Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan kesehatan dan kemudahan kepada kami untuk dapat mengerjakan
tugas mata pelajaran BAHASA INDONESIA yang berjudul MAKALAH : PUISI
LAMA DAN PUISI BARU.
Makalah ini dibuat untuk mengetahui definisi dari puisi lama dan puisi baru serta
mengetahui ciri-ciri puisi lama dan puisi baru.

melalui tugas ini di harapkan para siswa dapat memahami tentang puisi lama dan
puisi baru. Maklah yang kami buat ini tentunya masih banyak kekurangan, oleh
karena itu kami mengharapkan saran dan masukan yang bersifat konstruktif demi
kesempurnaan maklah ini.



Bogor, 23 Oktober 2014



penyusun










iii
BAB 1 : PENDAHULUAN


LATAR BELAKANG
Latar belakang saya menulis makalah ini adalah ingin lebih memberi penjelasan lebih rinci
tentang materi sastra Indonesia yaitu tentang puisi lama dan puisi baru. Perbedaan puisi lama
dan puisi baru memang tidak terlalu menonjol, namun dalam makalah ini juga membahas
tentang jenis jenisnya dan contoh contohnya .

TUJUAN
alam menulis makalah ini saya bertujuan agar para pembaca dapat mengetahui lebih jelas
tentang puisi lama dan puisi baru. Mengenai jenis jenis, ciri ciri, dan contoh contoh dari puisi
lama dan puisi baru.

RUMUSAN MASALAH
Banyak orang yang menganggap perbedaan puisi lama dan puisi baru hanya terletak di jenis
jenis dan aturanya saja. Banyak pula yang tidak mengetahui banyak tentang jenis jenis puisi
lama dan puisi baru. Oleh karna itu dalam makalah ini saya akan memberikan sedikit
penjelasan tentang puisi lama dan puisi baru untuk menambah sedikit pengetahuan tentang
puisi.













1
BAB 2 : ISI



PUISI LAMA

1. Pengertian Puisi Lama :Puisi lama adalah puisi yang masih terikat oleh aturan aturan.

2.Aturan Puisi Lama :1. Jumlah kata dalam 1 baris2. Jumlah baris dalam 1 bait3. Persajakan
(rima)4. Banyak suku kata tiap baris5. Irama

3.Jenis Jenis Puisi Lama :

1. MANTRA
Mantra merupakan puisi tua, keberadaannya dalam masyarakat Melayu pada mulanya bukan
sebagai karya sastra, melainkan lebih banyak berkaitan dengan adat istiadat dan
kepercayaan.Contoh:Assalammualaikum putri satulung besarYang beralun berilir
simayangMari kecil, kemariAku menyanggul rambutmuAku membawa sadap gadingAkan
membasuh mukamu

2.GURINDAM
Gurindam merupakan salah satu jenis puisi lama yang berasal dari Tamil (India)

CIRI-CIRI GURINDAM:
Sajak akhir berirama a a ; b b ; c c dst.b. Berasal dari Tamil (India)c. berisi nasihat
nasihat yang cukup jelas yakni menjelaskan atau menampilkan suatui sebab akibat.Contoh
:Kurang pikir kurang siasat (a)Tentu dirimu akan tersesat (a)Barang siapa tinggalkan
sembahyang ( b )Bagai rumah tiada bertiang ( b )Jika suami tiada berhati lurus ( c )Istri pun
kelak menjadi kurus ( c )

3. SYAIR
Syair adalah puisi lama yang berasal dari Arab.

CIRI CIRI SYAIR :
a. Setiap bait terdiri dari 4 baris

2
b. Setiap baris terdiri dari 8 12 suku kata
c. Bersajak a a a ad. Isi semua tidak ada sampirane. Berasal dari Arab
Contoh :Pada zaman dahulu kala Tersebutlah sebuah cerita Sebuah negeri yang aman
sentosa Dipimpin sang raja nan bijaksana Negeri bernama Pasir Luhur Tanahnya luas lagi
subur Rakyat teratur hidupnya makmur Rukun raharja tiada terukur Raja bernama
Darmalaksana Tampan rupawan elok parasnya Adil dan jujur penuh wibawa Gagah perkasa
tiada tandingnya

4.PANTUN
Pantun adalah puisi Melayu asli yang cukup mengakar dan membudaya dalam
masyarakat.CIRI CIRI PANTUN :
1. Setiap bait terdiri 4 baris
2. Baris 1 dan 2 sebagai sampiran
3. Baris 3 dan 4 merupakan isi
4. Bersajak a b a b5. Setiap baris terdiri dari 8 12 suku kata
6. Berasal dari Melayu (Indonesia)

MACAM-MACAM PANTUN

1. DILIHAT DARI BENTUKNYA

PANTUN BIASA
Pantun biasa sering juga disebut pantun saja.Contoh :Kalau ada jarum patahJangan
dimasukkan ke dalam petiKalau ada kataku yang salahJangan dimasukan ke dalam hati

SELOKA (PANTUN BERKAIT)
Seloka adalah pantun berkait yang tidak cukup dengan satu bait saja sebab pantun berkait
merupakan jalinan atas beberapa bait.

CIRI-CIRI SELOKA:
a. Baris kedua dan keempat pada bait pertama dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait
kedua.
b. Baris kedua dan keempat pada bait kedua dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait
ketiga
3
Contoh :
Lurus jalan ke Payakumbuh,Kayu jati bertimbal jalanDi mana hati tak kan rusuh,Ibu mati
bapak berjalanKayu jati bertimbal jalan,Turun angin patahlah dahanIbu mati bapak
berjalan,Ke mana untung diserahkan

TALIBUN
Talibun adalah pantun jumlah barisnya lebih dari empat baris, tetapi harus genap misalnya 6,
8, 10 dan seterusnya.Jika satu bait berisi enam baris, susunannya tiga sampiran dan tiga
isi.Jika satiu bait berisi delapan baris, susunannya empat sampiran dan empat isi.
Jadi :Apabila enam baris sajaknya a b c a b c.Bila terdiri dari delapan baris,
sajaknya a b c d a b c d
Contoh :Kalau anak pergi ke pekanYu beli belanak pun beli sampiranIkan panjang beli
dahulu
Kalau anak pergi berjalanIbu cari sanak pun cari isi Induk semang cari dahulu

PANTUN KILAT ( KARMINA )
CIRI-CIRINYA :
a. Setiap bait terdiri dari 2 baris
b. Baris pertama merupakan sampiran
c. Baris kedua merupakan isid. Bersajak a a
e. Setiap baris terdiri dari 8 12 suku kata
Contoh :Dahulu parang, sekarang besi Dahulu sayang sekarang benci

2. DILIHAT DARI ISINYA
PANTUN ANAK-ANAK
Pantun ini dibuat untuk ditujukan kepada anak anak .
Contoh :Elok rupanya si kumbang jati
Dibawa itik pulang petang
Tidak terkata besar hati
Melihat ibu sudah dating


4
PANTUN ORANG MUDA
Pantun ini biasa dibuat ditujukan untuk remaja . Bertema tentang kehidupan remaja atau
untuk nasehat kepada remaja.
Contoh :
Tanam melati di rama-rama
Ubur-ubur sampingan dua
Sehidup semati kita bersama
Satu kubur kelak berdua

PANTUN ORANG TUA

Pantun ini dibuat ditujukan untuk orangtua .
Contoh :
Asam kandis asam gelugur
Kedua asam riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat badan tidak embaying

PANTUN JENAKA
Pantun ini dibuat sebagai hiburan biasanya dibuat untuk acara acara komedi dan secara
spontan.
Contoh :
Elok rupanya pohon belimbing
Tumbuh dekat pohon mangga
Elok rupanya berbini sumbing
Biar marah tertawa juga




5
PANTUN TEKA-TEKI
Pantun ini biasanya dibuat sebagai tanya jawab diacara acara tertentu.
Contoh :
Kalau puan, puan cemara
Ambil gelas di dalam peti
Kalau tuan bijak laksana
Binatang apa tanduk di kaki


PUISI BARU

1.Pengertian Puisi Baru
Puisi baru merupakan jenis puisi modern yang sudah tidak terikat oleh aturan atau dibuat
secara bebas menurut pengarang.

2.Ciri Ciri Puisi Baru

a. tidak terikat aturan
b. dibuat berdasarkan kemauan penulisc. tidak memperhatikan membuat puisi

3.Jenis Jenis Puisi Baru

Berdasarkan isinya, puisi baru dapat dibagi menjadi beberapa jenis seperti berikut ini.

A.Balada Balada adalah puisi baru yang berisi kisah/cerita tentang sesuatu (sesuatu,
seseorang)

B. Himne Himne adalah puisi baru yang berisi pujaan terhadap Tuhan, tanah air, atau
pahlawan.
Contoh :
Bahkan batu-batu yang keras dan bisu
Mengagungkan nama-Mu dengan cara sendiri
Menggeliat derita pada lekuk dan liku
6
Bawah sayatan khianat dan dusta.
Dengan hikmat selalu kupandang patung-Mu
Menitikkan darah dari tangan dan kaki
Dari mahkota duri dan membulan paku
Yang dikarati oleh dosa manusia.
Tanpa luka-luka yang lebar terbuka
Dunia kehilangan sumber kasihBesarlah mereka yang dalam nestapa
Mengenal-Mu tersalib di datam hati
(Saini S.K)

C. Ode Ode adalah puisi baru yang berisi sanjungan yang ditujukan untuk orang yang
berjasa.
Contoh: Generasi Sekarang
Di atas puncak gunung fantasi
Berdiri aku, dan dari sana
Mandang ke bawah, ke tempat berjuang
Generasi sekarang di panjang masa
Menciptakan kemegahan baru
Pantoen keindahan Indonesia
Yang jadi kenang-kenangan
Pada zaman dalam dunia
(Asmara Hadi)

D. Epigram Epigram adalah puisi baru yang berisi tentang tuntunan atau ajaran hidup.
Contoh:
Hari ini tak ada tempat berdiri
Sikap lamban berarti mati

7
Siapa yang bergerak, merekalah yang di depan
Yang menunggu sejenak sekalipun pasti tergilas. (Iqbal)

E. Romans Romans adalah puisi baru yang berisi luapan perasaan cinta kasih.
Contoh:
DIRIMU DI HIDUPKU
Saat hati merasa sepikau datang menemani
kau hangatkan hati dengan kasih sayang
musaat hati merasa gundahkau berikan sandaran untuk
ku menenangkan hati dan sejenak melepas rindu
yang melanda ditengah terangnya bulan dan banyaknya bintang
Terima kasihkarna kau telah hadir untukku,ku harap ini akan selamanya
Terima kasihkarna kau telah ada dalam hidupku ku harap ini akan abadi,
ku harap kau rasa apa yang ku rasa
Aku tak inginkan apapun dari mutapi hanya satu yang aku mau darimu
SELALU dan SELALU lah kau buatku tersenyum dan jangan pernah
kau lukis tangis dihatikarenamuu..
(Heni Oktafiani)

F. Elegi Elegi adalah puisi baru yang berisi luapan kesedihan.
Contoh:
SENJA DI PELABUHAN KECIL
Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada ceritatiang serta
temali.
Kapal, perahu tiada berlautmenghembus diri dalam mempercaya mau berpaut Gerimis
mempercepat kelam.
Ada juga kelepak elangmenyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan.
8
Tidak bergerakdan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di
ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap (Chairil Anwar)

G. Satire Satire adalah puisi baru yang berisi sindiran atau kritik.
Contoh: Aku bertanya tetapi pertanyaan-pertanyaan ku membentur jidad penyair-penyair
salon,yang bersajak tentang anggur dan rembulan,sementara ketidak adilan terjadidi
sampingnya,dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan,termangu-mangu dl kaki dewi
kesenian. (Rendra)



















9
BAB 3 :PENUTUP
KESIMPULAN
Dengan makalah ini saya menyimpulkan bahwa sangat jelas perbandingan antara puisi lama
dan puisi baru.Letak perbading yang paling terlihat jelas adalah puisi lama masih terikat
dengan aturan aturan puisi , sedangkan puisi baru sudah tidak terikat dengan aturan jadi bisa
dibuat lebih bervariasi sesuai dengan keinginan penulis.






















10
DAFTAR PUSTAKA



http://id.wikipedia.org/wiki/Puisi
http://sastra-itu-indah.blogspot.com/p/puisi-baru.html
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8
&ved=0CCQQFjAB&url=http%3A%2F%2Fmonster007.blogdetik.com%2Fmacam-macam-
puisi-lama-dan-ciri-
cirinya%2F&ei=VRdJVJ6GAsf88AW0zIC4CA&usg=AFQjCNHCdtwrvjDDkpfr1esg8bm-
fbX-YQ&sig2=wNVoXBsKuODu78PqKvY0lw&bvm=bv.77880786,d.dGc
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&uact=8
&ved=0CDAQFjAD&url=http%3A%2F%2Fkrsmwn.blogspot.com%2F2014%2F01%2F7-
jenis-puisi-
lama.html&ei=VRdJVJ6GAsf88AW0zIC4CA&usg=AFQjCNHYQYeYNxxbaNnonKdlofla
DsgeEA&sig2=J9fMtMVpq62YU7YHxAdg4w&bvm=bv.77880786,d.dGc














11