Anda di halaman 1dari 4

Tema percakapan tentang Gempa dan gelombang tsunami di Aceh.

Arnold : Tadi pagi saya melihat berita di televisi. Saya ikut prihatin atas kejadian yang melanda
Aceh dan
Sumatra Utara.
Alsa : emangnya berita tentang apa!
"onaldo: #ah$ ketinggalan berita kamu Alsa. %tu lho$ berita tentang gempa dan gelombang
tsunami di Aceh
dan Sumatra Utara.
Arnold : &ayangkan saja$ hanya dalam 'aktu ()*( menit sebagian bangunan dan penduduk
Aceh tersapu
gelombang tsunami sehingga banyak korban ji'a.
Alsa : &agaimana sampai terjadi banyak korban!
"onaldo: &anyak penyebabnya. Salah satunya karena kurangnya pengetahuan masyarakat
tentang bagaimana
gelombang tsunami itu terjadi.
Arnold : +iri gelombang tsunami ialah air laut tiba)tiba surut$ tidak bergelombang$ airnya
berbuih. ,ebih
kurang *- menit kemudian air naik ke permukaan dengan gelombang besar dan
tinggi.
"onaldo: Seharusnya masyarakat mengenal tanda)tanda alam seperti itu sehingga tidak menjadi
korban
keganasan tsunami.
Alsa : .alau gitu penting juga ya kita belajar ilmu pengetahuan alam.
Arnold : /ang tidak kalah penting$ hutan bakau yang ada dipinggir laut harus tetap kita jaga dan
dipelihara agar mengurangi abrasi akibat deburan ombak laut.
Alsa : Saya jadi ikut merasakan penderitaan yang dialami 'arga Aceh dan Sumatra Utara.
&agaimana
kalau kita lapor ke 0S%S agar kita turut berpartisipasi menyisihkan uang jajan$ guna
membantu
sedikit meringankan beban mereka.
Arnold 1 "onaldo : 2secara serentak menja'ab3 Setuju.
Banta Seudang (Cerita Rakyat Aceh)
Tokoh
*. Sania sebagai Guru
4. %stri
5. 6etan
7. 8enonton
(. 8etugas
9. 8embantu
:. 0rang)orang
Pada zaman dahulu, tersebutlah seorang raja yang memimpin wilayah Aceh. Sang Raja
memimpin negeri dengan adil dan bijaksana. Ia didampingi oleh permaisuri yang cantik
jelita dan berhati mulia. Sang Raja dan Permaisuri hidup berbahagia. Apalagi
Permaisuri sedang mengandung anak pertama mereka. Setelah sembilan bulan, sang
Permaisuri melahirkan seorang bayi laki-laki yang tampan. etapa bahagianya sang
Raja. !alon penggantinya kelak telah lahir. ayi tersebut kemudian dinamakan anta
Seudang.
elum genap satu bulan usia anta, tiba-tiba sang Raja sakit. adannya panas dan
matanya menjadi buta. !obaan itu amat menyedihkan sang Raja dan Permaisuri.
eberapa tabib telah dipanggil untuk mengobati sang Raja. "amun, semua usaha tabib
tak membuahkan hasil. Sang Raja amat resah. ila ia masih buta, tentu tidak leluasa
me#mimpin rakyatnya, padahal putranya masih bayi. Ia khawatir rakyatnya akan
telantar. $aka sang Raja menyerahkan tampuk kekuasaannya kepada adiknya sampai
anta dewasa.
Rupanya adik Raja sangat jahat. %ak lama setelah kekuasaan diserahkan kepada adik
Raja, ia menyuruh Raja dan keluarganya tinggal di sebuah rumah sederhana yang
letaknya jauh dari istana. Ia sengaja mengasingkan keluarga Raja agar ia dapat
selamanya berkuasa. Setiap hari, adik Raja mengirimkan satu tabung bambu beras
bersama ikan dan sayuran sebagai jatah makan untuk keluarga itu. &ehidupan Raja dan
keluarganya yang dulu berkecukupan berubah menjadi kekurangan. $ereka harus
bergantung kepada pemberian adik Raja. &adang-kadang, adik Raja tak mengirimkan
jatah sama sekali sehingga keuarga Raja kelaparan. "amun demikian, sang Raja dan
Permaisuri tetap bersabar. $ereka yakin, siapa yang berbuat jahat, suatu saat akan
menerima hukumannya.
'aktu terus berlalu. anta pun tumbuh dalam keadaan serba kekurangan. Ia tumbuh
menjadi pemuda tampan yang pemberani, jujur, dan tahu sopan santun. Ia pun tahu
penderitaan yang dialami keluarganya aki#bat kejahatan pakciknya sendiri. (ama-
kelamaan, anta tidak tega menyaksikan penderitaan keluarganya. Apalagi saat
me#lihat ayahnya yang buta. Ia bertekad akan men#carikan obat untuk ayahnya.
)Ayah, Ibu, anta ingin sekali merantau guna mencari obat bagi ayah,* kata anta. Raja
dan Permaisuri melepaskan kepergian anta dengan doa.
Singkat cerita, anta sampai di sebuah hutan. Suatu saat, ia salat dan menjadi makmum
seorang aulia. Selesai salat, anta bercerita kepada aulia itu bahwa ia ingin mencari
obat bagi ayahnya yang buta. Aulia itu menyarankan untuk mengambil bunga
bangkawali yang terdapat di sebuah kolam sebagai obat bagi ayah anta
$aka berjalanlah anta menuju hutan yang dimaksud oleh aulia itu. Rupanya di tengah
hutan itu terdapat sebuah taman yang indah dengan sebuah kolam berair jernih dan
sebuah gubuk sederhana. +i dalam gubuk itu tinggal $ak %oyo, penaga taman itu.
Sebenarnya, taman itu milik seorang raja yang tinggal amat jauh dari hutan itu. Sang
Raja memiliki tujuh putri yang semuanya berparas cantik. &onon, setiap putri itu
memiliki baju ajaib. ila baju itu dikenakan maka orang yang memakainya dapat
terbang seperti burung.
anta kemudian tinggal bersama $ak %oyo. Setiap hari ia merawat ta#man itu. Suatu
,umat, tujuh putri Raja mandi di kolam. anta amat terpesona de#ngan kecantikan
mereka. Saat mereka beristirahat, $ak %oyo turun ke kolam, kemu#dian me#nepuk air
tiga kali. %iba-tiba muncul bu#nga bangkawali.
)$ak, bolehkah bunga bangkawali itu kuminta untuk obat ayahku-* pinta anta.
$ak %oyo memberikannya. etapa senang hati anta. Ia ingin segera pulang. "amun
sebelumnya, ia ingin menikahi salah satu putri Raja. $aka anta menunda
ke#pulangannya.
.ari ,umat berikutnya, ketujuh putri Raja itu kembali mandi di kolam. Saat me#reka
mandi itulah, diam-diam anta men#curi salah satu baju terbang mereka yang
tergeletak di atas batu. Saat ketujuh putri itu ingin pulang, mereka ke#bingungan
karena baju terbang si ungsu hilang sehing#ga tak bisa pulang. %erpaksa si ung#su
ting#gal bersama $ak %oyo.
Setelah beberapa lama tinggal di rumah $ak %oyo, si ungsu jatuh cinta pada anta
yang baik hati itu. +emikian pula anta. &eduanya kemudian menikah. e#be#rapa
hari setelah pernikahan, anta mengajak si ungsu dan $ak %oyo menemui
orangtuanya. %ak lupa, bunga bangkawali ia bawa serta.
&edatangan anta disambut gembira oleh Raja dan Permaisuri. anta segera
mengambil semangkuk air. unga bangkawali ia rendam di dalamnya, kemudian airnya
dikompreskan ke wajah sang Ayah. %ak lama kemudian, ayahnya dapat melihat
kembali.
&eesokan harinya, ayah anta datang ke istana menemui adiknya. $elihat kedatangan
kakaknya yang tidak buta lagi, sang Adik amat gugup. Ia juga merasa bersalah karena
telah menelantarkan kakak beserta keluarganya itu.
)$aa/kan saya, ang. Selama ini saya telah menelantarkan keluarga Abang. Sekarang
saya serahkan kembali tahta Abang,* kata sang Adik.
Ayah anta pun kembali menjadi raja. anta hidup berbahagia bersama ayah ibu
beserta istrinya dan $ak %oyo. eberapa waktu kemudian anta dilantik menjadi raja
menggantikan ayahnya. Ia memimpin negeri dengan adil dan bijaksana.