Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kecemasan merupakan respon terhadap situasi tertentu yang
mengancam, dan merupakan hal yang normal terjadi menyertai
perkembangan, perubahan, pengalaman baru atau yang belum pernah
dilakukan, serta dalam menemukan identitas diri dan arti hidup. Kecemasan
juga bisa terjadi diberbagai hal, bisa terjadi pada sakit fisik seperti sakit
kepala, sakit perut dan sesak (Kaplan, Sadock, dan Grebb, 1994 dalam
ausiah, !""#$. Gangguan kecemasan dapat dialami oleh siapapun termasuk
mahasis%a yang sedang menyusun skripsi (ausiah, !""&$. 'anyak
mahasis%a semester akhir dalam penyusunan karya tulis ilmiah, skripsi atau
thesis mengalami kesulitan seperti( menentukan masalah untuk dijadikan
judul yang efektif, kesulitan menemukan literatur, kesulitan dalam penulisan
karya ilmiah dan %aktu yang terbatas. Sehingga perlu penanganan untuk
masalah kecemasan tersebut ()ari%ijaya dan *riton, !""+$. 'erdasarkan studi
pendahuluan yang dilakukan di S*,K-S Satria 'hakti .ganjuk pada tanggal
1# /pril !"10 dari & mahasis%a yang di%a%ancarai, 1 mahasis%a diantaranya
mengalami susah tidur, dan ! diantaranya gelisah dan susah berkonsentrasi.
2enurut penelitian yang dilakukan oleh 2athofani (!"11$ di akultas
Kepera%atan, 3ni4ersitas Sumatra 3tara 2edan dari 10 sampel responden
1
!
yang diambil # diantaranya mengalami cemas sedang (+0,&5$, sedangkan 4
responden mengalami cemas ringan (0",&5$, dan ! responden mengalami
cemas berat (1+,45$. 'erdasarkan studi pendahuluan tanggal 1# /pril !"10
yang dilakukan di Stikes Satria 'hakti .ganjuk pada mahasis%a Sarjana
Kepera%atan semester 6,, dari 0+ mahasis%a yang ada, 4 diantaranya yang
sudah melakukan ujian proposal, !9 mahasis%a yang masih melakukan
bimbingan, dan ! diantaranya belum mengajukan masalah untuk dijadikan
judul penelitian..
Kecemasan juga seringkali disertai dengan gejala fisik seperti sakit
kepala, sakit perut, jantung berdebar debar, nafas pendek, dada terasa sesak,
atau nyeri dada, dan bahkan perasaan tidak tenang dan tidak bisa duduk
dengan tenang (Kaplan, Sadock, dan Grebb, 1994 dalam ausiah !""#$. /da
pun faktor 7 faktor yang menyebabkan kecemasan dalam mengerjakan skripsi
itu muncul yaitu faktor internal dan eksternal. aktor internal lebih sering
menyebabkan kecemasan dibandingkan dengan faktor eksternal. 8alam faktor
internal kecemasan terjadi lebih banyak disebabkan oleh kompetensi kognitif
yang kurang diikuti dengan ketidakpercayaan diri, pengelolaan %aktu yang
kurang baik, dan moti4asi dalam diri kurang. Sedangkan faktor eksternal
sendiri kecemasan terjadi karena kerjasama dengan dosen pembimbing kurang
baik, ketersediaan teori yang terbatas, kritikan dan masukan yang negatif, dan
orang tua yang terlalu menuntut (Kaplan, Sadock, dan Grebb, 1994 dalam
ausiah !""#$. 2enurut Stuart dan Sundeen (199&$ kecemasan sendiri jika
tidak segera ditangani akan memberikan dampak yang cukup serius bagi
0
seseorang. 8iantaranya seseorang akan mengalami gangguan fisiologis yang
meliputi gangguan kardio4askuler, gangguan pernafasan, gangguan
gastrointestinal, dan gangguan neuromuskuler. 8isamping itu seseorang akan
mengalami kepanikan yang luar biasa yang dapat meningkatkan akti4itas
motorik, menurunnya kemampuan berhubungan dengan orang lain, persepsi
yang menyimpang, dan kehilangan pemikiran yang rasional. Kepanikan ini
sendiri tidak sejalan dengan kehidupan dan jika berlangsung pada %aktu
yang lama dapat terjadi kelelahan yang sangat dahkan dari kelelahan tersebut
dapat mengakibatkan kematian. 9leh karena itu kecemasan sendiri
memerlukan penanganan guna mencegah seseorang supaya tidak mengalami
gangguan fisiologis dan panic yang luar bisa.
Kecemasan dapat diatasi dengan teknik relaksasi seperti yoga dan
terapi terta%a (,ndonesian )ypnosis /ssociation, !""&$. Kataria (!""4$ dalam
bukunya Laugh for no reason menyebutkan terta%a akan meningkatkan kadar
relaksasi dan mengurangi stress saat ujian sehingga mengembangkan rasa
percaya diri. *erta%a bisa membantu membentuk pola fikir positif, selain itu
terta%a juga merelaksasikan otot : otot yang tegang, memperlebar pembuluh
darah sehingga melancarkan aliran darah keseluruh tubuh, menurunkan kadar
kadar hormon stress epineprin dan kortisol. ;adi dapat dikatakan kalau terta%a
merupakan meditasi dinamis atau teknik relaksasi dinamis yang paling mudah
dan bias membuat rileks dalam %aktu yang singkat (*arigan, !""9$. *erapi
terta%a juga mempunyai keistime%aan yang tidak dimiliki oleh terapi lainnya
dalam mengatasi kecemasan, yaitu dengan terta%a 1 menit sebanding dengan
4
bersepeda selama 1+ menit, hal ini bermanfaat untuk menurunkan tekanan
darah, meningkatkan kadar oksigen pada darah untuk mempercepat proses
kesembuhan. *erta%a juga dapat melatih otot dada, pernafasan, %ajah, kaki
dan punggung. *erta%a juga berpengaruh terhadap kesehatan mental dan
memperbaiki suasana hati dalam konteks sosial (2angoenprasodjo dan
)idayat, !""+$. Sehingga terapi terta%a juga merupakan cara yang paling baik
dan ekonomis mela%an kecemasan. )al inilah yang membuat peneliti tertarik
untuk melakukan penelitian tentang <=engaruh *erapi *erta%a *erhadap
Kecemasan 2ahasis%a =rodi Sarjana Kepera%atan Semester 6,, 8alam
2enghadapi Skripsi di Stikes Satria 'hakti .ganjuk>.
B. Rumusan Masalah
</pakah ada pengaruh terapi terta%a terhadap kecemasan mahasis%a
kepera%atan semester 6,, dalam menghadapi skripsi di Stikes Satria 'hakti
.ganjuk?>.
C. Tujuan Penelitian
1. *ujuan umum
2engetahui pengaruh terapi terta%a terhadap kecemasan mahasis%a
prodi sarjana kepera%atan semester 6,, dalam menghadapi skripsi di Stikes
Satria 'hakti .ganjuk.
!. *ujuan khusus
a. 2enganalisis tingkat kecemasan mahasis%a prodi sarjana kepera%atan
semester 6,, pada kelompok kontrol pre-test dan post-test dalam
menghadapi skripsi di Stikes Satria 'hakti .ganjuk.
+
b. 2enganalisis tingkat kecemasan mahasis%a prodi sarjana kepera%atan
semester 6,, pada kelompok perlakuan sebelum dan sesudah
dilakukan terapi terta%a dalam menghadapi skripsi di Stikes Satria
'hakti .ganjuk.
c. 2enganalisis pengaruh terapi terta%a terhadap kecemasan mahasis%a
prodi sarjana kepera%atan semester 6,, pada kelompok kontrol dan
perlakuan dalam menghadapi skripsi di Stikes Satria 'hakti .ganjuk.
D. Manfaat Penelitian
1. 'agi 2ahasis%a
=enelitian ini diharapkan mahasis%a dapat mengatasi kecemasan yang
dihadapi dengan terapi terta%a.
!. 'agi =rofesi Kepera%atan
=enelitian ini bisa sebagai bukti dasar dalam inter4ensi kepera%atan,
dan bisa sebagai program institusi.
0. 'agi =eneliti
2enambah pengetahuan khususnya tentang pengaruh terapi terta%a
terhadap tingkat kecemasan.
4. 'agi Stikes Satria 'hakti
a. Sebagai bahan asuhan dan kajian penelitian berikutnya guna mencapai
standar kepera%atan yang baik terkait pengaruh terapi terta%a
terhadap kecemasan mahasis%a.
1
b. 2eningkatkan pemberdayaan sumber tertulis bagi Stikes Satria 'hakti
.ganjuk dalam meningkatkan kualitas pendidikan terkait pengaruh
terapi terta%a terhadap kecemasan mahasis%a.