi ini membutuhkan SDM yang ahli dalam bidang Jaringan

Komputer yang menguasai pengetahuan tentang Pembangunan Jaringan

Komputer, memiliki jiwa leadership dan memiliki wawasan luas dalam

bidang manajerial berpengalaman di bidangnya. Disyaratkan memiliki

sertifikasi internasional sistem engineer – paling tidak ccna certified.

b) Ahli Sistem Informatika, ahli dalam bidang Sistem Informatika yang menguasai pengetahuan tentang Pembangunan Sistem Aplikasi Software yang

berpengalaman di bidangnya dan memiliki pengalaman dalam

mengembangkan aplikasi komputer menggunakan jaringan

c) Ahli Manajemen Informatika, bertugas dan bertanggung jawab untuk

menganalisa, mendefinisikan, merancang dan merumuskan seluruh

kebutuhan Pembangunan Sistem Aplikasi Software sampai pada tingkat

yang paling detail, membuat berbagai alur proses, membuat spesifikasi

kebutuhan program-program software pendukung dan berpengalaman di

bidangnya. Memiliki sertifikasi sistem engineer berkualifikasi

internasional.

d) Ahli Teknik Informatika Jaringan, bertugas dan bertanggung jawab

untuk menganalisa, mendefinisikan, merancang dan merumuskan seluruh

kebutuhan pembangunan Jaringan Komputer yang berpengalaman di

bidangnya. Memiliki sertifikasi internasional di bidang jaringan yang

dikeluarkan oleh pembuat peralatan yang dipasang.

e) Ahli Teknik Komputer, ahli dalam bidang Teknik Komputer yang

menguasai pengetahuan tentang seluruh perangkat hardware maupun

perangkat jaringan dan berpengalaman di bidangnya. Memiliki sertifikasi

sistem administrator untuk sistem operasi komputer yang diusulkan.

f) Ahli Teknik Elektronika, ahli dalam bidang Teknik Elektronika yang

menguasai pengetahuan tentang seluruh komponen dasar perangkat

yang digunakan sampai pada tingkat yang paling detail baik dalam

penggunaan arus listrik maupun hal-hal yang menunjangnya dan berpengalaman di bidangnya. g) Operator Komputer, bertugas dan bertanggung jawab melaksanakan

proses perekaman data acuan serta penyusunan dokumen-dokumen teknis kepentingan dokumentasi.