Anda di halaman 1dari 11

TUGAS

PENGEMBANGAN
SISTEM INFORMASI
Pendaftaran Anggota Di Perpustakaan Nasional
Mata Kuliah : Pengembangan Sistem Informasi
Dosen : Haryanto Sumarto
 
 
 

Kelompok :

1. Erick S.P.    17108360 
2. Eki Siwi     17108378 
3. Maesarah R.    17108384 
4. Rangga P.P.    17108301 
5. Try Adriansyah    17108304 
6. Selly Tricia    17108423
7. Yuliana JB    17108379

Kelas : 5 KA17



Sistem Informasi
Universitas Gunadarma
2009

 
 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dengan majunya perkembangan zaman serta semakin gencarnya issue globalisasi,
maka sangatlah penting adanya campur tangan teknologi informasi dalam segala bidang
termasuk di antaranya dalam bidang pendidikan. Dalam hal ini, perpustakaan merupakan
salah satu sektor penting dalam menunjang terjadinya pendidikan yang berkualitas.
Pada saat ini masih banyak perpustakaan yang kegiatannya dilakukan secara manual.
Mulai dari pendaftaran menjadi anggota, mencari data anggota, mencari buku-buku yang
tersedia atau yang tidak ada di perpustakaan dan kegiatan lainnya.
Cara pendaftaran anggota yang masih dilakukan secara manual inilah yang bisa
menyebab ketidakakuratan informasi yang akan di dapatkan. Untuk itu kami mencoba
mengaplikasikan kegiatan pendaftaran keanggotaan perpustakaan ini ke dalam sistem
informasi secara komputerisasi.

1.2 Ruang Lingkup
Pengembangan sistem informasi ini hanya dibatasi pada bagaimana para calon
anggota perpustakaan yang ingin mendaftar menjadi anggota perpustakaan saja.

1.3 Tujuan
Adapun tujuannya adalah :
1. Memudahkan kegiatan pendaftaran calon anggota perpustakaan nasional.
2. Memudahkan para pelaku perpustakaan dalam hal pengelolaan data maupun
pencarian data.
3. Menjamin keamanan data sehingga mempermudah dalam hal pengambilan
keputusan







 

BAB II
PERPUSTAKAAN

Perpustakaan merupakan sarana penunjang pelaksanaan pengembangan pendidikan
dan pengajaran.

2.1 Visi Dan Misi Perpustakaan
Visi:
Sebagai lembaga yang memberikan pelayanan jasa informasi guna mendukung
terlaksananya transformasi pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan
teknologi dan seni yang berkualitas.

Misi:
1. Memberikan akses informasi berkualitas secara cepat, efektif dan akurat kepada
pengguna.
2. Memberikan jasa pelayanan informasi.
3. Meningkatkan mutu sumber daya perpustakaan menjadi relevan dan professional.

2.2 Tugas Perpustakaan
Tugas Perpustakaan adalah sebagai berikut :
1. Merencanakan dan melakukan pengadaan koleksi kepustakaan.
2. Mencatat, membukukan, mengidentifikasi koleksi kepustakaan, dengan cara-cara
yang sesuai dengan aturan kepustakaan.
3. Menyebarkan informasi dan melayani civitas akademika, karyawan dan
masyarakat umum tentang jasa kepustakaan yang dapat diberikan.
4. Mengelola penggunaan dan peredaran koleksi kepustakaan.
5. Memelihara koleksi kepustakaan, sarana dan prasarana yang berhubungan dengan
perpustakaan.
6. Membina perpustakaan khusus.





 

BAB lll
ANALISA DAN PEMBAHASAN

3.1 Analisa Masalah
Perpustakaan nasional ingin memberikan pelayanan peminjaman dan pengembalian
buku terhadap siapa saja anggota dengan baik yaitu dengan menggunakan sistem komputer.
Setiap hari, jika ada calon anggota baru yang ingin mendaftar masih dilakukan secara
manual sehingga sering terjadi kesalahan. Padahal cara tersebut kurang efektif, karena data
dapat rusak atau hilang.

3.2 Pembahasan Masalah
Pada pembuatan sistem perpustakaan ini dapat memberikan informasi yang akurat,
cepat dan bermanfaat, sehingga kegitan perpustakaan akan lebih efektif dan efisien mengenai
data anggota yang akan disimpan dalam suatu file. Apabila anggiota akan meminjam buku,
anggota tersebut akan mengisi form data diri untuk kepentingan pengelola perpustakaan. Dan
dari hasil pencatatan peminjaman buku tersebut, pengelola akan mengetahui buku-buku yang
dipinjam oleh salah satu anggita. Dengan perancangan ini, diharapkan dapat meminimalisasi
kesalahan yang pernah ada, dengan digantikan oleh sistem pengolah data yang
terkomputerisasi yaitu dengan menggunakan software Visual Basic 6.0.

3.3 Sistem Yang Digunakan
Dalam merancang suatu sistem perlu terlebih dahulu dibuat konsep rancangannya
sehingga mempermudah dalam pelaksanaannya. Adapun konsep rancangannya sehingga
mempermudah dalam pelaksanaannya. Adapun konsep rancangan tersebut meliputi
pembuatan Data Flow Diagram ( DFD ) yang terdiri dari pembuatan Diagram Konteks dan
Diagram Zero, Entity Relationship Diagram ( ERD ), serta Normalisasi.








 
KTP, KTM 
Kartu 
anggota 
Laporan 
anggota 
baru 

3.3.1 Data Flow Diagram ( DFD )
Diagram Konteks
 






Diagram Zero





















Calon  
Anggota 
Petugas 
Perpustakaan 
Sistem 
Pendaftaran 
Anggota 
Perpustakaan 
Nasional 
KTP, KTM
Calon 
Anggota 
1.0
Cek syarat 
pendaftaran 
Keanggotaan 
perpustakaan 
Konfirmasi
2.0
Pengisian 
formulir 
pendaftaran 
dan foto 
Data anggota  3.0 
Cetak  
kartu 
anggota 
Anggota 
Perpustakaan 
Simpan ke database 
Data anggota
Petugas 
Perpustakaan 
4.0 
Laporan 
Laporan 
Data anggota 
Kartu anggota 

 

3.3.2 Entity Relationship Diagram ( ERD )
















3.3.3 Normalisasi
1. Bentuk tidak normal







Keterangan : * =Primary Key

2. Bentuk Normalisasi 1 NF







Id_anggota 
Tgl_daftar 
Tgl_akhir 
No_identitas diri* 
Nama 
Alamat  
tgl_lahir 
no_tel 
jns_kelamin 
foto 
Perpustakaan  Calon Anggota  Daftar
M
1
No_pendaftaran*
No_identitas diri* 
Nama 
Alamat 
No_tel 
Tgl_lahir 
Jns_kelamin 
Foto  
No_pendaftaran* 
Id_anggota* 
Tgl_daftar 
Tgl_akhir 
No_identitas diri* 
Nama 
Alamat 
No_tel 
Tgl_lahir 
Jns_kelamin 
Foto  
No_pendaftaran* 
Id_anggota* 
Tgl_daftar 
Tgl_akhir 

 

3. Bentuk Normalisasi 2 NF














4. Bentuk Normalisasi 3 NF




















No_identitas diri*
Nama 
Alamat 
No_tel 
Tgl_lahir 
Jns_kelamin 
Foto  
Tabel Anggota
No_pendaftaran* 
No_identitas diri** 
Id_anggota** 
Tabel Daftar
Id_anggota* 
Tgl_daftar 
Tgl_akhir 
Tabel Perpustakaan 
No_identitas diri** 
Id_anggota** 

 

BAB lV
KEGIATAN DAN RINCIAN BIAYA

4.1 Usulan Biaya
Perincian biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
1. Biaya Persiapan Operasi
a. Biaya Instalasi Software
- Software Microsoft Visual Basic 6.0 Rp. 100.000
2. Biaya Proyek
a. Biaya Konsultasi :
- Analisis 1 Orang Rp. 10.000.000
- Programmer 2 Orang Rp. 10.000.000
- Teknisi Rp. 5.000.000
b. Biaya Transportasi dan Biaya Akomodasi 2 orang Rp. 400.000
3. Tahap Analisis dan Desain
a. Biaya Mengumpulkan Data, Dokumentasi Rp. 120.000
b. Biaya Rapat Rp. 180.000
4. Tahap Penerapan Sistem
- Biaya pelatihan sistem aplikasi Rp. 500.000
5. Biaya Operasi dan Perawatan
a. Biaya perawatan Hardware Rp. 2.000.000
b. Biaya perawatan Software Rp. 2.000.000
c. Biaya Konsultasi Rp. 1.000.000

Total Biaya Keseluruhan Rp. 31.300.000

4.2 Perincian Tugas
Adapun tugas-tugas yang kami lakukan adalah sebagai berikut :
1. Membuat spesifikasi dan design software
2. Coding
3. Instalasi jaringan
4. Instalasi software
5. Tes dan dokumentasi

 
6. Pemeliharaan data
4.3 Analisa Keuntungan
4.3.1 Keuntungan Sistem
a. Sistem yang akan dibangun memberikan layanan yang lebih baik kepada
pengguna perpustakaan.
b. Meningkatkan citra perpustakaan.
c. Mengefisiensikan dan mempermudah pekerjaan dalam perpustakaan.
d. Memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna perpustakaan.
e. Pengembangan infrastruktur nasional, regional dan global.

4.3.2 Keuntungan Pendanaan
a. Pengurangan biaya operasional Rp. 5.000.000
b. Pengurangan kesalahan Proses Rp. 3.000.000
c. Pengurangan Persediaan Rp. 10.000.000
Total Keuntungan Rp. 18.000.000
Dengan demikian, UPT suatu Perpustakaan diperkirakan akan balik modal
dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun.














10 
 

BAB V
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa untuk membuat suatu sistem ( aplikasi
dalam hal ini ) sebaiknya dilakukan dulu survey mengenai manfaat dan kereliableannya
sistem ini terhadap pemakai akhir. Yakni yang perlu diperhatikan adalah apakah sistem ini
dapat membantu atau mungkin dapat menyulitkan pemakai, serta kenyamanan dalam
penggunaan, kehandalan sistem, serta dalam hal pembelajaran.
Untuk penggunaan antarmuka ini terbagi hanya satu bagian yaitu pendaftaran calon
anggota perpustakaan. Untuk pengumpulan data, metode yang digunakan adalah observasi
langsung dengan melihat kondisi yang ada, interview dengan pegawai perpustakaan, dan
pengamatan dengan sistem yang sudah ada.


4.2 Saran
Sistem ini masih kami anggap sangat sederhana, karena hanya satu kegiatan atau
hanya satu bagian dari perpustakaan saja batasannya, yaitu pada bagian pendaftaran anggota.
Oleh karena itu, kami berharap sistem ini bisa dikembangkan lebih lagi, misalnya untuk
peminjaman buku, pencarian buku, dan lain sebagainya. Dan agar bisa tercipta satu sistem
yang utuh untuk terciptanya sistem informasi yang terkomputerisasi dalam kegiatan di
perpustakaan nasional.
.










11