Anda di halaman 1dari 12

Tugas Kimia Dasar

Oleh :
1. Hilda Hayati (03121003016)
2. Eric Junior Pratama (03121003032)




Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Kimia
Universitas Sriwijaya
2013



1. CAIRAN
Sifat sifat cairan :
- Memiliki susunan partikel yang renggang
- Tidak dapat di mampatkan (non compressible) walaupun dengan tekanan yang
tinggi
- Dapat dimuaikan
- Tekanan hodrostatik lebih besar daripada air yang diam dibandingkan dengan air
yang bergerak
- Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah (dipengaruhi gaya
berat/gaya gravitasi)
- Memiliki Viskositas, yaitu ketahanan suatu cairan/gas untuk mengalir
o Molekul yang memiliki banyak ikatan hidrogen akan memiliki gaya tarik
antar molekul yang kuat (viskositas tinggi)
o Molekul yang memiliki ukuran dan luas permukaan yang besar akan
memiliki gaya tarik antar molekul yang kuat (viskositas tinggi)
- Memiliki Tegangan permukaan, yaitu energi yang diperlukan untuk memperbesar
luas permukaan cairan
Macam macam cairan :
1. Metil Orange
Metil Orange (Methyl Orange) MO adalah senyawa organik dengan rumus
molekul C
14
H
14
N
3
NaO
3
S dan biasanya dipakai sebagai indikator dalam titrasi
asam basa. Indikator MO ini berubah warna dari merah pada pH dibawah 3.1 dan
menjadi warna kuning pada pH diatas 4.4 jadi warna transisinya adalah orange.
Data kimia dan fisika
Kelarutan di dalam air 5 g/l (20 C)
Titik leleh >300 C
Massa molar 327.34 g/mol
Bulk density 200 - 400 kg/m
3

Angka pH 6.5 (5 g/l, H
2
O, 20 C)

Rumus Struktur :


2. Fenolftalein
Fenolphtalein (phenolphthalein) ata biasa disingkat sebagai pp adalah suatu
senyawa organik dengan rumus C
20
H
14
O
4
dan biasa dipakai sebagai indikator untuk
titrasi asam basa. Tidak bewarna dalam larutan asam dan berwarna fuksia (pink) bila
dalam larutan basa.
Data kimia dan fisika
Kelarutan di dalam air 3.36 mg/l (20 C)
Titik leleh 263.7 C
Massa molar 318.32 g/mol
Densitas 1.296 g/cm
3
(20 C)
Bulk density 350 - 450 kg/m
3

Tekanan uap < - 0.00001 Pa (50 C)
Rumus Struktur

3. Asam Klorida
Asam klorida adalah larutan akuatik dari gas hidrogen klorida (HCl). Ia
adalah asam kuat, dan merupakan komponen utama dalam asam lambung. Senyawa
ini juga digunakan secara luas dalam industri. Asam klorida harus ditangani dengan
wewanti keselamatan yang tepat karena merupakancairan yang sangat korosif.
SIFAT FISIKA dan KIMIA
- Keadaan fisik dan penampilan: Cairan.
- Bau : pedas.
- Bersifat iritasi
- Warna: tak berwarna
- Warna nyala : kuning.
- pH (1% soln / air): Asam.
- Titik Didih : 108.58 C @ 760 mmHg (untuk 20,22% HCl dalam air) 83 C @ 760
mmHg (untuk 31% HCl dalam air) 50,5 C (untuk 37% HCl dalam air)
- Melting Point: -62,25 C (-80 F) (20,69% HCl dalam air) -46,2 C (31,24% HCl
dalam air) -25,4 C (39,17% HCl dalam air)
- Spesifik Gravity: 1,1-1,19 (Air = 1) 1.10 (20% dan 22% HCl solusi) 1,12 (24%
HCl solusi) 1,15 (29,57% HCl solusi) 1,16 (32% HCl solusi) 1,19 (37% dan 38%
HCl solusi)
- Tekanan Uap: 16 kPa (@ 20 C) rata-rata
- Kelarutan: Larut dalam air dingin, air panas, dietil eter.
Rumus Struktur

4. Gliserol
Gliserol merupakan senyawa alkohol yang memiliki 3 gugus hidroksil.
Gliserol memiliki nama baku 1,2,3-propanatriol. Senyawa ini berwujud cair, tidak
berwarna dengan titik didih 290
o
C. Titik didih tinggi yang dimiliki oleh senyawa
dengan bobot molekul 92,09 g/mol ini disebabkan adanya ikatan hidrogen yang
sangat kuat antar molekul gliserol. Gliserol merupakan bahan baku pembentuk
trigliserida, yang dapat membentuk ikatan ester dengan asam lemak.
Sifat Gliserol
- Rumus: C3H8O3
- Kepadatan: 1,26 g/cm
- Titik lebur: 17,8 C
- Titik didih: 290 C
- Massa molar: 92,09382 g/mol
- Larut dalam: Air
- Klasifikasi: Karbohidrat
Rumus Struktur


5. Asam Nitrat
Asam nitrat adalah cairan jernih tidak berwarna jika masih baru, akan menjadi
kekuning-kuningan jika terkena cahaya atau sering terbuka botolnya karena sebagian
kecil memecah :
4 HNO
3
2 H
2
O + 4 NO
2
+ O
2

Oleh karena itu harus selalu disimpan di dalam botol yang berwarna gelap (coklat,
biru, hijau). Sebagai pengoksidasi harus ditangani secara hati-hati, jika tertumpah
dapat membakar kertas, jerami atau kayu. Dapat meledak botolnya jika disimpan di
tempat panas, uapnya beracun. HNO
3
pekat memiliki kadar antara 50-75%. Asam
nitrat berasap memiliki kadar 95% dan titik didih 86
0
C.
Kegunaan :
1. Di laboratorium digunakan sebagai pelarut bijih mineral atau sebagai pengoksidasi
(pengabuan basah)
2. Dalam aneka industri, misalnya :
o HNO3 encer untuk membuat pupuk buatan {NaNO
3
, Ca(NO
3
)
2
}
o HNO
3
pekat untuk membuat bahan peledak (nitro selulosa, nitro gliserin,
TNT), serta untuk membuat zat warna azo, anilin, nitril, sianida, dll.
3. Sebagai oksidator dalam pembuatan asam sulfat (cara bilik-asam Glover).
Rumus Struktur :

6. Asam Sulfat
Asam sulfat, H
2
SO
4
, merupakan asam mineral (anorganik) yang kuat. Zat ini
larut dalam air pada semua perbandingan. Asam sulfat mempunyai banyak kegunaan
dan merupakan salah satu produk utama industri kimia. Produksi dunia asam sulfat
pada tahun 2001 adalah 165 juta ton, dengan nilai perdagangan seharga US$8 juta.
Kegunaan utamanya termasuk pemrosesan bijih mineral, sintesis kimia, pemrosesan
air limbah dan pengilangan minyak. Asam sulfat, H2SO4, merupakan asam mineral
yang kuat. Zat ini larut dalam air pada semua perbandingan. Asam sulfat mempunyai
banyak kegunaan dan merupakan salah satu produk utama industri kimia
Sifat :
- Rumus: H2SO4
- Kepadatan: 1,84 g/cm
- Massa molar: 98,079 g/mol
- Titik lebur: 10 C
- Titik didih: 337 C
- Nama IUPAC: Sulfuric acid
Rumus Struktur

7. Formaldehida (formalin)
Senyawa kimia formaldehida (juga disebut metanal, atau formalin),
merupakan aldehida dengan rumus kimia H
2
CO, yang berbentuk gas, atau cair yang
dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal
sebagai paraformaldehyde atau trioxane. Formaldehida awalnya disintesis oleh
kimiawan Rusia Aleksandr Butlerov tahun 1859, tapi diidentifikasi oleh Hoffman
tahun 1867.
Pada umumnya, formaldehida terbentuk akibat reasi oksidasi katalitik
pada metanol. Oleh sebab itu, formaldehida bisa dihasilkan dari pembakaran bahan
yang mengandung karbon dan terkandung dalam asap pada kebakaran hutan,
knalpot mobil, dan asap tembakau. Dalam atmosfer bumi, formaldehida dihasilkan
dari aksi cahaya matahari dan oksigen terhadap metana dan hidrokarbon lain yang ada
di atmosfer. Formaldehida dalam kadar kecil sekali juga dihasilkan
sebagai metabolit kebanyakan organisme, termasuk manusia.
Sifat :
- Rumus: CH2O
- Kepadatan: 815,30 kg/m
- Nama IUPAC: Methanal
- Titik didih: -19 C
- Massa molar: 30,031 g/mol
- Titik lebur: -92 C
- Larut dalam: Air
Rumus Struktur

8. Metanol
Metanol juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alkohol atau spiritus, yaitu
senya kimia dengan rumus molekul CH
3
OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling
sederhana.
Sifat :
Pada "keadaan atmosfer" ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak
berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan
daripada etanol).
Kegunaan :
Bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar, dan bahan additif bagi etanol
industri.
Rumus Struktur :


9. Benzena
Benzena, juga dikenal dengan rumus kimia C
6
H
6
, PhH, dan benzol,
adalahsenyawa kimia organik yang merupakan cairan tak berwarna danmudah
terbakar serta mempunyai bau yang manis. Benzena terdiri dari 6 atom karbon yang
membentuk cincin, dengan 1 atom hidrogen berikatan pada setiap 1 atom karbon.
Benzena merupakan salah satu jenis hidrokarbon aromatik siklik dengan ikatan
pi yang tetap.
Sifat
Rumus molekul C
6
H
6

Massa molar 78,1121 g/mol
Penampilan Cairan tak berwarna
Densitas 0,8786 g/mL, zat cair
Titik lebur
5,5 C (278,6 K)
Titik didih
80,1 C (353,2 K)
Kelarutan dalamair 0,8 g/L (25 C)
Viskositas 0,652 cP pada 20 C
Kegunaan :
Bahan dasar dalam produksi obat-obatan, plastik, bensin, karet buatan, dan pewarna.
Rumus Struktur :


10. Asam asetat
Rumus Molekul : CH
3
COOH
Asam asetat merupakan salah satuasam karboksilat paling sederhana,
setelah asam format. Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuahasam lemah,
artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi ion H
+
dan CH
3
COO
-
.

Sifat
Rumus molekul CH
3
COOH
Massa molar 60.05 g/mol
Densitasdan fase
1.049 g cm
3
, cairan
1.266 g cm
3
, padatan
Titik lebur 16.5 C (289.6 0.5 K) (61.6 F)
[1]

Titik didih 118.1 C (391.2 0.6 K) (244.5 F)
[1]

Penampilan Cairan tak berwarna atau kristal
Keasaman(pK
a
) 4.76 pada 25 C
Kegunaan :
merupakan pereaksi kimiadan bahan baku industri yang penting. Asam asetat
digunakan dalam produksipolimer seperti polietilena tereftalat,selulosa asetat,
dan polivinil asetat, maupun berbagai macam serat dankain. Dalam industri makanan,
asam asetat digunakan sebagai pengaturkeasaman. Di rumah tangga, asam asetat
encer juga sering digunakan sebagai pelunak air.

11. Kloroform
Rumus Molekul : CH
3
Cl
Kloroform adalah nama umum untuk triklorometana (CHCl
3
). Kloroform
dikenal karena sering digunakan sebagai bahan pembius, meskipun kebanyakan
digunakan sebagai pelarut nonpolar di laboratorium atau industri. Wujudnya pada
suhu ruang berupacairan, namun mudah menguap.
Sifat
Rumus molekul CHCl
3

Massa molar 119.38 g/mol
Penampilan Colorless liquid
Densitas 1.48 g/cm
3

Titik lebur
-63.5 C
Titik didih
61.2 C
Kelarutan dalam air 0.8 g/100 ml at 20 C

12. Boraks
Rumus Molekul : Na
2
B
4
O
7
10H
2
O
Kegunaan : bahan pengawet

13. Air Raksa
Rumus Molekul : Hg
Unsur golongan logam transisi ini berwarna keperakan dan merupakan satu
dari lima unsur (bersama cesium,fransium, galium, dan brom) yang
berbentuk cair dalam suhu kamar, serta mudah menguap.
[rujukan?]
Hg akan memadat
pada tekanan 7.640 Atm.
[rujukan?]
Kelimpahan Hg di bumi menempati di urutan ke-67
di antara elemen lainnya pada kerak bumi.
[rujukan?]
Di alam, merkuri (Hg) ditemukan
dalam bentuk unsur merkuri (Hg0), merkuri monovalen (Hg1+), dan bivalen
(Hg2+).
[rujukan?.
Raksa banyak digunakan sebagai bahan amalgam gigi, termometer,barometer,
dan peralatan ilmiah lain, walaupun penggunaannya untuk bahan pengisi termometer
telah digantikan (oleh termometer alkohol, digital, atautermistor) dengan alasan
kesehatan dan keamanan karena sifat toksik yang dimilikinya.
Sifat fisika
Fase liquid
Massa jenis(mendekati suhu kamar) 13.534 g cm
3

Titik lebur 234.32 K, -38.83 C, -37.89 F
Titik didih 629.88 K, 356.73 C, 674.11 F
Titik kritis 1750 K, 172.00 MPa
Kalor peleburan 2.29 kJ mol
1

Kalor penguapan 59.11 kJ mol
1

Kapasitas kalor 27.983 J mol
1
K
1





14. Hexana
Rumus Molekul : C
6
H
14

Heksana adalah sebuah senyawa hidrokarbon alkana dengan rumus kimia
C
6
H
14
(isomer utama n-heksana memiliki rumus CH
3
(CH
2
)
4
CH
3
). Awalan heks-
merujuk pada enam karbon atom yang terdapat pada heksana dan akhiran -ana berasal
darialkana, yang merujuk pada ikatan tunggal yang menghubungkan atom-atom
karbon tersebut. Seluruh isomerheksana amat tidak reaktif, dan sering digunakan
sebagai pelarut organik yanginert. Heksana juga umum terdapat pada bensin dan lem
sepatu, kulit dan tekstil.
Sifat
Rumus kimia C
6
H
14

Massa molar 86.18 g mol
1

Penampilan Cairan tidak berwarna
Densitas 0.6548 g/mL
Kelarutandalam air 13 mg/L at 20C
[1]

Viskositas 0.294 cP